<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<codeBook version="2.5" ID="IDN_1998_SUSI_v01-ID_M" xml-lang="en" xmlns="http://www.icpsr.umich.edu/DDI" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.icpsr.umich.edu/DDI http://www.ddialliance.org/Specification/DDI-Codebook/2.5/XMLSchema/codebook.xsd">
    <docDscr>
        <citation>
            <titlStmt>
                <titl>Integrated Business Survey 1998</titl>
                <IDNo>DDI_IDN_1998_SUSI_v01-ID_M</IDNo>
            </titlStmt>
            <prodStmt>
                <producer affiliation="Badan Pusat Statistik" role="Membuat Deskripsi Metadata, Deskripsi Kegiatan, Datasets, dan External Resources">Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi</producer>
                <prodDate date="2020-11-25">2020-11-25</prodDate>
                <software version="5.0.19">Metadata Editor</software>
            </prodStmt>
            <verStmt>
                <version date="2020-11-25">Version 1 (November 2020). Edited version that is identical to the original version (DDI-00-SUSI-1998-M1-ENG-BPS) that was produced by Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi except for the following fields that were edited by The World Bank Group: study ID, and DDI ID.</version>
            </verStmt>
        </citation>
    </docDscr>
    <stdyDscr>
        <citation>
            <titlStmt>
                <IDNo>IDN_1998_SUSI_v01-ID_M</IDNo>
                <titl>Integrated Business Survey 1998</titl>
                <altTitl>SUSI 1998</altTitl>
                <parTitl>Survei Usaha Terintegrasi 1998</parTitl>
            </titlStmt>
            <rspStmt>
                <AuthEnty affiliation="Badan Pusat Statistik">Sub Direktorat Statistik Perdagangan Dalam Negeri</AuthEnty>
            </rspStmt>
            <prodStmt>
                <producer>Sub Direktorat Statistik Perdagangan Dalam Negeri</producer>
                <copyright>Copyright © 2014, Badan Pusat Statistik. All rights reserved.</copyright>
                <fundAg>APBN</fundAg>
                <software version="5.0.19">Metadata Editor</software>
            </prodStmt>
            <distStmt>
                <contact affiliation="Badan Pusat Statistik">Sub Direktorat Statistik Perdagangan Dalam Negeri</contact>
            </distStmt>
            <serStmt>
                <serName>Enterprise Survey [en/oth]</serName>
                <serInfo>Status kegiatan: lanjutan</serInfo>
            </serStmt>
            <verStmt>
                <version>- versi 1.0 (2014-01-16) raw data baru</version>
            </verStmt>
        </citation>
        <stdyInfo>
            <subject>
                <keyword>pekerja</keyword>
                <keyword>upah</keyword>
                <keyword>gaji</keyword>
                <keyword>omset</keyword>
                <keyword>biaya</keyword>
                <keyword>usaha</keyword>
                <keyword>modal</keyword>
                <keyword>kelompok umur</keyword>
                <keyword>pendapatan</keyword>
                <keyword>kemitraan</keyword>
                <keyword>lapangan usaha</keyword>
                <keyword>pertambangan</keyword>
                <keyword>perdagangan</keyword>
                <keyword>transportasi</keyword>
                <keyword>jasa</keyword>
                <keyword>konstruksi</keyword>
                <keyword>keuangan</keyword>
                <keyword>industri</keyword>
                <keyword>real estate</keyword>
                <keyword>reparasi</keyword>
                <keyword>akomodasi</keyword>
            </subject>
            <abstract>
                <![CDATA[Selama ini, pengumpulan data sektoral dari usaha kecil atau usaha rumah tangga yang dilakukan oleh BPS masih belum dilakukan secara terpadu dan belum seluruh sektor ekonomi yang dicakup. Survei-survei yang telah dilakukan antara lain survei industri kecil dan kerajinan rumah tangga yang dilaksanakan tahun 1991, 1993, 1994, dan 1995, survei usaha non perusahaan tahun 1992 yang difokuskan pada sektor perdagangan, angkutan, dan jasa-jasa. Namun dalam Sensus Ekonomi 1996 (SE96), usaha kecil (perusahaan non direktori) dan usaha rumah tangga yang berusaha di sektor ekonomi kecuali sektor pertanian, telah menjadi salah satu cakupan utama kegiatan SE96. Pengumpulan datanya dilakukan dengan secara terpadu dengan metode sample survey.

Untuk menyediakan series data sektor ekonomi yang lengkap di luar sektor pertanian dari perusahaan/usaha non direktori dan usaha rumah tangga yang berkesinambungan, BPS dalam tahun anggaran 1998/1999 akan melakukan Survei Usaha Terintegrasi 1998 (SUSI98) di seluruh propinsi dalam wilayah Indonesia.

Secara umum tujuan mengumpulkan data melalui SUSI98 adalah tersedianya data tentang keadaan ekonomi mutahir yang terinci menurut sektoral (tidak termasuk sektor pertanian), regional dan nasional.

Secara khusus sasaran SUSI98 adalah:
a. Tersedianya data tentang struktur perusahaan/usaha nondirektori dan usaha rumah tangga, baik menurut sektor maupun wilayah;
b. Tersedianya informasi secara rinci tentang karakteristik dari perusahaan/usaha non direktori dan usaha rumah tangga;
c. Tersedianya data ekonomi mikro yang berupa profiI dan ciri dari perusahaan/usaha non direktori dan usaha rumah tangga dalam setiap sektor ekonomi.

Jenis data perusahaan/usaha dan usaha rumah tangga yang dikumpulkan dalam SUSI98, yaitu:
a. Keterangan umum tentang pimpinan perusahaan (nama, jenis kelamin, umur, keterampilan, dan pendidikan), dan banyaknya hari kerja setiap bulan;
b. Keterangan kegiatan utama dan jenis barang/jasa utama yang dihasilkan/dijual;
c. Keterangan banyaknya pekerja yang dibayar dan tidak dibayar menurut pendidikan dan jenis kelamin,  dan upah pekerja menurut jenis kelamin;
d. Biaya yang dikeluarkan selama sebulan yang lalu;
e. Pendapatan/nilai produksi selama sebulan yang lalu;
f. Biaya yang dikeluarkan untuk pembelian barang modal sebulan yang lalu;
g. Struktur modal;
h. Kendala dan prospek usaha.]]>
            </abstract>
            <sumDscr>
                <collDate date="1998-04-01" event="start" cycle="Perencanaan/persiapan, yaitu Penyusunan buku pedoman dan kuesioner serta pembahasannya sampai dengan Pelatihan petugas lapangan "/>
                <collDate date="1998-10-28" event="end" cycle="Perencanaan/persiapan, yaitu Penyusunan buku pedoman dan kuesioner serta pembahasannya sampai dengan Pelatihan petugas lapangan "/>
                <collDate date="1998-11-01" event="start" cycle="Pelaksanaan lapangan, yaitu Pendaftaran usaha dalam wilcah/wilker sampai dengan Pengiriman dokumen dari daerah ke BPS"/>
                <collDate date="1999-06-30" event="end" cycle="Pelaksanaan lapangan, yaitu Pendaftaran usaha dalam wilcah/wilker sampai dengan Pengiriman dokumen dari daerah ke BPS"/>
                <collDate date="1999-07-01" event="start" cycle="Penyajian, yaitu Evaluasi dan publikasi"/>
                <collDate date="1999-07-30" event="end" cycle="Penyajian, yaitu Evaluasi dan publikasi"/>
                <nation abbr="IDN">Indonesia</nation>
                <geogCover>Seluruh Wilayah Indonesia.</geogCover>
                <geogUnit>Data hasil pencacahan dapat disajikan sampai dengan tingkat kabupaten/kota.</geogUnit>
                <anlyUnit>Perusahaan/usaha non direktori dan usaha rumah tangga yang meliputi seluruh sektor usaha ekonomi termasuk perusahaan/usaha sektor industri kecil dan kerajinan rumah tangga dengan jumlah tenaga kerja kurang dari 20 orang, kecuali sektor pertanian.</anlyUnit>
                <universe>
                    <![CDATA[SUSI98 dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia dengan besarnya sampel sebanyak 90.444 usaha tersebar di 27 propinsi. Usaha yang dicakup adalah perusahaan/usaha non direktori dan usaha rumah tangga serta tidak dibedakan menurut desa/kota. Unit usaha yang dicacah adalah unit usaha yang berwenang dan tidak berbadan hukum, kecuali untuk sektor industri adalah pabrik yang mempunyai tenaga kerja lebih kecil dari 20 orang.

Kegiatan usaha yang dicakup dalam SUSI98 meliputi seluruh sektor usaha ekonomi (tidak termasuk sektor pertanian), yang terdiri dari sektor:
a. Pertambangan dan penggalian;
b. Industri pengolahan;
c. Listrik, gas dan air;
d. Konstruksi/bangunan;
e. Perdagangan besar, perdagangan eceran dan rumah makan serta akomodasi;
f. Angkutan, penggudangan dan komunikasi;
g. Keuangan, asuransi dan jasa perusahaan;
h. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan.]]>
                </universe>
                <dataKind>Sampel Probabilitas</dataKind>
            </sumDscr>
            <notes>
                <![CDATA[Selama ini, pengumpulan data sektoral dari usaha kecil atau usaha rumah tangga yang dilakukan old) BPS masih belum dilakukan secara terpadu dan belum seluruh sektor ekonomi yang dicakup. Survei-survei yang telah dilakukan antara lain survei industri kecil dan kerajinan rumah tangga yang dilaksanakan tahun 1991, 1993, 1994, dan 1995, survei usaha non perusahaan tahun 1992 yang difokuskan pada sektor perdagangan, angkutan, dan jasa-jasa. Namun dalam Sensus Ekonomi 1996 (SE96), usaha kecil (perusahaan non direktori) dan usaha rumah tangga yang berusaha di sektor ekonomi kecuali sektor pertanian, telah menjadi salah satu cakupan utama kegiatan SE96. Pengumpulan datanya dilakukan dengan secara terpadu dengan metode sample survey.

Untuk menyediakan series data sektor ekonomi yang lengkap di luar sektor pertanian dari perusahaan/usaha non direktori dan usaha rumah tangga yang berkesinambungan, BPS dalam tahun anggaran 1998/1999 akan melakukan Survei Usaha Terintegrasi 1998 (SUSI98) di seluruh propinsi dalam wilayah Indonesia.]]>
            </notes>
        </stdyInfo>
        <method>
            <dataColl>
                <timeMeth>Cross Sectional</timeMeth>
                <dataCollector affiliation="Badan Pusat Statistik">Staff Badan Pusat Statistik (Jumlah pencacah = 371, Pengawas = 652)</dataCollector>
                <dataCollector>Mantri Statistik (Jumlah pencacah = 3144, Pengawas = 0)</dataCollector>
                <frequenc>Tahunan</frequenc>
                <sampProc>
                    <![CDATA[1. Penjelasan ringkas:
Metode sampling yang digunakan untuk pemilihan sampel adalah metode sampling bertahap dua, sebagaimana berikut:
Tahap pertama, dari kerangka sampel wilcah/wilker pada level Indonesia dipilih sejumlah wilcah/wilker secara poisson sampling systematic dengan menggunakan probabilita di setiap wilcah/wilker. Poisson sampling adalah suatu sistem sampling dimana setiap primary sampling unit diperlakukan sebagai satu strata terpisah (mempunyai kesempatan terpilih independent dan mempunyai probabilita terpilih sendiri). Agar banyaknya sampel usaha sektor 4, sektor 6, dan sektor lainnya optimal maka dalam pemilihan sampel wilcah/wilker dibedakan menurut sektor tersebut. 
Tahap kedua, dari setiap wilcah/wilker terpilih dipilih sejumlah  usaha secara systematic sampling pada masing-masing sektor.

2. Jenis Rancangan Sampel:
a. Probabilitas 
b. Non-Probabilitas

3. Metodologi yang digunakan:
a. Untuk sampel probabilitas menggunakan systematic sampling 
b. Untuk sampel non-probabilitas menggunakan purposive

4. Kerangka Sampel: 	
Dalam pelaksanaan survei ini digunakan dua jenis kerangka sampel, yaitu kerangka untuk pemilihan sampel wilcah/wilker dan kerangka sampel untuk pemilihan perusahaan/usaha.
a. Kerangka sampel untuk pemilihan wilcah/wilker adalah daftar wilcah/wilker yang dibentuk pada saat kegiatan pendaftaran kegiatan ekonomi/usaha SE96. Setiap wilcah/wilker dalam kerangka sampel tersebut mempunyai sejumlah usaha perusahaan non direktori/usaha rumah tangga yang terdiri dari sejumlah sektor hasil pencacahan SE96-L2 di wilayah Indonesia. Dan setiap wilcah/wilker tersebut dihitung besarnya probabilita untuk terpilih dengan menggunakan program Chromy-Gen Algorithm. Kerangka sampel ini tidak dibedakan antara daerah perkotaan dan pedesaan.
b. Kerangka sampel untuk pemilihan usaha adalah daftar usaha yang diperoleh dari hasil listing pada setiap wilcah/wilker terpilih yang dibedakan menurut masing-masing kode sektor 2, 3,4, 5, 6, 7, 8, dan 9.

5. Alokasi Sampel: 	
Banyaknya sampel wilcah/wilker dan usaha untuk wilayah Indonesia masing-masing sebesar 6.513 wilcah/wilker dan 90.444 usaha. Dari jumlah sampel tersebut didistribusikan ke dalam tiga target sektor sebagai berikut:
Sektor (Banyaknya Sampel Usaha)
Sektor 4 (354)
Sektor 6 (34.454)
Sektor Lainnya (55.636)
Jumlah (90.444)]]>
                </sampProc>
                <collMode>Wawancara langsung</collMode>
            </dataColl>
        </method>
        <dataAccs>
            <setAvail>
                <accsPlac URI="https://mikrodata.bps.go.id/mikrodata/index.php/catalog/351">Badan Pusat Statistik</accsPlac>
                <origArch>
                    <![CDATA[Badan Pusat Statistik
https://mikrodata.bps.go.id/mikrodata/index.php/catalog/351]]>
                </origArch>
            </setAvail>
            <useStmt>
                <contact affiliation="Badan Pusat Statistik" URI="www.bps.go.id" email="bpshq@bps.go.id">Direktorat Diseminasi Statistik</contact>
                <citReq>
                    <![CDATA[Pengguna data harus menyebutkan hal berikut dalam studinya:
1. Nama survei, yaitu Survei Usaha Terintegrasi 1998
2. Survei ID number, yaitu: 00-SUSI-1998-M1]]>
                </citReq>
                <disclaimer>Pengguna data mengakui bahwa Badan Pusat Statistik tidak bertanggung jawab atas penggunaan data atau interpretasi atau kesimpulan berdasarkan penggunaan data tersebut.</disclaimer>
            </useStmt>
        </dataAccs>
    </stdyDscr>
    <fileDscr ID="F1" URI="00-SUSI-1998-M1-ENG.Nesstar?Index=0&amp;Name=susi_98">
        <fileTxt>
            <fileName>susi_98.NSDstat</fileName>
            <dimensns>
                <caseQnty>0</caseQnty>
                <varQnty>175</varQnty>
            </dimensns>
            <fileType>Nesstar 200801</fileType>
            <fileCont>
                <![CDATA[Data set untuk study ini diambil dari Daftar VUSI98 - S.
Daftar VUSI98 - S terdiri dari 13 blok yaitu:

Blok I: Pengenalan Tempat
Tujuan blok ini adalah untuk mencatat identitas perusahaan/usaha. Identitas perusahaan/ usaha selain diperlukan untuk mengetahui lengkap atau tidaknya peinasukkan kuesioner yang telah diisi pencacah Juga untuk memudahkan proses pengolahan.

Blok II: Keterangan Petugas

Blok III: Keterangan Umum

Blok IV: Keterangan Kegiatan

Blok V:  Pekerja dan Balas Jasa Pekerja
Blok ini digunakan untuk mencatat banyaknya pekerja/karyawan dibayar dan tidak dibayar dirinci menurut kelompok umur dan tingkat pendidikan serta upah untuk seluruh pekerja dibayar termasuk upah yang dibayar dalam bentuk barang/jasa pada bulan yang lalu. Khusus untuk sektor konstruksi upah yang dibayar selama setahun yang lalu.

Blok VI: Biaya /Pengeluaran Selama Bulan yang Lalu (Khusus untuk Sektor Konstruksi  Biaya yang Dikeluarkan Selama Setahun yang Lalu)
Tujuan blok ini adalah untuk mengetahuijenis-jenis pengeluaran yang berkaitan langsung dengan usaha selama sebulan yang lalu (bulan Nopember 1998). Biaya-biaya ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu:  biaya khusus dan biaya umum. Konsep yang digunakan pada penentuan biayaadalah konsep pemakaian atas transaksi. Semua beban atau biaya yang harus dikeluarkan pada bulan itu atas aktifitas yang dilakukan dicatat pada bulan itu.

Blok VII: Nilai Produksi / Omset / Pendapatan Selama Bulan yang Lalu
Blok ini dimaksudkan untuk memperoleh keteranganmengenai pendapatan/nilai produksiyang benar-benar dihasilkan dan yang diperoleh dari kegiatan lain yang berkaitan dengan usaha selama bulan yang lalu (bulan Nopember 1998). Khusus untuk sektor konstruksiselama setahun yang lalu (Desember 1997 s.d Nopember 1998). 

Blok VIII: Pembelian/Perbaikan Besar/Pengurangan/Penyusutan Barang Modal Tetap Setahun yang Lalu
Pertanyaan dalam blok ini ditujukan untuk memperoleh keterangan mengenai pembelian/perbaikan besar/pengurangan/penyusutan barang modal (baru maupun bekas) selama setahun yang lalu. (Desember 1997-Nopember 1998).

Blok IX: Struktur Modal
Pertanyaan dalam blok ini ditujukan untuk memperoleh keterangan mengenai permodalan, baik mengenai struktur pemilikan, sumber, maupun asalnya pada saat pencacahan. 
Modal adalah harta yang dikuasai untuk digunakan dalam suatu proses produksi (sebagai suatu usaha ekonomi) sehingga diharapkan bisa menghasilkan pendapatan.

Blok X: Kendala dan Prospek Usaha
Blok ini dimaksudkan untukmengetahui keadaan perusahaan/usaha selama periode krisis ekonomi  (Juli 1997 - Nopember 1998) jika dibandingkan dengan keadaan sebelum krisis ekonomi, serta kendala-kendala yang dialami pengusaha dalam mengendalikan perusahaan/usaha. Prospek perusahaan/usahajugaditanyakan pada blok ini disamping keterangan tentang keanggotaan koperasi dari perusahaan/usaha, bimbingan dan pelatihan pekerja, dan bapak angkat/kemitraan dansebagainya.

Blok XI: Catatan
Blok ini disediakan untuk mencatat hal-hal yang dianggap perlu penjelasan tambahan yang menyangkut isian kuesioner dari usaha yang disurvei.

Blok XII: Pengesahan
Blok ini untuk mengetahui nama,jabatan, dan tanda tangan responden (yang memberi jawaban) serta tanggal pengesahannya.

Blok XIII: Rata-Rata Nilai Beli dan Nilai Jual Barang Dagangan yang Terjual Selama Bulan Nopember 1998
Blok ini digunakan untuk mencatat jenis barang dagangan, kwantitas dan nilai barang yang terjual dan nilai beli barang dagangan selama satu bulan yang lalu.]]>
            </fileCont>
        </fileTxt>
    </fileDscr>
    <dataDscr>
        <var ID="V1" name="PNDURT" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="1">
            <labl>PND (Perusahaan Non Direktori)/URT (Usaha Rumahtangga)</labl>
            <location StartPos="1" EndPos="1" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="2"/>
            </valrng>
            <universe>Perusahaan/usaha yang dicacah pada kegiatan ini adalah perusahaan / usaha yang hanya berkategori PND (Perusahaan Non Direktori) dan URT (Usaha Rumahtangga) termasuk perusahaan/usaha sektor industri kecil dan kerajinan rumahtangga dengan jumlah tenaga kerja kurang dari 20 orang.</universe>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>PND (Perusahaan Non Direktori)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>URT (Usaha Rumahtangga)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[1) Perusahaan/usaha PND adalah perusahaan/usaha yang kegiatannya di suatu lokasi yang tetap, yaitu di suatu bangunan sensus, dan tempat perlengkapan usahanya tidak dipindahpindahkan. Perusahaan/usaha yang dikelompokkan adalah perusahaan/usaha yang statusnya bukan kelompok PD (Perusahaan Direktori), biasanya mereka hanya mempunyai SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan) bahkan ada yang tidak mempunyai ijin sama sekali.

Perusahaan/usaha yang dikategorikan perusahaan/usaha PND adalah unit usaha yang tidak memiliki status badan hukum/usaha.
* Untuk perusahaan/usaha pertambangan dan penggalian tidak mempunyai SIPD (Surat Ijin Penggalian Daerah).
* Untuk perusahaan/usaha industri dengan jumlah tenaga kerja kurang dari 20 orang, meskipun berbadan hukum.
* Untuk perusahaan/usaha jasa rekreasi/hotel, jasa hiburan dan kebudayaan, serta restoran/ rumah makan yang tidak mempunyai ijin dari Diparda.
* Untuk perusahaan/usaha perantara keuangan yang tidak mempunyai SK Menteri Keuangan dan SK Gubernur/Bupati.

2) Usaha Rumahtangga yang dimaksud terbatas pada usaha anggota rumahtangga yang dilakukan pada lokasi/tempat yang tidak tetap (keliling), ataupun dilakukan pada suatu lokasi tetap namun tempat perlengkapan usahanya dipindah-pindahkan (tidak tetap).
Identifikasi usaha semacam ini dilakukan melalui pendekatan rumahtangga.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V2" name="IDENTITAS" files="F1" dcml="2" intrvl="contin" uniqueId="2">
            <labl>Propinsi + Kab/Kodya + Wilker + NKS</labl>
            <location StartPos="2" EndPos="16" width="15" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="160300000000" max="740200000000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">160300000000</sumStat>
            <sumStat type="max">740200000000</sumStat>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V3" name="B1R9" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="3">
            <labl>Nomor Urut Sampel</labl>
            <location StartPos="17" EndPos="18" width="2" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="32"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">32</sumStat>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V4" name="B3R2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="4">
            <labl>Jenis Kelamin</labl>
            <location StartPos="19" EndPos="19" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Laki-laki</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Perempuan</labl>
            </catgry>
            <txt>Jenis kelamin adalah jenis kelamin pimpinan perusahaan/usaha</txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V5" name="B3R3" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="5">
            <labl>Umur</labl>
            <location StartPos="20" EndPos="21" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Apabila responden (pengusaha) tidak mengetahui umurnya dengan pasti, usahakan mendapatkan keterangan mengenai umurnya dengan cara sebagai berikut:
a. Minta ditunjukkan surat kelahiran seperti akte kelahiran atau surat kenal lahir.
b. Menghubungkan waktu kelahiran responden dengan tanggal, bulan dan tahun kejadian atau peristiwa penting yang terjadi di Indonesia atau di daerah yang dikenal secara nasional maupun regional.
Contoh: gunung meletus, banjir, kebakaran, pemilihan kepala desa/lurah, pendaratan Jepang (1942), Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (1945), Pemilu I(1955), dan pemberontakan G30S/ PKI (1965).
c. Pendekatan lainnya, misalnya membandingkan dengan umur tetangga atau saudara yang diketahui umurnya secara pasti. Perkirakan berapa bulan yang bersangkutan lebih tua atau lebih muda dari responden tersebut.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="25" max="63"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">25</sumStat>
            <sumStat type="max">63</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Umur dituliskan dalam tahun dengan pembulatan ke bawah, atau umur menurut ulang tahun yang terakhir.
Perhitungan umur didasarkan pada kalender masehi.
Untuk yang berumur 99 tahun keatas maka isikan 98dan untuk yang tidak tahu diisikan 99.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V6" name="B3R4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="6">
            <labl>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan</labl>
            <location StartPos="22" EndPos="22" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="6"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">6</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Tidak tamat SD</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tamat SD</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Tamat SMTP</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Tamat SMTA/Diploma I/II</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Sarjana muda/Diploma III</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6</catValu>
                <labl>Sarjana (S1) atau lebih</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah jenjang pendidikan yang telah diselesaikan pada saat pencacahan. Apabila seseorang belum mengikuti pelajaran pada kelas tertinggi akan tetapi telah lulus ujian akhir dianggap tamat sekolah.

1. Tidak tamat SDadalah mereka yangtidak sekolah danmereka yangpernah sekolah di sekolah dasar 5/6/7 tahun, Sekolah Luar Biasa Tingkat Dasar, Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Dasar Pamong (Pendidikan anak oleh Masyarakat Orang Tua dan Guru), Sekolah Dasar Kecil, Paket Al - A100, tetapi tidak ataubelum tamat. Mereka yang tamat Sekolah Dasar 3tahun atausederajat dianggap belum tamat.

2. Tamat SD adalabmereka yangtamatsekolah di sekolah dasar5/6/7tahun, Sekolah LuarBiasa Tingkat Dasar, Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Dasar Pamong (Pendidikan anak oleh Masyarakat Orang Tua dan Guru), Sekolah Dasar Kecil, Paket A1 - A100.

3. Tamat SMTP adalah mereka yang tamat Sekolah Menengah Pertama, MULO,HBS 3 tahun, Sekolah Luar Biasa Menengah Tingkat Pertama dan Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Kepandaian Putri, Sekolah Menengah Ekonomi Pertama, Sekolah Teknik, Sekolah Kesejahteraan Keluarga Pertama, Sekolah Ketrampilan Kejuruan 4 tahun, Sekolah Usaha Tani, Sekolah Pertanian Menengah Pertama, Sekolah Guru Bantu, Pendidikan Guru Agama 4 tahun, Kursus Pegawai Administrasi, Kursus Karyawan Perusahaan, dan Pendidikan Pegawai Urusan Peradilan Agama.

4. Tamat SMTA/Diploma I/II adalah mereka yang tamat dari Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Umum (SMU), HBS 5 tahun, AMS, Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Pekerjaan Sosial, Sekolah Menengah Industri Kerajinan, Sekolah Menengah Seni Rupa, Sekolah Menengah Karawitan Indonesia, Sekolah Menengah Musik, Sekolah Teknologi Menengah Pembangunan, Sekolah Menengah Ekonomi Atas, Sekolah Teknologi Menengah, Sekolah Menengah Teknologi Pertanian, Sekolah Menengah Teknologi Perkapalan, Sekolah Menengah Teknologi Pertambangan, Sekolah Menengah Teknologi Grafika, Sekolah Guru Olah Raga, Sekolah Guru Pendidikan Luar Biasa, Pendidikan Guru Sekolah Lanjutan Pertama, Pendidikan Guru Agama 6 tahun, Sekolah Guru Taman Kanak-Kanak. Kursus Pendidikan Guru, Sekolah Analisis Menengah Kimia Atas, Sekolah Asisten Apoteker, Sekolah Bidan, Sekolah Pengatur Rontgen, dan Kursus Pegawai Administrasi Atas, Diploma Iatau Diploma II pada suatu pendidikan yang khusus diberikan untuk program diploma. Program Akta I dan Akta II termasuk dalam jenjang pendidikan program Diploma I atau Diploma II.

5. Sarjana muda/ Diploma III adalah mereka yang tamat Akademi/Diploma III/Akta III atau yang telah mendapatkan gelar sarjana muda pada suatu fakultas, misalnya:  Akademi Seni Musik Indonesia. Akademi Seni Tari Indonesia, Akademi Bahasa Asing, Akademi Pemerintahan Dalam Negeri. Bagi fakultas yang tidak mengeluarkan gelar sarjana muda maka mereka yang menempuh pendidikan sampai semester 8/9 dan belum tamat tetap dimasukkan sebagai tamat SLTA. 

6. Sarjana (SI) atau Iebih adalah mereka yang tamat program pendidikan sarjana, pasca sarjana, doktor, diploma IV, Akta IV &V, Spesialis I & II pada suatu universitas/institut/sekolah tinggi.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V7" name="B3R5" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="7">
            <labl>Keterampilan dalam usaha diperoleh dari:</labl>
            <location StartPos="23" EndPos="23" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <ivuInstr>Bila lebih dari satu kode, lingkari kode yang terkecil.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="5"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">5</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Latihan khusus</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Warisan orang tua</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Teman</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Usaha sendiri</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Tidak punya keterampilan</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[1. Latihan khusus adalah pengetahuan keterampi Ian yang diperoleh dari kursus/latihan keterampilan pada suatu lembaga pendidikan baik formal maupun informal. Contoh : Kursus montir mobil di Balai Latihan Kerja.
2. Warisan orang tua adalah pengetahuan keterampilan yang diperoleh dari orang tua.
3. Teman adalah pengetahuan keterampilan yang diperoleh dari teman.
4. Usaha sendiri adalah pengetahuan keterampilan yangdiperoleh dengan caramencari sendiri informasi tentang pengetahuan keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan perusahaan/usaha. Misalnya : Buku-buku keterampilan, surat kabar, radio, televisi, internet, dansebagainya.
5. Tidak punya keterampilan adalah tidak mempunyai pengetahuan khusus apapun dalam mengelola perusahaan/usaha.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V8" name="B3R6A" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="8">
            <labl>Banyaknya hari kerja setiap bulan kegiatan (Desember  1997)</labl>
            <location StartPos="24" EndPos="25" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <ivuInstr>Penulisan hari kerja di Rincian 6 sebaiknya dilakukan mundur, yang dimulai dari sebelah kanan (bulan Nopember 1998) ke ujung sebelah kiri (bulan Desember 1997).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="8" max="31"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">8</sumStat>
            <sumStat type="max">31</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Bulan kegiatan adalah bulan-bulan perusahaan/usaha tersebut ada kegiatan usaha/kerja walaupun kegiatan usaha/kerja tersebut hanya satu hari.

Hari kerja adalah hari yang mana pada usaha tersebut paling sedikit ada seseorang melakukan kegiatan bekerja secara terus menerus paling sedikit satu jam.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V9" name="B3R6B" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="9">
            <labl>Banyaknya hari kerja setiap bulan kegiatan (Januari  1998)</labl>
            <location StartPos="26" EndPos="27" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <ivuInstr>Penulisan hari kerja di Rincian 6 sebaiknya dilakukan mundur, yang dimulai dari sebelah kanan (bulan Nopember 1998) ke ujung sebelah kiri (bulan Desember 1997).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="16" max="31"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">16</sumStat>
            <sumStat type="max">31</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Bulan kegiatan adalah bulan-bulan perusahaan/usaha tersebut ada kegiatan usaha/kerja walaupun kegiatan usaha/kerja tersebut hanya satu hari.

Hari kerja adalah hari yang mana pada usaha tersebut paling sedikit ada seseorang melakukan kegiatan bekerja secara terus menerus paling sedikit satu jam.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V10" name="B3R6C" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="10">
            <labl>Banyaknya hari kerja setiap bulan kegiatan (Februari  1998)</labl>
            <location StartPos="28" EndPos="29" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <ivuInstr>Penulisan hari kerja di Rincian 6 sebaiknya dilakukan mundur, yang dimulai dari sebelah kanan (bulan Nopember 1998) ke ujung sebelah kiri (bulan Desember 1997).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="8" max="28"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">8</sumStat>
            <sumStat type="max">28</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Bulan kegiatan adalah bulan-bulan perusahaan/usaha tersebut ada kegiatan usaha/kerja walaupun kegiatan usaha/kerja tersebut hanya satu hari.

Hari kerja adalah hari yang mana pada usaha tersebut paling sedikit ada seseorang melakukan kegiatan bekerja secara terus menerus paling sedikit satu jam.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V11" name="B3R6D" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="11">
            <labl>Banyaknya hari kerja setiap bulan kegiatan (Maret  1998)</labl>
            <location StartPos="30" EndPos="31" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <ivuInstr>Penulisan hari kerja di Rincian 6 sebaiknya dilakukan mundur, yang dimulai dari sebelah kanan (bulan Nopember 1998) ke ujung sebelah kiri (bulan Desember 1997).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="10" max="31"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">10</sumStat>
            <sumStat type="max">31</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Bulan kegiatan adalah bulan-bulan perusahaan/usaha tersebut ada kegiatan usaha/kerja walaupun kegiatan usaha/kerja tersebut hanya satu hari.

Hari kerja adalah hari yang mana pada usaha tersebut paling sedikit ada seseorang melakukan kegiatan bekerja secara terus menerus paling sedikit satu jam.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V12" name="B3R6E" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="12">
            <labl>Banyaknya hari kerja setiap bulan kegiatan (April  1998)</labl>
            <location StartPos="32" EndPos="33" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <ivuInstr>Penulisan hari kerja di Rincian 6 sebaiknya dilakukan mundur, yang dimulai dari sebelah kanan (bulan Nopember 1998) ke ujung sebelah kiri (bulan Desember 1997).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="12" max="30"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">12</sumStat>
            <sumStat type="max">30</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Bulan kegiatan adalah bulan-bulan perusahaan/usaha tersebut ada kegiatan usaha/kerja walaupun kegiatan usaha/kerja tersebut hanya satu hari.

Hari kerja adalah hari yang mana pada usaha tersebut paling sedikit ada seseorang melakukan kegiatan bekerja secara terus menerus paling sedikit satu jam.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V13" name="B3R6F" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="13">
            <labl>Banyaknya hari kerja setiap bulan kegiatan (Mei  1998)</labl>
            <location StartPos="34" EndPos="35" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <ivuInstr>Penulisan hari kerja di Rincian 6 sebaiknya dilakukan mundur, yang dimulai dari sebelah kanan (bulan Nopember 1998) ke ujung sebelah kiri (bulan Desember 1997).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="31"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">31</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Bulan kegiatan adalah bulan-bulan perusahaan/usaha tersebut ada kegiatan usaha/kerja walaupun kegiatan usaha/kerja tersebut hanya satu hari.

Hari kerja adalah hari yang mana pada usaha tersebut paling sedikit ada seseorang melakukan kegiatan bekerja secara terus menerus paling sedikit satu jam.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V14" name="B3R6G" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="14">
            <labl>Banyaknya hari kerja setiap bulan kegiatan (Juni  1998)</labl>
            <location StartPos="36" EndPos="37" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <ivuInstr>Penulisan hari kerja di Rincian 6 sebaiknya dilakukan mundur, yang dimulai dari sebelah kanan (bulan Nopember 1998) ke ujung sebelah kiri (bulan Desember 1997).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="30"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">30</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Bulan kegiatan adalah bulan-bulan perusahaan/usaha tersebut ada kegiatan usaha/kerja walaupun kegiatan usaha/kerja tersebut hanya satu hari.

Hari kerja adalah hari yang mana pada usaha tersebut paling sedikit ada seseorang melakukan kegiatan bekerja secara terus menerus paling sedikit satu jam.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V15" name="B3R6H" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="15">
            <labl>Banyaknya hari kerja setiap bulan kegiatan (Juli  1998)</labl>
            <location StartPos="38" EndPos="39" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <ivuInstr>Penulisan hari kerja di Rincian 6 sebaiknya dilakukan mundur, yang dimulai dari sebelah kanan (bulan Nopember 1998) ke ujung sebelah kiri (bulan Desember 1997).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="19" max="31"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">19</sumStat>
            <sumStat type="max">31</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Bulan kegiatan adalah bulan-bulan perusahaan/usaha tersebut ada kegiatan usaha/kerja walaupun kegiatan usaha/kerja tersebut hanya satu hari.

Hari kerja adalah hari yang mana pada usaha tersebut paling sedikit ada seseorang melakukan kegiatan bekerja secara terus menerus paling sedikit satu jam.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V16" name="B3R6I" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="16">
            <labl>Banyaknya hari kerja setiap bulan kegiatan (Agustus  1998)</labl>
            <location StartPos="40" EndPos="41" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <ivuInstr>Penulisan hari kerja di Rincian 6 sebaiknya dilakukan mundur, yang dimulai dari sebelah kanan (bulan Nopember 1998) ke ujung sebelah kiri (bulan Desember 1997).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="14" max="31"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">14</sumStat>
            <sumStat type="max">31</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Bulan kegiatan adalah bulan-bulan perusahaan/usaha tersebut ada kegiatan usaha/kerja walaupun kegiatan usaha/kerja tersebut hanya satu hari.

Hari kerja adalah hari yang mana pada usaha tersebut paling sedikit ada seseorang melakukan kegiatan bekerja secara terus menerus paling sedikit satu jam.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V17" name="B3R6J" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="17">
            <labl>Banyaknya hari kerja setiap bulan kegiatan (September  1998)</labl>
            <location StartPos="42" EndPos="43" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <ivuInstr>Penulisan hari kerja di Rincian 6 sebaiknya dilakukan mundur, yang dimulai dari sebelah kanan (bulan Nopember 1998) ke ujung sebelah kiri (bulan Desember 1997).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="17" max="30"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">17</sumStat>
            <sumStat type="max">30</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Bulan kegiatan adalah bulan-bulan perusahaan/usaha tersebut ada kegiatan usaha/kerja walaupun kegiatan usaha/kerja tersebut hanya satu hari.

Hari kerja adalah hari yang mana pada usaha tersebut paling sedikit ada seseorang melakukan kegiatan bekerja secara terus menerus paling sedikit satu jam.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V18" name="B3R6K" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="18">
            <labl>Banyaknya hari kerja setiap bulan kegiatan (Oktober  1998)</labl>
            <location StartPos="44" EndPos="45" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <ivuInstr>Penulisan hari kerja di Rincian 6 sebaiknya dilakukan mundur, yang dimulai dari sebelah kanan (bulan Nopember 1998) ke ujung sebelah kiri (bulan Desember 1997).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="31"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">31</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Bulan kegiatan adalah bulan-bulan perusahaan/usaha tersebut ada kegiatan usaha/kerja walaupun kegiatan usaha/kerja tersebut hanya satu hari.

Hari kerja adalah hari yang mana pada usaha tersebut paling sedikit ada seseorang melakukan kegiatan bekerja secara terus menerus paling sedikit satu jam.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V19" name="B3R6L" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="19">
            <labl>Banyaknya hari kerja setiap bulan kegiatan (Nopember  1998)</labl>
            <location StartPos="46" EndPos="47" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <ivuInstr>Penulisan hari kerja di Rincian 6 sebaiknya dilakukan mundur, yang dimulai dari sebelah kanan (bulan Nopember 1998) ke ujung sebelah kiri (bulan Desember 1997).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="20" max="30"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">20</sumStat>
            <sumStat type="max">30</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Bulan kegiatan adalah bulan-bulan perusahaan/usaha tersebut ada kegiatan usaha/kerja walaupun kegiatan usaha/kerja tersebut hanya satu hari.

Hari kerja adalah hari yang mana pada usaha tersebut paling sedikit ada seseorang melakukan kegiatan bekerja secara terus menerus paling sedikit satu jam.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V20" name="B3R7" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="20">
            <labl>Rata-rata jam kerja per hari</labl>
            <location StartPos="48" EndPos="49" width="2" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="2" max="12"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">2</sumStat>
            <sumStat type="max">12</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Jam kerja adalah jangka waktu yang dinyatakan dalam jam yang digunakan untuk bekerja, tidak termasuk istirahat resmi, yang dimulai dari menyiapkan pekerjaan sampai dengan usaha tersebut tutup.

Rata-rata jam kerja per hari adalah jumlah jam kerja kegiatan selama bulan yang lalu dibagi banyaknya hari kerja dalam satu bulan.

Contoh: Untuk kegiatan pencacahan yang dilakukan pada bulan Desember 1998, bulan listingnya adalah bulan Nopember 1998, maka yang dimaksud dengan sebulan yang lalu adalah dari tanggal 1-30 Nopember 1998]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V21" name="B4R1A" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="21">
            <labl>Tuliskan kegiatan utama yang dilakukan usaha ini</labl>
            <location StartPos="50" EndPos="53" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <ivuInstr>Tuliskan selengkap-lengkapnya</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="2326" max="8291"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">2326</sumStat>
            <sumStat type="max">8291</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>2326</catValu>
                <labl>Pertambangan emas/perak</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2401</catValu>
                <labl>Penggalian batu-batuan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2402</catValu>
                <labl>Penggalian tanah dan tanah liat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2403</catValu>
                <labl>Penggalian gips</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2404</catValu>
                <labl>Penggalian asbes</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2406</catValu>
                <labl>Penggalian mika</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2407</catValu>
                <labl>Penggalian yarosit</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2408</catValu>
                <labl>Penggalian pasir</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2409</catValu>
                <labl>Penggalian kerikil</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2600</catValu>
                <labl>Pertambangan dan penggalian garam</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2601</catValu>
                <labl>Pertambangan belerang</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2604</catValu>
                <labl>Peilambangan yodium</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2606</catValu>
                <labl>Pertambangan ziolit</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2800</catValu>
                <labl>Pertambangan dan penggalian lain</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3111</catValu>
                <labl>Industri pemotongan hawan dan pengawetan daging</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3112</catValu>
                <labl>Industri susu dan makanan dari susu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3113</catValu>
                <labl>Industri pengolahan, pengawetan buah-buahan dan sayuran</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3114</catValu>
                <labl>Industri pengolahan dan pengawetan ikan dan biota perairan lainnya seperti rumput laut</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3115</catValu>
                <labl>Industri minyak makan dan lemak dari nabati dan hewani</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3116</catValu>
                <labl>Industri pengupasan, pembersihan dan penggilingan padi-padian, biji-bijian, kacang-kacangan, dan umbi-umbian termasuk pembuatan kopra</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3117</catValu>
                <labl>Industri makanan dari tepung, kecuali kue basah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3118</catValu>
                <labl>Industri coklat dan kembang gula</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3121</catValu>
                <labl>Industri berbagai macam patisari (ekstraksi)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3122</catValu>
                <labl>Industri pengolahan teh dan kopi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3123</catValu>
                <labl>Industri es</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3124</catValu>
                <labl>Industri makanan dari kedelai dan kacang-kacangan lainnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3125</catValu>
                <labl>Industri kerupuk dan sejenisnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3126</catValu>
                <labl>Industri bumbu masak dan penyedap makanan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3127</catValu>
                <labl>Industri makanan lainnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3128</catValu>
                <labl>Industri makanan ternak, unggas, ikan dan hewan lainnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3131</catValu>
                <labl>Industri minuman keras</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3132</catValu>
                <labl>Industri anggur dan sejenisnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3133</catValu>
                <labl>Industri malt dan minuman yang mengandung malt (bir, temulawak, legen, tuak)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3134</catValu>
                <labl>Industri pengeringan dan pengolahan tembakau</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3142</catValu>
                <labl>Industri rokok kretek</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3143</catValu>
                <labl>Industri rokok putih</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3144</catValu>
                <labl>Industri rokok lainnya (cerutu)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3149</catValu>
                <labl>Industri hasil lainnya dari tembakau, bumbu rokok dan klobot/kawung</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3211</catValu>
                <labl>Industri pemintalan, pertenunan, pengolahan akhir tekstil</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3212</catValu>
                <labl>Industri barang tekstil jadi kecuali untuk pakaian</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3213</catValu>
                <labl>Industri perajutan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3214</catValu>
                <labl>Industri permadani (babut)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3215</catValu>
                <labl>Industri tali temali</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3216</catValu>
                <labl>Industri tekstil lainnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3221</catValu>
                <labl>Industri Pakaian Jadi (garmen) dari tekstil</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3222</catValu>
                <labl>Industri Pakaian Jadi (garmen) dari kulit</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3229</catValu>
                <labl>Industri pakaian jadi lainnya dari tekstil dan kulit</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3231</catValu>
                <labl>Industri pengawatan dan panyemakan kulit</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3233</catValu>
                <labl>Industri barang-barang dari kulit dan kulit buatan kecuali alas kaki dan pakaian</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3241</catValu>
                <labl>Industri alas Kaki dari kulit dan kulit buatan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3242</catValu>
                <labl>Industri alas kaki selain dari kulit, kulit buatan, plastik, karet dan kayu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3311</catValu>
                <labl>Industri penggergajian dan pengolahan kayu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3312</catValu>
                <labl>Industri peti kemas dari kayu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3313</catValu>
                <labl>Industri Anyam-anyaman dari rotan, bambu, pandan, rumput dan sejenisnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3314</catValu>
                <labl>Industri kerajinan ukir-ukiran dari kayu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3316</catValu>
                <labl>Industri pengawetan kayu, rotan dan sejenisnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3318</catValu>
                <labl>Industri barang lain dari kayu, gabus, sortasi rotan, peti mati</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3321</catValu>
                <labl>Industri perabot dan kelengkapan rumah tangga dari kayu, bambu, dan rotan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3322</catValu>
                <labl>Industri alat dapur dari kayu, bambu, dan rotan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3323</catValu>
                <labl>Industri perabot dan kelengkapan rumah tangga selain kode 3321 dan 3322</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3411</catValu>
                <labl>Industri bubur kertas (pulp), kertas dan karton/paper board</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3412</catValu>
                <labl>Industri kemasan dan dari kertas dan karton</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3419</catValu>
                <labl>Industri barang dari kertas karton yang tidak termasuk dalam golongan manapun</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3420</catValu>
                <labl>Industri percetakan dan penerbitan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3511</catValu>
                <labl>Industri Kimia dasar kecuali pupuk</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3512</catValu>
                <labl>Industri pupuk</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3513</catValu>
                <labl>Industri damar buatan bahan plastik dan serat kecuali serat gelas</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3514</catValu>
                <labl>Industri bahan baku pamberantasan hama termasuk zat pengatur tumbuh</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3521</catValu>
                <labl>Industri cat, pernis dan lak</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3522</catValu>
                <labl>Industri farmasi dan jamu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3523</catValu>
                <labl>Industri sabun, bahan pembersih keperluan rumah tangga kosmetik dan sejenisnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3529</catValu>
                <labl>Industri bahan kimia dan barang kimia yang belum termasuk dalam golongan manapun</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3531</catValu>
                <labl>Industri pemurnian dan pengilangan minyak bumi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3532</catValu>
                <labl>Industri pemurnian dan pengilangan gas bumi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3541</catValu>
                <labl>Industri barang-barang dari hasil kilang minyak bumi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3542</catValu>
                <labl>Industri pembuatan minyak pelumas</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3544</catValu>
                <labl>Industri barang-barang dari batubara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3551</catValu>
                <labl>Industri ban dan vulkanisir ban</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3552</catValu>
                <labl>Industri karet</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3559</catValu>
                <labl>Industri barang-barang lain dari karet</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3560</catValu>
                <labl>Industri Barang dari Plastik</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3611</catValu>
                <labl>Industri Porselin</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3621</catValu>
                <labl>Industri barang dari gelas</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3622</catValu>
                <labl>Industri kaca lembaran</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3631</catValu>
                <labl>IndustriSemen</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3632</catValu>
                <labl>Industri barang dari semen</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3633</catValu>
                <labl>Industri Kapur dan Barang dari Kapur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3641</catValu>
                <labl>Indutri barang dari tanah liat untuk keperluan rumah tangga</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3642</catValu>
                <labl>Indutri barang dari tanah liat untuk keperluan bahan bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3649</catValu>
                <labl>Industri barang lainnya dari tanah liat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3691</catValu>
                <labl>Industri barang dari batu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3692</catValu>
                <labl>Industri barang dari marmer</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3693</catValu>
                <labl>Industri barang dari asbes</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3699</catValu>
                <labl>Industri barang galian bukan logam yang tidak termasuk golongan lain</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3710</catValu>
                <labl>Industri Logam Dasar Besi dan Baja</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3720</catValu>
                <labl>Industri logam Dasar Bukan Basi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3811</catValu>
                <labl>Industri Alat Pertanian, alat Pertukangan, alat Pemotong dan barang logam lainnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3812</catValu>
                <labl>Industri perabot rumah tangga dan sektor dari logam</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3813</catValu>
                <labl>Industri barang-barang logam siap pasang untuk bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3819</catValu>
                <labl>Industri barang logam lainnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3821</catValu>
                <labl>Industri motor penggerak mula (Prima Mover)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3822</catValu>
                <labl>Industri mesin pertanian den perlengkapannya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3823</catValu>
                <labl>Industri mesin untuk pengolahan logam dan kayu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3824</catValu>
                <labl>Industri mesin untuk industri khusus dan perlengkapan kecuali untuk mengolah logam dan kayu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3826</catValu>
                <labl>Industri mesin kantor, komputasi dan akutansi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3829</catValu>
                <labl>Industri mesin lainnya dan perlengkapannya yang tidak termasuk dalam golongan ini, kecueli mesin listrik</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3831</catValu>
                <labl>Industri mesin listrik dan perlengkapannya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3832</catValu>
                <labl>Industri elektronik, pemeliharaan, perbaikannya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3833</catValu>
                <labl>Industri alat listrik untuk keperluan rumah tangga</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3839</catValu>
                <labl>Industri alat listrik dan perlengkapannya yang tidak termasuk dalam golongan lain</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3841</catValu>
                <labl>Industri kapal/perahu dan perlengkapan serta pemeliharaan dan perbaikannya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3842</catValu>
                <labl>Industri kereta api, bagian-bagian dan perlengkapan  serta perbaikan kereta api</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3843</catValu>
                <labl>Industri kendaraan bermotor roda empat/lebih</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3844</catValu>
                <labl>Industri kendaraan bermotor dan tidak bermotor, roda dua dan tiga</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3846</catValu>
                <labl>Industri pesawat terbang dan perlengkapannya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3849</catValu>
                <labl>Industri pembuatan alat pengangkut lain</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3861</catValu>
                <labl>Industri peralatan profesional, ilmu pengetahuan, pengukur dan pengatur yang tidak termasuk golongan lain</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3862</catValu>
                <labl>Industri alat fotography dan alat yang menggunakan optik</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3863</catValu>
                <labl>Industri jam dan sejenisnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3901</catValu>
                <labl>Indutri barang perhiasan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3902</catValu>
                <labl>Industri alat-alat musik</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3903</catValu>
                <labl>Industri alat alat olah raga</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3904</catValu>
                <labl>Industri mainan anak-anak</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3906</catValu>
                <labl>Industri kerajinan yang tidak termasuk golongan manapun</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3909</catValu>
                <labl>Industri pengolahan lain yang belum tergolong dimanapun</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4102</catValu>
                <labl>Listrik non PLN</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5100</catValu>
                <labl>Penyiapan lahan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5211</catValu>
                <labl>Konstruksi gedung</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5212</catValu>
                <labl>Konstruksi bangunan sipil</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5213</catValu>
                <labl>Konstruksi bangunan etektrikal, telekomunikasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5214</catValu>
                <labl>Konstruksi mekanikal dan instrumentasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5221</catValu>
                <labl>Pemasangan pondasi dan pilar</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5222</catValu>
                <labl>Pembuatan/pengeboran sumur air</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5223</catValu>
                <labl>Pemasangan steiger</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5224</catValu>
                <labl>Pembuatan atap</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5226</catValu>
                <labl>Pemasangan bangunan konstruksi prefab dan pemasangan kerangka baja</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5229</catValu>
                <labl>Konstruksi khusus lainnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5311</catValu>
                <labl>Instalasi air bersih, air limbah, saluran drainase</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5312</catValu>
                <labl>Instalasi listrik dan AC</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5313</catValu>
                <labl>Instalasi telekomunikasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5314</catValu>
                <labl>Instalasi gas</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5316</catValu>
                <labl>Instalasi mekanikal</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5319</catValu>
                <labl>Instalasi gedung lainnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5321</catValu>
                <labl>Instalasi listrik jalan raya, jalan kereta api dan lapangan udara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5322</catValu>
                <labl>Instalasi navigasi laut dan sungai</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5323</catValu>
                <labl>Instalasi meteorologi dan geofisika</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5324</catValu>
                <labl>Instalasi navigasi udara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5326</catValu>
                <labl>Instalasi sinyal dan telekomunikasi kereta api</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5327</catValu>
                <labl>Instalasi telekomunikasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5328</catValu>
                <labl>Instalasi bangunan sipil lainnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5410</catValu>
                <labl>Pengerjaan pemasangan kaca aluminium</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5420</catValu>
                <labl>Pengerjaan lantai, dinding, peralatan saniter dan plafon</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5430</catValu>
                <labl>Pengerjaan cat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5440</catValu>
                <labl>Interior dan dekorasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5460</catValu>
                <labl>Eksterior dan pertamanan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5490</catValu>
                <labl>Penyetelan konstruksi lainnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5500</catValu>
                <labl>Penyewaan alat konstruksi atau alat pembongkar bangunan dengan operatornya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6111</catValu>
                <labl>Perdagangan ekspor hasil-hasil pertanian</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6112</catValu>
                <labl>Perdagangan ekspor hasil pertambangan dan penggalian</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6113</catValu>
                <labl>Perdagangan ekspor barang-barang hasil industri pengolahan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6121</catValu>
                <labl>Perdagangan impor hasil hasil pertanian</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6122</catValu>
                <labl>Perdagangan impor hasil perrtambangan dan penggalian</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6123</catValu>
                <labl>Perdagangan impor barang-barang hasil industri pengolahan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6131</catValu>
                <labl>Perdagangan besar dalam negeri hasil pertanian</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6132</catValu>
                <labl>Perdagangan besar dalam negeri hasil pertambangan batu bara dan gambut</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6133</catValu>
                <labl>Perdagangan dalam negeri barang hasil industri pengolahan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6141</catValu>
                <labl>Kegiatan distribusi perdagangan hasil pertanian</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6142</catValu>
                <labl>Kegiatan distribusi perdagangan hasil pertambangan dan penggalian</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6143</catValu>
                <labl>Kegiatan distribusi perdagangan barang-barang hasil industri pengolahan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6160</catValu>
                <labl>Perdagangan besar Berdasarkan Balas Jasa (fie) atau Kontrak</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6212</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran barang-barang yang utamanya makanan, minuman atau tembakau di dalam bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6222</catValu>
                <labl>Perdagangan eceren barang-barang baru yang utamanya bukan bahan makanan/minuman</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6231</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran komoditi makanan dari hasil pertanian didalam bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6232</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran komoditi makanan, minuman atau tembakau hasil industri pengolahan di bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6241</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran tekstil, pakaian jadi, alas kaki dan barang keperluan pribadi di dalam bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6242</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran perabot rumah tangga dan dapur di dalam bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6243</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran bahan kimia, farmasi, kosmetik dan alat laboratorium di dalam bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6244</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran bahan konstruksi di dalam bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6246</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran komoditi baru bukan makanan, minuman atau tembakau lainnya di bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6247</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran mesin mesin, alat transportasi dan suku cadang (onderdil) di dalam bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6248</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran barang-barang kerajinan, mainan anak-anak dan lukisan di dalam bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6251</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran barang perlengkapan rumah tangga bekas di dalam bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6253</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran barang listrik dan eleklronik dan elektronik bekas di dalam bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6255</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran alat angkutan dan suku cadang bekas di bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6261</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran di luar bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6262</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran barang perlengkapan pribadi bekas di dalam bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6264</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran bahan konstruksi dan sanitasi bekas di dalam bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6266</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran barang antik dibangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6267</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran barang bekas lainnya di bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6269</catValu>
                <labl>Perdagangan eceran lainnya di luar bangunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6312</catValu>
                <labl>Restoran/rumah makan/warung makan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6313</catValu>
                <labl>Bar</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6314</catValu>
                <labl>Kedai makanan dan minuman</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6315</catValu>
                <labl>Penjualan makanan dan minuman keliling/tempat tidak tetap</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6316</catValu>
                <labl>Jasa boga</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6430</catValu>
                <labl>Penginapan remaja (youth hostel)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6440</catValu>
                <labl>Pondok wisata (homestay)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6480</catValu>
                <labl>Jasa akomodasi lainnya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7122</catValu>
                <labl>Angkutan darat tidak bermotor (becak, ojek sepeda, bendi, dan sejenisnya)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7126</catValu>
                <labl>Angkutan darat bermotor untuk barang (truk, mobil tangki, dan sejenisnya)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7127</catValu>
                <labl>Angkutan wisata</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7161</catValu>
                <labl>Usaha perparkiran kendaraan (tidak termasuk pemungut uang parkir perorangan di pinggir jalan)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7217</catValu>
                <labl>Pelayaran rakyat internasional untuk barang dan penumpang</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7218</catValu>
                <labl>Pelayaran rakyat domestik untuk barang dan penumpang</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7221</catValu>
                <labl>Angkutan sungai dan danau</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7222</catValu>
                <labl>Angkutan penyeberangan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7411</catValu>
                <labl>Keagenan dan biro perjalanan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7412</catValu>
                <labl>Pengiriman dan pengepakan/ekspedisi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7413</catValu>
                <labl>Jasa pramuwisata</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7414</catValu>
                <labl>Jaka konvensi, pameran dan perjalanan insentif</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7416</catValu>
                <labl>Jasa informasi pariwisata</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7423</catValu>
                <labl>Pergudangan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7522</catValu>
                <labl>Warung telekomunikasi (wartel)/kios pon/telepon umum tunggu (TUT)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7613</catValu>
                <labl>Perusahaan jasa titipan/jasa kurir</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7614</catValu>
                <labl>Unit pelayanan pos</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8142</catValu>
                <labl>Jasa penunjang asuransi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8172</catValu>
                <labl>Pedagang valuta asing tidak berbadan hukum</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8182</catValu>
                <labl>Koperasi simpan pinjam tidak/belum berbadan hukum</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8190</catValu>
                <labl>Kredit union dan rentenir</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8211</catValu>
                <labl>Real Estate (jual beli dan atau persewaan tanah/bangunan/tempat tinggal, termasuk jasa real estate)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8212</catValu>
                <labl>Asrama (Boarding House), penginapan dalam waktu tidak singkat (mingguan, bulanan, tahunan) termasuk indekost dengan makan/tanpa makan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8221</catValu>
                <labl>Persewaan alat transportasi tanpa operator (mobil, truk, mobil derek, sepeda motor, caravans, kapal, dsj)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8222</catValu>
                <labl>Persewaan mesin dan peralatan lainnya tanpa operator (mesin tik,hand traktor, masin akuntansi, mesin hitung, mesin pengolah data, dsj)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8223</catValu>
                <labl>Persewaan barang-barang keperluan rumah tangga dan pribadi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8230</catValu>
                <labl>JasaKomputer</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8240</catValu>
                <labl>Jasa penelitian dan pengembangan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8260</catValu>
                <labl>Usaha jasa informasi pariwisata</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8291</catValu>
                <labl>Jasa hukum (notaris, advokat, pengacara)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Kegiatan utama yang ditulis pada rincian ini merupakan satu jenis kegiatan dari berbagai kegiatan usaha yang dilakukan selama sebulan yang lalu.

Kegiatan utama adalah kegiatan yang mempunyai nilai pendapatan paling besar di antara beberapa jenis kegiatan dalam suatu perusahaan/usaha. Bila suatu perusahaan/usaha hanya melakukan satu jenis kegiatan maka jenis kegiatan tersebut merupakan jenis kegiatan utama dari perusahaan/usaha.

Perusahaan/usaha pertambangan rakyat adalah suatu usaha baik secara kelompok maupun perorangan yang melakukan kegiatan pengambilan endapan bahan galian berharga dan bernilai ekonomis dari dalam kulit bumi, baik dengan cara mekanis maupun dengan cara manual pada permukaan bumi,di bawah permukaan bumi dan di bawah permukaan air. secara komersial, dimana usaha tersebut
tidak mempunyai badan hukum dan atau tidak mempunyai Surat Izin Kuasa Pertambangan (KP)/Surat Izin Penambangan Daerah (SIPD).

Perusahaan/usaha Industri Kecil dan Kerajinan Rumahtangga adalah perusahaan/usaha industri pengolahan. termasuk jasa industri pengolahan yang mempunyai pekerja 1-19 orang termasuk pengusaha. baik perusahaan/usaha yang berbadan hukum atau tidak.

Jasa Industri Pengolahan adalah kegiatan dari suatu industri yang biasanya melayani keperluan pihak lain. Pada kegiatan ini bahan baku disediakan oleh pihak yang menyerahkan pekerjaan, sedangkan pihak pengolah hanya melaksanakan proses pengolahannya saja (di luar lokasi pemberi pekerjaan), dengan imbalan sejumlah uang sebagai balas jasanya (nilai upah maklon).
Contoh :
1. Penggilingan padi yang hanya melakukan kegiatan mengolah padi/gabah yang disediakan oleh pihak lain.
2. Perusahaan/usaha pemotongan hewan/pejagalan yang lebih banyak melayani pemotongan hewan milik pedagang digolongkan sebagai jasa industri pengolahan.

Usaha listrik non PLN adalah usaha ketenagalistrikan yang dikelola oleh perusahaan/usaha non PLN (badan atau perorangan yang tidak berbadan hukum) yang meliputi usaha pembangkitan, transmisi dan
penyaluran/pendistribusian tenaga listrik baik untuk keperluan rumahtangga, usaha, industri, gedung kantor pemerintah, penerangan jalan umum dan lain sebagainya.
Pemasangan instalasi listrik (jaringan listrik di dalam gedung) tidak termasuk dalam usaha listrik non PLN tetapi termasuk dalam usaha konstruksi.

Usaha Konstruksi PND dan URT adalah suatu kegiatan pembuatan, pemasangan. rehabilitasi. dan pemeliharaan bangunan/konstruksi yang menyatu dengan lahan tempat kedudukannya. seperti rumah/gedung, jalan, jembatan, waduk, jaringan listrik, instalasi listrik dalam gedung, instalasi air conditioning, pengeboran sumur pom pa air, pemasangan atap, pengecatan gedung, pemasangan lantai
rumah/gedung, dsb yang dilakukan oleh badan atau perorangan yang memiliki buruh/pekerja dan berbadan hukum, baik mengerjakan sebagian atau seluruh pekerjaan konstruksi.

Perusahaan/usaha Perdagangan adalah perusahaan/usaha yang melakukan penjualan kembali (tanpa perubahan teknis), barang-barang baru maupun bekas meliputi perdagangan besar dan perdagangan eceran.

Perdagangan Besar adalah perdagangan barang baru maupun bekas, pada umumnya dalam partai besar kepada pedagang eceran,perusahaan industri, kantor, rumah sakit, rumah makan dan akomodasi. Perdagangan besar tidak menjual barang dagangan kepada konsumen rumah tangga.

Perdagangan besar (Eksportir) adalah perusahaan/usaha yang melakukan kegiatan
penjualan barang/jasa dari dalam ke luar wilayah Indonesia.

Perdagangan besar (Importir) adalah perusahaan/usaha yang melakukan kegiatan
penjualan barang/jasa dari luar ke dalam wilayah Indonesia.

Distributor/Pcnyalur adalah perusahaan/usaha yang berdiri sendiri yangmenjual barang perusahaan lain dan pada umumnya mempunyai daerah kerja. Termasuk juga distributor/penyalur tunggal. Meliputi: hasil pertanian, pertambangan dan penggalian, dan barang-barang hasil industri pengolahan. Contoh : distributor hasil bumi.

Perdagangan Besar Berdasarkan Balas Jasa (service fee) atau kontrak (contract fee)
adalah usaha yang dilakukan atas perusahaan/usaha lain atas dasar kontrak/fee. Perdagangan besar berdasarkan balas jasa atau kontrak meliputi:
a). Agen adalah perusahaan/usaha perantara yang berdiri sendiri, bertindak (membuat
penjanjian-perjanjian) atas nama perusahaan yang memberikan keagenan (principal) dan
biasanya diangkat dengan perjanjian dan tidak boleh mengadakan kegiatan yang sifatnya menyaingi principal, termasuk di sini agen tunggal dan wakil perusahaan.
Contoh : agen sepatu bata.
b). Makelar adalah pedagangperantarayang berusahamelakukantransaksi atas namasatu
atau Iebih perusahaan/usaha lain yang dengannya tidak ada hubungan tetap. Dan
mendapat balas jasa yangdisebut kurtase dari transaksi yang berhasil dilaksanakan.
Contoh : Makelar motor atau mobil.
c). Komisioner/Pedagang Komisi adalah perusahaan/usaha (pihak pertama) yang
melakukan transaksi atau persetujuan dengan pihak ketiga atas nama perusahaan/usaha
sendiri tetapi atas amanat perusahaan/usaha lain (pihak kedua), dan mendapat balas jasa
yang disebut komisi. Komisioner bertanggung jawab kepada pihak kedua dan ketiga.

Perdagangan Eceran (PE) adalah usaha perdagangan yang melakukan penjualan kembali (tanpa perubahan teknis) barang-barang baru maupun bekas dalam partai kecil, umumnya kepada konsumen rumah tangga.

Restoran/rumah makan/warung makan adalah jenis usaha jasa pangan yang bertempat di sebagian atau seluruh bangunan tetap (tidak berpindah-pindah), yang menyajikan dan menjual makanan dan minuman di tempat usahanya baik dilengkapi maupun tidak dengan peralatan dan perlengkapan untuk proses pembuatan maupun penyimpanan dan belum mendapatkan ijin dan surat keputusan dari instansi yang membinanya.

Kedai makanan dan minuman adalah usaha perdagangan eceran yang menjual bermacam-macam makanan kecil dan minuman yang siap dikonsumsi di tempat tetap.

Penjualan makanan dan minuman keliling/tempat tidak tetap adalah usaha
perdagangan eceran yang menjual bermacam-macam makanan dan minuman siap dikonsumsi yang biasanya dijual melalui kios yang mudah dipindah-pindahkan atau didorong sepanjang jalan, seperti pedagang bakso keliling.

Jasa boga (catering) adalah usaha penjualan makanan jadi (siap dikonsumsi) yang terselenggara melalui pesanan-pesanan untuk kantor, perayaan, pesta, seminar, rapat dan sejenisnya. Biasanya makanan jadi yang dipesan diantarke tempatkerja, pesta, seminar/
rapatdan sejenisnya berikut pramusaji yang akan melayani tamu-tamu/peserta seminar atau rapat pada saat pesta/seminar berlangsung. Termasuk dalam kelompok ini jasa boga yang melayani pesawat angkutan udara, tempat pengeboran minyak dan lokasi penggergajian kayu.

Penginapan remaja (youth hostel) adalah usaha penyediaan jasa penginapan yang biasanya digunakan bagi remaja sebagai akomodasi dalam rangka kegiatan pariwisata
dengan tujuan untuk rekreasi, memperluas pengetahuan/pengalaman dan perjalanan.

Pondok wisata (homestay) adalah usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum dengan pembayaran harian, yang dilakukan perseorangan dengan menggunakan
sebagian atau seluruhnya dari tempat tinggalnya.

Perusahaan/usaha angkutan yang tercakup dalam SUSI98 adalah suatu usaha angkutan yang diselenggarakan/dikelola secara komersial dan tidak berbadan hukum umumnya terletak pada suatu lokasi dan mempunyai catatan administrasi tersendiri mengenai biaya, output/omset, pekerja dan balas jasa pekerja.

Angkutan Darat meliputi angkutan darat tidak bermotor (ADTB) dan angkutan darat bermotor
(ADB). ADTB yang dimaksud adalah becak, ojek sepeda, dokar/sado/delman/cidomo, pedati dan sejenisnya. ADB yang dimaksud adalah becak motor, angkutan kota, angkutan pedesaan, angkutan antar kota, taksi, angkutan 'sewa' (menyewakan kendaraan dengan pengemudi), ojek sepeda motor,
angkutan wisata, termasuk perusahaan bis Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) ataupun angkutan darat bermotor untuk barang termasuk usaha perpaduan kendaraan yang hanya berbentuk Perusahaan Otobis (PO) dan tidak berbadan hukum, angkutan darat bermotor untuk barang dan usaha perparkiran.
Catatan : Kendaraan yang digunakan dalam usaha angkutan dapat berupa kendaraan milik sendiri atau kendaraan milik orang lain yang disewa dengan sistem setoran/kontrak.

Perparkiran kendaraan meliputi perparkiran yang diusahakan perorangan (tidak termasuk
perorangan yang mengutip parkir atas tugas yang diberikan oleh perusahaan perparkiran).

Angkutan Air meliputi pelayaran rakyat untuk penumpang dan atau barang (internasional maupun domestik), angkutan sungai dan danau serta penyeberangan.
Pelayaran rakyat internasional (untuk barang dan atau penumpang) hanya akan ada di daerah-daerah perbatasan dengan negara lain seperti Malaysia, Singapura, Filipina dan sabagainya.

Angkutan sungai dan danau meliputi pengangkutan penumpang dan atau barang di sungai dan atau danau.

Angkutan penyeberangan meliputi kegiatan pengangkutan penumpang dan atau barang yang menghubungkan dua tempat dan merupakan kelanjutan perjalanan darat.

Jasa penunjang angkutan lainnya meliputi keagenan (penjualan tiket) serta pengiriman dan pengepakan.

Keagenan meliputi penjualan tiket angkutan darat, laut atau udara yang tidak merupakan bagian dari perusahaan angkutan yang diageni. Jika agen penjual tiket tersebut hanya menjual tiket perusahaan tertentu dan mendapatkan bagian dari perusahaan angkutan itutidakdimasukkan sebagai perusahaan keagenan.

Pengiriman dan pengepakan meliputi kegiatan pengiriman, pengepakan hingga barang yang dikirim sampai ditujuan. Pengiriman dan pengepakan sifat pelayanannya adalah door to door service, artinya barang yang dikirim akan menjadi tanggung jawab perusahaan pengiriman mulai dari dijemput dari pintu pengiriman hingga tiba di pintu penerima.

Usaha Telekomunikasi adalah usaha pelayanan komunikasi di dalam negeri atau ke luar negeri
melalui media elektronik/satelit dengan mendapatkan balas jasa dan menanggung resiko. Usaha telekomunikasi seperti warung telekomunikasi (wartel), kios pon, Telepon Umum Tunggu (TUT).

Usaha pos adalah usaha pelayanan, pengiriman barang. surat dan atau uang di dalam negeri atau ke luar negeri dengan mendapatkan balasjasa dan menanggung resiko. Usaha ini meliputi : usaha jasa
titipan swasta tidak berbadan hukum termasuk jasa kurir tidak berbadan hukum yang
menyelenggarakan pengiriman surat kabar, barang cetakan, bingkisan kecil, wesel pos dan giro pos, termasuk Unit Pelayanan Pos
Catatan : usaha yang khusus melakukan penjualan benda-benda pos dan meterai tidak termasuk usaha pos dan giro melainkan masuk dalam usaha perdagangan.

Kegiatan lembaga keuangan yang dicakup dalam survei ini terbatas hanya untuk usaha yang tidak atau belum berbadan hukum, yang terdiri dari:

Jasa penunjang asuransi adalah usaha yang kegiatannya menyelenggarakan jasa keperantaraan (pialang asuransi/reasuransi), penilai kerugian asuransi (ajuster), jasa aktuaria, dan agen asuransi.

Pedagang valuta asing adalah seseorang atau kelompok orang yang membentuk suatu usaha di bidang transaksi jual dan beli valuta asing/mata uang asing, dengan ketentuan bahwa usaha tersebut belum/tidak berbadan hukum.

Koperasi simpan pinjam adalah koperasi yang kegiatan utamanya menghimpun dan menyalurkan dana khususnya untuk anggota koperasi tersebut. Koperasi simpan pinjam yang dicakup di sini adalah koperasi simpan pinjam yang belum/tidak berbadan hukum (SK Menteri Koperasi).

Kredit Union/Rentenir adalah seseorang atau kelompok orang yang berusaha dibidang pemberian kredit pinjaman, yang tidak berbadan hukum, dengan mengenakan tingkat bunga yang tinggi dibandingkan bunga bank. Yang termasuk dalam perusahaan/usaha ini adalah kredit union, rentenir, usaha peningkatan pendapatan keluarga (UPPK) dan kegiatan usaha lainnya yang sejenis.

Usaha jasa adalah suatu kegiatan yang menghasilkan jasa dengan tujuan untuk dijual baik seluruhnya atau sebagian serta ada seorang atau lebih yang bertanggung jawab atas resiko usaha.

Perusahaan jasa adalah suatu satuan unit usaha yang melakukan kegiatan ekonomi, bertujuan menghasilkan jasa, terletak di suatu bangunan dan lokasi tertentu, mempunyai catatan administrasi tersendiri mengenai produksi dan struktur biaya serta ada seorang atau lebih yang bertanggung jawab atas resiko usaha.

Jasa Perusahaan yaitu jasa hukum, jasa akuntansi dan perpajakan, jasa periklanan dan riset pemasaran, jasa bangunan, arsitek, dan teknik, sertajasa perusahaan lainnya, dsb.

Jasa Persewaan, meliputi: jasa persewaan gedung/jual beli tanah dan gedung, jasa persewaan mesin/peralatan tanpa operator,jasa pengolahan data,asrama, persewaan rumah (boundinghouse), jasa persewaan alat transportasi, dsb.

Jasa Pendidikan, meliputi:
Jasa pendidikan pra sekolah, jasa pendidikan dasar, jasa pendidikan menengah,jasa pendidikan tinggi, jasa pendidikan luar sekolah, jasa pendidikan lainnya.
Jasa Pendidikan Swasta, adalah kegiatan pendidikan formal yang diselenggarakan swasta, meliputi pendidikan pra sekolah, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi, pendidikan luar sekolah dan pendidikan swasta lainnya (kegiatan pendidikan non formal yang dilakukan oleh swasta yang ada hubungannya dengan pendidikan misalnya : kursus komputer, bahasa, tata buku, dsb).

Jasa Kesehatan adalah kegiatan usaha yang meliputi:
a. Jasa pelayanan kesehatan rawatjalan dan rawat nginap.
b. Jasa pelayanan kesehatan dan praktek dokter swasta, rumah sakit swasta, jasa pelayanan kesehatan tradisional dan jasa pelayanan penunjang kesehatan.

Jasa Kebersihan, meliputi:
a. Jasa kebersihan lingkungan yaitu jasa pembersihan sampah jalan, selokan dan taman, sistem pembuangan dan pengeringan air,dan usaha jasa kebersihan lainnya yang sejenis.
b. Jasa kebersihan rumah tangga yaitu jasa pembersihan di rumah tangga.

Jasa Sosial, meliputi kegiatan sosial di dalam dan di luar panti, dan panti jompo/wreda.

Jasa Kegiatan Sosial Swasta, adalah kegiatan jasa kesejahteraan sosial berupa pemberian
pelayanan terhadap orang lain, meliputi kegiatan sosial di dalam dan di luar panti yang dilakukan oleh swasta.

Jasa Rekreasi, Hiburan dan Kebudayaan, meliputi jasakesenian dan hiburan modern (KHM), jasa kesenian dan hiburan tradisional (KHT), jasa penunjang hiburan (JPH) dan tempat rekreasi, kolam pancing, kolam renang/pemandian, gelanggang permainan, objek wisata sejarah, museum
 yang dikelola oleh swasta dan lainnya.
 
Jasa Reparasi Perorangan, meliputi: reparasi kendaraan bermotor, kendaraan tidak bermotor,  reparasi barang-barang pribadi, reparasi barang-barang rumah tangga dan sebagainya. 

Jasa Perorangan Lainnya, meliputi: fotostudio, jasa penyalur tenaga kerja, tukang semir sepatu, tukang pijat, tukang patri dan jasa binatu, celup dan cuci, dsb.

Penjelasan:
Bila administrasi/pembukuan dari beberapa jenis usaha menjadi satu/tidak dapat dipisahkan maka hanya satu jenis usaha yang memberikan nilai /hasil terbesar yang dicatat.
Bila nilai yang diberikan oleh beberapa jenis usaha tersebut sama, maka penentuan jenis kegiatan berdasarkan volume yang terbanyak.
Bila nilai dan volumenya sama maka penentuan jenis kegiatan utama berdasarkan waktu yang terbanyak.
Bila nilai, volume serta waktunya sama maka penentuan kegiatan utama berdasarkan pengakuan responden.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V22" name="B5R1AK2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="22">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar laki-laki yang berumur  kurang dari 10 tahun</labl>
            <location StartPos="54" EndPos="54" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V23" name="B5R1AK3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="23">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar perempuan yang berumur  kurang dari 10 tahun</labl>
            <location StartPos="55" EndPos="55" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V24" name="B5R1AK4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="24">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar laki-laki yang berumur  kurang dari 10 tahun</labl>
            <location StartPos="56" EndPos="56" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V25" name="B5R1AK5" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="25">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar perempuan yang berumur  kurang dari 10 tahun</labl>
            <location StartPos="57" EndPos="57" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V26" name="B5R1BK2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="26">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar laki-laki yang berumur  10 sampai dengan 14 tahun</labl>
            <location StartPos="58" EndPos="58" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V27" name="B5R1BK3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="27">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar perempuan yang berumur  10 sampai dengan 14 tahun</labl>
            <location StartPos="59" EndPos="59" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V28" name="B5R1BK4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="28">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar laki-laki yang berumur  15 tahun atau lebih</labl>
            <location StartPos="60" EndPos="60" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V29" name="B5R1BK5" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="29">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar perempuan yang berumur  10 sampai dengan 14 tahun</labl>
            <location StartPos="61" EndPos="61" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V30" name="B5R1CK2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="30">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar laki-laki yang berumur  15 tahun atau lebih</labl>
            <location StartPos="62" EndPos="62" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="7"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">7</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V31" name="B5R1CK3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="31">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar perempuan yang berumur  15 tahun atau lebih</labl>
            <location StartPos="63" EndPos="63" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V32" name="B5R1CK4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="32">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar laki-laki yang berumur  15 tahun atau lebih</labl>
            <location StartPos="64" EndPos="64" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="1"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">1</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V33" name="B5R1CK5" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="33">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar perempuan yang berumur  15 tahun atau lebih</labl>
            <location StartPos="65" EndPos="65" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="1"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">1</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V34" name="B5R1JK2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="34">
            <labl>Jumlah pekerja dibayar laki-laki menurut kelompok umur</labl>
            <location StartPos="66" EndPos="66" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="7"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">7</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V35" name="B5R1JK3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="35">
            <labl>Jumlah pekerja dibayar perempuan menurut kelompok umur</labl>
            <location StartPos="67" EndPos="67" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.


Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V36" name="B5R1JK4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="36">
            <labl>Jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki menurut kelompok umur</labl>
            <location StartPos="68" EndPos="68" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="1"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">1</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V37" name="B5R1JK5" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="37">
            <labl>Jumlah pekerja tidak dibayar perempuan menurut kelompok umur</labl>
            <location StartPos="69" EndPos="69" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="1"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">1</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V38" name="B5R2AK2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="38">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar laki-laki dengan tingkat pendidikan tidak tamat SD</labl>
            <location StartPos="70" EndPos="70" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V39" name="B5R2AK3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="39">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar perempuan dengan tingkat pendidikan tidak tamat SD</labl>
            <location StartPos="71" EndPos="71" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V40" name="B5R2AK4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="40">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar laki-laki dengan tingkat pendidikan tidak tamat SD</labl>
            <location StartPos="72" EndPos="72" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="1"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">1</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V41" name="B5R2AK5" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="41">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar perempuan dengan tingkat pendidikan tidak tamat SD</labl>
            <location StartPos="73" EndPos="73" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V42" name="B5R2BK2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="42">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar laki-laki dengan tingkat pendidikan tamat SD</labl>
            <location StartPos="74" EndPos="74" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V43" name="B5R2BK3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="43">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar perempuan dengan tingkat pendidikan tamat SD</labl>
            <location StartPos="75" EndPos="75" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V44" name="B5R2BK4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="44">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar laki-laki dengan tingkat pendidikan tamat SD</labl>
            <location StartPos="76" EndPos="76" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="1"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">1</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V45" name="B5R2BK5" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="45">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar perempuan dengan tingkat pendidikan tamat SD</labl>
            <location StartPos="77" EndPos="77" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="1"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">1</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V46" name="B5R2CK2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="46">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar laki-laki dengan tingkat pendidikan tamat SMTP</labl>
            <location StartPos="78" EndPos="78" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="7"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">7</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V47" name="B5R2CK3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="47">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar perempuan dengan tingkat pendidikan tamat SMTP</labl>
            <location StartPos="79" EndPos="79" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V48" name="B5R2CK4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="48">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar laki-laki dengan tingkat pendidikan tamat SMTP</labl>
            <location StartPos="80" EndPos="80" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="1"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">1</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V49" name="B5R2CK5" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="49">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar perempuan dengan tingkat pendidikan tamat SMTP</labl>
            <location StartPos="81" EndPos="81" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="1"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">1</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V50" name="B5R2DK2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="50">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar laki-laki dengan tingkat pendidikan tamat SMTA/Diploma I/II</labl>
            <location StartPos="82" EndPos="82" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V51" name="B5R2DK3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="51">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar perempuan dengan tingkat pendidikan tamat SMTA/Diploma I/II</labl>
            <location StartPos="83" EndPos="83" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V52" name="B5R2DK4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="52">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar laki-laki dengan tingkat pendidikan tamat SMTA/Diploma I/II</labl>
            <location StartPos="84" EndPos="84" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="1"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">1</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V53" name="B5R2DK5" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="53">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar perempuan dengan tingkat pendidikan tamat SMTA/Diploma I/II</labl>
            <location StartPos="85" EndPos="85" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V54" name="B5R2EK2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="54">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar laki-laki dengan tingkat pendidikan Sarjana Muda/Diploma III</labl>
            <location StartPos="86" EndPos="86" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V55" name="B5R2EK3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="55">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar perempuan dengan tingkat pendidikan Sarjana Muda/Diploma III</labl>
            <location StartPos="87" EndPos="87" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V56" name="B5R2EK4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="56">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar laki-laki dengan tingkat pendidikan Sarjana Muda/Diploma III</labl>
            <location StartPos="88" EndPos="88" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V57" name="B5R2EK5" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="57">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar perempuan dengan tingkat pendidikan tamat SMTA/Diploma I/II</labl>
            <location StartPos="89" EndPos="89" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V58" name="B5R2FK2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="58">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar laki-laki dengan tingkat pendidikan Sarjana (S1) atau lebih</labl>
            <location StartPos="90" EndPos="90" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V59" name="B5R2FK3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="59">
            <labl>Banyaknya pekerja dibayar perempuan dengan tingkat pendidikan Sarjana (S1) atau lebih</labl>
            <location StartPos="91" EndPos="91" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V60" name="B5R2FK4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="60">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar laki-laki dengan tingkat pendidikan Sarjana (S1) atau lebih</labl>
            <location StartPos="92" EndPos="92" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V61" name="B5R2FK5" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="61">
            <labl>Banyaknya pekerja tidak dibayar perempuan dengan tingkat pendidikan Sarjana (S1) atau lebih</labl>
            <location StartPos="93" EndPos="93" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V62" name="B5R2JK2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="62">
            <labl>Jumlah pekerja dibayar laki-laki menurut tingkat pendididkan</labl>
            <location StartPos="94" EndPos="94" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="7"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">7</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V63" name="B5R2JK3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="63">
            <labl>Jumlah pekerja dibayar perempuan menurut tingkat pendididkan</labl>
            <location StartPos="95" EndPos="95" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan dibayar adalah semua pekerja yang biasanya bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat upah/gaji dan tunjangan lainnya dari perusahaan/usaha tersebut, baik berupa uang maupun barang.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V64" name="B5R2JK4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="64">
            <labl>Jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki menurut tingkat pendididkan</labl>
            <location StartPos="96" EndPos="96" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="1"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">1</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V65" name="B5R2JK5" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="65">
            <labl>Jumlah pekerja tidak dibayar perempuan menurut tingkat pendididkan</labl>
            <location StartPos="97" EndPos="97" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="1"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">1</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja/karyawan tidak dibayar adalah pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja tidak dibayar baik pekerja keluarga maupun pekerja training yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja normal yang biasa di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.
Jam kerja normal adalah total jam kerja usaha tersebut dalam satu minggu.

Termasuk pengusaha dan penghitungan pada saat pencacahan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V66" name="B5R3AK2" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="66">
            <labl>Upah/gaji pekerja dibayar laki-laki selama bulan Nopember 1998</labl>
            <location StartPos="98" EndPos="103" width="6" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="875000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">875000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi upah yang dibayar selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Upah/gaji adalah balas jasa perusahaan untuk pekerja/karyawan, sebelum dikurangi pajak baik dalam bentuk uang maupun barang. Perkiraan sewa rumah dinas, fasilitas kendaraan dan sejenisnya dimasukkan dalam upah dan gaji walaupun tidak tertulis dalam neraca (catatan) perusahaan.
Catatan : Upah/gaji yang sudah seharusnya dikeluarkan tetapi belum dibayarkan, tetap dimasukkan di rincian upah/gaji.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V67" name="B5R3AK3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="67">
            <labl>Upah/gaji pekerja dibayar perempuan selama bulan Nopember 1998</labl>
            <location StartPos="104" EndPos="104" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi upah yang dibayar selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Upah/gaji adalah balas jasa perusahaan untuk pekerja/karyawan, sebelum dikurangi pajak baik dalam bentuk uang maupun barang. Perkiraan sewa rumah dinas, fasilitas kendaraan dan sejenisnya dimasukkan dalam upah dan gaji walaupun tidak tertulis dalam neraca (catatan) perusahaan.
Catatan : Upah/gaji yang sudah seharusnya dikeluarkan tetapi belum dibayarkan, tetap dimasukkan di rincian upah/gaji.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V68" name="B5R3AK4" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="68">
            <labl>Jumlah upah/gaji pekerja dibayar selama bulan Nopember 1998</labl>
            <location StartPos="105" EndPos="110" width="6" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="875000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">875000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi upah yang dibayar selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Upah/gaji adalah balas jasa perusahaan untuk pekerja/karyawan, sebelum dikurangi pajak baik dalam bentuk uang maupun barang. Perkiraan sewa rumah dinas, fasilitas kendaraan dan sejenisnya dimasukkan dalam upah dan gaji walaupun tidak tertulis dalam neraca (catatan) perusahaan.
Catatan : Upah/gaji yang sudah seharusnya dikeluarkan tetapi belum dibayarkan, tetap dimasukkan di rincian upah/gaji.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V69" name="B5R3BK2" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="69">
            <labl>Upah lembur, hadiah, bonus, dan sebagainya pekerja dibayar laki-laki selama bulan Nopember 1998</labl>
            <location StartPos="111" EndPos="116" width="6" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="175000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">175000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi upah yang dibayar selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Upah lembur adalah upah yang diberikan/dibayarkan kepada pekerja/karyawan yang bekerja di luar jam kerja biasa.
Hadiah adalah pengeluaran perusahaan/usaha berupa uang dan atau barang yang diberikan kepada pekerja/karyawan. Oleh karena pengeluaran untuk hadiah ini sifatnya hanyalah sewaktu-waktu saja, maka pengeluaran selama sebulan untuk hadiah diperoleh dengan menjumlahkan pengeluaran untuk setahun dibagi 12.
Bonus adalah sesuatu yang diberikan perusahaan/usaha kepada pekerja/karyawan dalam bentuk uang atau barang yang biasanya dibayarkan setahun sekali, oleh karenanya untuk mengetahui besarnya bonus dalam sebulan terlebih dulu dibagi 12.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V70" name="B5R3BK3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="70">
            <labl>Upah lembur, hadiah, bonus, dan sebagainya pekerja dibayar perempuan selama bulan Nopember 1998</labl>
            <location StartPos="117" EndPos="117" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi upah yang dibayar selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Upah lembur adalah upah yang diberikan/dibayarkan kepada pekerja/karyawan yang bekerja di luar jam kerja biasa.
Hadiah adalah pengeluaran perusahaan/usaha berupa uang dan atau barang yang diberikan kepada pekerja/karyawan. Oleh karena pengeluaran untuk hadiah ini sifatnya hanyalah sewaktu-waktu saja, maka pengeluaran selama sebulan untuk hadiah diperoleh dengan menjumlahkan pengeluaran untuk setahun dibagi 12.
Bonus adalah sesuatu yang diberikan perusahaan/usaha kepada pekerja/karyawan dalam bentuk uang atau barang yang biasanya dibayarkan setahun sekali, oleh karenanya untuk mengetahui besarnya bonus dalam sebulan terlebih dulu dibagi 12.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V71" name="B5R3BK4" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="71">
            <labl>Jumlah upah lembur, hadiah, bonus, dan sebagainya pekerja dibayar selama bulan Nopember 1998</labl>
            <location StartPos="118" EndPos="123" width="6" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="175000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">175000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi upah yang dibayar selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Upah lembur adalah upah yang diberikan/dibayarkan kepada pekerja/karyawan yang bekerja di luar jam kerja biasa.
Hadiah adalah pengeluaran perusahaan/usaha berupa uang dan atau barang yang diberikan kepada pekerja/karyawan. Oleh karena pengeluaran untuk hadiah ini sifatnya hanyalah sewaktu-waktu saja, maka pengeluaran selama sebulan untuk hadiah diperoleh dengan menjumlahkan pengeluaran untuk setahun dibagi 12.
Bonus adalah sesuatu yang diberikan perusahaan/usaha kepada pekerja/karyawan dalam bentuk uang atau barang yang biasanya dibayarkan setahun sekali, oleh karenanya untuk mengetahui besarnya bonus dalam sebulan terlebih dulu dibagi 12.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V72" name="B5R3JK2" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="72">
            <labl>Jumlah balas jasa pekerja dibayar laki-laki selama bulan Nopember 1998</labl>
            <location StartPos="124" EndPos="130" width="7" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="1050000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">1050000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi upah yang dibayar selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V73" name="B5R3JK3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="73">
            <labl>Jumlah balas jasa pekerja dibayar perempuan selama bulan Nopember 1998</labl>
            <location StartPos="131" EndPos="131" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi upah yang dibayar selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V74" name="B5R3JK4" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="74">
            <labl>Jumlah balas jasa seluruh pekerja dibayar selama bulan Nopember 1998</labl>
            <location StartPos="132" EndPos="138" width="7" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="1050000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">1050000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi upah yang dibayar selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V75" name="B6RA1" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="75">
            <labl>Biaya/pengeluaran khusus</labl>
            <location StartPos="139" EndPos="146" width="8" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="10050000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">10050000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Biaya/pengeluaran khusus adalah biaya/pengeluaran khusus yang dibutuhkan perusahaan/usalia yang berkaitan langsung dengan proses produksi barang/jasa.
Biaya/pengeluaran khusus ini spesifik untuk setiap usaha:

Sektor Pertambangan Rakyat: 
Biaya yang dikeluarkan untuk penggunaan bahan peledak dan atau bahan penyundut, bahan bakar dan pelumas, serta biaya pemulihan/mempertahankan tata lingkungan
(pengupasan, pengikisan, penanaman dan tata air).

Sektor Industri Kecil dan Kerajinan Rumahtangga : 
Biaya bahan baku dan penolong yang
digunakan perusahaan/usaha (yang melekat padaproduksi).

Sektor Listrik Non PLN ; 
Biaya pemakaian bahan bakar dan pelumas untuk memproduksi energi listrik.

Sektor Konstruksi: 
Biaya bahan bangunan yang digunakan.

Sektor Perdagangan, Rumah Makan dan Akomodasi:
Untuk Perdagangan Besar dan Eceran
• Nilai pembelian barang dagangan yang terjual.
Untuk Rumah Makan
• Nilai pembelian bahan makanan/minuman diolah; dan pembelian makanan/minuman jadi yang terjual.
Untuk Jasa Akomodasi
- Biaya pembelian tekstil, barang dari tekstil dan bahan pembersih dari kimia yang digunakan.

Sektor Angkutan, Pergudangan, dan Komunikasi:
Untuk Angkutan Darat
- Setoran atau kontrak atas penggunaan kendaraan (untuk KKKP 7122,7125, 7126, 7127).
Jika penggunaan kendaraan didasarkan atas kontrak untuk jangka waktu tertentu, yang dimasukkan adalah biaya sebulan, sedangkan biaya bahan bakar dan pelumas diisikan ke blok biaya umum. 
- Sewa lahan parkir(KKKP7151)
Untuk angkutan air
- Biaya pelayanan di pelabuhan (yang meliputi biaya labuh dan tambat, biaya dermaga, biaya bongkar muat, biaya pelayanan kapal dan biaya penumpukan barang di pelabuhan (untuk KKKP 7217, 7218,7221 dan 7222)
Untuk jasa penunjang angkutan lainnya
- Biaya pengurusan pengepakan dan pengiriman barang (untuk KKKP 7412)
Untuk pergudangan
- Sewa gudang (KKKP7423)
Untuk Komunikasi
- Pembayaran atas pulsa yang terjual kepada PT. Telkom, PT. Ratelindo, PT. Indosat
(kios pon/wartel/TUT/KKKP 7522),
- Pembelian benda-benda pos dan meterai (unit pelayanan pos/KKKP 7514).
- Nilai pengurusan dan pengiriman barang (perusahaan jasa titipan/jasa kurir/ KKKP7513)

Sektor Lembaga keuangan :
Untuk Koperasi simpan pinjam dan Kredit union/rentenir: Bunga yang dibayar.
Untuk jasa penunjang asuransi: —
Untuk Pedagang valuta asing: Harga pokok penjualan.
Harga pokok penjualan adalah biaya pembelian dari barang dagang yang terjual.
Harga pokok penjualan = persediaan awal periode + pembelian dalam suatu periode - persediaan pada akhir periode
Pembelian adalah nilai barang dagangan yang dibeli dalam suatu periode.
Persediaan akhir adalah nilai barang dagangan yang tersedia pada akhir periode.

Sektor Jasa-jasa:
Biaya penggunaan peralatan/bahan, tekstil, barang dari tekstil, bahan-bahan pembersih dari kimia, pembelian tanah/rumah yang terjual, pembelian dari obat yang terjual, dsb.

Penjelasan
- Untuk biaya yang sifatnya tahunan/yang dikeluarkan setahun sekali, maka besarnya biaya selama bulan Nopember 1998 adalah biaya setahun tersebut dibagi dengan 12 (dua belas).
- Untuk biaya-biaya bahan yang penggunaannya lebih dari 1 bulan, maka besarnya biaya selama bulan Nopember 1998 adalah biaya tersebut dibagi dengan bulan penggunaannya.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V76" name="B6RA2" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="76">
            <labl>Biaya angkutan membeli dan menjual barang dagangan</labl>
            <location StartPos="147" EndPos="151" width="5" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="50000"/>
            </valrng>
            <universe>Rincian ini khusus ditanyakan untuk usaha perdagangan besar dan eceran.</universe>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">50000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Biaya/pengeluaran khusus adalah biaya/pengeluaran khusus yang dibutuhkan perusahaan/usalia yang berkaitan langsung dengan proses produksi barang/jasa.
Biaya/pengeluaran khusus ini spesifik untuk setiap usaha:

Sektor Perdagangan, Rumah Makan dan Akomodasi:
Untuk Perdagangan Besar dan Eceran
• Nilai pembelian barang dagangan yang terjual.
Untuk Rumah Makan
• Nilai pembelian bahan makanan/minuman diolah; dan pembelian makanan/minuman jadi yang terjual.
Untuk Jasa Akomodasi
- Biaya pembelian tekstil, barang dari tekstil dan bahan pembersih dari kimia yang digunakan.

Penjelasan
- Untuk biaya yang sifatnya tahunan/yang dikeluarkan setahun sekali, maka besarnya biaya selama bulan Nopember 1998 adalah biaya setahun tersebut dibagi dengan 12 (dua belas).
- Untuk biaya-biaya bahan yang penggunaannya lebih dari 1 bulan, maka besarnya biaya selama bulan Nopember 1998 adalah biaya tersebut dibagi dengan bulan penggunaannya.

Bila angkutan disediakan gratis oleh penjual maka besarnya biaya angkut tidak perlu diperkirakan.
Bila barang dagangan diangkut sendiri oleh kendaraan milik usaha maka besarnya perkiraan biaya angkut adalah sama dengan perkiraan nilai bensin/solar dan biaya lainnya yang telah dikeluarkan untuk mengangkut barang dagangan.
Bila barang dagangan diangkut sendiri oleh kendaraan bukan milik usaha maka besarnya perkiraan biaya angkutan adalah sama dengan biaya angkutan yang dikeluarkan bila menggunakan/sewa angkutan umum.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V77" name="B6RAJ" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="77">
            <labl>Jumlah biaya/pengeluaran khusus</labl>
            <location StartPos="152" EndPos="159" width="8" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="10050000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">10050000</sumStat>
            <txt>Adalah biaya/pengeluaran khusus + biaya angkutan membeli dan menjual barang dagangan.</txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V78" name="B6RB1" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="78">
            <labl>Biaya bahan bakar dan pelumas</labl>
            <location StartPos="160" EndPos="164" width="5" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="61000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">61000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Biaya ini merupakan nilai seluruh pemakaian bahan bakar dan minyak pelumas alat transpor maupun mesin pembangkit tenaga listrik dan sebagainya untuk keperluan perusahaan/usaha selama sebulan yang lalu.
Khusus untuk sektor perdagangan, biaya bahan bakar yang telah dikeluarkan untuk membeli dan menjual barang dagangan oleh angkutan milik usaha tidak dimasukkan disini.
Yang termasuk bahan bakar dan pelumas adalah bensin, solar, minyak diesel/minyak bakar, minyak tanah, Elpiji (LPG), Batubara/kokas, kayu bakar, arang, bahan bakar lainnya dan pelumas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V79" name="B6RB2" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="79">
            <labl>Biaya listrik</labl>
            <location StartPos="165" EndPos="169" width="5" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="65000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">65000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Biaya listrik merupakan nilai seluruh pemakaian listrik, untuk penerangan, menjalankan mesin, mencuci dan keperluan lain yang dibeli selama sebulan yang lalu.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V80" name="B6RB3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="80">
            <labl>Biaya gas kota</labl>
            <location StartPos="170" EndPos="170" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Gas kota yang dimaksud di sini adalah gas kota yang digunakan untuk bahan bakar selama sebulan yang lalu.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V81" name="B6RB4" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="81">
            <labl>Biaya air</labl>
            <location StartPos="171" EndPos="174" width="4" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="7500"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">7500</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Pemakaian air adalah air yang dibeli dari perusahaan air minum/badan pengelola air minum ataupun dari pihak lain. Biaya pemakaian air ini tidak termasuk pengeluaran untuk mengairi sawah, ladang, atau kebun selama sebulan yang lalu.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V82" name="B6RB5" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="82">
            <labl>Biaya bahan lainnya</labl>
            <location StartPos="175" EndPos="179" width="5" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="80000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">80000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Biaya ini merupakan nilai seluruh pemakaian suku cadang, bahan untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal, alat tulis dan keperluan kantor, kemasan dan bahan pembungkus/pengepak, alat-alat kerja yang umur penggunaannya kurang dari satu tahun dan lainnya yang sejenis selama sebulan yang lalu.
Alat tulis dan keperluan kantor adalah semua alat tulis dan keperluan kantor yang habis dipakai seperti kertas, spidol, pensil, tinta, karbon, pita mesin tik, map dan kapur.
Bahan Pembungkus adalah segala bahan yang digunakan untuk pembungkus dan pengikat produk yang dihasilkan/barang dagangan yang dijual, seperti daun, kertas pembungkus, kantong plastik, dan tali.
Alat-alat kerja yang umur penggunaannya kurang dari satu tahun, seperti: ember dan ayakan pasir.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V83" name="B6RB6" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="83">
            <labl>Biaya pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal</labl>
            <location StartPos="180" EndPos="184" width="5" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="60000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">60000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Biaya ini terdiri dari dua jenis, yaitu biaya perbaikan kecil barang modal yang dilakukan oleh perusahaan/usaha ini sendiri (secara rutin) dan perbaikan kecil barang modal yang dilakukan oleh pihak lain dan bukan dalam rangka pembentukan modal.
a. Biaya ini merupakan pengeluaran rutin untuk memelihara atau memperbaiki barang modal agar tetap dapat bekerja (berfungsi) seperti biasanya tanpa menambah kapasitas atau umur, dan tidak merubah bentuk barang modal.
Contoh:
1. Biaya perbaikan kerusakan dan penggantian suku cadang barang modal yang sudah aus.
2. Biaya pengecatan bangunan, penggantian genteng atau kaca yang pecah dari bangunan tempat usaha.
b. Biaya untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal yang dilakukan oleh pihak lain ada tiga kemungkinan:
1. Suku cadang dibeli dan pemasangan dilakukan oleh perusahaan/usaha ini, maka pengeluaran untuk pembelian suku cadang dimasukkan dalam biaya suku cadang
2. Kalau suku cadang dibeli oleh perusahaan/usaha sendiri dan pemasangannya dilakukan oleh pihak lain, maka pengeluaran untuk pembelian suku cadang dimasukkan biaya suku cadang, sedangkan biaya pemasangannya dimasukkan dalam biaya pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.
3. Kalau pembelian suku cadang dan pemasangannya dilakukan pihak lain dimasukkan dalam biaya pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.
Contoh : Biaya perbaikan kerusakan dan penggantian suku cadang barang modal yang sudah aus yang dikerjakan pihak lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V84" name="B6RB7" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="84">
            <labl>Biaya sewa mesin dan alat perlengkapan, kendaraan, sewa bangunan/ konstruksi, dan barang modal lainnya</labl>
            <location StartPos="185" EndPos="185" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Biaya sewa mesin dan alat perlengkapan, kendaraan, sewa bangunan/konstruksi, dan barang modal lainnya adalah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan/usaha atas penggunaan peralatan/perlehgkapan, bangunan/konstruksi dan barang modal lainnya milik pihak lain. Apabila besarnya biaya sewa merupakan biaya sewa untuk setahun, maka untuk mengetahui biaya sewa sebulan dengan membagi 12.
Apabila bangunan/konstruksi digunakan untuk kegiatan usaha dan rumah tangga, maka besarnya sewa untuk bangunan/konstruksi yang ditulis hanya sewa bangunan/konstruksi yang digunakan untuk usaha dan tidak termasuk untuk kegiatan rumahtangga.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V85" name="B6RB8" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="85">
            <labl>Biaya pekerjaan yang diborongkan kepada pihak lain dan bukan aktifitas pembentukan modal</labl>
            <location StartPos="186" EndPos="186" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Biaya ini merupakan seluruh biaya yang dibayar oleh perusahaan/usaha kepada pihak lain atau pemborong untuk suatu pekerjaan yang merupakan bagian dari proses produksi/kegiatan dengan perjanjian yang disetujui bersama, dan bukan dalam rangka pembentukan modal tetap. Hubungan
antara perusahaan/usaha dengan pemborong adalah bukan hubungan majikan dengan buruh/karyawan.
Contoh;
a. Biaya untuk jasa industri yaitu biaya yang dikeluarkan untuk pekerjaan pengolahan yang dilakukan oleh pihak lain dan atau biaya yang dikeluarkan untuk pekerjaan pengangkutan yang dilakukan oleh pihak lain.
b. Biaya untukjasa pertambangan.
c. Biaya untuk jasaperdagangan, seperti komisi dan 'fee' dari suatu kontrak.
d. Biaya untuk pekerjaan dari proyek yang diborongkan pada kontraktor lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V86" name="B6RB9" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="86">
            <labl>Biaya angkutan/pengiriman, pos dan telekomunikasi</labl>
            <location StartPos="187" EndPos="192" width="6" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="160000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">160000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Biaya ini merupakan seluruh biaya yang dikeluarkan atas penggunaan jasa angkutan/pengiriman, pos dan telekomunikasi, seperti: pengiriman surat/paket, telepon, telegram dan teleks.
Khusus untuk usaha perdagangan besar dan eceran, biaya yang ditulis hanya biaya untuk pos, telekomunikasi dan biaya angkutan selain untuk membeli dan menjual barang dagangan. Biaya angkutan untuk membeli dan menjual barang dagangan, khusus untuk usaha perdagangan besar dan eceran dimasukkan di rincian 2 Blok VIA]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V87" name="B6RB10" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="87">
            <labl>Biaya bunga atas pinjaman</labl>
            <location StartPos="193" EndPos="193" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <universe>Kecuali untuk usaha koperasi simpan pinjam dan kredit union/rentenir</universe>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Pengeluaran ini merupakan seluruh biaya yang dikeluarkan perusahaan/usaha untuk pembayaran bunga atas modal pinjaman selama sebulan yang lalu (kecuali untuk sektor konstruksi selama setahun yang lalu).
Khusus untuk usaha koperasi simpan pinjam dan kredit union/rentenir, pengeluaran untuk bunga atas pinjaman tidak dimasukkan disini tetapi di Blok VIA rincian 1.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V88" name="B6RB11" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="88">
            <labl>Biaya deviden</labl>
            <location StartPos="194" EndPos="194" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Pengeluaran ini merupakan seluruh pengeluaran yang dikeluarkan perusahaan/usahadalam rangka pembagian keuntungan yang diperoleh selama sebulan yang lalu (kecuali untuk sektor konstruksi selama setahun yang lalu)]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V89" name="B6RB12" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="89">
            <labl>Biaya royalti</labl>
            <location StartPos="195" EndPos="195" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Biaya ini merupakan seluruh biaya yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas penggunaan merek dagang/hak patent/resep masakan pihak lain selama sebulan yang lalu (kecuali untuk sektor konstruksi selama setahun yang lalu).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V90" name="B6RB13" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="90">
            <labl>Biaya sewa tanah</labl>
            <location StartPos="196" EndPos="196" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Biaya ini merupakan seluruh biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan/usaha atas penggunaan tanah milik pihak lain selama sebulan yang lalu.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V91" name="B6RB14" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="91">
            <labl>Biaya pajak tak langsung</labl>
            <location StartPos="197" EndPos="201" width="5" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="30000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">30000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Pajak tak langsung adalah pajak yang dikenakan pada konsumen melalui produsen terhadap pembelian barang/jasa, misalnya: pajak pertambahan nilai barang dan jasa,pajak bumi dan bangunan, pajak kendaraan (STNK), bea masuk dan cukai, pajak ekspor, pajak hiburan dan retribusi. Apabila besarnya pajak tak langsung diketahui dalam setahun, maka untuk mengetahui besarnya pajak tak langsung dalam sebulan yaitu dengan membagi 12 (kecuali untuk sektor konstruksi tidak dibagi dengan 12).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V92" name="B6RB15" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="92">
            <labl>Biaya lainnya</labl>
            <location StartPos="202" EndPos="206" width="5" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="20000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">20000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Biaya ini merupakan seluruh biaya selain yang tercantum dalam butir 1s.d 14 yang dikeluarkan oleh perusahaan/usaha untuk kelancaran dan menunjang kegiatan usaha ini, seperti: akuntan/konsultan, asuransi kerugian, promosi/iklan, komisi, biaya bank selain bunga dan sebagainya.
Biaya akuntan/notaris adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan/usaha kepada akuntan, seperti: biaya penyusunan sistem dan pelaksanaan pembukuan, biaya pemeriksaan pembukuan dan penyusunan laporan, biaya pembuatan surat perjanjian dan akte.
Biaya untuk asuransi kerugian adalah premi yang dibayarkan oleh perusahaan/usaha kepada perusahaan asuransi atas barang yang diasuransikan, seperti: asuransi kebakaran, asuransi kendaraan dan asuransi barang modal lainnya selama sebulan yang lalu.
Biaya promosi/iklan adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan/usaha, seperti: pemasangan spanduk, papan reklame.
Biaya bank selain bunga, seperti: biaya transfer uang dan biaya operasional lainnya.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V93" name="B6RBJ" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="93">
            <labl>Jumlah Biaya/Pengeluaran Umum</labl>
            <location StartPos="207" EndPos="212" width="6" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="5600" max="258750"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">5600</sumStat>
            <sumStat type="max">258750</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Merupakan penjumlahan dari seluruh biaya umum]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V94" name="B6RABJ" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="94">
            <labl>Jumlah Biaya/Pengeluaran Khusus dan Umum</labl>
            <location StartPos="213" EndPos="220" width="8" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="8900" max="10308750"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">8900</sumStat>
            <sumStat type="max">10308750</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi biaya yang dikeluarkan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V95" name="B7RA" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="95">
            <labl>Nilai Produksi / Omset / Pendapatan</labl>
            <location StartPos="221" EndPos="228" width="8" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="80000" max="17625000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">80000</sumStat>
            <sumStat type="max">17625000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi adalah nilai pekerjaan konstruksi yang telah diselesaikan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Nilai produksi/Omset/Pendapatan meliputi:

1) Pertambangan Rakyat: Nilai barang-barang hasil pertambangan/penggalian yang siap untuk dijual. Dalam hal ini tidak termasuk stok awal dan barang tarnbang/galian yang dibeli dari pihak lain.

2) Industri Kecil dan Kerajinan Rumah tangga : Nilai produksi dari barang yang dihasilkan oleh
suatu usaha industri selama bulan Nopember 1998, baik produksi utama, sampingan maupun ikutan. Termasuk dalam produksi adalah barang yang telah siap untuk dipasarkan dan barang yang masih dalam proses (setengah jadi). Semua barang hasil produksi harus dinilai walaupun belum terjual, sudah terjual tetapi pembayarannya belum lunas, dikonsumsi sendiri, dihadiahkan, dsb.

3) Sektor Listrik Non PLN : Nilai tenaga listrik yang telah dijual/disalurkan kepada para pelanggan.
Ketenagalistrikan oleh listrik non PLN adalah usaha pembangkitan, transmisi tenaga dan
penyaluran/pendistribusian tenaga listrik, yang dikelola oleh perusahaan/usaha non PLN untuk  keperluan rumah tangga dan lainnya.

4) Sektor Konstruksi: Nilai pekerjaan konstruksi yang benar-benartelah dikerjakan/diselesaikan secara fisik oleh perusahaan/usaha/pihak pemborong berdasarkan surat perjanjian atau perintah kerja antara pemilik dengan perusahaan/usaha/pemborong selama setahun yang lalu.

5) Sektor Perdagangan, Rumah Makan dan Jasa Akomodasi: 
Omset untuk usaha perdagangan adalah seluruh nilai dari barang dagangan yang terjual selama bulan Nopember 1998.
Misalnya suatu usaha perdagangan mempunyai usaha sampingan foto copy, maka seluruh jasa foto copy tersebut tidak dimasukkan disini, tetapi dimasukkan pada Blok VII.B. Begitu pula komisi yang diterima dari kegiatan menjual barang titipan,suatu usaha perdagangan dimasukkan pada BlokVII.B.
Omset usaha rumah makan adalah seluruh nilai dari makanan dan minuman yang terjual.
Pendapatan usaha jasa akomodasi adalah semuapendapatan dari kamaryang dihuni.

6) Sektor Angkutan, Pergudangan dan Komunikasi:
Pendapatan perusahaan/usaha angkutan adalah pendapatan dari ongkos mengangkut penumpang dan atau barang.

Pendapatan perusahaan/usaha jasa penunjang angkutan adalah penerimaan dari jasa yang seharusnya diterima sesuai dengan jenis kegiatannya , misalnya agen perjalanan berupa komisi penjualan tiket, perparkiran/penitipan kendaraan berupa pendapatan dari pembayaran parkir kendaraan.

Pendapatan perusahaan/usaha keagenan adalah penerimaan komisi dari penjualan tiket/karcis pesawat, bis maupun kereta api dari agen penjualan yang tidak berbadan hukum.

Pendapatan perusahaan/usaha pengiriman dan pengepakan adalah penerimaan dari pengurusan, pengepakan, dan pengiriman barang, meliputi pendapatan yang diperhitungkan mulai dari barang dijemput dari alamat pemilik, pengepakan, hingga barang tiba di alamat penerima (door to door sevice).

Pendapatan perusahaan/usaha pergudangan adalah penerimaan dari penyewaan gudang.

Pendapatan perusahaan/usaha jasa titipan adalah penerimaan dari pengurusan dan pengiriman barang yang meliputi pendapatan mulai dari pengambilan barang dari alamat pemilik hingga barang tiba di alamat penerima (door to door service).Termasuk juga disini jasa kurir swasta tidak berbadan hukum.

Pendapatan perusahaan/usaha unit pelayanan pos adalah penerimaan dari penjualan perangko, materai dan benda-benda pos lainnya yang berkaitan dengan pengiriman surat dan sejenisnya.

Pendapatan perusahaan/usaha wartel/kios pon adalah penerimaan atas pemakaian pulsa.

7) Sektor Lembaga Keuangan:
Pendapatan jasa penunjang asuransi adalah semua penerimaan yang merupakan hasil dari kegiatan jasa penunjang asuransi, seperti komisi.

Pendapatan pedagang valuta asing adalah nilai seluruh penjualan mata uang asing.

Pendapatan koperasi simpan pinjam adalah penerimaan bunga.

Pendapatan kredit union/rentenir adalah penerimaan bunga.

8) Sektor Jasa-Jasa
Pendapatan jasa Dokter, Mantri, Tabib adalah penerimaan dari jasa konsultasi/perawatan yang diberikan.

Pendapatan jasa Bidan, Klinik adalah penerimaan dari jasa konsultasi, rawat nginap. dsb yang diberikan.

Pendapatan jasa Kebersihan Lingkunganadalah penerimaan dari jasa kebersihan taman, pasar, kampung yang diberikan.

Pendapatan jasa Kebersihan Rumahtanggaadalah penerimaan dari jasa kebersihan rumahtangga yang diberikan.

Pendapatan jasa Kesenian & Hiburan Tradisional adalah penerimaan dari jasa pertunjukan ludruk, lenong, wayang orang yang diberikan.

Pendapatan jasa Kolam Renang, Bilyard adalah penerimaan dari jasa olahraga yang diberikan.

Pendapatan jasa tempat rekreasi, kolam pancing, gelanggang permainan,obyek wisata sejarah, pemandian adalah penerimaan dari jasa rekreasi yang diberikan.

Pendapatan jasa Reparasi Kendaraan Bermotor adalah penerimaan dari jasa perbaikan mobil, perbaikan sepeda motor yang diberikan.

Pendapatan jasa Pemangkas Rambut adalah penerimaan dari jasa pangkas rambut,cukur kumis dan janggut, pijat yang diberikan.

Pendapatan jasa Penjahit Pakaian adalah penerimaan dari jasa pembuatan baju lengan pendek, pembuatan rok, pembuatan kebaya yang diberikan.

Pendapatan jasa Periklanan adalah penerimaan dari jasa pembuatan iklan, desain iklan yang
diberikan.

Pendapatan jasa Persewaan Mesin adalah penerimaan dari jasa persewaan mesin foto copy, persewaan mobil, gedung, alat pesta yang diberikan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V96" name="B7RB" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="96">
            <labl>Pendapatan Lain Yang Berkaitan Dengan Usaha</labl>
            <location StartPos="229" EndPos="229" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi adalah nilai pekerjaan konstruksi yang telah diselesaikan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).

Kegiatan lain adalah kegiatan yang masih merupakan satu kesatuan usaha dan bukan merupakan kegiatan utama.

Contoh :
a) Sektor Pertambangan Rakyat
- penerimaan dari jasa-jasa pertambangan,
- keuntungan dari penjualan bahan tambang/galian yang dibeli dalam bentuk yang sama pada saat bahan tambang/galian tersebut dijual,
- keuntungan dari penjualan barang-barang lain (selain bahan tambang/galian) yang dibeli dalam bentuk yang sama pada saat barang tersebut dijual,
- pendapatan bruto dari menyewakan gedung, mesin-mesin dan lain-lain.

b) Sektor Industri Kecil dan Kerajinan Rumah tangga
1. Keuntungan yang diperoleh dari barang-barang yang dijual dalam bentuk yang sama seperti waktu dibeli (tanpa mengalami perubahan bentuk).
Contoh:
Untuk kebutuhan bahan bakar, suatu pabrik pada awal tahun membeli bensin dengan jumlah besar.
Karena dirasakan berlebih, pada bulan Nopember, sebagian bensin tersebut kemudian dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi dari harga belinya. Dari kegiatan tersebut pengusaha mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan bensin.
2. Pendapatan dari kegiatan/sektor lainnya (selain dari kegiatan industri terpilih) yang masih ada kaitannya dengan usaha industri yang bersangkutan. Misalnya:
a. Pendapatan dari sewa alat/bangunan milik usaha adalah pendapatan yang diterima dari
alat/mesin dan bangunan yang disewakan/kontrakan pada pihak lain.
Contoh: Sewa mesin dan sewa bangunan.
b. Pendapatan lainnya adalah pendapatan selain rincian diatas yang betul-betul hasil kegiatan usaha dari industri terpilih.
Contoh: Keuntungan dari usaha foto copy milik usaha industri kerajinan rumahtangga.

c) Sektor Listrik Non PLN
- Penerimaan dari jasa-jasa kelistrikan
- Keuntungan dari penjualan listrik dan barang-barang lainnya yang dibeli dari pihak lain (tidak
dibangkitkan sendiri).
- Pendapatan bruto dari menyewakan gedung, generator (tidak termasuk bahan bakar/biaya input) dsb.

d) Sektor Konstruksi
- Penerimaan dari jasa konstruksi
- Keuntungan dari penjualan barang dalam bentuk yang sama seperti pada saat dibeli
- Pendapatan bruto dari penyewaan alat konstruksi tanpa operator.

e) Sektor Perdagangan, Restoran/Rumah Makan dan Jasa Akomodasi
- Keuntungandari kegiatan foto copy pada usaha perdagangan.
- Keuntungan dari penjualan sabun dan rokok pada usaha rumah makan/minum.
- Sewa ruang sidang untuk usaha akomodasi.

f. Sektor Angkutan, Pergudangan dan Komunikasi
- Keuntungan dari penjualan barang-barang bekas (ban bekas, accu bekas, dll).
- Keuntungan dari penjualan barang-barang yang dijual dalam bentuk yang sama seperti pada waktu dibeli.
Contoh: Keuntungan dari menjual pelumas, suku cadang, yang pembeliannya lebih banyak dibandingkan dengan kebutuhan perusahaan.
- Keuntungan dari kegiatan lain yang  aktifitasnya tercampur dengan kegiatan utama.

g) Sektor Lembaga Keuangan

h) Sektor Jasa-Jasa
- Keuntungan yang diperoleh dari barang-barang yang dijual dalam bentuk yang sama seperti waktu dibeli (tanpa mengalami perubahan bentuk).
- Pendapatan dari kegiatan/sektor lainnya yang masih berkaitan dengan usaha yang bersangkutan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V97" name="B7RC" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="97">
            <labl>Pendapatan dari bunga atas pinjaman/simpanan (selain untuk usaha koperasi simpan pinjam dan kredit union/rentenir), deviden, sewa tanah dan bangunan, royalti/hak cipta dan sejenisnya</labl>
            <location StartPos="230" EndPos="230" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <universe>Selain untuk usaha koperasi simpan pinjam dan kredit union/rentenir.</universe>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Khusus untuk sektor konstruksi adalah nilai pekerjaan konstruksi yang telah diselesaikan selama setahun yang lalu.
Yang dimaksud dengan setahun yang lalu pada survei terintegrasi (VUSI) ini adalah selama 12 bulan kalender yang berakhir pada bulan listing (pendaftaran usaha).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V98" name="B7RJ" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="98">
            <labl>Jumlah seluruh pendapatan</labl>
            <location StartPos="231" EndPos="238" width="8" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="80000" max="17625000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">80000</sumStat>
            <sumStat type="max">17625000</sumStat>
            <txt>Adalah Nilai Produksi /Omset/Pendapatan + Pendapatan Lain Yang Berkaitan Dengan Usaha + Pendapatan dari bunga atas pinjaman/simpanan (selain untuk usaha koperasi simpan pinjam dan kredit union/rentenir), deviden, sewa tanah dan bangunan, royalti/hak cipta dan sejenisnya</txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V99" name="B8R1K3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="99">
            <labl>Pembelian/Penambahan barang modal bekas (tanah)</labl>
            <location StartPos="239" EndPos="239" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Barang modal bekas adalah barang modal yang sudah/pernah digunakan di dalam negeri.
Tanah/lahan baik yang telah digunakan ataupun yang belum pernah digunakan dikategorikan sebagai barang modal bekas.

Tanah adalah lahan yang dibeli untuk kepentingan usaha.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V100" name="B8R1K4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="100">
            <labl>Pembuatan/perbaikan besar barang modal (tanah)</labl>
            <location StartPos="240" EndPos="240" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Nilai perbaikan besar barang modal tetap adalah penambahan/perombakan/pembaharuan sehingga menambah kapasitas/meningkatkan daya kerja atau merubah bentuk serta menambah umur barang modal tersebut. Jumlah pengeluaran untuk perbaikan barang modal nilainya relatif besar, dan sifatnya bukan
merupakan perbaikan rutin. Dengan adanya perbaikan besar barang modal akan mempunyai nilai ekonomis dan nilai guna yang lebih tinggi.

Tanah adalah lahan yang dibeli untuk kepentingan usaha.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V101" name="B8R1K5" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="101">
            <labl>Pengurangan barang modal (tanah)</labl>
            <location StartPos="241" EndPos="241" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Pengurangan barang modal terjadi karena barang modal habis masa gunanya (afkir),dijual atau diberikan pada pihak lain, terbakar/hilang.

Tanah adalah lahan yang dibeli untuk kepentingan usaha.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V102" name="B8R1K6" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="102">
            <labl>Penyusutan barang modal (tanah)</labl>
            <location StartPos="242" EndPos="242" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Penyusutan barang modal adalah pengurangan nilai pembelian atau nilai fisik barang modal yang digunakan dalam proses produksi selama setahun yang lalu.
Distribusi dari penyusutan digunakan prinsip pemilikdan bukan prinsip pemakai.
Penyusutan dari barang modal yang diperoleh dari sewa atau pinjaman maka penyusutan tersebut dimasukkan ke dalam sektor yang meminjamkan(pemilik).

Tanah adalah lahan yang dibeli untuk kepentingan usaha.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V103" name="B8R2K2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="103">
            <labl>Pembelian/Penambahan barang modal baru (bangunan/konstruksi)</labl>
            <location StartPos="243" EndPos="243" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Barang modal baru adalah barang modal yang belum pernah digunakan di dalam negeri. Barang modal yang pernah digunakan di luar negeri yang di impor dan belum pernah digunakan di dalam negeri dikategorikan sebagai barang modal baru.

Bangunan/konstruksi adalah bangunan/konstruksi yang dibeli untuk kepentingan usaha, sedangkan apabila bangunan/konstruksi tersebut digunakan untuk rumah tangga atau pun digunakan untuk usaha dan rumah tangga (tercampur) maka nilainya tidak perlu diperkirakan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V104" name="B8R2K3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="104">
            <labl>Pembelian/Penambahan barang modal bekas (bangunan/konstruksi)</labl>
            <location StartPos="244" EndPos="244" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Barang modal bekas adalah barang modal yang sudah/pernah digunakan di dalam negeri.
Tanah/lahan baik yang telah digunakan ataupun yang belum pernah digunakan dikategorikan sebagai barang modal bekas.

Bangunan/konstruksi adalah bangunan/konstruksi yang dibeli untuk kepentingan usaha, sedangkan apabila bangunan/konstruksi tersebut digunakan untuk rumah tangga atau pun digunakan untuk usaha dan rumah tangga (tercampur) maka nilainya tidak perlu diperkirakan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V105" name="B8R2K4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="105">
            <labl>Pembuatan/perbaikan besar barang modal (bangunan/konstruksi)</labl>
            <location StartPos="245" EndPos="245" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Nilai perbaikan besar barang modal tetap adalah penambahan/perombakan/pembaharuan sehingga menambah kapasitas/meningkatkan daya kerja atau merubah bentuk serta menambah umur barang modal tersebut. Jumlah pengeluaran untuk perbaikan barang modal nilainya relatif besar, dan sifatnya bukan
merupakan perbaikan rutin. Dengan adanya perbaikan besar barang modal akan mempunyai nilai ekonomis dan nilai guna yang lebih tinggi.


Bangunan/konstruksi adalah bangunan/konstruksi yang dibeli untuk kepentingan usaha, sedangkan apabila bangunan/konstruksi tersebut digunakan untuk rumah tangga atau pun digunakan untuk usaha dan rumah tangga (tercampur) maka nilainya tidak perlu diperkirakan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V106" name="B8R2K5" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="106">
            <labl>Pengurangan barang modal (bangunan/konstruksi)</labl>
            <location StartPos="246" EndPos="246" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Pengurangan barang modal terjadi karena barang modal habis masa gunanya (afkir),dijual atau diberikan pada pihak lain, terbakar/hilang.

Bangunan/konstruksi adalah bangunan/konstruksi yang dibeli untuk kepentingan usaha, sedangkan apabila bangunan/konstruksi tersebut digunakan untuk rumah tangga atau pun digunakan untuk usaha dan rumah tangga (tercampur) maka nilainya tidak perlu diperkirakan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V107" name="B8R2K6" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="107">
            <labl>Penyusutan barang modal (bangunan/konstruksi)</labl>
            <location StartPos="247" EndPos="247" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Penyusutan barang modal adalah pengurangan nilai pembelian atau nilai fisik barang modal yang digunakan dalam proses produksi selama setahun yang lalu.
Distribusi dari penyusutan digunakan prinsip pemilikdan bukan prinsip pemakai.
Penyusutan dari barang modal yang diperoleh dari sewa atau pinjaman maka penyusutan tersebut dimasukkan ke dalam sektor yang meminjamkan(pemilik).

Bangunan/konstruksi adalah bangunan/konstruksi yang dibeli untuk kepentingan usaha, sedangkan apabila bangunan/konstruksi tersebut digunakan untuk rumah tangga atau pun digunakan untuk usaha dan rumah tangga (tercampur) maka nilainya tidak perlu diperkirakan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V108" name="B8R3K2" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="108">
            <labl>Pembelian/Penambahan barang modal baru (mesin dan perlengkapannya)</labl>
            <location StartPos="248" EndPos="253" width="6" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="600000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">600000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Barang modal baru adalah barang modal yang belum pernah digunakan di dalam negeri. Barang modal yang pernah digunakan di luar negeri yang di impor dan belum pernah digunakan di dalam negeri dikategorikan sebagai barang modal baru.

Mesin-mesin adalah peralatan yang digunakan dalam proses produksi, yang digerakan dengan tenaga mekanis secara otomatis maupun semi otomatis.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V109" name="B8R3K3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="109">
            <labl>Pembelian/Penambahan barang modal bekas (mesin dan perlengkapannya)</labl>
            <location StartPos="254" EndPos="254" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Barang modal bekas adalah barang modal yang sudah/pernah digunakan di dalam negeri.
Tanah/lahan baik yang telah digunakan ataupun yang belum pernah digunakan dikategorikan sebagai barang modal bekas.

Mesin-mesin adalah peralatan yang digunakan dalam proses produksi, yang digerakan dengan tenaga mekanis secara otomatis maupun semi otomatis.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V110" name="B8R3K4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="110">
            <labl>Pembuatan/perbaikan besar barang modal (mesin dan perlengkapannya)</labl>
            <location StartPos="255" EndPos="255" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Nilai perbaikan besar barang modal tetap adalah penambahan/perombakan/pembaharuan sehingga menambah kapasitas/meningkatkan daya kerja atau merubah bentuk serta menambah umur barang modal tersebut. Jumlah pengeluaran untuk perbaikan barang modal nilainya relatif besar, dan sifatnya bukan
merupakan perbaikan rutin. Dengan adanya perbaikan besar barang modal akan mempunyai nilai ekonomis dan nilai guna yang lebih tinggi.

Mesin-mesin adalah peralatan yang digunakan dalam proses produksi, yang digerakan dengan tenaga mekanis secara otomatis maupun semi otomatis.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V111" name="B8R3K5" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="111">
            <labl>Pengurangan barang modal (mesin dan perlengkapannya)</labl>
            <location StartPos="256" EndPos="261" width="6" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="100000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">100000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Pengurangan barang modal terjadi karena barang modal habis masa gunanya (afkir),dijual atau diberikan pada pihak lain, terbakar/hilang.

Mesin-mesin adalah peralatan yang digunakan dalam proses produksi, yang digerakan dengan tenaga mekanis secara otomatis maupun semi otomatis.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V112" name="B8R3K6" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="112">
            <labl>Penyusutan barang modal (mesin dan perlengkapannya)</labl>
            <location StartPos="262" EndPos="262" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Penyusutan barang modal adalah pengurangan nilai pembelian atau nilai fisik barang modal yang digunakan dalam proses produksi selama setahun yang lalu.
Distribusi dari penyusutan digunakan prinsip pemilikdan bukan prinsip pemakai.
Penyusutan dari barang modal yang diperoleh dari sewa atau pinjaman maka penyusutan tersebut dimasukkan ke dalam sektor yang meminjamkan(pemilik).

Mesin-mesin adalah peralatan yang digunakan dalam proses produksi, yang digerakan dengan tenaga mekanis secara otomatis maupun semi otomatis.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V113" name="B8R4K2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="113">
            <labl>Pembelian/Penambahan barang modal baru (kendaraan)</labl>
            <location StartPos="263" EndPos="263" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Barang modal baru adalah barang modal yang belum pernah digunakan di dalam negeri. Barang modal yang pernah digunakan di luar negeri yang di impor dan belum pernah digunakan di dalam negeri dikategorikan sebagai barang modal baru.

Kendaraan adalah alat-alat yang berfungsi untuk mengangkut/memindahkan barang maupun penumpang, bermotor maupun tidak bermotor yang digunakan untuk usaha. Apabila kendaraan tersebut digunakan untuk usaha dan pribadi, maka nilai kendaraan yang dituliskan disini adalah yang digunakan untuk usaha saja, yaitu dengan membandingkan antara penggunaan untuk pribadi dan untuk usaha.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V114" name="B8R4K3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="114">
            <labl>Pembelian/Penambahan barang modal bekas (kendaraan)</labl>
            <location StartPos="264" EndPos="264" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Barang modal bekas adalah barang modal yang sudah/pernah digunakan di dalam negeri.
Tanah/lahan baik yang telah digunakan ataupun yang belum pernah digunakan dikategorikan sebagai barang modal bekas.

Kendaraan adalah alat-alat yang berfungsi untuk mengangkut/memindahkan barang maupun penumpang, bermotor maupun tidak bermotor yang digunakan untuk usaha. Apabila kendaraan tersebut digunakan untuk usaha dan pribadi, maka nilai kendaraan yang dituliskan disini adalah yang digunakan untuk usaha saja, yaitu dengan membandingkan antara penggunaan untuk pribadi dan untuk usaha.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V115" name="B8R4K4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="115">
            <labl>Pembuatan/perbaikan besar barang modal (kendaraan)</labl>
            <location StartPos="265" EndPos="265" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Nilai perbaikan besar barang modal tetap adalah penambahan/perombakan/pembaharuan sehingga menambah kapasitas/meningkatkan daya kerja atau merubah bentuk serta menambah umur barang modal tersebut. Jumlah pengeluaran untuk perbaikan barang modal nilainya relatif besar, dan sifatnya bukan
merupakan perbaikan rutin. Dengan adanya perbaikan besar barang modal akan mempunyai nilai ekonomis dan nilai guna yang lebih tinggi.

Kendaraan adalah alat-alat yang berfungsi untuk mengangkut/memindahkan barang maupun penumpang, bermotor maupun tidak bermotor yang digunakan untuk usaha. Apabila kendaraan tersebut digunakan untuk usaha dan pribadi, maka nilai kendaraan yang dituliskan disini adalah yang digunakan untuk usaha saja, yaitu dengan membandingkan antara penggunaan untuk pribadi dan untuk usaha.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V116" name="B8R4K5" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="116">
            <labl>Pengurangan barang modal (kendaraan)</labl>
            <location StartPos="266" EndPos="271" width="6" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="300000"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">300000</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Pengurangan barang modal terjadi karena barang modal habis masa gunanya (afkir),dijual atau diberikan pada pihak lain, terbakar/hilang.

Kendaraan adalah alat-alat yang berfungsi untuk mengangkut/memindahkan barang maupun penumpang, bermotor maupun tidak bermotor yang digunakan untuk usaha. Apabila kendaraan tersebut digunakan untuk usaha dan pribadi, maka nilai kendaraan yang dituliskan disini adalah yang digunakan untuk usaha saja, yaitu dengan membandingkan antara penggunaan untuk pribadi dan untuk usaha.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V117" name="B8R4K6" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="117">
            <labl>Penyusutan barang modal (kendaraan)</labl>
            <location StartPos="272" EndPos="272" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Penyusutan barang modal adalah pengurangan nilai pembelian atau nilai fisik barang modal yang digunakan dalam proses produksi selama setahun yang lalu.
Distribusi dari penyusutan digunakan prinsip pemilikdan bukan prinsip pemakai.
Penyusutan dari barang modal yang diperoleh dari sewa atau pinjaman maka penyusutan tersebut dimasukkan ke dalam sektor yang meminjamkan(pemilik).

Kendaraan adalah alat-alat yang berfungsi untuk mengangkut/memindahkan barang maupun penumpang, bermotor maupun tidak bermotor yang digunakan untuk usaha. Apabila kendaraan tersebut digunakan untuk usaha dan pribadi, maka nilai kendaraan yang dituliskan disini adalah yang digunakan untuk usaha saja, yaitu dengan membandingkan antara penggunaan untuk pribadi dan untuk usaha.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V118" name="B8R5K2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="118">
            <labl>Pembelian/Penambahan barang modal baru (barang modal lainnya, termasuk hak cipta)</labl>
            <location StartPos="273" EndPos="273" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Barang modal baru adalah barang modal yang belum pernah digunakan di dalam negeri. Barang modal yang pernah digunakan di luar negeri yang di impor dan belum pernah digunakan di dalam negeri dikategorikan sebagai barang modal baru.

Barang modal lainnya adalah barang modal selain tanah, bangunan/konstruksi, mesin-mesin dan perlengkapannya, kendaraan. Bisa berbentuk fisik maupun non-fisik yang digunakan untuk usaha (termasuk hak cipta).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V119" name="B8R5K3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="119">
            <labl>Pembelian/Penambahan barang modal bekas (barang modal lainnya, termasuk hak cipta)</labl>
            <location StartPos="274" EndPos="274" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Barang modal bekas adalah barang modal yang sudah/pernah digunakan di dalam negeri.
Tanah/lahan baik yang telah digunakan ataupun yang belum pernah digunakan dikategorikan sebagai barang modal bekas.

Barang modal lainnya adalah barang modal selain tanah, bangunan/konstruksi, mesin-mesin dan perlengkapannya, kendaraan. Bisa berbentuk fisik maupun non-fisik yang digunakan untuk usaha (termasuk hak cipta).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V120" name="B8R5K4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="120">
            <labl>Pembuatan/perbaikan besar barang modal (barang modal lainnya, termasuk hak cipta)</labl>
            <location StartPos="275" EndPos="275" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Nilai perbaikan besar barang modal tetap adalah penambahan/perombakan/pembaharuan sehingga menambah kapasitas/meningkatkan daya kerja atau merubah bentuk serta menambah umur barang modal tersebut. Jumlah pengeluaran untuk perbaikan barang modal nilainya relatif besar, dan sifatnya bukan
merupakan perbaikan rutin. Dengan adanya perbaikan besar barang modal akan mempunyai nilai ekonomis dan nilai guna yang lebih tinggi.

Barang modal lainnya adalah barang modal selain tanah, bangunan/konstruksi, mesin-mesin dan perlengkapannya, kendaraan. Bisa berbentuk fisik maupun non-fisik yang digunakan untuk usaha (termasuk hak cipta).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V121" name="B8R5K5" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="121">
            <labl>Pengurangan barang modal (barang modal lainnya, termasuk hak cipta)</labl>
            <location StartPos="276" EndPos="276" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Pengurangan barang modal terjadi karena barang modal habis masa gunanya (afkir),dijual atau diberikan pada pihak lain, terbakar/hilang.

Barang modal lainnya adalah barang modal selain tanah, bangunan/konstruksi, mesin-mesin dan perlengkapannya, kendaraan. Bisa berbentuk fisik maupun non-fisik yang digunakan untuk usaha (termasuk hak cipta).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V122" name="B8R5K6" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="122">
            <labl>Penyusutan barang modal (barang modal lainnya, termasuk hak cipta)</labl>
            <location StartPos="277" EndPos="277" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Penyusutan barang modal adalah pengurangan nilai pembelian atau nilai fisik barang modal yang digunakan dalam proses produksi selama setahun yang lalu.
Distribusi dari penyusutan digunakan prinsip pemilikdan bukan prinsip pemakai.
Penyusutan dari barang modal yang diperoleh dari sewa atau pinjaman maka penyusutan tersebut dimasukkan ke dalam sektor yang meminjamkan(pemilik).

Barang modal lainnya adalah barang modal selain tanah, bangunan/konstruksi, mesin-mesin dan perlengkapannya, kendaraan. Bisa berbentuk fisik maupun non-fisik yang digunakan untuk usaha (termasuk hak cipta).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V123" name="B8R6K2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="123">
            <labl>Jumlah pembelian/Penambahan barang modal baru</labl>
            <location StartPos="278" EndPos="278" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Barang modal baru adalah barang modal yang belum pernah digunakan di dalam negeri. Barang modal yang pernah digunakan di luar negeri yang di impor dan belum pernah digunakan di dalam negeri dikategorikan sebagai barang modal baru.

Barang modal tetap meliputi:
1. Tanah adalah iahan yang dibeli untuk kepentingan usaha
2. Bangunan/konstruksi adalah bangunan/konstruksi yang dibeli untuk kepentingan usaha, sedangkan apabila bangunan/konstruksi tersebut digunakan untuk rumah tangga atau pun digunakan untuk usaha dan rumah tangga (tercampur) maka nilainya tidak perlu diperkirakan.
3. Mesin-mesin adalah peralatan yang digunakan dalam proses produksi, yang digerakan dengan tenaga mekanis secara otomatis maupun semi otomatis.
4. Kendaraan adalah alat-alat yang berfungsi untuk mengangkut/memindahkan barang maupun penumpang, bermotor maupun tidak bermotor yang digunakan untuk usaha. Apabila kendaraan tersebut digunakan untuk usaha dan pribadi, maka nilai kendaraan yang dituliskan disini adalah yang digunakan untuk usaha saja, yaitu dengan membandingkan antara penggunaan untuk pribadi dan untuk usaha.
5. Barang modal lainnya adalah barang modal selain yang disebutkan diatas. Bisa berbentuk fisik maupun non-fisik yang digunakan untuk usaha (termasuk hak cipta).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V124" name="B8R6K3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="124">
            <labl>Jumlah pembelian/Penambahan barang modal bekas</labl>
            <location StartPos="279" EndPos="279" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Barang modal bekas adalah barang modal yang sudah/pernah digunakan di dalam negeri.
Tanah/lahan baik yang telah digunakan ataupun yang belum pernah digunakan dikategorikan sebagai barang modal bekas.

Barang modal tetap meliputi:
1. Tanah adalah iahan yang dibeli untuk kepentingan usaha
2. Bangunan/konstruksi adalah bangunan/konstruksi yang dibeli untuk kepentingan usaha, sedangkan apabila bangunan/konstruksi tersebut digunakan untuk rumah tangga atau pun digunakan untuk usaha dan rumah tangga (tercampur) maka nilainya tidak perlu diperkirakan.
3. Mesin-mesin adalah peralatan yang digunakan dalam proses produksi, yang digerakan dengan tenaga mekanis secara otomatis maupun semi otomatis.
4. Kendaraan adalah alat-alat yang berfungsi untuk mengangkut/memindahkan barang maupun penumpang, bermotor maupun tidak bermotor yang digunakan untuk usaha. Apabila kendaraan tersebut digunakan untuk usaha dan pribadi, maka nilai kendaraan yang dituliskan disini adalah yang digunakan untuk usaha saja, yaitu dengan membandingkan antara penggunaan untuk pribadi dan untuk usaha.
5. Barang modal lainnya adalah barang modal selain yang disebutkan diatas. Bisa berbentuk fisik maupun non-fisik yang digunakan untuk usaha (termasuk hak cipta).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V125" name="B8R6K4" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="125">
            <labl>Jumlah pembuatan/perbaikan besar barang modal</labl>
            <location StartPos="280" EndPos="280" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Nilai perbaikan besar barang modal tetap adalah penambahan/perombakan/pembaharuan sehingga menambah kapasitas/meningkatkan daya kerja atau merubah bentuk serta menambah umur barang modal tersebut. Jumlah pengeluaran untuk perbaikan barang modal nilainya relatif besar, dan sifatnya bukan
merupakan perbaikan rutin. Dengan adanya perbaikan besar barang modal akan mempunyai nilai ekonomis dan nilai guna yang lebih tinggi.

Barang modal tetap meliputi:
1. Tanah adalah iahan yang dibeli untuk kepentingan usaha
2. Bangunan/konstruksi adalah bangunan/konstruksi yang dibeli untuk kepentingan usaha, sedangkan apabila bangunan/konstruksi tersebut digunakan untuk rumah tangga atau pun digunakan untuk usaha dan rumah tangga (tercampur) maka nilainya tidak perlu diperkirakan.
3. Mesin-mesin adalah peralatan yang digunakan dalam proses produksi, yang digerakan dengan tenaga mekanis secara otomatis maupun semi otomatis.
4. Kendaraan adalah alat-alat yang berfungsi untuk mengangkut/memindahkan barang maupun penumpang, bermotor maupun tidak bermotor yang digunakan untuk usaha. Apabila kendaraan tersebut digunakan untuk usaha dan pribadi, maka nilai kendaraan yang dituliskan disini adalah yang digunakan untuk usaha saja, yaitu dengan membandingkan antara penggunaan untuk pribadi dan untuk usaha.
5. Barang modal lainnya adalah barang modal selain yang disebutkan diatas. Bisa berbentuk fisik maupun non-fisik yang digunakan untuk usaha (termasuk hak cipta).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V126" name="B8R6K5" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="126">
            <labl>Jumlah pengurangan barang modal</labl>
            <location StartPos="281" EndPos="281" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="0"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Pengurangan barang modal terjadi karena barang modal habis masa gunanya (afkir),dijual atau diberikan pada pihak lain, terbakar/hilang.

Barang modal tetap meliputi:
1. Tanah adalah iahan yang dibeli untuk kepentingan usaha
2. Bangunan/konstruksi adalah bangunan/konstruksi yang dibeli untuk kepentingan usaha, sedangkan apabila bangunan/konstruksi tersebut digunakan untuk rumah tangga atau pun digunakan untuk usaha dan rumah tangga (tercampur) maka nilainya tidak perlu diperkirakan.
3. Mesin-mesin adalah peralatan yang digunakan dalam proses produksi, yang digerakan dengan tenaga mekanis secara otomatis maupun semi otomatis.
4. Kendaraan adalah alat-alat yang berfungsi untuk mengangkut/memindahkan barang maupun penumpang, bermotor maupun tidak bermotor yang digunakan untuk usaha. Apabila kendaraan tersebut digunakan untuk usaha dan pribadi, maka nilai kendaraan yang dituliskan disini adalah yang digunakan untuk usaha saja, yaitu dengan membandingkan antara penggunaan untuk pribadi dan untuk usaha.
5. Barang modal lainnya adalah barang modal selain yang disebutkan diatas. Bisa berbentuk fisik maupun non-fisik yang digunakan untuk usaha (termasuk hak cipta).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V127" name="B8R6K6" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="127">
            <labl>Jumlah penyusutan barang modal</labl>
            <location StartPos="282" EndPos="282" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap disini adalah adalah barang modal tetap yang dimiliki oleh perusahaan/usaha, yaitu tanah, bangunan/konstruksi, mesin dan perlengkapannya, kendaraan dan barang modal lainnya termasuk hak cipta.
Suatu barang modal dicatat sebagai milik perusahaan :
1. Apabila barang tersebut betul-betul dimiliki
2. Apabila barang tersebut dalam proses kredit
3. Semua barang modal milik perusahaan yang berada di pihak lain.

Penilaian barang modal:
Barang modal tetap dinilai berdasarkan pembelian yang sesungguhnya pada saat transaksi/frangko gudang (at delivered price), termasuk ongkos pemasangan dan biaya-biaya yang berhubungan dengan pembelian seperti komisi dan pajak,sampai dengan barang modal tersebut siap digunakan (ready for use) oleh pemesan.
Barang modal tetap yang diperoleh dari hibah dihitung/dicatat berdasarkan harga pasar.
Barang modal yang digunakan untuk usaha dan  untuk pribadi yang dinilai adalah yang digunakan untuk usaha saja. Penilaian barang modal untuk usaha diperkirakan, misalnya proporsional dengan waktu penggunaan.
Catatan :
a. Untuk barang modal yang pembuatannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun seperti pembangunan gedung dan pembuatan kapal maka nilai yang dicatat hanya nilai yang benar-benar telah diinvestasikan selama referensi waktu survei.
b. Barang modal hasil produksi sendiri dinilai menurut harga pasar. Bila harga pasar untuk barang modal tersebut tidak tersedia, maka penilaiannya berdasarkan seluruh biaya yang telah dikeluarkan termasuk nilai tenaga kerja sendiri.
Contoh :
Pembangunan gedung kantor perusahaan konstruksi yang dikerjakan sendiri oleh perusahaan tersebut merupakan barang modal hasil produksi sendiri.
c. Barang modal yang dibeli secara kredit dinilai berdasarkan harga pasar pada saat barang modal tersebut siap digunakan, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan pemasangan barang modal dilokasi produksi.
Bunga yang dikeluarkan perusahaan/usaha atas kredit barang modal ini tidak perlu dimasukkan ke dalam nilai barang modal tersebut.
d. Barang modal tetap yang terbakar/hilang adalah merupakan pengurangan barang modal tetap dan penilaiannya berdasarkan nilai transaksi yangterjadi apabila barang modal tersebut dijual.
e. Apabila perusahaan/usaha mengangkut sendiri barang modal yang dibelinya, maka pengeluaran untuk pengangkutan tersebut dimasukkan sebagai pengeluaran barang modal.

Penyusutan barang modal adalah pengurangan nilai pembelian atau nilai fisik barang modal yang digunakan dalam proses produksi selama setahun yang lalu.
Distribusi dari penyusutan digunakan prinsip pemilikdan bukan prinsip pemakai.
Penyusutan dari barang modal yang diperoleh dari sewa atau pinjaman maka penyusutan tersebut dimasukkan ke dalam sektor yang meminjamkan (pemilik).

Barang modal tetap meliputi:
1. Tanah adalah iahan yang dibeli untuk kepentingan usaha
2. Bangunan/konstruksi adalah bangunan/konstruksi yang dibeli untuk kepentingan usaha, sedangkan apabila bangunan/konstruksi tersebut digunakan untuk rumah tangga atau pun digunakan untuk usaha dan rumah tangga (tercampur) maka nilainya tidak perlu diperkirakan.
3. Mesin-mesin adalah peralatan yang digunakan dalam proses produksi, yang digerakan dengan tenaga mekanis secara otomatis maupun semi otomatis.
4. Kendaraan adalah alat-alat yang berfungsi untuk mengangkut/memindahkan barang maupun penumpang, bermotor maupun tidak bermotor yang digunakan untuk usaha. Apabila kendaraan tersebut digunakan untuk usaha dan pribadi, maka nilai kendaraan yang dituliskan disini adalah yang digunakan untuk usaha saja, yaitu dengan membandingkan antara penggunaan untuk pribadi dan untuk usaha.
5. Barang modal lainnya adalah barang modal selain yang disebutkan diatas. Bisa berbentuk fisik maupun non-fisik yang digunakan untuk usaha (termasuk hak cipta).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V128" name="B9R1" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="128">
            <labl>Sumber kepemilikan modal</labl>
            <location StartPos="283" EndPos="283" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <postQTxt>Bila jawaban yang dilingkari 1 atau 4, pertanyaan langsung dilanjutkan ke Blok X.</postQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="4"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">4</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Seluruhnya milik sendiri (termasuk hibah/transfer)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Sebagian dari pihak lain</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Seluruhnya dari pihak lain</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Lainnya</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Modal sendiri: merupakan harta milik perusahaan/usaha sendiri tanpa adanya kontribusi/partisipasi dari perusahaan/usaha/pihak lain.
Untuk usahayang modalnya berasal dari 2 orang atau lebih dan orang tersebut ikut serta dalam pengelolaan usaha, dimasukkan sebagai modal sendiri.
Hibah/transfer: merupakan pemilikan modal yang berasal dari pemberian pihak lain, dan diberikan secara cuma-cuma tanpa adanya suatu ikatan. Karena bersifat bantuan maka tidak ada kewajiban bagi pihak penerima untuk mengembalikannya.
Pihak lain : merupakan harta milik pihak lain, di mana di sini pengusahat idak mempunyai kontribusi sama sekali.
Modal usaha yang diperoleh dari menggadaikan mobil dikategorikan sebagai modal pinjaman, sedangkan mobil yang digadaikan tersebut masih milik/harta perusahaan/usaha.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V129" name="B9R2A" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="129">
            <labl>Asal modal</labl>
            <location StartPos="284" EndPos="285" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 1 berkode 2 atau 3 (sebagian atau seluruhnya berasal dari pihak lain)</preQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="64"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">64</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Pinjaman Bank</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Pinjaman Koperasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Pinjaman Lembaga Keuangan bukan Bank</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Modal Ventura</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Keluarga/Famili</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>32</catValu>
                <labl>Pinjaman dari perorangan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>64</catValu>
                <labl>Lainnya (sebutkan....)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Bank adalah institusi/lembaga yang bergerak dalam bidang keuangan untuk melakukan kegiatan menerima, menyimpan, dan meminjamkan uang. Dalam hal tertentu untuk kemudahan transaksi uang, bank juga mempunyai kewenangan untuk menerbitkan cek, atau surat berharga.

Koperasi adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial, beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi, yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasarkan azas kekeluargaan.

Lembaga Keuangan Bukan Bank adalah lembaga keuangan selain Bank dan Koperasi, seperti misalnya pegadaian, sewa-guna usaha (leasing), anjak piutang (factoring), lembaga kredit (perorangan maupun perusahaan) dan sebagainya.

Perusahaan modal venture adalah badan usaha yang melakukan kegiatan penyertaan modal ke dalam perusahaan pasangan usaha (investee company) untuk jangka waktu tertentu, tidak termasuk Bank Muamalat/Bank Syari'ah.

Keluarga adalah pihak-pihakyang masih mempunyai hubungan saudara/famili, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hubungan secara langsung adalah hubungan sedarah, sedangkan hubungan tidak langsung
merupakan pertalian karena adanya perkawinan.

Perorangan adalah lembaga kredit yang berbentuk perorangan, misalnya rentenir.

Lainnya adalah pihak lain yang bukan merupakan kegiatan bank, koperasi, LKBB, modal venture, keluarga, dan pinjaman perorangan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V130" name="B9R2B" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="130">
            <labl>Asal modal yang utama</labl>
            <location StartPos="286" EndPos="287" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Rincian ini akan terisi apabila rincian 2a ada isian.</preQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="64"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">64</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Pinjaman Bank</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Pinjaman Koperasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Pinjaman Lembaga Keuangan bukan Bank</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Modal Ventura</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Keluarga/Famili</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>32</catValu>
                <labl>Pinjaman dari perorangan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>64</catValu>
                <labl>Lainnya (sebutkan....)</labl>
            </catgry>
            <txt>Yang dimaksud utama adalah salah satu jawaban yang dilingkari pada rincian 2a yang dianggap paling dominan/menonjol oleh responden.</txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V131" name="B9R3A" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="131">
            <labl>Jenis pinjaman utama yang diterima</labl>
            <location StartPos="288" EndPos="288" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 2a kode 1 dilingkari (asal modal dari pinjaman bank)</preQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="6"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">6</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kredit Candak Kulak (KCK)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Kredit Kelayakan Usaha (KKU)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Kredit Usaha Kecil (KUK)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Kredit Umum Pedesaan (Kupedes)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Kredit Investasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6</catValu>
                <labl>Lainnya (sebutkan......)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Kredit Kelayakan Usaha (KKU), merupakan kredit yang diberikan berdasarkan kelayakan usaha dengan nilai pagu sebesar Rp.50 juta, dan biasanya memerlukan jaminan sebesar 150% dari kredit yang diajukan.

Kredit Usaha Kecil (KUK), merupakan kredit yang diberikan kepada perorangan atau perusahaan dengan maksimum kredit sebesar Rp. 200 juta.

Kredit Candak Kulak (KCK), adalah kredit yang diberikan kepada golongan kecil (bakulan), penjaja barang dagangan dan sebagainya. Kredit ini biasanya antara Rp. 3.000,- sampai dengan Rp. 15.000,- dengan bunga 1% sebulan dan jangka waktu kredit maksimum 3 bulan.

Kredit Umum Pedesaan (Kupedes) yaitu kredit investasi yang diberikan guna mengembangkan usaha kecil pedesaan, baik usaha-usaha yang sebelumnya pernah dibantu dengan fasilitas MINI/MIDI, maupun usaha-usaha dari nasabah baru.

Kredit Investasi mencakup berbagai macam kredit yang dikeluarkan oleh bank untuk kepentingan investasi, diluar KKU, KUK dan Kupedes.

Lainnya yaitu kredit yang digunakan untuk modal kerja, selain yang disebutkan di atas.
Contoh : Kredit Koperasi, Kredit ekspor, dan lainnya.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V132" name="B10R1" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="132">
            <labl>Apakah perusahaan/usaha ini sudah beroperasi/berproduksi secara komersial sebelum Juli 1997?</labl>
            <location StartPos="289" EndPos="289" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <postQTxt>Bila perusahaan/usaha beroperasi/berproduksi setelah Juli 1997 langsung ke rincian 3a. (Bila jawaban 2 dilingkari).</postQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="6"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">6</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Sudah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Belum</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Periode waktu selama krisis ekonomi (Juli 1997 - Nopember 1998).

Tahun mulai beroperasi/berproduksi adalah tahun pertama kali perusahaan menghasilkan/memproduksi barang/jasa secara komersial (tidak termasuk produksi percobaan). Untuk perusahaan konstruksi yang dimaksud tahun mulai berproduksi adalah tahun mulai kegiatan (early production).

Untuk perusahaan yang sudah berproduksi sebelum Juli 1997 tetapi pada periode krisis berganti KKKP dianggap beroperasi/berproduksi setelah Juli 1997.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V133" name="B10R2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="133">
            <labl>Sejak terjadinya krisis ekonomi, bagaimana pengaruhnya terhadap perusahaan/usaha?</labl>
            <location StartPos="290" EndPos="290" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="6"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">6</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Tidak berpengaruh</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Berpengaruh dapat diatasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Berpengaruh belum teratasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Mengalami peningkatan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Tidak tahu</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Rincian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh dari krisis ekonomi di perusahaan/usaha yang dampaknya sudah terasa pada periode (Juli 1997 - Nopember 1998) jika dibandingkan dengan keadaan sebelum krisis ekonomi terjadi (sebelum bulan Juli 1997).

Tidak berpengaruh adalah tidak ada perbedaan antara kondisi/kegiatan perusahaan/usaha selama periode krisis ekonomi dengan periode sebelumnya.

Berpengaruh dapat diatasi adalah kondisi/kegiatan perusahaan/usaha selama kurun waktu tertentu dari periode krisis ekonomi secara umum menurun/lebih buruk dari periode sebelum krisis ekonomi tetapi pada
saat pencacahan kondisi/kegiatan perusahaan/usaha telah kembali normal seperti sebelum krisis ekonomi.

Berpengaruh belum teratasi adalah baik pada periode krisis ekonomi maupun pada saat pencacahan kondisi/kegiatan perusahaan/usaha secara umum lebih buruk.

Mengalami peningkatan adalah kondisi perusahaan/usaha secara umum lebih baik selama periode krisis ekonomi.

Jawaban yang diberikan umumnya adalah merupakan persepsi dari responden sendiri dalam menilai kemajuan/kemunduran perusahaan/usahanya. Meskipun begitu secara umum dapat diberikan ciri dari usaha
yang mengalami peningkatan yaitu :
- Kuantitas produksi barang/jasa yang meningkat
- Profit yang meningkat dan atau
- Nilai produksi/omset/pendapatan yang meningkat.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V134" name="B10R3A" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="134">
            <labl>Apakah terjadi pengurangan/pe-non aktifan barang modal tetap perusahaan/usaha?</labl>
            <location StartPos="291" EndPos="291" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <postQTxt>Jika jawaban 2, langsung ke rincian 4.a</postQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="4"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">4</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan barang modal tetap adalah barang modal seperti tanah, gedung, kendaraan, mesin, meja, kursi, almari, dan sebagainya yang pada umumnya mempunyai umur pemakaian lebih dari satu tahun, digunakan sebagai sarana/alat untuk berproduksi dan harganya relatif mahal.

Yang dimaksud dengan pengurangan/pe-non aktifan barang modal tetap adalah barang barang modal tetap perusahaan/usaha yang sudah tidak dikutsertakan dalam proses produksi/kegiatan perusahaan/usaha.
Seperti dihibahkan, dijual dan tidak dipergunakan lagi karena rusak/aus atau sebab lainnya.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V135" name="B10R3B" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="135">
            <labl>Jika Ya, tindakan yang telah dilakukan terhadap barang modal tetap tersebut:</labl>
            <location StartPos="292" EndPos="293" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Rincian ini akan terisi apabila rincian 3.a berkode 1</preQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="12"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">12</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Dijual</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Dihibahkan ke pihak lain</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Sementara tidak dipergunakan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Tidak dipergunakan lagi</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Dijual adalah pengambilalihan hak kepemilikan barang dari satu pihak ke pihak lainnya dimana pihak yang melepaskan hak miliknya memperoleh sejumlah uang sebagai gantinya.

Dihibahkan ke pihak lain adalah penyerahan hak kepemilikan barang dari satu pihakke pihak lainnya tanpa adanya uang/barang/jasa sebagai gantinya.

Sementara tidak dipergunakan adalah me-non aktifkan barang modal tetap dalam proses produksi/kegiatan perusahaan usaha untuk sementara waktu.

Tidak dipergunakan lagi adalah me-non aktifkan barang modal tetap dalam proses produksi/kegiatan perusahaan/usaha untuk selamanya.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V136" name="B10R4A" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="136">
            <labl>Apakah perusahaan/usaha ini mengalami kesulitan dalam penyediaan bahan baku/barang dagangan/suku cadang/material/bahan bakar?</labl>
            <location StartPos="294" EndPos="294" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <postQTxt>Jika kode 2 dilingkari langsung ke rincian 5 a.</postQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V137" name="B10R4B1" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="137">
            <labl>Jika " mengalami kesulitan ", disebabkan oleh:</labl>
            <location StartPos="295" EndPos="295" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Rincian ini akan terisi apabila rincian 4.a berkode 1</preQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="8"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">8</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kenaikan harga yang tinggi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Pasokan berkurang</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Masalah distribusi/transportasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Lainnya (sebutkan....)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Kenaikan harga yang tinggi adalah tingginya kenaikan harga bahan baku/barang dagangan/suku cadang.

Pasokan berkurang adalah langkanya/tidak tersedianya bahan baku/barang dagangan/suku cadang di pasaran dalam jumlah yang cukup.

Masalah distribusi/transportasi adalah kurangnya jaringan pemasaran/transportasi untuk penyediaan bahan baku/barang dagangan/suku cadang dari produsen ke konsumen.

Lainnya adalah kesulitan penyediaan bahan baku/barang dagangan/suku cadang selain seperti yang disebutkan di atas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V138" name="B10R4B2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="138">
            <labl>Penyebab utamanya adalah:</labl>
            <location StartPos="296" EndPos="296" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Rincian ini akan terisi apabila rincian 4.a berkode 1 (mengalami kesulitan penyediaan bahan baku/barang dagangan/suku cadang).</preQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="8"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">8</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kenaikan harga yang tinggi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Pasokan berkurang</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Masalah distribusi/transportasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Lainnya (sebutkan....)</labl>
            </catgry>
            <txt>Yang dimaksud utama adalah salah satu kode jawaban yang dilingkari pada rincian 4.b.1 yang dianggap paling dominan/menonjol oleh responden.</txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V139" name="B10R5A" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="139">
            <labl>Apakah perusahaan/usaha ini mengalami kesulitan modal lancar/keuangan?</labl>
            <location StartPos="297" EndPos="297" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <postQTxt>Jika jawaban 2 langsung ke rincian 6.a</postQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V140" name="B10R5B" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="140">
            <labl>Jika "mengalami kesulitan ", usaha untuk mengatasinya:</labl>
            <location StartPos="298" EndPos="299" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Rincian ini akan terisi apabila rincian 5.a berkode 1(mengalami kesulitan modal/keuangan).</preQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="64"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">64</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Pinjaman ke Bank</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Pinjaman ke Koperasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Pinjaman ke Lembaga Keuangan bukan Bank</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Modal Ventura</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Pinjam ke Keluarga/Famili</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>32</catValu>
                <labl>Pinjam ke perorangan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>64</catValu>
                <labl>Lainnya (sebutkan....)</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V141" name="B10R5C" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="141">
            <labl>Jika "tidak meminjam dari bank" alasan utamanya adalah:</labl>
            <location StartPos="300" EndPos="300" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika "tidak meminjam dari bank(rincian 5.b kode 1 tidak dilingkari)"</preQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="5"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">5</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Tidak tahu prosedur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Prosedur sulit</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Tidak adaagunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Suku bunga tinggi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Tidak berminat</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Tidak tahu prosedur adalah kurangnya pengetahuan tentang tatacara peminjaman uang di bank.

Prosedur sulit adalah mekanisme/tata cara peminjaman uang di bank dirasakan sulit/berbelit-belit.

Tidak ada agunan adalah tidak mempunyai jaminan/agunan seperti; sertifikat rumah, mobil dan sebagainya yang merupakan salah satu syarat meminjam uang.

Suku bunga tinggi adalah tingginya tingkat suku bunga pinjaman di bank.

Tidak berminat adalah tidak adanya keinginan untuk mendapatkan pinjaman dari bank.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V142" name="B10R6A" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="142">
            <labl>Apakah perusahaan/usaha ini menggunakan energi listrik?</labl>
            <location StartPos="301" EndPos="301" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <postQTxt>Jika jawaban 2, langsung ke rincian 7.a</postQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V143" name="B10R6B" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="143">
            <labl>Jika "Ya", apakah mengalami kesulitan yang berkaitan dengan penggunaan energi listrik/pembangkit energi listrik ?</labl>
            <location StartPos="302" EndPos="302" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Rincian ini akan terisi apabila rincian 6.a berkode 1 (menggunakan energi listrik).</preQTxt>
                <postQTxt>Jika jawaban 2, langsung ke rincian 7.a</postQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V144" name="B10R6C1" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="144">
            <labl>Jika "mengalami kesulitan", disebabkan oleh :</labl>
            <location StartPos="303" EndPos="304" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Rincian ini akan terisi apabila rincian 6.a dan 6.b berkode 1 (mengalami kesulitan yang berkaitan dengan pembangkit energi listrik).</preQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="16"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">16</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kenaikan tarif listrik</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Kenaikan harga bahan bakar</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Kenaikan harga suku cadang pembangkit energi listrik</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Kelangkaan suku cadang pembangkit energi listrik</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Lainnya (sebutkan.....)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Kenaikan tarif listrik adalah naiknya tarif listrik per Kwh dari produsen.

Kenaikan harga bahan bakar adalah naiknya harga bahan bakar seperti solar, dan sebagainya yang digunakan untuk mesin pembangkit listrik.

Kenaikan harga suku cadang pembangkit energi listrik adalah naiknya harga suku cadang/komponen mesin pembangkit listrik.

Kelangkaan suku cadang pembangkit energi listrik adalah sulit ditemukannya suku cadang/komponen mesin pembangkit listrik di pasaran.

Lainnya adalah kesulitan yang berkaitan dengan pembangkit energi listrik yang disebabkan oleh selain yang disebutkan di atas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V145" name="B10R6C2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="145">
            <labl>Penyebab utama kesulitan adalah</labl>
            <location StartPos="305" EndPos="306" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Rincian ini akan terisi apabila rincian 6.c.1 terisi.</preQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="16"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">16</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kenaikan tarif listrik</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Kenaikan harga bahan bakar</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Kenaikan harga suku cadang pembangkit energi listrik</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Kelangkaan suku cadang pembangkit energi listrik</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Lainnya (sebutkan.....)</labl>
            </catgry>
            <txt>Yang dimaksud utama disini adalah salah satu kode jawaban yang dilingkari pada rincian 6.c.1 yang dianggap paling dominan/menonjol oleh responden menjadi penyebab kesulitan yang berkaitan dengan pembangkit energi listrik.</txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V146" name="B10R7A" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="146">
            <labl>Apakah selama periode Desember 1997 - Nopember 1998 perusahaan/usaha ini menggunakan pekerja dibayar?</labl>
            <location StartPos="307" EndPos="307" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <postQTxt>Jika jawaban 2, langsung ke rincian 8.a</postQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V147" name="B10R7B" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="147">
            <labl>Jika " Ya", apakah mengalami kesulitan yang berkaitan dengan pengupahan pekerja?</labl>
            <location StartPos="308" EndPos="308" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Akan terisi jika rincian 7.a jawabannya 1</preQTxt>
                <postQTxt>Jika jawaban 2, langsung ke rincian 8.a</postQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V148" name="B10R7C1" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="148">
            <labl>Jika "mengalami kesulitan", disebabkan oleh :</labl>
            <location StartPos="309" EndPos="310" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Rincian ini akan terisi apabila rincian 7.a dan 7.b berkode 1 (mengalami kesulitan yang berkaitan dengan pengupahan pekerja selama setahun yang lalu).</preQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="24"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">24</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>UMR yang meningkat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Jumlah pekerja terlalu banyak</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Insentif pekerja</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Pendapatan usaha menurun</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Lainnya</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[UMR yang meningkat adalah naiknya tingkat Upah Minimum Regional (UMR).

Jumlah pekerja terlalu banyak adalah tidak sebandingnya antara jumlah orang yang dipekerjakan dengan jenis pekerjaan yang ada/tersedia.

Insentif pekerja adalah balas jasa (biasanya berupa uang) yang diberikan oleh perusahaan/usaha diluar upah/gaji biasanya yang besarnya ditentukan oleh prestasi kerja dari pekerja.

Pendapatan usaha menurun adalah turunnya nilai omset/output dari usaha.

Lainnya adalah kesulitan yang berkaitan dengan pengupahan pekerja yang disebabkan oleh selain yang disebutkan diatas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V149" name="B10R7C2" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="149">
            <labl>Penyebab utama kesulitan adalah</labl>
            <location StartPos="311" EndPos="312" width="2" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="68"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">68</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>UMR yang meningkat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Jumlah pekerja terlalu banyak</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Insentif pekerja</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Pendapatan usaha menurun</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Lainnya</labl>
            </catgry>
            <txt>Yang dimaksud utama di sini adalah salah satu kode jawaban yang dilingkari pada rincian 7.c.1 yang menurut responden paling dominan/menonjol menjadi penyebab kesulitan yangberkaitan dengan pengupahan pekerja.</txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V150" name="B10R8A" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="150">
            <labl>Apakah perusahaan/usaha ini mengalami kesulitan pemasaran.</labl>
            <location StartPos="313" EndPos="313" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <postQTxt>Jika jawaban 2, langsung ke rincian 9</postQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V151" name="B10R8B1" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="151">
            <labl>Jika "mengalami kesulitan", disebabkan oleh :</labl>
            <location StartPos="314" EndPos="316" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Rincian ini akan terisi apabila rincian 8.a berkode 1 (mengalami kesulitan pemasaran)</preQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="468"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">468</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Tidak memiliki kantor pemasaran/agen/distributor di tempat lain</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Permintaan menurun</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Tidak mampu menjual sesuai dengan harga pasar</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Tidak mampu bersaing dalam hal kualitas dan pelayanan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Kenaikan biaya distribusi/transportasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>32</catValu>
                <labl>Kenaikan biaya pemasaran lainnya (iklan, dll.)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>64</catValu>
                <labl>Kesulitan transportasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>128</catValu>
                <labl>Lainnya (sebutkan.....)</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V152" name="B10R8B2" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="152">
            <labl>Penyebab utama kesulitan adalah</labl>
            <location StartPos="317" EndPos="319" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Rincian ini akan terisi apabila rincian 8a berkode 1 (mengalami kesulitan pemasaran).</preQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="246"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">246</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Tidak memiliki kantor pemasaran/agen/distributor di tempat lain</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Permintaan menurun</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Tidak mampu menjual sesuai dengan harga pasar</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Tidak mampu bersaing dalam hal kualitas dan pelayanan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Kenaikan biaya distribusi/transportasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>32</catValu>
                <labl>Kenaikan biaya pemasaran lainnya (iklan, dll.)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>64</catValu>
                <labl>Kesulitan transportasi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>128</catValu>
                <labl>Lainnya (sebutkan.....)</labl>
            </catgry>
            <txt>Yang dimaksud utama adalah salah satu kode jawaban yang dilingkari pada rincian 8.b.1 yang menurut responden paling dominan/menonjol.</txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V153" name="B10R9" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="153">
            <labl>Perbaikan dan langkah yang dilakukan perusahaan/usaha</labl>
            <location StartPos="320" EndPos="325" width="6" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="824611" max="824622"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">824611</sumStat>
            <sumStat type="max">824622</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan pengurangan barang modal disini adalah pengurangan barang modal tetap yang dilakukan perusahaan/usaha dengan cara menjual, menghibahkan ke pihak lain dan sebagainya sehingga mengurangi kuantitas barang modal tetap perusahaan/usaha. (tidak termasuk pe-non aktifan barang modal tetap).

Penggantian barang modal (termasuk perbaikan besar) adalah mengganti dan atau melakukan perbaikan besar barang modal tetap dengan maksud menambah kapasitas/meningkatkan daya kerja atau merubah bentuk serta menambah umur barang modal tersebut.

Mengganti bahan baku/suku cadang yang lebih murah adalah menggunakan bahan baku/suku cadang yang harganya lebih murah (pada umumnya kualilasnya lebih rendah) dari biasanya.

Menurunkan kapasitas produksi adalah menurunkan jumlah barang/jasa yang dihasilkan/ diperdagangkan perusahaan/usaha dari kapasitas biasanya.

Penghematan energi (listrik,BBM,gas dan air)adalah mengurangi pemakaian energi seperti listrik, BBM,  gas, dan air di perusahaan/usaha, sehingga lebih efisien penggunaannya.

Penghematan telepon, telex, faksimil adalah mengurangi pemakaian telepon, teleks dan faksimil untuk keperluan perusahaan/usaha sehingga lebih efisien penggunaannya.

Pengurangan biaya operasional lainnya adalah penghematan biaya yang berkenaan dengan pengoperasian jalannya perusahaan/usaha selain dari biaya proses produksi/kegiatan menjual barang/jasa.

Kebijakan dalam pemasaran adalah segala tindakan/usaha yang dilakukan di bidang jaringan pendistribusian barang/jasa.

Kebijakan dalam penjualan adalah segala tindakan/usaha yang dilakukan dibidang penjualan barang/jasa.

Kebijakan dalam harga adalah segala tindakan/usaha yang dilakukan dibidang penentuan harga barang/jasa sehingga mempunyai daya saingdi pasaran.

PHK pekerja adalah pemutusan hubungan kerja secara sepihak yang dilakukan oleh perusahaan/usaha.

Merumahkan pegawai adalah me- non aktifkan pegawai dari kegiatan sehari-hari yang dilakukan perusahaan/usaha dengan tetap memberikan upah/gaji seperti biasanya dan untuk sementara waktu pekerja tersebut berstatus "quo" sampai ada kepastian dari perusahaan/usaha apakah diaktifkan kembali atau di PHK.

Pengurangan jam kerja per hari adalah adalah tindakan mengurangi jam kerja normal yang berlaku di perusahaan/usaha setiap harinya dengan maksud memperkecil pengeluaran perusahaan/usaha.

Pengurangan hari kerja adalah tindakan mengurangi hari kerja normal yang berlaku di perusahaan/usaha setiap bulannya dengan maksud memperkecil pengeluaran perusahaan/usaha.

Pengurangan gaji/insentif/bonus/tunjangan pekerja adalah tindakan menurunkan tingkat upah gaji/insentf/bonus/tunjangan pekerjasetiap bulannyatanpa mengurangi jam kerja maupun hari kerja normal yang berlaku di perusahaan/usaha dengan maksud efisiensi.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V154" name="B10R10A" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="154">
            <labl>Apakah usaha ini menjadi anggota koperasi ?</labl>
            <location StartPos="326" EndPos="326" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V155" name="B10R10B" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="155">
            <labl>Apakah selama setahun yang lalu usaha ini pernah menerima pelayanan dari koperasi</labl>
            <location StartPos="327" EndPos="327" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <postQTxt>Jika jawaban 2, langsung ke rincian 11.a</postQTxt>
                <ivuInstr>Pertanyaan rincian 10. b dan 10. c tidak terkait dengan rincian 10. a.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <txt>Yang dimaksud dalam rincian ini adalah selama periode Desember 1997 - Nopember 1998 usaha telah berinteraksi dengan koperasi dan menerima pelayanan dari koperasi misalnya menerima pelayanan penyediaan/pembelian bahan baku, pinjaman uang, penyuluhan, pemasaran dan sebagainya.</txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V156" name="B10R10C" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="156">
            <labl>Jenis pelayanan yang diterima dari koperasi</labl>
            <location StartPos="328" EndPos="329" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Rincian ini ditanyakan apabila rincian l0.b berkode 1 (pernah menerima pelayanan dari koperasi).</preQTxt>
                <ivuInstr>Pertanyaan rincian 10. b dan 10. c tidak terkait dengan rincian 10. a.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="16"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">16</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Pinjaman uang/barang modal</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Pengadaan bahan baku/barang dagangan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Pemasaran</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Bimbingan/pelatihan/penyuluhan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Lainnya (sebutkan.....)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Pelayanan pinjaman uang/barang modal adalah pelayanan pinjaman uang tunai/barang modal untuk keperluan perusahaan/usaha. Pelayanan pengadaan bahan baku/barang dagangan cukup jelas.

Pelayanan Pemasaran adalah pelayanan yang diberikan koperasi untuk memasarkan barang-barang hasil produksi usaha.

Pelayanan bimbingan/pelatihan/penyuluhan adalah pelayanan berupa latihan kerja, penerangan/penyuluhan/pengelolaan umum dan atas ketrampilan produksi yangdiberikan oleh koperasi dilakukan dengan maksud meningkatkan ketrampilan atau kemampuan berusaha yang berhubungan dengan usaha yang dilakukan.

Pelayanan lainnya adalah jenis pelayanan selain yang disebutkan diatas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V157" name="B10R11A" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="157">
            <labl>Apakah ada pekerja (yang ada sekarang ini) di perusahaan/usaha ini yang pernah mengikuti bimbingan/pelatihan/penyuluhan?</labl>
            <location StartPos="330" EndPos="330" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <postQTxt>Jika jawaban 2, langsung ke rincian 12.a</postQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ada</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak ada</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V158" name="B10R11B" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="158">
            <labl>Bimbingan/pelatihan/penyuluhan tersebut diselenggarakan oleh:</labl>
            <location StartPos="331" EndPos="331" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Rincian ini ditanyakan apabila rincian 11.a berkode 1 (pernah mengikuti bimbingan/pelatihan/ penyuluhan)</preQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Sendiri</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Pihak lain: Pemerintah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Pihak lain: Swasta</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V159" name="B10R11C" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="159">
            <labl>Jenis bimbingan/pelatihan/penyuluhan yang diikuti</labl>
            <location StartPos="332" EndPos="333" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Rincian ini ditanyakan apabila rincian 11.a  berkode 1 (pernah mengikuti bimbingan/pelatihan/ penyuluhan)</preQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="31"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">31</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Managerial</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Ketrampilan/teknik produksi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Pemasaran</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Lainnya (sebutkan.......)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Bimbingan/pelatihan/penyuluhan managerial adalah jenis bimbingan/penyuluhan untuk meningkatkan ketrampilan, pengelolaan usaha secara umum.

Bimbingan/pelatihan/penyuluhan ketrampilan/teknik produksi adalahjenis bimbingan/penyuluhan untuk meningkatkan kemampuan/ketrampilan dalam teknik produksi.

Bimbingan/penyuluhan pemasaran adalah jenis bimbingan/penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemasaran, seperti cara mempelajari kebutuhan dan keinginan konsumen, cara melakukan penjualan dan promosi.

Bimbingan/pelatihan/penyuluhan lainnya adalah bimbingan/pelatihan/penyuluhan selain yang disebutkan diatas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V160" name="B10R12A" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="160">
            <labl>Apakah usaha ini mempunyai bapak angkat/kemitraan</labl>
            <location StartPos="334" EndPos="334" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <postQTxt>Jika jawaban 2, langsung ke rincian 13</postQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Bapak angkat adalah orang, perusahaan, koperasi maupun lembaga baik pemerintah maupun swasta yang membantu/membina perusahaan/usaha ekonomi lemah berupa pemasaran, bahan baku, pelatihan, permodalan dan jasa-jasa lain yang memungkinkan usaha tersebut dapat berkembang secara mandiri.

Kemitraan adalah hubungan kerjasama antara usaha kecil dan perusahaan besar yang saling menguntungkan, memperkuat dan mendukung.
Contoh: Perusahaan Wingko BABAT merupakan salah satu perusahaan di bawah binaan PT. INDOSAT.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V161" name="B10R12B" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="161">
            <labl>Jika Ya, fasilitas yang diterima</labl>
            <location StartPos="335" EndPos="336" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Rincian ini akan terisi apabila rincian 12.a berkode 1 (mempunyai bapak angkat/kemitraan).</preQTxt>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="16"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">16</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Uang/barang modal</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Pengadaan bahan baku/barang dagangan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Pemasaran</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Bimbingan/pelatihan/penyuluhan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Lainnya (sebutkan.....)</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V162" name="B10R13A" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="162">
            <labl>Wilayah pemasaran di dalam negeri selama bulan Nopember 1998</labl>
            <location StartPos="337" EndPos="338" width="2" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="27" max="91"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">27</sumStat>
            <sumStat type="max">91</sumStat>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V163" name="B10R13B" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="163">
            <labl>Wilayah pemasaran di luar negeri selama bulan Nopember 1998</labl>
            <location StartPos="339" EndPos="341" width="3" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="36" max="964"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">36</sumStat>
            <sumStat type="max">964</sumStat>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V164" name="B10R14" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="164">
            <labl>Bagaimana tindakan perusahaan/usaha jika dalam 6 bulan ke depan keadaan masih dalam situasi krisis ekonomi ?</labl>
            <location StartPos="342" EndPos="342" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="8"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">8</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Tetap melakukan usaha  seperti sekarang</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Berganti usaha</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Usaha berhenti</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Tidak tahu</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V165" name="B10R15" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="165">
            <labl>Bagaimana perkiraan keadaan perusahaan/usaha ini pada 6 bulan yang akan datang?</labl>
            <location StartPos="343" EndPos="343" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="0" max="3"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">0</sumStat>
            <sumStat type="max">3</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Lebih baik</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Sama saja</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Lebih buruk</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V166" name="FILLER" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="166">
            <labl>FILLER</labl>
            <location StartPos="344" EndPos="350" width="7" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="370752" max="5279648"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">370752</sumStat>
            <sumStat type="max">5279648</sumStat>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V167" name="INFLATE" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="167">
            <labl>Faktor Pengali</labl>
            <location StartPos="351" EndPos="351" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V168" name="NullFlags" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="168">
            <labl>_NullFlags</labl>
            <location StartPos="352" EndPos="352" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V169" name="f170" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="169">
            <labl>f170</labl>
            <location StartPos="353" EndPos="353" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V170" name="f171" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="170">
            <labl>f171</labl>
            <location StartPos="354" EndPos="354" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V171" name="f172" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="171">
            <labl>f172</labl>
            <location StartPos="355" EndPos="355" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V172" name="f173" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="172">
            <labl>f173</labl>
            <location StartPos="356" EndPos="356" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V173" name="f174" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="173">
            <labl>f174</labl>
            <location StartPos="357" EndPos="357" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V174" name="f175" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="174">
            <labl>f175</labl>
            <location StartPos="358" EndPos="358" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V175" name="f176" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="175">
            <labl>f176</labl>
            <location StartPos="359" EndPos="359" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
    </dataDscr>
</codeBook>