{"type":"survey","doc_desc":{"title":"Census of Agriculture 2003 (Survey of Household Enterprises on Poultry and Cattle Husbandry)","idno":"DDI_IDN_2004_STU_v01-ID_M","producers":[{"name":"Rr Rokhidah","abbreviation":"RRR","affiliation":"Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi","role":"Membuat metadata pada bagian deskripsi metadata dan deskripsi kegiatan (v1.0)"},{"name":"Murtika","abbreviation":"MTK","affiliation":"Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi","role":"Membuat Datasets dari metadata"}],"prod_date":"2020-11-20","version_statement":{"version":"Version 1 (November 2020). Edited version that is identical to the original version (DDI-01-ST03-STU-2004-M1-ENG-BPS) that was produced by Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi except for the following fields that were edited by The World Bank Group: study ID, and DDI ID.","version_date":"2020-11-20"}},"study_desc":{"title_statement":{"idno":"IDN_2004_STU_v01-ID_M","title":"Census of Agriculture 2003","sub_title":"Survey of Household Enterprises on Poultry and Cattle Husbandry","alt_title":"STU 2004","translated_title":"Sensus Pertanian 2003, Survei Rumah Tangga Usaha Peternakan"},"authoring_entity":[{"name":"Direktur Statistik Peternakan","affiliation":"Badan Pusat Statistik"}],"oth_id":[{"name":"Lembaga pemerintah, lembaga non pemerintah, mahasiswa, peniliti, dan lain-lain","affiliation":"","email":"","role":""}],"production_statement":{"producers":[{"name":"Sub Direktorat Statistik Peternakan","affiliation":"Badan Pusat Statistik","role":""}],"copyright":"Copyright \u00a9 2004, BPS Statistics Indonesia. All rights reserved.","funding_agencies":[{"name":"APBN","abbreviation":"","role":""}]},"distribution_statement":{"contact":[{"name":"Sub Direktorat Peternakan (Masalah Teknis)","affiliation":"Badan Pusat Statistik","email":"","uri":""},{"name":"Sub Direktorat Peternakan (Metode Pengumpulan Data)","affiliation":"Badan Pusat Statistik","email":"","uri":""},{"name":"Sub Direktorat Peternakan (Metode Pengolahan Data)","affiliation":"Badan Pusat Statistik","email":"","uri":""},{"name":"Sub Direktorat Peternakan (Diseminasi Data)","affiliation":"Badan Pusat Statistik","email":"","uri":""},{"name":"Sub Direktorat Peternakan (Sumber Dana)","affiliation":"Badan Pusat Statistik","email":"","uri":""}]},"series_statement":{"series_name":"Agricultural Survey [ag\/oth]","series_info":"Survei Rumah Tangga Usaha Peternakan (STU) 2004 merupakan lanjutan dari kegiatan Sensus Pertanian 2003 (ST2003) untuk sub sektor peternakan yang dimulai dari Oktober 2003 s.d. Sepetember 2004"},"version_statement":{"version":"versi 1.0 (2004) raw data baru"},"study_info":{"keywords":[{"keyword":"Rumah Tangga","vocab":"","uri":""},{"keyword":"Pertanian","vocab":"","uri":""},{"keyword":"Ternak","vocab":"","uri":""},{"keyword":"Unggas","vocab":"","uri":""},{"keyword":"Usaha","vocab":"","uri":""},{"keyword":"Bibit","vocab":"","uri":""},{"keyword":"Produksi","vocab":"","uri":""},{"keyword":"Modal","vocab":"","uri":""}],"abstract":"Sektor pertanian merupakan sektor yang dapat diandalkan dalam pemulihan perekonomian nasional, mengingat sektor pertanian terbukti masih dapat memberikan kontribusi pada perekonomian nasional walaupun krisis ekonomi menerpa. Hal ini dikarenakan terbukanya penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian dan tingginya sumbangan devisa yang dihasilkan. Selain itu dapat dilihat  peranan sektor pertanian dalam perekonomian Indonesia pada tahun 2003 sekitar 15,8% dan penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian menurut hasil Sakernas 2003 sekitar 46,3%.\n\nSurvei Rumah Tangga Usaha Peternakan 2004 (STU04) merupakan salah satu kegiatan dalam pelaksanaan Sensus Pertanian 2003 Lanjutan, survei ini dimaksudkan untuk dapat melihat lebih rinci struktur usaha rumah tangga peternakan. \n\nDiharapkan dari  kegiatan ini akan menghasilkan data yang dapat digunakan untuk melakukan evaluasi hasil pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah di bidang peternakan, maupun untuk perencanaan  pembangunan tahap berikutnya.\n\n\nTujuannya adalah :\n- Mendapatkan data statistik peternakan yang akurat, berupa gambaran yang jelas tentang struktur usaha rumah tangga peternakan di Indonesia.\n- Mendapatkan data mutasi ternak selama setahun yang lalu dan keadaan sosial ekonomi rumah tangga peternak.\n- Memperoleh informasi yang tidak didapat dari survei-survei peternakan rutin.\n\nMengingat data yang harus dikumpulkan melalui Survei Usaha Rumah Tangga Peternakan sangat banyak dan beragam, maka pelaksanaan harus dilakukan secara teliti dan berhati-hati. Dengan demikian hasil yang diperoleh dari pelaksanaan survei ini akan berhasil guna dan berdaya guna baik dari segi waktu, tenaga maupun biaya.\n\n\nVariabel Utama\n- Penguasaan dan penggunaan lahan serta sarana usaha ternak\/unggas.\n- Keterangan umum berkenaan dengan usaha ternak\/unggas.\n- Jumlah dan mutasi ternak\/unggas, produksi dan pasca panen.\n- Kuantitas dan nilai pengeluaran (struktur ongkos) usaha ternak\/unggas.\n- Sumber pendapatan dan keterangan sosial ekonomi rumah tangga usaha peternakan.\n\nPemanfaatan Data\n- Hasil pengumpulan data digunakan oleh lembaga pemerintah khususnya Departemen Pertanian.\n- Masyarakat umum (publik) seperti: lembaga\/perusahaan swasta, para peneliti dan mahasiswa.\n\nCakupan \nMeliputi seluruh provinsi di Indonesia kecuali Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam","coll_dates":[{"start":"2004-06-01","end":"2004-06-20","cycle":"Penyusunan buku pedoman dan kuesioner "},{"start":"2004-07-07","end":"2004-07-10","cycle":"Pembahasan pedoman & kuesioner"},{"start":"2004-07-19","end":"2004-07-24","cycle":"Pencetakan dokumen untuk 6 Propinsi"},{"start":"2004-07-26","end":"2004-07-31","cycle":"Rekrutmen Innas "},{"start":"2004-08-01","end":"2004-08-14","cycle":"Penyalinan sampel rumahtangga terpilih STU04"},{"start":"2004-08-23","end":"2004-08-30","cycle":"Pelatihan Innas "},{"start":"2004-09-01","end":"2004-09-11","cycle":"Pelatihan petugas lapangan "},{"start":"2004-09-15","end":"2004-10-30","cycle":"Pelaksanaan lapangan  "},{"start":"2004-11-01","end":"2004-11-30","cycle":"Pengolahan"},{"start":"2004-12-01","end":"2004-12-31","cycle":"Tabulasi dan penyusunan laporan "}],"nation":[{"name":"Indonesia","abbreviation":"IDN"}],"geog_coverage":"Sebagian Wilayah Indonesia: Pelaksanaan Survei dilakukan di 32 propinsi kecuali Nangroe Aceh Darussalam","geog_unit":"Rancangan penyajian, sampai dengan tingkat: Provinsi.","analysis_unit":"Unit analisis terkecil yang digunakan pada kegiatan STU04 adalah Rumah tangga yang mengusahakan ternak.","universe":"1. Responden yang dicakup pada kegiatan STU04 meliputi semua rumahtangga yang berusaha di sub sektor peternakan di seluruh wilayah negara Republik Indonesia, kecuali Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam.\n\n2. Survei Rumah Tangga Usaha Peternakan dibedakan menurut desa\/kota.","data_kind":"Sampel Probabilitas"},"method":{"data_collection":{"data_collectors":[{"name":"Pencacah","abbreviation":"","affiliation":""},{"name":"Pengawas\/Kortim","abbreviation":"","affiliation":""}],"frequency":"Sepuluh Tahunan","sampling_procedure":"1. Rancangan penarikan sampel yang digunakan adalah rancangan penarikan sampel two-stage pps double sampling design dengan prosedur sebagai berikut:\n\na. Tahap pertama, memilih sejumlah blok sensus pada setiap strata secara pps dengan size Xs (sub sektor peternakan). Pemilihan sampel blok sensus pada setiap strata dilakukan secara independent.\n\nb. Tahap kedua, memilih sejumlah rumah tangga menurut jenis komoditas pada blok sensus terpilih secara sistematik linier. Pemilihan sampel rumah tangga antar jenis komoditas dilakukan secara independent.\n\n2. Unit observasi adalah rumah tangga yang mengusahakan ternak, periode dilaksanakan adalah 10 tahunan.\n\n3. Jenis rancangan sampel adalah sampel probabilitas\n\n4. Metodologi yang digunakan adalah sampel probabilitas purposive","coll_mode":"Wawancara langsung","act_min":"Untuk menjaga kualitas hasil data survei STU04 maka diadakan training petugas pencacah dan pengawas.","cleaning_operations":"Perlakuan terhadap outlier\/missing data yang dilakukan dalam pengolahan data adalah\n1. Tidak digunakan\n2. Penyesuaian Non Respon adalah tidak ada penggantian sampel","method_notes":"Kinerja dari operator data entry adalah Lainnya dan perbaiki lagi"}},"data_access":{"dataset_availability":{"access_place":"1. Sub Direktorat Statistik Peternakan","access_place_uri":"https:\/\/mikrodata.bps.go.id\/mikrodata\/index.php\/catalog\/454","original_archive":"Badan Pusat Statistik\nhttps:\/\/mikrodata.bps.go.id\/mikrodata\/index.php\/catalog\/454","status":"Secara ringkas data hasil kegiatan ini yang tersedia untuk diseminasi adalah:\n - Barang cetakan (hard copy) berupa buku Struktur Ongkos Usaha Peternakan 2004\n - Soft copy berupa disket dan CD","coll_size":"Jenis produk data yang tersedia dari hasil kegiatan STU04 adalah :\n\n- Publikasi Dalam Media Cetak\n- Publikasi Dalam Media Elektronik \n- Macro Data\n- Micro Data\/Raw\n- Lainnya"},"dataset_use":{"conf_dec":[{"txt":"Data identitas individu dan rumah tangga tidak diberikan kepada pengguna data","required":"yes","form_no":"","uri":""}],"contact":[{"name":"Direktorat Diseminasi Statistik","affiliation":"Badan Pusat Statistik","email":"bpshq@bps.go.id ","uri":"www.bps.go.id"}],"cit_req":"Pengguna data harus menyebutkan hal berikut dalam studinya:\n\n1. Nama survei, yaitu: Sensus Pertanian 2003 Survei Rumah Tangga Usaha Peternakan\n2. Survei ID number, yaitu: 00-ST03-STU-2004-M1","disclaimer":"Pengguna data mengakui bahwa BPS tidak bertanggung jawab atas penggunaan data atau interpretasi atau kesimpulan berdasarkan penggunaan data tersebut."}}},"data_files":[{"file_id":"F1","file_name":"dataART","description":"Data ART Berisikan :\n Blok I     : PENGENALAN TEMPAT\nBlok III   : KETERANGAN ANGGOTA RUMAH TANGGA","case_count":"0","var_count":"20","producer":null,"data_checks":null,"missing_data":null,"version":null,"notes":null},{"file_id":"F2","file_name":"dataSS","description":"Data SS Berisikan : \n Blok I      : PENGENALAN TEMPAT                       \n Blok IV    : PENGUASAAN DAN PENGGUNAAN LAHAN DAN SARANA USAHA TERNAK \/ UNGGAS PADA SAAT PENCACAHAN\n Blok V     : KETERANGAN USAHA TERNAK \/ UNGGAS TERPILIH","case_count":"0","var_count":"236","producer":null,"data_checks":null,"missing_data":null,"version":null,"notes":null},{"file_id":"F3","file_name":"dataSS_01","description":"Data SS_01 berisikan :\nBlok          I : PENGENALAN TEMPAT\nBlok         V : KETERANGAN USAHA TERNAK\/UNGGAS TERPILIH\nBlok        VI : KETERANGAN PRODUKSI USAHA PETERNAKAN  SELAIN TERNAK\/UNGGAS TERPILIH SELAMA SETAHUN YANG LALU\nBlok       VII : SUMBER PENDAPATAN DAN PENERIMAAN RUMAH TANGGA SELAMA SETAHUN YANG LALU\nBlok      VIII : KETERANGAN RUMAH TANGGA USAHA PETERNAKAN\nBlok        IX : KEADAAN SOSIAL EKONOMI RUMAH TANGGA","case_count":"0","var_count":"181","producer":null,"data_checks":null,"missing_data":null,"version":null,"notes":null}],"variables":[{"file_id":"F1","vid":"V1","name":"prop","var_intrvl":"contin","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"1","loc_end_pos":"2","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Propinsi","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Propinsi","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"12","type":"min","wgtd":null},{"value":"94","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"12","labl":"Sumatera Utara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"13","labl":"Sumatera barat","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"14","labl":"Riau","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"15","labl":"Jambi","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"16","labl":"Sumatera Selatan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"17","labl":"Bengkulu","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"18","labl":"Lampung","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"19","labl":"Bangka Belitung","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"31","labl":"DKI Jakarta","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"32","labl":"Jawa Barat","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"33","labl":"jawa Tengah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"34","labl":"DI Yogyakarta","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"35","labl":"Jawa Timur","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"36","labl":"Banten","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"51","labl":"Bali","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"53","labl":"Nusa Tenggara Timur","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"61","labl":"Kalimantan Barat","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"62","labl":"Kalimantan Tengah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"63","labl":"Kalimanta Selatan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"64","labl":"Kalimantan Timur","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"71","labl":"Sulawesi Utara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"72","labl":"Sulawesi Tengah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"73","labl":"Sulawesi Selatan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"74","labl":"Sulawesi Tenggara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"75","labl":"Gorontalo","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"81","labl":"Maluku","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"82","labl":"Maluku Utara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"94","labl":"Papua","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"12","max":"94"},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V2","name":"kab","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"3","loc_end_pos":"5","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kabupaten\/Kota","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Kabupaten\/Kota","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V3","name":"kec","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"6","loc_end_pos":"8","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kecamatan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Kecamatan","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V4","name":"desa","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"9","loc_end_pos":"11","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Desa\/Kelurahan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Desa\/Kelurahan","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V5","name":"nbs","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"12","loc_end_pos":"15","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Blok Sensus","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Blok Sensus","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V6","name":"nks","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"16","loc_end_pos":"22","loc_width":"7","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Kode Sampel","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Kode Sampel","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V7","name":"segmen","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"23","loc_end_pos":"25","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Segmen","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Segmen","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin nomor segmen dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom (2).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V8","name":"nubf","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"26","loc_end_pos":"28","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Urut Bangunan Fisik","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Urut Bangunan Fisik","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin nomor urut bangunan fisik dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom ( 3 ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V9","name":"nubs","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"29","loc_end_pos":"31","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Urut Bangunan Sensus","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Urut Bangunan Sensus","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin nomor urut bangunan sensus dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom ( 4 ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V10","name":"nurt","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"32","loc_end_pos":"34","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Urut Rumah Tangga","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Urut Rumah Tangga","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin nomor urut rumah tangga dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V kolom ( 5 ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V11","name":"nus","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"35","loc_end_pos":"36","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Urut Sampel","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Urut Sampel","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin nomor urut sampel dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau blok V kolom (1) untuk rumah tangga usaha peternakan terpilih.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"999","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1","max":"999"},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V12","name":"B3K1","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"37","loc_end_pos":"39","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Urut Anggota Rumah Tangga","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Urut Anggota Rumah Tangga","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Nomor urut sudah disediakan dari nomor 01 s.d 15. Jika jumlah anggota rumah tangga lebih dari 15 orang, maka catat dengan kertas lain yang ditempelkan pada\nbagian bawah dengan nomor urut 16, 17, 18 dst.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V13","name":"B3K2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"40","loc_end_pos":"46","loc_width":"7","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nama Anggota Rumah Tangga","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nama Anggota Rumah Tangga","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nama seluruh anggota rumah tangga diurutkan dari kode hubungan dengan kepala rumah tangga ( kode untuk kolom 3 ) yang terkecil sampai yang terbesar\nyaitu dari nama kepala rumah tangga, istri\/suami dst.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Rumah tangga biasa adalah : seorang atau sekelompok orang yang mendiami sebagian atau seluruh bangunan fisik\/sensus dan biasanya tinggal bersama serta makan dari satu dapur.\n\nKepala rumah tangga, adalah : salah seorang dari kelompok anggota rumah tangga yang bertanggung jawab atas kebutuhan sehari-hari rumah tangga tersebut atau yang dianggap\/ditunjuk sebagai kepala di dalam rumah tangga tersebut.\n\nAnggota rumah tangga, adalah : semua orang yang bergabung dalam satu kesatuan rumah tangga,\nbaik yang berada di rumah pada saat pencacahan maupun sementara tidak ada.\nAnggota rumah tangga yang telah bepergian 6 bulan atau lebih, dan anggota rumah tangga yang bepergian kurang dari 6 bulan tetapi dengan tujuan pindah\/akan meninggalkan rumah 6 bulan atau lebih, tidak dianggap sebagai anggota rumah tangga.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V14","name":"B3K3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"47","loc_end_pos":"47","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Hubungan Dengan Kepala Rumah Tangga","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Hubungan Dengan Kepala Rumah Tangga","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode hubungan anggota rumah tangga yang namanya tercantum pada kolom (2) dengan kepala rumah tangga. Isiannya adalah salah satu kode 1 s\/d 9.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"8","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":"Kode hubungan dengan kepala rumah tangga yaitu :\n\n1. Kepala rumah tangga.\n2. Suami\/Istri dari kepala rumah tangga.\n3. Anak, adalah : anak kandung, anak tiri, dan atau anak angkat yang diangkat oleh kepala\nrumah tangga.\n4. Menantu, adalah : suami\/istri dari anak kandung, anak tiri, dan atau anak angkat.\n5. Cucu, adalah : anak dari anak kandung, anak tiri, dan atau anak angkat.\n6. Orang tua\/mertua, adalah : bapak\/ibu dari kepala rumah tangga atau bapak\/ibu dari\nistri\/suami kepala rumah tangga.\n7. Famili lain, adalah : orang-orang yang ada hubungan famili dengan kepala rumah tangga atau\nada hubungan famili dengan istri\/suami kepala rumah tangga misalnya : adik, kakak,\nkeponakan, bibi, paman, ipar, kakek, nenek, dan sebagainya.\n8. Pembantu rumah tangga, adalah : seseorang yang bekerja sebagai pembantu yang\nmenginap dan makan di rumah tangga tersebut dengan menerima upah\/gaji baik berupa\nuang ataupun barang.\n9. Lainnya, adalah  : orang yang tidak ada hubungan famili dengan kepala rumah tangga atau\nistri\/suami kepala rumah tangga, seperti tamu, teman, orang yang mondok dengan makan\n(indekos) jumlahnya kurang dari 10 orang, dan sebagainya","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kepala Rumah Tangga","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Istri\/Suami","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Anak","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Menantu","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"Cucu","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"6","labl":"Orang Tua\/Mertua","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"7","labl":"Famili Lain","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"8","labl":"Pembantu Rumah Tangga","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1","max":"8"},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V15","name":"B3K4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"48","loc_end_pos":"50","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jenis Kelamin","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Jenis Kelamin","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode 1 jika anggota rumah tangga berjenis kelamin laki-laki dan kode 2 untuk perempuan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Laki-laki","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Perempuan","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V16","name":"B3K5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"51","loc_end_pos":"52","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Umur","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Umur","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan umur masing-masing anggota rumah tangga. Umur dihitung sampai dengan ulang tahun terakhir. Penghitungan umur berdasarkan pada kalender masehi.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Penjelasan :\n1. Jika umur anggota rumah tangga 8 tahun 10 bulan, dicatat 8 tahun.\n2. Jika kurang dari satu tahun (10 bulan), umurnya dicatat 0 tahun.\n3. Apabila responden tidak mengetahui umurnya dengan pasti, usahakan mendapatkan\nketerangan mengenai umur dengan jalan menghubungkan kejadian penting baik bersifat\nnasional maupun lokal\/daerah setempat, sehingga umurnya dapat diperkirakan lebih tepat.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V17","name":"B3K6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"53","loc_end_pos":"55","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Ijazah\/STTB tertinggi yang dimiliki","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Ijazah\/STTB tertinggi yang dimiliki","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode ijasah\/STTB tertinggi yang dimiliki oleh masing-masing anggota rumah tangga (kode 1 s.d. 7).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ijasah\/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) adalah : Surat keterangan yang diperoleh setelah\nseseorang menyelesaikan jenjang pendidikan formal tertentu, dan lulus ujian akhir.\n\nSekolah adalah : pendidikan formal mulai dari pendidikan dasar, menengah dan tinggi.\n\nTamat sekolah adalah : yang dapat menyelesaikan pelajaran pada kelas atau tingkat terakhir suatu jenjang sekolah di sekolah negeri maupun swasta dengan mendapatkan tanda tamat belajar\/ijasah.\n\nSeseorang yang belum mengikuti pelajaran pada kelas tertinggi, tetapi telah lulus ujian akhir, dianggap tamat sekolah.\nBelum\/tidak mempunyai adalah : tidak\/belum pernah sekolah, yang masih duduk di bangku sekolah dasar.\n\nSekolah Dasar (SD)\/Setara adalah : tamat dan mempunyai ijasah Sekolah Dasar, Sekolah Rakyat, Sekolah Luar Biasa Tingkat dasar, Sekolah Dasar kecil, Sekolah Dasar Pamong, Paket A1 s.d A100 (Yang memperoleh ijasah Persamaan SD) atau Madrasah Ibtidaiyah.\n\nSekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP)\/Setara adalah : tamat dan mempunyai ijasah\nSekolah Menengah Pertama Umum, misalnya: SMP, MULO, HBS 3 tahun, Sekolah Luar Biasa Tingkat Pertama, Madrasah Tsanawiyah, atau tamat dan mempunyai ijasah Sekolah Menengah Tingkat Pertama Kejuruan misalnya: SKKP, SMEP, SPMP, ST, PGA 4 tahun, SGB, Kursus Pegawai Administrasi, Kursus Karyawan Perusahaan, Pendidikan Pegawai Urusan Peradilan Agama.\n\nSekolah Menengah Umum (SMU)\/Setara adalah : tamat dan mempunyai ijasah Sekolah Menengah Tingkat Umum, misalnya : SMA\/SMU, SLTA, HBS 5 tahun, AMS, Madrasah Aliyah, atau tamat dan mempunyai ijazah Sekolah Menengah Tingkat Atas Kejuruan misalnya :\nSPMA\/SPP, SMKK\/SKKA, SMEA, STM, SPG, KPG, SGO\/SMOA, PGA 6 tahun, SNAKMA,\nSAA\/SMF, KPAA. STU04-PCS. Pedoman Pencacahan Survei Rumah Tangga Usaha Peternakan 27.\n\nD1 \/ D2 adalah : mereka yang tamat program diploma 1 dan diploma 2 pada suatu pendidikan yang khusus diberikan untuk program diploma.\n\nAkademi\/D3 adalah : tamat Akademi\/D3 dan mempunyai ijasah atau telah mendapatkan gelar\nSarjana Muda pada suatu fakultas. \nBagi fakultas yang tidak mengeluarkan gelar Sarjana Muda , maka mahasiswa yang duduk di Tingkat 4 atau 5 tetap dimasukkan Sekolah Menengah Tingkat\nAtas.\n\nUniversitas\/D4 adalah : tamat dan mempunyai ijasah program pendidikan sarjana, pasca sarjana,\ndoktor, diploma IV, akta IV atau V, spesialis I\/II pada suatu Universitas\/Institut\/Sekolah Tinggi.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Belum\/Tidak punya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"SD\/Setara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"SLTP\/Setara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"SMU\/Setara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"D1\/D2","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"6","labl":"Akademi\/D3","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"7","labl":"Universitas\/D4","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V18","name":"B3K7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"56","loc_end_pos":"58","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah sebagai Peternakan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Untuk Anggota rumah tangga berumur 10 Tahun ke atas selama setahun yang lalu :\nApakah sebagai Peternak ?","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Kolom ini bertujuan untuk mengetahui anggota rumah tangga yang berusia  10 tahun dan berusaha sebagai peternak.\nTanyakan apakah ada anggota rumah tangga yang\ntelah berusia  10 tahun yang berusaha sebagai peternak selama setahun yang lalu.\nIsikan kode 1 jika Ya dan kode 2 jika tidak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Peternak adalah : seseorang melakukan pemeliharaan ternak\/unggas dengan tujuan sebagian\/seluruh hasilnya untuk dijual\/memperoleh keuntungan atas resiko.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V19","name":"B3K8","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"59","loc_end_pos":"61","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah sebagai Peternak untuk Jenis ternak\/unggas terpilih","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika kolom 7 berkolom 1","var_qstn_qstnlit":"Untuk Anggota rumah tangga berumur 10 Tahun ke atas selama setahun yang lalu :\nJika kolom 7 berkolom 1, Apakah sebagai peternak untuk Jenis ternak\/unggas terpilih ?","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode 1 jika jenis ternak\/unggas yang dipelihara adalah : jenis ternak\/unggas terpilih dan kode 2 jika jenis ternak\/unggas yang dipelihara adalah bukan jenis\nternak\/unggas terpilih.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Peternak adalah : seseorang melakukan pemeliharaan ternak\/unggas dengan tujuan sebagian\/seluruh hasilnya untuk dijual\/memperoleh keuntungan atas resiko.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F1","vid":"V20","name":"B3K9","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"62","loc_end_pos":"64","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah sebagai buruh usaha Peternakan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Untuk Anggota rumah tangga berumur 10 Tahun ke atas selama setahun yang lalu :\nApakah sebagai buruh usaha Peternakan ?","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode 1 jika anggota rumah tangga bekerja sebagai buruh usaha peternakan dan kode 2 jika tidak bekerja sebagai buruh peternakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Buruh usaha peternakan adalah : seseorang yang bekerja pada usaha di bidang peternakan dengan\nmenerima upah\/gaji baik berupa uang maupun barang","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F1"},{"file_id":"F2","vid":"V21","name":"prop","var_intrvl":"contin","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"1","loc_end_pos":"2","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Propinsi","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Propinsi","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"12","type":"min","wgtd":null},{"value":"94","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"12","labl":"Sumatera Utara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"13","labl":"Sumatera barat","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"14","labl":"Riau","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"15","labl":"Jambi","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"16","labl":"Sumatera Selatan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"17","labl":"Bengkulu","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"18","labl":"Lampung","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"19","labl":"Bangka Belitung","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"31","labl":"DKI Jakarta","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"32","labl":"Jawa Barat","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"33","labl":"jawa Tengah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"34","labl":"DI Yogyakarta","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"35","labl":"Jawa Timur","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"36","labl":"Banten","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"51","labl":"Bali","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"53","labl":"Nusa Tenggara Timur","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"61","labl":"Kalimantan Barat","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"62","labl":"Kalimantan Tengah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"63","labl":"Kalimanta Selatan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"64","labl":"Kalimantan Timur","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"71","labl":"Sulawesi Utara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"72","labl":"Sulawesi Tengah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"73","labl":"Sulawesi Selatan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"74","labl":"Sulawesi Tenggara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"75","labl":"Gorontalo","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"81","labl":"Maluku","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"82","labl":"Maluku Utara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"94","labl":"Papua","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"12","max":"94"},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V22","name":"kab","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"3","loc_end_pos":"5","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kabupaten\/Kota","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Kabupaten\/Kota","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V23","name":"kec","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"6","loc_end_pos":"8","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kecamatan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Kecamatan","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V24","name":"desa","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"9","loc_end_pos":"11","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Desa\/Kelurahan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Desa\/Kelurahan","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V25","name":"nbs","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"12","loc_end_pos":"15","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Blok Sensus","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Blok Sensus","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V26","name":"nks","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"16","loc_end_pos":"22","loc_width":"7","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Kode Sampel","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Kode Sampel","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V27","name":"segmen","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"23","loc_end_pos":"25","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Segmen","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Segmen","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin nomor segmen dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom (2).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V28","name":"nubf","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"26","loc_end_pos":"28","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Urut Bangunan Fisik","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Urut Bangunan Fisik","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin nomor urut bangunan fisik dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom ( 3 ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V29","name":"nubs","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"29","loc_end_pos":"31","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Urut Bangunan Sensus","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Urut Bangunan Sensus","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin nomor urut bangunan sensus dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom ( 4 ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V30","name":"nurt","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"32","loc_end_pos":"34","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Urut Rumah Tangga","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Urut Rumah Tangga","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin nomor urut rumah tangga dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V kolom ( 5 ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V31","name":"nus","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"35","loc_end_pos":"36","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Urut Sampel","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Urut Sampel","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin nomor urut sampel dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau blok V kolom (1) untuk rumah tangga usaha peternakan terpilih.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"999","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1","max":"999"},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V32","name":"namaKRT","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"37","loc_end_pos":"42","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nama Kepala Rumah Tangga","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nama Kepala Rumah Tangga","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin nama kepala rumah tangga terpilih dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V kolom ( 6 ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V33","name":"jns_sampel","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"43","loc_end_pos":"43","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jenis Sampel","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Jenis Sampel","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode (1) jika rumah tangga yang dicacah adalah sampel utama dan lingkari kode (2) jika rumah tangga yang dicacah adalah sampel pengganti.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"2","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Utama","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Pengganti","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1","max":"2"},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V34","name":"alasanGanti","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"44","loc_end_pos":"44","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode Alasan Penggantian Sampel","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Kode Alasan Penggantian Sampel","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan salah satu kode alasan penggantian sampel (hanya terisi jika rincian 14 berkode 2).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V35","name":"JTU_terpilih","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"45","loc_end_pos":"47","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jenis Ternak\/Unggas terpilih","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Jenis Ternak\/Unggas terpilih","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":null,"var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"703","type":"min","wgtd":null},{"value":"717","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"703","max":"717"},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V36","name":"b4ar1k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"48","loc_end_pos":"54","loc_width":"7","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Milik Sendiri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Penguasaan Lahan (M2)\n1. Luas Lahan Milik sendiri : ............m2","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Luas dituliskan dalam m2 bilangan bulat. Untuk pengisian luas disediakan 7 kotak isian. \n\nJika responden hanya dapat menjawab dalam satuan setempat maka petugas harus mengkorvesikan\nke dalam m2 sesuai dengan konversi yang berlaku di daerah setempat. Pembulatan hanya boleh dilakukan setelah dikonversikan ke satuan standar .\n\nTanyakan luas lahan yang dimiliki dan isikan pada kotak yang disediakan di kolom (2).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Luas lahan yang dimiliki adalah : lahan yang berdasarkan status hukum atau oleh masyarakat\nsetempat diakui sebagai milik dari salah satu anggota rumah tangga.\nLahan milik sendiri tersebut dapat berasal dari pembelian, warisan atau pemberian dari pihak lain yang menjadi milik sendiri.\n\nLahan yang dimiliki berasal dari:\n1. Lahan yang dibeli baik kontan maupun angsuran.\n2. Lahan warisan yaitu lahan yang diterima oleh ahli waris berdasarkan pembagian dari harta orang yang telah meninggal dunia.\n3. Lahan yang diperoleh secara hibah.\n4. Lahan yang dimiliki berdasarkan: land reform, permohonan biasa, pembagian lahan transmigrasi, pembagian lahan dari pembabatan hutan, hukum adat, penyerahan dari program Perkebunan Inti Rakyat (PIR).","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V37","name":"b4ar2k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"55","loc_end_pos":"61","loc_width":"7","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Berasal dari pihak lain","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Penguasaan Lahan (M2)\n2. Luas Lahan Berasal dari Pihak Lain :...........m2","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan luas lahan yang berasal dari pihak lain dan isikan pada kotak yang disediakan di kolom (2).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Luas Lahan yang berasal dari pihak lain adalah : lahan yang diperoleh anggota rumah tangga\ndari pihak lain baik yang di sewa, bagi hasil, gadai, bengkok, bebas sewa, serobotan dan lahan garapan lainnya.\n\nLahan sewa adalah : lahan yang berasal dari pihak lain dengan membayar sewa yang besarnya\nsudah ditetapkan terlebih dahulu tanpa melihat besar kecilnya hasil produksi.\nPembayaran sewa dapat berupa uang atau barang. Dalam sewa menyewa pemilik lahan tidak ikut menanggung ongkos-ongkos produksi maupun resiko dari penggarapan lainnya.\n\nLahan bagi hasil\/sakap adalah : lahan sewa tetapi dengan perjanjian besarnya sewa berdasarkan\nhasil panen\/produksi dan dibayarkan setelah panen. Besarnya bagian yang akan diserahkan pada pemilik lahan sudah ditentukan lebih dahulu, seperti setengah atau sepertiga hasil produksi.\nIstilah yang dipakai di beberapa daerah antara lain : maro, meniga, martilu, toyo, nengah, jejuron,\nkujang, dan mampatigoi.\n\nLahan gadai adalah : lahan yang berasal dari pihak lain sebagai jaminan pinjaman uang pihak yang menggadaikan lahan.\nLahan tersebut dikuasai oleh orang yang memberi pinjaman uang sampai pemilik lahan membayar kembali hutangnya.\n\nLahan bengkok\/lahan pelungguh adalah : lahan milik desa\/kelurahan yang dikuasakan kepada\npamong desa atau bekas pamong desa sebagai gaji atau pensiun.\n\nLahan bebas sewa adalah : lahan yang didapatkan dengan tanpa membeli atau membayar sewa,\ndan bukan merupakan lahan milik, tetapi hanya diizinkan memakai dengan bebas sewa.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V38","name":"b4ar3k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"62","loc_end_pos":"68","loc_width":"7","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Berada di pihak lain","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Penguasaan Lahan (M2)\n3. Luas lahan yang berada dipihak lain :...............m2","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan luas lahan yang berada di pihak lain dan isikan pada kotak yang disediakan di kolom (2).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Luas lahan yang berada di pihak lain meliputi :\n\n1. Lahan yang disewakan\n2. Lahan yang dibagihasilkan\n3. Lahan yang digadaikan.\n4. Lahan yang diserahkan kepada pihak lain dengan bebas sewa\n5. Lahan yang dikuasai pihak lain secara tidak sah. \n\nContoh:\nPak Cempe menyakap lahan Pak Cemeng seluas 10.000 m2 untuk ditanami padi, pada waktu\npanen harus menyerahkan 50 % dari hasil produksi (maro). Jika hasil panen 4 ton, maka pak\nCempe harus menyerahkan gabah\/padi sebesar \u00bd x 4 ton = 2 ton gabah kepada pak Cemeng.\nJika pak Cempe terpilih sampel, maka pak Cempe menguasai lahan dari pihak lain (sakap)\nseluas 10.000 m2, sedangkan lahan pak Cemeng seluas 10.000 m2 berada di pihak lain.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V39","name":"b4ar4k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"69","loc_end_pos":"75","loc_width":"7","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Lahan yang dikuasai","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Penguasaan Lahan (M2)\n4. Luas Lahan yang dikuasai (1+2-3) : .............m2","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan luas lahan yang benar-benar dikuasai pada saat pencacahan di kotak yang disediakan pada kolom (2).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Lahan yang dikuasai, adalah : luas lahan milik sendiri ditambah lahan yang berasal dari pihak\nlain, dikurangi lahan yang berada dipihak lain.\n\nContoh:\nPak Gogor meminjam uang sebesar Rp.250.000 pada ibu Sawiyah dengan jaminan bahwa lahan yang dimiliki pak Gogor seluas 4000 m2 harus diserahkan kepada ibu Sawiyah sampai pak Gogor dapat melunasi hutangnya. \nDi samping itu pak Gogor masih mempunyai sawah warisan dari orang tuanya seluas 2,5 Ha.\nRumah pak Gogor dibangun di atas tanah seluas 250 m2. Maka lahan yang dikuasai pak Gogor seluas 4000 m2 + 25.000 m2 + 250 m2 \u2013 4000 m2 = 25.250 m2.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V40","name":"b4br1","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"76","loc_end_pos":"82","loc_width":"7","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak\/unggas","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Penggunaan Lahan yang dikuasai (M2)\n1. Luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak\/unggas (M2) : .............m2","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":null,"var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak\/unggas terdiri dari :\na. Luas kandang yang dikuasai peternak.\nb. Luas lahan untuk penanaman pakan.\nc. Luas lahan lainnya.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V41","name":"b4br1ak2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"83","loc_end_pos":"89","loc_width":"7","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Luas kandang yang dikuasai peternak","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Penggunaan Lahan yang dikuasai (M2)\n1. Luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak\/unggas (M2) :\na. Luas kandang yang dikuasai peternak :............m2","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan luas kandang yang dikuasai peternak dalam m2 untuk seluruh jenis ternak yang diusahakan pada saat pencacahan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kandang adalah : suatu bangunan yang dibangun diatas tanah baik permanen maupun tidak permanen.\n\nYang dimaksud dengan tidak permanen adalah : bangunan yang hanya terbuat dari pagar-pagar\ndan mempunyai atap.\n\nLuas kandang diatas lahan perikanan atau luas kandang dibawah rumah tetap dimasukkan\ndalam penghitungan Luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak\/unggas","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V42","name":"b4br1bk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"90","loc_end_pos":"96","loc_width":"7","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Luas lahan untuk penanaman pakan (rumput, jagung,dll) ternak\/unggas","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Penggunaan Lahan yang dikuasai (M2)\n1. Luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak\/unggas (M2):\nb. Luas lahan untuk penanaman pakan (rumput, jagung,dll) ternak\/unggas :..............m2","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan luas lahan yang digunakan untuk penanaman pakan ternak\/unggas dan isikan ke dalam kotak yang disediakan.\nContoh: luas kebun rumput, luas lahan tanaman jagung yang digunakan khusus\nuntuk pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V43","name":"b4br1ck2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"97","loc_end_pos":"103","loc_width":"7","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Luas lahan lainnya (pengembalaan, kubangan, dll)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Penggunaan Lahan yang dikuasai (M2)\n1. Luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak\/unggas (M2) :\nc. Luas lahan lainnya (pengembalaan, kubangan, dll) :............m2","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan luas lahan yang digunakan untuk ternak\/unggas selain untuk kandang dan penanaman pakan dan isikan kedalam kotak yang disediakan.\n\nMisalnya: lahan untuk penggembalaan, kubangan, tempat pembuangan kotoran.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Lahan untuk penggembalaan\/padang rumput adalah : lahan yang dipakai untuk penggembalaan ternak. \n\nTanah yang untuk sementara tidak diusahakan (dibiarkan kosong lebih dari satu tahun) tidak dianggap sebagai tanah penggembalaan\/padang rumput walaupun ada ternak\/unggas yang digembalakan disana. \nTanah ini dimasukkan ke dalam tanah yang sementara tidak diusahakan.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V44","name":"b4br2k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"104","loc_end_pos":"110","loc_width":"7","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Luas lahan pertanian lainnya (perikanan, perkebunan, tanaman pangan, dll)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Penggunaan lahan yang dikuasai (m2) \n2. Luas lahan pertanian lainnya (perikanan, perkebunan, tanaman pangan, dll) :..............m2","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan luas lahan yang digunakan untuk pertanian selain usaha ternak\/unggas dalam m2 dan isikan kedalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pertanian lainnya adalah : lahan yang digunakan selain dari usaha peternakan, yang meliputi\npertanian tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, budidaya perikanan, perburuan, kehutanan, dan penangkaran satwa liar.\n\nLahan pertanian tanaman pangan adalah : lahan yang diusahakan milik kegiatan\/usaha penyiapan\/\npelaksanaan, pembibitan, persemaian, pemeliharaan dan pemanenan tanaman pangan\/tanaman lainnya di atas lahan milik sendiri maupun yang disewa, bagi hasil, bebas sewa, gadai, bengkok, lahan garapan, dan sebagainya.\nTanaman pangan mencakup padi-padian, biji-bijian (serealia), kacang-kacangan, dan umbi-umbian.\n\nLahan hortikultura adalah : lahan yang digunakan \nuntuk kegiatan\/usaha penguasaan\/pemeliharaan\ntanaman hortikultura meliputi tanaman sayuran, tanaman buah-buahan, tanaman hias dan tanaman\nobat-obatan dengan tujuan untuk dijual baik sebagian maupun seluruhnya atas resiko sendiri.\nTanaman sayuran seperti; bayam, cabe, kacang panjang, kacang merah, kangkung, wortel, buncis\ndan sebagainya.\nTanaman buah-buahan seperti; pisang, pepaya, alpokat, duku, durian, jambu, jeruk, mangga, salak,\nmanggis, apel, melon, blewah dan sebagainya.\nTanaman hias seperti; anggrek, mawar, gladiol, angelir, cemara, paku-pakuan dan sebagainya.\nTanaman obat-obatan seperti; jahe, kencur, keji beling, sambiroto, temu ireng, temu giring, temu\nlawak, temu kunci, dan sebagainya.\n\nLahan perkebunan adalah : lahan yang digunakan untuk kegiatan\/usaha pemeliharaan yang menghasilkan produk tanaman perkebunan seperti tanaman kelapa sawit, kelapa, karet, cengkeh,\njambu mete, kopi, kakao, teh, lada dan sebagainya dengan tujuan untuk dijual baik sebagian maupun\nseluruhnya atas resiko sendiri.\n\nLahan Budidaya Perikanan adalah : Kegiatan\/lapangan usaha yang meliputi pembenihan atau pembesaran ikan\/biota lain dengan menggunakan kolam air tawar, sawah dan tambak air payau.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V45","name":"b4br3k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"111","loc_end_pos":"117","loc_width":"7","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Luas lahan bukan untuk pertanian (bangunan tempat tinggal, halaman sekitar, dll)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Penggunaan lahan yang dikuasai (m2) \n3. Luas lahan bukan untuk pertanian (bangunan tempat tinggal, halaman sekitar, dll) : ............m2","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan luas lahan bukan untuk pertanian dalam m2 dan isikan ke dalam kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Lahan Bukan untuk Pertanian, meliputi :\n\nLahan untuk bangunan dan halaman sekitar adalah: lahan untuk bangunan rumah serta halaman, biasanya diberi pagar atau batas tanpa memperhatikan ditanami atau tidak. \nJika lahan disekitar rumah tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan tegal\/kebun, maka dimasukkan kedalam lahan tegal\/kebun.\n\nLahan yang sementara tidak diusahakan adalah : lahan yang biasanya diusahakan tetapi untuk sementara (lebih dari satu tahun dan kurang dari dua tahun) tidak diusahakan.\nLahan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun (untuk menunggu masa penanaman yang akan\ndatang) dianggap sebagai lahan tegal\/kebun, jika hendak ditanami tanaman perkebunan, maka dianggap sebagai lahan perkebunan.\n\nLainnya, lahan lainnya adalah : lahan tandus, berpasir, terjal dan lahan berkapur, termasuk\nlahan pertanian yang digunakan untuk pembuatan genteng, batu bata, dan sebagainya serta\nlahan untuk usaha non pertanian.\nLahan tersebut dapat berasal dari lahan sawah, huma, ladang\/tegal\/kebun, kolam\/lebak\/empang, tambak, lahan perkebunan, hutan, dan lahan untuk\npenggembalaan\/padang rumput.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V46","name":"b4cr1k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"118","loc_end_pos":"122","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Luar Propinsi","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Lokasi usaha peternakan (m2)\n1. Luas Lahan  Luar Propinsi : ............m2","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak\/unggas menurut lokasi.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data luas lahan dan lokasi usaha ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga peternak.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V47","name":"b4cr2k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"123","loc_end_pos":"127","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Luar Kabupaten","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Lokasi usaha peternakan (m2)\n2. Luas Lahan Luar Kabupaten : ............m2","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak\/unggas menurut lokasi.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data luas lahan dan lokasi usaha ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga peternak.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V48","name":"b4cr3k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"128","loc_end_pos":"134","loc_width":"7","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Dalam Kabupaten","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Lokasi usaha peternakan (m2)\n3. Luas lahan Dalam Kabupaten : .............m2","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak\/unggas menurut lokasi.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data luas lahan dan lokasi usaha ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga peternak.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V49","name":"b4dr1k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"135","loc_end_pos":"136","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kandang milik sendiri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n1. Kandang milik sendiri : .............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V50","name":"b4dr1k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"137","loc_end_pos":"138","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Sewa kandang","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n1. Sewa kandang : ................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V51","name":"b4dr1k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"139","loc_end_pos":"140","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kandang lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n1. Kandang lainnya : ..................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V52","name":"b4dr1k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"141","loc_end_pos":"142","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Kandang","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n1. Jumlah Kandang : .............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V53","name":"b4dr2k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"143","loc_end_pos":"144","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Alat Penetasan Milik sendiri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n2. Alat Penetasan Milik sendiri : ...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V54","name":"b4dr2k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"145","loc_end_pos":"146","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Sewa Alat Penetasan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n2. Sewa Alat Penetasan : .............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V55","name":"b4dr2k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"147","loc_end_pos":"148","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Alat Penetasan Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n2. Alat Penetasan Lainnya : .............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V56","name":"b4dr2k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"149","loc_end_pos":"150","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Alat Penetasan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n2. Jumlah Alat Penetasan : ..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V57","name":"b4dr3k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"151","loc_end_pos":"152","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Alat Pemerah Susu milik sendiri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n3. Alat Pemerah Susu milik sendiri : ...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V58","name":"b4dr3k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"153","loc_end_pos":"153","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Sewa Alat Pemerah Susu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n3. Sewa Alat Pemerah Susu : ............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V59","name":"b4dr3k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"154","loc_end_pos":"154","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Alat pemerah Susu Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n3. Alat pemerah Susu Lainnya : ..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V60","name":"b4dr3k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"155","loc_end_pos":"156","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Alat Pemerah Susu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n3. Jumlah Alat pemerah susu : ............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V61","name":"b4dr4k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"157","loc_end_pos":"158","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Alat Penampung Susu milik sendiri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n4. Alat Penampung susu milik sendiri : ..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V62","name":"b4dr4k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"159","loc_end_pos":"159","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Sewa Alat penampung Susu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan. \n4. Sewa Alat Penampung Susu :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V63","name":"b4dr4k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"160","loc_end_pos":"161","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Alat Penampung Susu Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n4. Alat Penampung Susu Lainnya :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V64","name":"b4dr4k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"162","loc_end_pos":"163","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Alat Penampung Susu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n4. Jumlah Alat Penampung Susu : ............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V65","name":"b4dr5k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"164","loc_end_pos":"165","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kendaraan roda 2 milik sendiri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n5. Kendaraan roda 2 milik sendiri :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V66","name":"b4dr5k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"166","loc_end_pos":"167","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Sewa Kendaraan roda 2","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan\n5. Sewa Kendaraan roda 2 : .............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V67","name":"b4dr5k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"168","loc_end_pos":"169","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kendaraan roda 2 Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n5. Kendaraan roda 2 Lainnya : ..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V68","name":"b4dr5k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"170","loc_end_pos":"171","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Kendaraan roda 2","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n5. Jumlah Kendaraan roda 2 :................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V69","name":"b4dr6k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"172","loc_end_pos":"173","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kendaran roda 4,6 milik sendiri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n6. Kendaran roda 4,6 milik sendiri :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V70","name":"b4dr6k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"174","loc_end_pos":"175","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Sewa Kendaraan roda 4,6","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n6. Sewa Kendaraan roda 4,6 :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V71","name":"b4dr6k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"176","loc_end_pos":"177","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kendaraan roda 4,6 Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n6. Kendaraan roda 4,6 Lainnya : .............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V72","name":"b4dr6k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"178","loc_end_pos":"179","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Kendaraan roda 4,6","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. Jumlah sarana usaha ternak\/unggas menurut status kepemilikan.\n6. Jumlah Kendaraan roda 4,6 :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut\npada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.\nKandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara\nangsuran dianggap sarana milik sendiri.\n\nSewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu\ntersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara\nteratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.\n\nLainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,\nmisalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.\n\nAlat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun\nmodern.\n\nAlat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.\n\nAlat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.\n\nKendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang\nberoda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk\nmengangkut hasil produksi dan sebagainya .","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak\/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V73","name":"b5ar0","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"180","loc_end_pos":"182","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode Usaha Ternak\/Unggas","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n1. Kegiatan usaha peternakan :\nKode Usaha Ternak\/Unggas :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 jika kegiatannya adalah : pembibitan ternak, kode 2 jika penggemukan ternak dan kode 3 jika pembibitan dan penggemukan ternak, pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang disediakan.\n\nLingkari kode 1 jika dilakukan pemacekan (alami), kode 2 jika dilakukan inseminasi buatan (IB) dan kode 3 jika dilakukan pemacekan dan IB.\n\nLingkari kode lama kegiatan dalam melakukan usaha ternak\/unggas terpilih dan pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang disediakan.\n\nLama usaha ternak\/unggas (tahun).\n                    < 1      -1     6-10    -3\n1 \u2013 5    -2      >10    -4","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pembibitan adalah : usaha pemeliharaan ternak\/unggas dengan tujuan memperoleh anakan,\nbakalan (ternak muda) dan pullet.\n\nPenggemukan adalah : usaha pemeliharaan ternak\/unggas dengan tujuan meningkatkan bobot\nternak\/unggas dalam waktu yang relatif singkat.\n\nLama pemeliharaan ternak besar berkisar antara 3 \u2013 6 bulan.\nAyam ras pedaging lama pemeliharaannya antara 28 \u2013 42 hari.\nSapi perah, dikategorikan penggemukan apabila yang dihasilkan\/produksinya adalah susu, dan\ndikategorikan pembibitan apabila yang dihasilkan\/produksinya adalah anakan\/bakalan.\nAyam ras petelur, dikategorikan penggemukan bila yang dihasilkan\/produksinya adalah telur, dan\ndikategorikan pembibitan bila yang dihasilkan\/produksinya adalah anak ayam.","var_catgry":[{"value":"707","labl":"Kambing","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"708","labl":"Kelinci","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"709","labl":"Lebah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"710","labl":"Rusa","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"711","labl":"Angsa","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"712","labl":"Ayam beras\/kampung","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"713","labl":"Ayam Ras Pedaging","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"714","labl":"Ayam Ras Petelur","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"715","labl":"Burung Dara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"716","labl":"Burung Puyuh","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"717","labl":"Itik","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"718","labl":"Itik Manila","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"719","labl":"Ternak\/Unggas Lainnya","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V74","name":"b5ar1a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"183","loc_end_pos":"183","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jenis kegiatan usaha peternakan yang dilakukan rumah tangga selama setahun yang lalu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n1. Kegiatan usaha peternakan :\na. Jenis kegiatan usaha peternakan yang dilakukan rumah tangga selama setahun yang lalu :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 jika kegiatannya adalah : pembibitan ternak, kode 2 jika penggemukan ternak dan kode 3 jika pembibitan dan penggemukan ternak, pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang disediakan.\n\nLingkari kode 1 jika dilakukan pemacekan (alami), kode 2 jika dilakukan inseminasi buatan (IB) dan kode 3 jika dilakukan pemacekan dan IB.\n\nLingkari kode lama kegiatan dalam melakukan usaha ternak\/unggas terpilih dan pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang disediakan.\n\nLama usaha ternak\/unggas (tahun).\n                    < 1      -1     6-10    -3\n1 - 5    -2      >10    -4","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pembibitan adalah : usaha pemeliharaan ternak\/unggas dengan tujuan memperoleh anakan,\nbakalan (ternak muda) dan pullet.\n\nPenggemukan adalah : usaha pemeliharaan ternak\/unggas dengan tujuan meningkatkan bobot\nternak\/unggas dalam waktu yang relatif singkat.\n\nLama pemeliharaan ternak besar berkisar antara 3 - 6 bulan.\nAyam ras pedaging lama pemeliharaannya antara 28 - 42 hari.\nSapi perah, dikategorikan penggemukan apabila yang dihasilkan\/produksinya adalah susu, dan\ndikategorikan pembibitan apabila yang dihasilkan\/produksinya adalah anakan\/bakalan.\nAyam ras petelur, dikategorikan penggemukan bila yang dihasilkan\/produksinya adalah telur, dan\ndikategorikan pembibitan bila yang dihasilkan\/produksinya adalah anak ayam.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Pembibitan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Penggemukan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Pembibitan dan Penggemukan","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V75","name":"b5ar1b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"184","loc_end_pos":"184","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 1a berkode 1 atau 3, perlakuan perkawinan secara","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 1a berkode 1 atau 3","var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n1. Kegiatan usaha peternakan :\nb. Jika rincian 1a berkode 1 atau 3, perlakuan perkawinan secara :..................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 jika kegiatannya adalah : pembibitan ternak, kode 2 jika penggemukan ternak dan kode 3 jika pembibitan dan penggemukan ternak, pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang disediakan.\n\nLingkari kode 1 jika dilakukan pemacekan (alami), kode 2 jika dilakukan inseminasi buatan (IB) dan kode 3 jika dilakukan pemacekan dan IB.\n\nLingkari kode lama kegiatan dalam melakukan usaha ternak\/unggas terpilih dan pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang disediakan.\n\nLama usaha ternak\/unggas (tahun).\n                    < 1      -1     6-10    -3\n1 - 5    -2      >10    -4","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pembibitan adalah : usaha pemeliharaan ternak\/unggas dengan tujuan memperoleh anakan,\nbakalan (ternak muda) dan pullet.\n\nPenggemukan adalah : usaha pemeliharaan ternak\/unggas dengan tujuan meningkatkan bobot\nternak\/unggas dalam waktu yang relatif singkat.\n\nLama pemeliharaan ternak besar berkisar antara 3 - 6 bulan.\nAyam ras pedaging lama pemeliharaannya antara 28 - 42 hari.\nSapi perah, dikategorikan penggemukan apabila yang dihasilkan\/produksinya adalah susu, dan\ndikategorikan pembibitan apabila yang dihasilkan\/produksinya adalah anakan\/bakalan.\nAyam ras petelur, dikategorikan penggemukan bila yang dihasilkan\/produksinya adalah telur, dan\ndikategorikan pembibitan bila yang dihasilkan\/produksinya adalah anak ayam.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Pemacekan (alami)","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Inseminasi buatan\/kawin","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"kedua-duanya","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V76","name":"b5ar1c","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"185","loc_end_pos":"185","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Lama kegiatan dalam melakukan usaha ternak\/unggas (tahun)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Lama kegiatan dalam melakukan usaha ternak\/unggas (tahun)","var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n1. Kegiatan usaha peternakan :\nc. Lama kegiatan dalam melakukan usaha ternak\/unggas (tahun):............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 jika kegiatannya adalah : pembibitan ternak, kode 2 jika penggemukan ternak dan kode 3 jika pembibitan dan penggemukan ternak, pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang disediakan.\n\nLingkari kode 1 jika dilakukan pemacekan (alami), kode 2 jika dilakukan inseminasi buatan (IB) dan kode 3 jika dilakukan pemacekan dan IB.\n\nLingkari kode lama kegiatan dalam melakukan usaha ternak\/unggas terpilih dan pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang disediakan.\n\nLama usaha ternak\/unggas (tahun).\n                    < 1      -1     6-10    -3\n1 - 5    -2      >10    -4","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pembibitan adalah : usaha pemeliharaan ternak\/unggas dengan tujuan memperoleh anakan,\nbakalan (ternak muda) dan pullet.\n\nPenggemukan adalah : usaha pemeliharaan ternak\/unggas dengan tujuan meningkatkan bobot\nternak\/unggas dalam waktu yang relatif singkat.\n\nLama pemeliharaan ternak besar berkisar antara 3 - 6 bulan.\nAyam ras pedaging lama pemeliharaannya antara 28 - 42 hari.\nSapi perah, dikategorikan penggemukan apabila yang dihasilkan\/produksinya adalah susu, dan\ndikategorikan pembibitan apabila yang dihasilkan\/produksinya adalah anakan\/bakalan.\nAyam ras petelur, dikategorikan penggemukan bila yang dihasilkan\/produksinya adalah telur, dan\ndikategorikan pembibitan bila yang dihasilkan\/produksinya adalah anak ayam.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"< 1","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"(1-5)","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"(6-10)","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":">10","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V77","name":"b5ar2ak2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"186","loc_end_pos":"188","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Ternak Anak Jantan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)\na. Ternak Anak Jantan : .............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V78","name":"b5ar2ak3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"189","loc_end_pos":"191","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Ternak Anak Betina","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)\na. Ternak Anak Betina : .............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V79","name":"b5ar2ak5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"192","loc_end_pos":"194","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak Anak Jantan dan Ternak Anak Betina","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)\na. Jumlah Ternak Anak Jantan dan Ternak Anak Betina :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V80","name":"b5ar2bk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"195","loc_end_pos":"197","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Ternak Jantan Muda","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)\nb. Ternak Jantan Muda :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V81","name":"b5ar2bk3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"198","loc_end_pos":"200","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Ternak Betina Muda","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)\nb. Ternak Betina Muda :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V82","name":"b5ar2bk4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"201","loc_end_pos":"203","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Ternak Kebiri Muda","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)\nb. Ternak Kebiri Muda :.................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V83","name":"b5ar2bk5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"204","loc_end_pos":"206","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak Muda Jantan, Betina yang dikebiri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)\nb. Jumlah Ternak Muda Jantan, Betina dan dikebiri :.................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V84","name":"b5ar2ck2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"207","loc_end_pos":"209","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Ternak Jantan Dewasa Tua","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)\nc. Ternak Jantan Dewasa Tua :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V85","name":"b5ar2ck3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"210","loc_end_pos":"212","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Ternak  Betina Dewasa Tua","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)\nc. Ternak  Betina Dewasa Tua :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V86","name":"b5ar2ck4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"213","loc_end_pos":"215","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Ternak Kebiri Dewasa Tua","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)\nc. Ternak Kebiri Dewasa Tua :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V87","name":"b5ar2ck5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"216","loc_end_pos":"218","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak Dewasa Tua jantan dan Betina yang dikebiri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)\nc. Jumlah Ternak Dewasa Tua jantan dan Betina yang dikebiri :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V88","name":"b5ar2dk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"219","loc_end_pos":"221","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak Anak, Muda, Dewasa Tua Jantan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)\nd. Jumlah Ternak Anak, Muda, Dewasa Tua Jantan :...................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V89","name":"b5ar2dk3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"222","loc_end_pos":"224","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak Anak, Muda, Dewasa Tua Betina","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)\nd. Jumlah Ternak Anak, Muda, Dewasa Tua Betina :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V90","name":"b5ar2dk4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"225","loc_end_pos":"227","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak Anak, Muda, Dewasa Tua dikebiri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)\nd. Jumlah Ternak Anak, Muda, Dewasa Tua dikebiri : ................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V91","name":"b5ar2dk5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"228","loc_end_pos":"230","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak Anak, Muda, Dewasa Tua Jantan, Betina yang dikebiri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)\nd. Jumlah Ternak Anak, Muda, Dewasa Tua Jantan, Betina yang dikebiri : ...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V92","name":"b5ar2e1k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"231","loc_end_pos":"233","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Betina Belum Pernah Melahirkan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)\ne. Khusus Ternak Dewasa\/Tua :\n1. Betina Belum Pernah Melahirkan :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V93","name":"b5ar2e2k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"234","loc_end_pos":"236","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Betina Pernah Melahirkan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor) :\ne. Khusus Ternak Dewasa\/Tua :\n2. Betina Pernah Melahirkan :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah ternak besar\/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis\nkelamin.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa\/tua jumlah ternak yang belum\npernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut\nkategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.\n\nIsikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ternak besar\/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar\/kecil milik sendiri ditambah yang berasal\ndari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.\n\nTernak kebiri adalah : ternak besar\/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,\nsehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan\/anak.\n\nKriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan\numur ternak adalah sebagai berikut:\n\na. Ternak Besar\n1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. \n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin\/beranak. \n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi\nsudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini\ndimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.\n\nb. Ternak Kecil \n1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.\n2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin\/beranak.\n3. Ternak dewasa\/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur\n6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)\npada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.\nYang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V94","name":"b5ar3ak1","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"237","loc_end_pos":"238","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jenis Rumpun ke 1","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n3. Jumlah Ternak besar\/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)\na. Jenis Rumpun ke 1 :........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis rumpun ternak besar\/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode\nrumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak \u201ctidak tahu\u201d .","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Rumpun\/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama\/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.\n\nBangsa ternak asli\/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di\nsuatu wilayah atau negara tertentu.\n\nTernak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar\/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V95","name":"b5ar3bk1","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"239","loc_end_pos":"241","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak ke 1","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n3. Jumlah Ternak besar\/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)\nb. Jumlah Ternak ke 1:..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis rumpun ternak besar\/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode\nrumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak \"tidak tahu\" .","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Rumpun\/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama\/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.\n\nBangsa ternak asli\/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di\nsuatu wilayah atau negara tertentu.\n\nTernak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar\/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V96","name":"b5ar3ak2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"242","loc_end_pos":"243","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jenis Rumpun ke 2","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n3. Jumlah Ternak besar\/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)\na. Jenis Rumpun ke 2 :........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis rumpun ternak besar\/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode\nrumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak \"tidak tahu\" .","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Rumpun\/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama\/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.\n\nBangsa ternak asli\/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di\nsuatu wilayah atau negara tertentu.\n\nTernak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar\/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V97","name":"b5ar3bk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"244","loc_end_pos":"246","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak ke 2","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n3. Jumlah Ternak besar\/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)\nb. Jumlah Ternak ke 2 :.........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis rumpun ternak besar\/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode\nrumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak \"tidak tahu\" .","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Rumpun\/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama\/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.\n\nBangsa ternak asli\/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di\nsuatu wilayah atau negara tertentu.\n\nTernak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar\/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V98","name":"b5ar3ak3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"247","loc_end_pos":"248","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jenis Rumpun ke 3","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n3. Jumlah Ternak besar\/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)\na. Jenis Rumpun ke 3 :........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis rumpun ternak besar\/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode\nrumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak \"tidak tahu\" .","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Rumpun\/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama\/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.\n\nBangsa ternak asli\/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di\nsuatu wilayah atau negara tertentu.\n\nTernak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar\/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V99","name":"b5ar3bk3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"249","loc_end_pos":"251","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak ke 3","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n3. Jumlah Ternak besar\/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)\nb. Jumlah Ternak ke 3 :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis rumpun ternak besar\/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode\nrumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak \"tidak tahu\" .","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Rumpun\/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama\/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.\n\nBangsa ternak asli\/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di\nsuatu wilayah atau negara tertentu.\n\nTernak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar\/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V100","name":"b5ar3ak4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"252","loc_end_pos":"253","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jenis Rumpun ke 4","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n3. Jumlah Ternak besar\/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)\na. Jenis Rumpun ke 4 :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis rumpun ternak besar\/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode\nrumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak \"tidak tahu\" .","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Rumpun\/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama\/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.\n\nBangsa ternak asli\/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di\nsuatu wilayah atau negara tertentu.\n\nTernak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar\/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V101","name":"b5ar3bk4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"254","loc_end_pos":"256","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak ke 4","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n3. Jumlah Ternak besar\/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)\nb. Jumlah Ternak ke 4 :.........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis rumpun ternak besar\/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode\nrumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak \"tidak tahu\" .","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Rumpun\/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama\/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.\n\nBangsa ternak asli\/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di\nsuatu wilayah atau negara tertentu.\n\nTernak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar\/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V102","name":"b5ar3ak5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"257","loc_end_pos":"258","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jenis Rumpun ke 5","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n3. Jumlah Ternak besar\/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)\na. Jenis Rumpun ke 5 :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis rumpun ternak besar\/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode\nrumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak \"tidak tahu\" .","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"99","type":"min","wgtd":null},{"value":"99","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":"Rumpun\/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama\/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.\n\nBangsa ternak asli\/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di\nsuatu wilayah atau negara tertentu.\n\nTernak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar\/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.","var_val_range":{"min":"99","max":"99"},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V103","name":"b5ar3bk5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"259","loc_end_pos":"261","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak ke 5","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n3. Jumlah Ternak besar\/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)\nb. Jumlah Ternak ke 5 :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis rumpun ternak besar\/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode\nrumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak \"tidak tahu\" .","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Rumpun\/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama\/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.\n\nBangsa ternak asli\/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di\nsuatu wilayah atau negara tertentu.\n\nTernak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar\/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V104","name":"b5ar3bk6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"262","loc_end_pos":"264","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Jenis rumpun dan jumlah ternak","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n3. Jumlah Ternak besar\/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)\nJumlah Jenis rumpun dan jumlah ternak :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis rumpun ternak besar\/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode\nrumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.\n\nIsikan jumlah ternak besar\/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak \"tidak tahu\" .","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Rumpun\/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama\/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.\n\nBangsa ternak asli\/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di\nsuatu wilayah atau negara tertentu.\n\nTernak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar\/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V105","name":"b5ar4a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"265","loc_end_pos":"265","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah selama setahun yang lalu ada ternak besar\/kecil yang dipotong ?","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n4.a. Apakah selama setahun yang lalu ada ternak besar\/kecil yang dipotong ?","var_qstn_postqtxt":"Jika jawaban Tidak maka langsung ke rincian 6","var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar\/kecil selama setahun yang lalu.\nLingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .\n\nTanyakan jumlah ternak jantan\/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke\ndalam kotak yang telah disediakan.\n\nTanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam\nkotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan\nkode yang dilingkari ke dalam kotak.\n\nPenjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan\/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.\n\nKeurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan\/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani\/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:\n- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.\n- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang\nberkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.\n\nTidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau\nbuatan. \n\nBrucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat\nmengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan\nmedis). \n\nSakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. \n\nLainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V106","name":"b5ar4b1k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"266","loc_end_pos":"268","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pemotongan ternak Jantan\/Kebiri yang dilaporkan ke RPH\/Keumaster","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 4a berkode 1","var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar\/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):\nb.1. Pemotongan ternak Jantan\/Kebiri yang dilaporkan ke RPH\/Keumaster : ...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar\/kecil selama setahun yang lalu.\nLingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .\n\nTanyakan jumlah ternak jantan\/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke\ndalam kotak yang telah disediakan.\n\nTanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam\nkotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan\nkode yang dilingkari ke dalam kotak.\n\nPenjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan\/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.\n\nKeurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan\/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani\/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:\n- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.\n- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang\nberkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.\n\nTidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau\nbuatan. \n\nBrucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat\nmengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan\nmedis). \n\nSakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. \n\nLainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V107","name":"b5ar4b2k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"269","loc_end_pos":"271","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pemotongan Ternak jantan\/Kebiri yang tidak dilaporkan ke RPH\/Keumaster","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar\/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):\nb.2. Pemotongan Ternak jantan\/Kebiri yang tidak dilaporkan ke RPH\/Keumaster :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar\/kecil selama setahun yang lalu.\nLingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .\n\nTanyakan jumlah ternak jantan\/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke\ndalam kotak yang telah disediakan.\n\nTanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam\nkotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan\nkode yang dilingkari ke dalam kotak.\n\nPenjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan\/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.\n\nKeurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan\/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani\/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:\n- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.\n- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang\nberkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.\n\nTidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau\nbuatan. \n\nBrucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat\nmengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan\nmedis). \n\nSakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. \n\nLainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V108","name":"b5ar4b3k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"272","loc_end_pos":"274","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pemotongan Ternak jantan\/Kebiri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar\/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):\nb.3. Jumlah Pemotongan Ternak jantan\/Kebiri :........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar\/kecil selama setahun yang lalu.\nLingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .\n\nTanyakan jumlah ternak jantan\/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke\ndalam kotak yang telah disediakan.\n\nTanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam\nkotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan\nkode yang dilingkari ke dalam kotak.\n\nPenjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan\/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.\n\nKeurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan\/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani\/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:\n- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.\n- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang\nberkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.\n\nTidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau\nbuatan. \n\nBrucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat\nmengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan\nmedis). \n\nSakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. \n\nLainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V109","name":"b5ar4b1k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"275","loc_end_pos":"277","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pemotongan ternak Betina yang dilaporkan ke RPH\/Keumaster","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar\/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):\nb.1. Pemotongan ternak Betina yang dilaporkan ke RPH\/Keumaster : ...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar\/kecil selama setahun yang lalu.\nLingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .\n\nTanyakan jumlah ternak jantan\/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke\ndalam kotak yang telah disediakan.\n\nTanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam\nkotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan\nkode yang dilingkari ke dalam kotak.\n\nPenjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan\/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.\n\nKeurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan\/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani\/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:\n- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.\n- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang\nberkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.\n\nTidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau\nbuatan. \n\nBrucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat\nmengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan\nmedis). \n\nSakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. \n\nLainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V110","name":"b5ar4b2k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"278","loc_end_pos":"280","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pemotongan Ternak Betina yang tidak dilaporkan ke RPH\/Keumaster","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar\/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):\nb.2. Pemotongan Ternak Betina yang tidak dilaporkan ke RPH\/Keumaster :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar\/kecil selama setahun yang lalu.\nLingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .\n\nTanyakan jumlah ternak jantan\/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke\ndalam kotak yang telah disediakan.\n\nTanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam\nkotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan\nkode yang dilingkari ke dalam kotak.\n\nPenjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan\/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.\n\nKeurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan\/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani\/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:\n- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.\n- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang\nberkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.\n\nTidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau\nbuatan. \n\nBrucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat\nmengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan\nmedis). \n\nSakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. \n\nLainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V111","name":"b5ar4b3k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"281","loc_end_pos":"283","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pemotongan Ternak Betina","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar\/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):\nb.3. Jumlah Pemotongan Ternak Betina :......","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar\/kecil selama setahun yang lalu.\nLingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .\n\nTanyakan jumlah ternak jantan\/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke\ndalam kotak yang telah disediakan.\n\nTanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam\nkotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan\nkode yang dilingkari ke dalam kotak.\n\nPenjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan\/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.\n\nKeurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan\/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani\/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:\n- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.\n- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang\nberkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.\n\nTidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau\nbuatan. \n\nBrucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat\nmengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan\nmedis). \n\nSakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. \n\nLainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V112","name":"b5ar4b1k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"284","loc_end_pos":"286","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah pemotongan ternak Jantan\/Kebiri dan Betina yang dilaporkan ke RPH\/Keumaster","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar\/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):\nb.1. Jumlah pemotongan ternak Jantan\/Kebiri dan Betina yang dilaporkan ke RPH\/Keumaster : ...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar\/kecil selama setahun yang lalu.\nLingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .\n\nTanyakan jumlah ternak jantan\/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke\ndalam kotak yang telah disediakan.\n\nTanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam\nkotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan\nkode yang dilingkari ke dalam kotak.\n\nPenjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan\/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.\n\nKeurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan\/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani\/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:\n- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.\n- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang\nberkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.\n\nTidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau\nbuatan. \n\nBrucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat\nmengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan\nmedis). \n\nSakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. \n\nLainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V113","name":"b5ar4b2k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"287","loc_end_pos":"289","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pemotongan Ternak jantan\/Kebiri dan betina yang tidak dilaporkan ke RPH\/Keumaster","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar\/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):\nb.2. Pemotongan Ternak jantan\/Kebiri dan Betina yang tidak dilaporkan ke RPH\/Keumaster :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar\/kecil selama setahun yang lalu.\nLingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .\n\nTanyakan jumlah ternak jantan\/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke\ndalam kotak yang telah disediakan.\n\nTanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam\nkotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan\nkode yang dilingkari ke dalam kotak.\n\nPenjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan\/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.\n\nKeurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan\/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani\/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:\n- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.\n- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang\nberkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.\n\nTidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau\nbuatan. \n\nBrucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat\nmengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan\nmedis). \n\nSakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. \n\nLainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V114","name":"b5ar4b3k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"290","loc_end_pos":"292","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pemotongan Ternak jantan\/Kebiri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar\/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):\nb.3. Jumlah Pemotongan Ternak jantan\/Kebiri :........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar\/kecil selama setahun yang lalu.\nLingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .\n\nTanyakan jumlah ternak jantan\/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke\ndalam kotak yang telah disediakan.\n\nTanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam\nkotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan\nkode yang dilingkari ke dalam kotak.\n\nPenjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan\/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.\n\nKeurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan\/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani\/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:\n- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.\n- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang\nberkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.\n\nTidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau\nbuatan. \n\nBrucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat\nmengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan\nmedis). \n\nSakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. \n\nLainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V115","name":"b5ar4c","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"293","loc_end_pos":"293","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 4b kol (3) ada isian, alasan utama pemotongan ternak betina","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 4b kol (3) ada isian","var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n4.c. Jika rincian 4b kol (3) ada isian, alasan utama pemotongan ternak betina :","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar\/kecil selama setahun yang lalu.\nLingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .\n\nTanyakan jumlah ternak jantan\/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke\ndalam kotak yang telah disediakan.\n\nTanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam\nkotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan\nkode yang dilingkari ke dalam kotak.\n\nPenjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan\/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.\n\nKeurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan\/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani\/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:\n- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.\n- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang\nberkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.\n\nTidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau\nbuatan. \n\nBrucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat\nmengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan\nmedis). \n\nSakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. \n\nLainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Tidak Produktif","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Brucellosis","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Sakit","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Lainnya","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V116","name":"b5ar5a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"294","loc_end_pos":"294","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah selama setahun yang lalu ada ternak besar\/kecil yang mati","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n5.a. Apakah selama setahun yang lalu ada ternak besar\/kecil yang mati ?","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 apabila ada ternak yang mati selama setahun yang lalu dan kode 2 jika tidak ada ternak yang mati.\n\nLingkari kode penyebab kematian ternak, jika penyebab kematian lebih dari satu maka jumlahkan kode yang dilingkari dan masukan kedalam kotak yang telah\ndisediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Mati adalah : mati karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas dsb.\nMati karena dipotong \/ disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak (langsung ke rincian 6)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V117","name":"b5ar5b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"295","loc_end_pos":"295","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika Rincian 5a berkode 1, penyebab kematian ternak","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika Rincian 5a berkode 1","var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n5.b. Jika Rincian 5a berkode 1, penyebab kematian ternak :","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 apabila ada ternak yang mati selama setahun yang lalu dan kode 2 jika tidak ada ternak yang mati.\n\nLingkari kode penyebab kematian ternak, jika penyebab kematian lebih dari satu maka jumlahkan kode yang dilingkari dan masukan kedalam kotak yang telah\ndisediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Mati adalah : mati karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas dsb.\nMati karena dipotong \/ disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Penyakit mendadak","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Penyakit menahun","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Lainnya (..........)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V118","name":"b5ar6a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"296","loc_end_pos":"297","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah siklus selama setahun yang lalu (siklus)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n6. Jika jenis unggul terpilih adalah : penggemukan ayam ras pedaging :\na. Jumlah siklus selama setahun yang lalu (siklus) :.........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah siklus selama setahun yang lalu.\n\nIsikan rata-rata umur ayam ras pedaging yang dijual dalam satuan hari\n\nIsikan rata-rata lama pengosongan kandang\n\nIsikan rata-rata jumlah ayam ras pedaging yang dijual setiap siklus.\nJika pada saat pencacahan responden tidak mengusahakan ayam pedaging, tetapi selama setahun yang lalu mengusahakan ayam pedaging, maka rincian 6 tetap terisi.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Siklus adalah : keadaan sejak Day Old Chicken (DOC) dimasukkan kandang pemeliharaan, sampai\nsiap diproduksi atau dipasarkan.\n\nRata rata lama pengosongan kandang adalah : waktu yang dipakai oleh rumah tangga untuk membersihkan kandang antar siklus dalam satu tahun.\n\nKhusus untuk usaha ayam ras pedaging yang setiap minggu secara rutin memproduksi \/memasarkan, maka dalam satu tahun dianggap hanya ada satu siklus, dan produksi harus dijumlahkan selama satu tahun tersebut.\n\nContoh :\nSeorang peternak setiap minggu sekali mengeluarkan 100 ekor ayam, maka dalam satu tahun dianggap hanya mempunyai satu siklus.\nJumlah produksinya adalah : 52 X 100 ekor = 5 200 ekor.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V119","name":"b5ar6b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"298","loc_end_pos":"299","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Rata-rata umur ayam ras pedagang yang dijual (hari)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n6. Jika jenis unggul terpilih adalah : penggemukan ayam ras pedaging :\nb. Rata-rata umur ayam ras pedagang yang dijual (hari) :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah siklus selama setahun yang lalu.\n\nIsikan rata-rata umur ayam ras pedaging yang dijual dalam satuan hari\n\nIsikan rata-rata lama pengosongan kandang\n\nIsikan rata-rata jumlah ayam ras pedaging yang dijual setiap siklus.\nJika pada saat pencacahan responden tidak mengusahakan ayam pedaging, tetapi selama setahun yang lalu mengusahakan ayam pedaging, maka rincian 6 tetap terisi.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Siklus adalah : keadaan sejak Day Old Chicken (DOC) dimasukkan kandang pemeliharaan, sampai\nsiap diproduksi atau dipasarkan.\n\nRata rata lama pengosongan kandang adalah : waktu yang dipakai oleh rumah tangga untuk membersihkan kandang antar siklus dalam satu tahun.\n\nKhusus untuk usaha ayam ras pedaging yang setiap minggu secara rutin memproduksi \/memasarkan, maka dalam satu tahun dianggap hanya ada satu siklus, dan produksi harus dijumlahkan selama satu tahun tersebut.\n\nContoh :\nSeorang peternak setiap minggu sekali mengeluarkan 100 ekor ayam, maka dalam satu tahun dianggap hanya mempunyai satu siklus.\nJumlah produksinya adalah : 52 X 100 ekor = 5 200 ekor.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V120","name":"b5ar6c","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"300","loc_end_pos":"301","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Rata-rata lama pengosongan kandang (minggu)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n6. Jika jenis unggul terpilih adalah : penggemukan ayam ras pedaging :\nc. Rata-rata lama pengosongan kandang (minggu) : ..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah siklus selama setahun yang lalu.\n\nIsikan rata-rata umur ayam ras pedaging yang dijual dalam satuan hari\n\nIsikan rata-rata lama pengosongan kandang\n\nIsikan rata-rata jumlah ayam ras pedaging yang dijual setiap siklus.\nJika pada saat pencacahan responden tidak mengusahakan ayam pedaging, tetapi selama setahun yang lalu mengusahakan ayam pedaging, maka rincian 6 tetap terisi.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Siklus adalah : keadaan sejak Day Old Chicken (DOC) dimasukkan kandang pemeliharaan, sampai\nsiap diproduksi atau dipasarkan.\n\nRata rata lama pengosongan kandang adalah : waktu yang dipakai oleh rumah tangga untuk membersihkan kandang antar siklus dalam satu tahun.\n\nKhusus untuk usaha ayam ras pedaging yang setiap minggu secara rutin memproduksi \/memasarkan, maka dalam satu tahun dianggap hanya ada satu siklus, dan produksi harus dijumlahkan selama satu tahun tersebut.\n\nContoh :\nSeorang peternak setiap minggu sekali mengeluarkan 100 ekor ayam, maka dalam satu tahun dianggap hanya mempunyai satu siklus.\nJumlah produksinya adalah : 52 X 100 ekor = 5 200 ekor.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V121","name":"b5ar6d","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"302","loc_end_pos":"306","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Rata-rata jumlah ayam ras pedagang yang dijual setiap siklus (ekor)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n6. Jika jenis unggul terpilih adalah : penggemukan ayam ras pedaging :\nd. Rata-rata jumlah ayam ras pedagang yang dijual setiap siklus (ekor) :........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah siklus selama setahun yang lalu.\n\nIsikan rata-rata umur ayam ras pedaging yang dijual dalam satuan hari\n\nIsikan rata-rata lama pengosongan kandang\n\nIsikan rata-rata jumlah ayam ras pedaging yang dijual setiap siklus.\nJika pada saat pencacahan responden tidak mengusahakan ayam pedaging, tetapi selama setahun yang lalu mengusahakan ayam pedaging, maka rincian 6 tetap terisi.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Siklus adalah : keadaan sejak Day Old Chicken (DOC) dimasukkan kandang pemeliharaan, sampai\nsiap diproduksi atau dipasarkan.\n\nRata rata lama pengosongan kandang adalah : waktu yang dipakai oleh rumah tangga untuk membersihkan kandang antar siklus dalam satu tahun.\n\nKhusus untuk usaha ayam ras pedaging yang setiap minggu secara rutin memproduksi \/memasarkan, maka dalam satu tahun dianggap hanya ada satu siklus, dan produksi harus dijumlahkan selama satu tahun tersebut.\n\nContoh :\nSeorang peternak setiap minggu sekali mengeluarkan 100 ekor ayam, maka dalam satu tahun dianggap hanya mempunyai satu siklus.\nJumlah produksinya adalah : 52 X 100 ekor = 5 200 ekor.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V122","name":"b5ar7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"307","loc_end_pos":"307","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Asal bibit ternak\/Unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n7. Asal bibit ternak\/Unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu :","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari salah satu asal bibit ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu dan pindahkan kodenya ke dalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Bibit adalah : semua ternak hasil proses penelitian dan pengkajian dan atau ternak yang memenuhi\npersyaratan tertentu untuk dikembangkan dan atau untuk berproduksi. \nBakalan untuk penggemukan sapi dan DOC Broiler tdk termasuk bibit.\n\nProduksi sendiri adalah : bila bibit diperoleh dari pembibitan yang dilakukan oleh peternak itu sendiri.\nPasar\/blantik adalah tempat pertemuan antara banyak penjual dan banyak pembeli yang biasanya\nmempunyai prasarana tetap dan aktivitas rutin.\n\nPeternak\/Rumah tangga lain adalah : peternak\/rumah tangga yang menjual bibit ternak\/unggas.\nBantuan Pemerintah misalnya ternak yang diperoleh dari banpres dsb.\n\nLainnya adalah : selain yang diatas misalnya balai bibit (balai penelitian yang melakukan kegiatan\npenelitian bibit ternak\/unggas), Perusahaan pembibitan ternak\/unggas .","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Produksi sendiri","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Pasar","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Pedagang","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Peternak","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"Bantuan pemerintah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"6","labl":"Lainnya (.........)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V123","name":"b5ar8","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"308","loc_end_pos":"308","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Cara utama pemeliharaan ternak\/unggas selama setahun yang lalu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n8. Cara utama pemeliharaan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari salah satu kode cara utama pemeliharaan ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan pindahkan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Dikandangkan adalah : pemeliharaan ternak\/unggas dengan cara dikandangkan, pemberian pakan,\nobat-obatan dan sebagainya dilakukan di kandang.\n\nCara ini biasanya dilakukan agar penggemukan \nternak\/unggas dapat lebih intensif, karena jumlah\ndan komposisi pakan dapat diatur lebih baik, kesehatan ternak\/unggas dapat lebih terjamin, bahaya penyakit bisa diketahui secara dini, dan keamanan ternak\/unggas lebih baik.\n\nDikandangkan dan dilepas adalah : pemeliharaan ternak\/unggas dengan cara sebagian waktu\ndikandangkan (biasanya pada malam hari), dan sebagian waktu yang lain dilepas (biasanya pada\nsiang hari). \nSebagian pemberian pakan dilakukan di kandang, dan sebagian lain merumput sendiri waktu dilepas.\nDilepas sama sekali adalah pemeliharaan ternak\/unggas dengan cara dilepas sepanjang hari, baik dalam areal pemeliharaan yang tertentu maupun bukan.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Dikandangkan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Dikandangkan dan dilepas","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Dilepas sama sekali","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V124","name":"b5ar9a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"309","loc_end_pos":"309","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah melakukan Vaksinasi ternak\/unggas selama setahun yang lalu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n9.a. Apakah melakukan Vaksinasi ternak\/unggas selama setahun yang lalu ?","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 dan isikan kedalam kotak yang telah disediakan jika rumah tangga terpilih pernah melakukan vaksinasi ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan lingkari kode 2 jika tidak.\n\nApakah vaksinasi dilakukan secara teratur atau tidak teratur. Jika teratur lingkari kode 1 dan jika tidak teratur lingkari kode 2 kemudian isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nTanyakan vaksinasi dilakukan oleh siapa. Lingkari kode 1 jika dilakukan oleh peternak sendiri, kode 2 jika dilakukan oleh dokter hewan\/mantri hewan dan kode 3 jika dilakukan sendiri dan dokter hewan\/mantri hewan, kemudian pindahkan kode yang dilingkari tersebut kedalam kotak yang disediakan","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Vaksinasi adalah : usaha pencegahan terhadap penyakit ternak\/unggas tertentu dengan memberikan\n\/ menyuntikkan vaksin (virus\/kuman penyakit yang telah dilemahkan) untuk meberikan kekebalan\ntubuh ternak\/unggas terhadap penyakit tersebut.\n\nTeratur adalah : memberikan vaksin terhadap ternak\/unggas sesuai dengan umur dan jadwal yang\nberlaku.\n\nTidak teratur adalah : memberikan vaksin terhadap ternak\/unggas hanya sewaktu-waktu atau karena\nada program mantri hewan untuk memberikan vaksin terhadap seluruh ternak\/unggas.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V125","name":"b5ar9b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"310","loc_end_pos":"310","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 9a berkode 1, Vaksinasi dilakukan secara","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 9a berkode 1","var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n9.b. Jika rincian 9a berkode 1, Vaksinasi dilakukan secara :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 dan isikan kedalam kotak yang telah disediakan jika rumah tangga terpilih pernah melakukan vaksinasi ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan lingkari kode 2 jika tidak.\n\nApakah vaksinasi dilakukan secara teratur atau tidak teratur. Jika teratur lingkari kode 1 dan jika tidak teratur lingkari kode 2 kemudian isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nTanyakan vaksinasi dilakukan oleh siapa. Lingkari kode 1 jika dilakukan oleh peternak sendiri, kode 2 jika dilakukan oleh dokter hewan\/mantri hewan dan kode 3 jika dilakukan sendiri dan dokter hewan\/mantri hewan, kemudian pindahkan kode yang dilingkari tersebut kedalam kotak yang disediakan","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Vaksinasi adalah : usaha pencegahan terhadap penyakit ternak\/unggas tertentu dengan memberikan\n\/ menyuntikkan vaksin (virus\/kuman penyakit yang telah dilemahkan) untuk meberikan kekebalan\ntubuh ternak\/unggas terhadap penyakit tersebut.\n\nTeratur adalah : memberikan vaksin terhadap ternak\/unggas sesuai dengan umur dan jadwal yang\nberlaku.\n\nTidak teratur adalah : memberikan vaksin terhadap ternak\/unggas hanya sewaktu-waktu atau karena\nada program mantri hewan untuk memberikan vaksin terhadap seluruh ternak\/unggas.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Teratur","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak teratur","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V126","name":"b5ar9c","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"311","loc_end_pos":"311","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 9a berkode 1, Vaksinasi dilakukan oleh","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 9a berkode 1","var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n9.c. Jika rincian 9a berkode 1, Vaksinasi dilakukan oleh :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 dan isikan kedalam kotak yang telah disediakan jika rumah tangga terpilih pernah melakukan vaksinasi ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan lingkari kode 2 jika tidak.\n\nApakah vaksinasi dilakukan secara teratur atau tidak teratur. Jika teratur lingkari kode 1 dan jika tidak teratur lingkari kode 2 kemudian isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nTanyakan vaksinasi dilakukan oleh siapa. Lingkari kode 1 jika dilakukan oleh peternak sendiri, kode 2 jika dilakukan oleh dokter hewan\/mantri hewan dan kode 3 jika dilakukan sendiri dan dokter hewan\/mantri hewan, kemudian pindahkan kode yang dilingkari tersebut kedalam kotak yang disediakan","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Vaksinasi adalah : usaha pencegahan terhadap penyakit ternak\/unggas tertentu dengan memberikan\n\/ menyuntikkan vaksin (virus\/kuman penyakit yang telah dilemahkan) untuk meberikan kekebalan\ntubuh ternak\/unggas terhadap penyakit tersebut.\n\nTeratur adalah : memberikan vaksin terhadap ternak\/unggas sesuai dengan umur dan jadwal yang\nberlaku.\n\nTidak teratur adalah : memberikan vaksin terhadap ternak\/unggas hanya sewaktu-waktu atau karena\nada program mantri hewan untuk memberikan vaksin terhadap seluruh ternak\/unggas.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Sendiri","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Dokter hewan\/mantri hewan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Sendiri dan dokter\/mantri hewan","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V127","name":"b5ar10a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"312","loc_end_pos":"312","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah selama setahun yang lalu ada ternak yang sakit","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n10.a. Apakah selama setahun yang lalu ada ternak yang sakit ?","var_qstn_postqtxt":"Jika Rincian 10a berkode 2 langsung lanjutkan ke Rincian 11","var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 jika ada ternak\/unggas yang sakit, dan kode 2 jika tidak . Isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari jenis penyakit yang diderita oleh ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan isikan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode 1 jika pengobatan dilakukan oleh peternak sendiri, kode 2 jika dilakukan oleh dokter\/mantri hewan, dan kode 3 jika tidak melakukan pengobatan. Pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Anthrax adalah : penyakit yang disebabkan oleh bakteri bacikkus anthracic yang bentuknya panjang\ndan terbungkus kapsul.\n\nRadang kuku\/mulut adalah : penyakit yang disebabkan virus. Virus ini hidup dalam daging dan\nsumsum tulang belakang.\n\nBloat\/Kembung perut adalah : keadaan rumen (perut pertama) yang mengembang, membesar\nakibat kelebihan gas yang tak bisa cepat keluar.\n\nLainnya adalah : penyakit selain yang disebutkan diatas misalnya penyakit kudis dan kurap,\nBrucellosis dan lainnya.\n\nTetelo NCD\/pes ayam adalah : merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian tinggi pada ternak ayam.\n\nSnot pilek adalah : juga dikenal sebagai penyakit influensa ayam. \nUmumnya terjadi menjelang pergantian musim hujan atau sebaliknya atau pada kondisi kandang yang dingin dan lembab.\nPenyebab penyakit ini adalah : Bakteri Haemophilus Gallinarum, dan menyerang ayam semua umur.\n\nBubul\/Bronchitis adalah : penyakit yang sangat menular, terutama pada anak ayam, yang\ndisebabkan oleh Virus.\n\nBerak kapur adalah : jenis penyakit yang sangat ganas dan dapat tersebar luas dengan cepat.\nPenyebab penyakit ini adalah : bakteri Salmonella Pullorum.\n\nLainnya adalah : selain yang diatas misalnya Berak darah, Fowl cholera (kolera ayam), Cacing\naskaris(cacing gelang), flu burung.\n\nPengobatan adalah : usaha menyembuhkan ternak\/unggas yang sedang sakit dengan menggunakan obat tertentu sesuai dengan penyakitnya.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak (langsung ke Rincian 11)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V128","name":"b5ar10b1","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"313","loc_end_pos":"314","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 10a berkode 1, sebutkan jenis penyakitnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 10a berkode 1","var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n10.b.Jika rincian 10a berkode 1, sebutkan jenis penyakitnya : 1. Untuk Ternak :.........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 jika ada ternak\/unggas yang sakit, dan kode 2 jika tidak . Isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari jenis penyakit yang diderita oleh ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan isikan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode 1 jika pengobatan dilakukan oleh peternak sendiri, kode 2 jika dilakukan oleh dokter\/mantri hewan, dan kode 3 jika tidak melakukan pengobatan. Pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Anthrax adalah : penyakit yang disebabkan oleh bakteri bacikkus anthracic yang bentuknya panjang\ndan terbungkus kapsul.\n\nRadang kuku\/mulut adalah : penyakit yang disebabkan virus. Virus ini hidup dalam daging dan\nsumsum tulang belakang.\n\nBloat\/Kembung perut adalah : keadaan rumen (perut pertama) yang mengembang, membesar\nakibat kelebihan gas yang tak bisa cepat keluar.\n\nLainnya adalah : penyakit selain yang disebutkan diatas misalnya penyakit kudis dan kurap,\nBrucellosis dan lainnya.\n\nTetelo NCD\/pes ayam adalah : merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian tinggi pada ternak ayam.\n\nSnot pilek adalah : juga dikenal sebagai penyakit influensa ayam. \nUmumnya terjadi menjelang pergantian musim hujan atau sebaliknya atau pada kondisi kandang yang dingin dan lembab.\nPenyebab penyakit ini adalah : Bakteri Haemophilus Gallinarum, dan menyerang ayam semua umur.\n\nBubul\/Bronchitis adalah : penyakit yang sangat menular, terutama pada anak ayam, yang\ndisebabkan oleh Virus.\n\nBerak kapur adalah : jenis penyakit yang sangat ganas dan dapat tersebar luas dengan cepat.\nPenyebab penyakit ini adalah : bakteri Salmonella Pullorum.\n\nLainnya adalah : selain yang diatas misalnya Berak darah, Fowl cholera (kolera ayam), Cacing\naskaris(cacing gelang), flu burung.\n\nPengobatan adalah : usaha menyembuhkan ternak\/unggas yang sedang sakit dengan menggunakan obat tertentu sesuai dengan penyakitnya.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Anthrak","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"16","labl":"Cacingan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Kudis\/Kurap","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"32","labl":"Lainnya (...........)","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Keguguran","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"8","labl":"Bloat\/Kembung perut","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V129","name":"b5ar10b2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"315","loc_end_pos":"316","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 10a berkode 1, sebutkan jenis penyakitnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 10a berkode 1","var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n10.b.Jika rincian 10a berkode 1, sebutkan jenis penyakitnya : 2. Untuk Unggas :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 jika ada ternak\/unggas yang sakit, dan kode 2 jika tidak . Isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari jenis penyakit yang diderita oleh ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan isikan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode 1 jika pengobatan dilakukan oleh peternak sendiri, kode 2 jika dilakukan oleh dokter\/mantri hewan, dan kode 3 jika tidak melakukan pengobatan. Pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Anthrax adalah : penyakit yang disebabkan oleh bakteri bacikkus anthracic yang bentuknya panjang\ndan terbungkus kapsul.\n\nRadang kuku\/mulut adalah : penyakit yang disebabkan virus. Virus ini hidup dalam daging dan\nsumsum tulang belakang.\n\nBloat\/Kembung perut adalah : keadaan rumen (perut pertama) yang mengembang, membesar\nakibat kelebihan gas yang tak bisa cepat keluar.\n\nLainnya adalah : penyakit selain yang disebutkan diatas misalnya penyakit kudis dan kurap,\nBrucellosis dan lainnya.\n\nTetelo NCD\/pes ayam adalah : merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian tinggi pada ternak ayam.\n\nSnot pilek adalah : juga dikenal sebagai penyakit influensa ayam. \nUmumnya terjadi menjelang pergantian musim hujan atau sebaliknya atau pada kondisi kandang yang dingin dan lembab.\nPenyebab penyakit ini adalah : Bakteri Haemophilus Gallinarum, dan menyerang ayam semua umur.\n\nBubul\/Bronchitis adalah : penyakit yang sangat menular, terutama pada anak ayam, yang\ndisebabkan oleh Virus.\n\nBerak kapur adalah : jenis penyakit yang sangat ganas dan dapat tersebar luas dengan cepat.\nPenyebab penyakit ini adalah : bakteri Salmonella Pullorum.\n\nLainnya adalah : selain yang diatas misalnya Berak darah, Fowl cholera (kolera ayam), Cacing\naskaris(cacing gelang), flu burung.\n\nPengobatan adalah : usaha menyembuhkan ternak\/unggas yang sedang sakit dengan menggunakan obat tertentu sesuai dengan penyakitnya.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Tetelo NCD\/Pes Ayam","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"16","labl":"Lainnya (..........)","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Snot\/Pilek","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Bubul\/Bronchitis","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"8","labl":"Berak Kapur","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V130","name":"b5ar10c","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"317","loc_end_pos":"317","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 10a berkode 1, pengobatan yang terbanyak dilakukan oleh","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 10a berkode 1","var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n10.c. Jika rincian 10a berkode 1, pengobatan yang terbanyak dilakukan oleh :.........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 jika ada ternak\/unggas yang sakit, dan kode 2 jika tidak . Isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari jenis penyakit yang diderita oleh ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan isikan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode 1 jika pengobatan dilakukan oleh peternak sendiri, kode 2 jika dilakukan oleh dokter\/mantri hewan, dan kode 3 jika tidak melakukan pengobatan. Pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Anthrax adalah : penyakit yang disebabkan oleh bakteri bacikkus anthracic yang bentuknya panjang\ndan terbungkus kapsul.\n\nRadang kuku\/mulut adalah : penyakit yang disebabkan virus. Virus ini hidup dalam daging dan\nsumsum tulang belakang.\n\nBloat\/Kembung perut adalah : keadaan rumen (perut pertama) yang mengembang, membesar\nakibat kelebihan gas yang tak bisa cepat keluar.\n\nLainnya adalah : penyakit selain yang disebutkan diatas misalnya penyakit kudis dan kurap,\nBrucellosis dan lainnya.\n\nTetelo NCD\/pes ayam adalah : merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian tinggi pada ternak ayam.\n\nSnot pilek adalah : juga dikenal sebagai penyakit influensa ayam. \nUmumnya terjadi menjelang pergantian musim hujan atau sebaliknya atau pada kondisi kandang yang dingin dan lembab.\nPenyebab penyakit ini adalah : Bakteri Haemophilus Gallinarum, dan menyerang ayam semua umur.\n\nBubul\/Bronchitis adalah : penyakit yang sangat menular, terutama pada anak ayam, yang\ndisebabkan oleh Virus.\n\nBerak kapur adalah : jenis penyakit yang sangat ganas dan dapat tersebar luas dengan cepat.\nPenyebab penyakit ini adalah : bakteri Salmonella Pullorum.\n\nLainnya adalah : selain yang diatas misalnya Berak darah, Fowl cholera (kolera ayam), Cacing\naskaris(cacing gelang), flu burung.\n\nPengobatan adalah : usaha menyembuhkan ternak\/unggas yang sedang sakit dengan menggunakan obat tertentu sesuai dengan penyakitnya.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Sendiri","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Dokter hewan\/mantri hewan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Tidak melakukan pengobatan","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V131","name":"b5ar11a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"318","loc_end_pos":"318","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika terpilih adalah unggas, apakah menggunakan penerangan didalam kandang","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n11.a. Jika terpilih adalah unggas, apakah menggunakan penerangan didalam kandang ? .........","var_qstn_postqtxt":"Jika Rincian 11a berkode 2 maka langsung lanjutkan ke Rincian 12.","var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 jika menggunakan penerangan didalam kandang dan lingkari kode 2 jika tidak menggunakan penerangan didalam kandang. \nIsikan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari salah satu kode sumber penerangan utama di dalam kandang. Dan Isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak ( langsung kerincian 12)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V132","name":"b5ar11b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"319","loc_end_pos":"319","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 11a berkode 1, sumber penerangan kandang yang utama","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 11a berkode 1","var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n11.b. Jika rincian 11a berkode 1, sumber penerangan kandang yang utama : ..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 jika menggunakan penerangan didalam kandang dan lingkari kode 2 jika tidak menggunakan penerangan didalam kandang. \nIsikan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari salah satu kode sumber penerangan utama di dalam kandang. Dan Isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Listrik PLN","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Listrik Non PLN","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Petromaks","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Lainnya (............)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V133","name":"b5ar12a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"320","loc_end_pos":"320","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah menggunakan air dalam usaha Ternak\/Unggas","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n12.a. Apakah menggunakan air dalam usaha Ternak\/Unggas ? ............","var_qstn_postqtxt":"Jika Rincian 12a berkode 2 maka langsung lanjutkan ke Rincian 13.","var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 jika usaha ternak\/unggas menggunakan air dan kode 2 jika tidak, serta isikan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.\n\n\nLingkari salah satu kode sumber air yang utama dan isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah Disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Penggunaan air dalam usaha ternak adalah : air yang dipakai untuk membersihkan kandang, air untuk memandikan ternak\/unggas dan lain-lain.\n\nSumber air yang utama adalah : sumber air yang paling banyak dipakai\/digunakan dan mempunyai\nnilai ekonomis.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak (langsung kerincian 13)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V134","name":"b5ar12b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"321","loc_end_pos":"321","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 12a berkode 1, sumber air yang utama berasal dari","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 12a berkode 1","var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n12.b. Jika rincian 12a berkode 1, sumber air yang utama berasal dari :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 jika usaha ternak\/unggas menggunakan air dan kode 2 jika tidak, serta isikan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.\n\n\nLingkari salah satu kode sumber air yang utama dan isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah Disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Penggunaan air dalam usaha ternak adalah : air yang dipakai untuk membersihkan kandang, air untuk memandikan ternak\/unggas dan lain-lain.\n\nSumber air yang utama adalah : sumber air yang paling banyak dipakai\/digunakan dan mempunyai\nnilai ekonomis.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Leding","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Pompa","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Sumur","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Sungai","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"Lainnya (............)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V135","name":"b5ar13a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"322","loc_end_pos":"323","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Sumber kredit\/tambahan untuk usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu diperoleh dari","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n13.a. Sumber kredit\/tambahan untuk usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu diperoleh dari :.........","var_qstn_postqtxt":"Jika Rincian 13a berkode 00 maka langsung lanjutkan ke Blok VB.\n\nJika Rincian 13b berkode2 maka langsung lanjutkan ke Rincian 13d.\n\nJika kode 4 dilingkari tuliskan cara pengembalian Kredit\/tambahan modal tersebut.","var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan sumber kredit \/tambahan modal untuk usaha ternak unggas selama setahun yang lalu. Kode jawaban bisa lebih dari satu. \nJumlahkan kode-kode yang dilingkari dan isikan kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode 1 jika mengalami kesulitan memperoleh kredir\/tambahan modal, dan kode 2 jika tidak mengalami kesulitan.\nIsikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari salah satu kode kesulitan utama dalam memperoleh kredit dan isikan kode\ntersebut kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode cara pengembalian kredit\/tambahan modal dan masukkan penjumlahan\nkode-kode yang dilingkari kedalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kredit adalah : pinjaman yang diberikan oleh lembaga keuangan \/ bank \/ koperasi \/ perorangan \/lainnya berupa uang dengan atau tanpa jaminan dan wajib dibayar kembali secara angsuran dalam satu periode tertentu.\n\nKredit yang diperoleh disini adalah : yang benar-benar digunakan untuk usaha peternakan selama setahun yang lalu. \nBila kredit yang diterima lebih dari setahun yang lalu dan sampai pada saat pencacahan belum lunas, maka dianggab tidak mendapat kredit.\n\nTambahan modal adalah : modal yang digunakan untuk memperbaiki\/menambah usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n\nBunga terlalu tinggi, responden tidak mengambil kredit karena suku bunga yang ditawarkan terlalu\ntinggi \/ tidak ada subsidi.\n\nHarus mempunyai agunan, untuk mendapatkan kredit harus mempunyai agunan padahal responden tidak mempunyai agunan sebagai jaminan untuk memperoleh kredit tersebut, misalnya sertifikat rumah.\n\nLokasi Bank\/koperasi terlalu jauh, tempat tinggal responden letaknya jauh dari lokasi bank\/koperasi yang ada dan akses menuju ke bank tersebut sangat sulit.\n\nProses yang berbelit-belit, untuk mengajukan kredit responden harus menyiapkan berbagai macam\npersyaratan dan waktu untuk mendapatkan kredit cukup lama.\n\nLainnya, selain diatas.\n\n\nMenjual hasil ke pemberi kredit\/modal adalah : seorang peternak harus menjual hasil usahanya ke\npemberi kredit\/tambahan modal.\n\nMengangsur setelah berproduksi adalah : membayar secara mencicil dengan perjanjian harus\nberproduksi dulu.\n\nLainnya adalah selain kedua cara tersebut di atas.","var_catgry":[{"value":"00","labl":"Tidak mendapatkan kredit\/tambahan modal (langsung ke blok v B)","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"01","labl":"Bank","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"02","labl":"Koperasi\/kelompok","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"04","labl":"Perorangan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"08","labl":"Lainnya (.........)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V136","name":"b5ar13b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"324","loc_end_pos":"324","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah dalam memperoleh kredit\/tambahan modal mengalami kesulitan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n13.b. Apakah dalam memperoleh kredit\/tambahan modal mengalami kesulitan ?............","var_qstn_postqtxt":"Jika Rincian 13a berkode 00 maka langsung lanjutkan ke Blok VB.\n\nJika Rincian 13b berkode2 maka langsung lanjutkan ke Rincian 13d.\n\nJika kode 4 dilingkari tuliskan cara pengembalian Kredit\/tambahan modal tersebut.","var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan sumber kredit \/tambahan modal untuk usaha ternak unggas selama setahun yang lalu. Kode jawaban bisa lebih dari satu. \nJumlahkan kode-kode yang dilingkari dan isikan kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode 1 jika mengalami kesulitan memperoleh kredir\/tambahan modal, dan kode 2 jika tidak mengalami kesulitan.\nIsikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari salah satu kode kesulitan utama dalam memperoleh kredit dan isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode cara pengembalian kredit\/tambahan modal dan masukkan penjumlahan kode-kode yang dilingkari kedalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kredit adalah : pinjaman yang diberikan oleh lembaga keuangan \/ bank \/ koperasi \/ perorangan \/lainnya berupa uang dengan atau tanpa jaminan dan wajib dibayar kembali secara angsuran dalam satu periode tertentu.\n\nKredit yang diperoleh disini adalah : yang benar-benar digunakan untuk usaha peternakan selama setahun yang lalu. \nBila kredit yang diterima lebih dari setahun yang lalu dan sampai pada saat pencacahan belum lunas, maka dianggap tidak mendapat kredit.\n\nTambahan modal adalah : modal yang digunakan untuk memperbaiki\/menambah usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n\nBunga terlalu tinggi, responden tidak mengambil kredit karena suku bunga yang ditawarkan terlalu\ntinggi \/ tidak ada subsidi.\n\nHarus mempunyai agunan, untuk mendapatkan kredit harus mempunyai agunan padahal responden tidak mempunyai agunan sebagai jaminan untuk memperoleh kredit tersebut, misalnya sertifikat rumah.\n\nLokasi Bank\/koperasi terlalu jauh, tempat tinggal responden letaknya jauh dari lokasi bank\/koperasi yang ada dan akses menuju ke bank tersebut sangat sulit.\n\nProses yang berbelit-belit, untuk mengajukan kredit responden harus menyiapkan berbagai macam\npersyaratan dan waktu untuk mendapatkan kredit cukup lama.\n\nLainnya, selain diatas.\n\nMenjual hasil ke pemberi kredit\/modal adalah : seorang peternak harus menjual hasil usahanya ke\npemberi kredit\/tambahan modal.\n\nMengangsur setelah berproduksi adalah : membayar secara mencicil dengan perjanjian harus\nberproduksi dulu.\n\nLainnya adalah : selain kedua cara tersebut di atas.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak (langsung ke rincian 13d)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V137","name":"b5ar13c","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"325","loc_end_pos":"325","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 13b berkode 1, kesulitan yang paling utama adalah","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 13b berkode 1","var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n13.c. Jika rincian 13b berkode 1, kesulitan yang paling utama adalah : .............","var_qstn_postqtxt":"Jika Rincian 13a berkode 00 maka langsung lanjutkan ke Blok VB.\n\nJika Rincian 13b berkode2 maka langsung lanjutkan ke Rincian 13d.\n\nJika kode 4 dilingkari tuliskan cara pengembalian Kredit\/tambahan modal tersebut.","var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan sumber kredit \/tambahan modal untuk usaha ternak unggas selama setahun yang lalu. Kode jawaban bisa lebih dari satu. \nJumlahkan kode-kode yang dilingkari dan isikan kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode 1 jika mengalami kesulitan memperoleh kredir\/tambahan modal, dan kode 2 jika tidak mengalami kesulitan.\nIsikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari salah satu kode kesulitan utama dalam memperoleh kredit dan isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode cara pengembalian kredit\/tambahan modal dan masukkan penjumlahan kode-kode yang dilingkari kedalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kredit adalah : pinjaman yang diberikan oleh lembaga keuangan \/ bank \/ koperasi \/ perorangan \/lainnya berupa uang dengan atau tanpa jaminan dan wajib dibayar kembali secara angsuran dalam satu periode tertentu.\n\nKredit yang diperoleh disini adalah : yang benar-benar digunakan untuk usaha peternakan selama setahun yang lalu. \nBila kredit yang diterima lebih dari setahun yang lalu dan sampai pada saat pencacahan belum lunas, maka dianggap tidak mendapat kredit.\n\nTambahan modal adalah : modal yang digunakan untuk memperbaiki\/menambah usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n\nBunga terlalu tinggi, responden tidak mengambil kredit karena suku bunga yang ditawarkan terlalu\ntinggi \/ tidak ada subsidi.\n\nHarus mempunyai agunan, untuk mendapatkan kredit harus mempunyai agunan padahal responden tidak mempunyai agunan sebagai jaminan untuk memperoleh kredit tersebut, misalnya sertifikat rumah.\n\nLokasi Bank\/koperasi terlalu jauh, tempat tinggal responden letaknya jauh dari lokasi bank\/koperasi yang ada dan akses menuju ke bank tersebut sangat sulit.\n\nProses yang berbelit-belit, untuk mengajukan kredit responden harus menyiapkan berbagai macam\npersyaratan dan waktu untuk mendapatkan kredit cukup lama.\n\nLainnya, selain diatas.\n\nMenjual hasil ke pemberi kredit\/modal adalah : seorang peternak harus menjual hasil usahanya ke\npemberi kredit\/tambahan modal.\n\nMengangsur setelah berproduksi adalah : membayar secara mencicil dengan perjanjian harus\nberproduksi dulu.\n\nLainnya adalah : selain kedua cara tersebut di atas.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Bunga terlalu tinggi","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Harus memakai agunan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Lokasi Bank\/koperasi terlalu jauh","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Proses berbelit-belit","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"Lainnya (...........)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V138","name":"b5ar13d","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"326","loc_end_pos":"326","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Cara pengembalian kredit\/tembahan modal yang dipinjam","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas\n13 d. Cara pengembalian kredit\/tembahan modal yang dipinjam :............","var_qstn_postqtxt":"Jika Rincian 13a berkode 00 maka langsung lanjutkan ke Blok VB.\n\nJika Rincian 13b berkode2 maka langsung lanjutkan ke Rincian 13d.\n\nJika kode 4 dilingkari tuliskan cara pengembalian Kredit\/tambahan modal tersebut.","var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan sumber kredit \/tambahan modal untuk usaha ternak unggas selama setahun yang lalu. Kode jawaban bisa lebih dari satu. \nJumlahkan kode-kode yang dilingkari dan isikan kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode 1 jika mengalami kesulitan memperoleh kredir\/tambahan modal, dan kode 2 jika tidak mengalami kesulitan.\nIsikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari salah satu kode kesulitan utama dalam memperoleh kredit dan isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode cara pengembalian kredit\/tambahan modal dan masukkan penjumlahan kode-kode yang dilingkari kedalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kredit adalah : pinjaman yang diberikan oleh lembaga keuangan \/ bank \/ koperasi \/ perorangan \/lainnya berupa uang dengan atau tanpa jaminan dan wajib dibayar kembali secara angsuran dalam satu periode tertentu.\n\nKredit yang diperoleh disini adalah : yang benar-benar digunakan untuk usaha peternakan selama setahun yang lalu. \nBila kredit yang diterima lebih dari setahun yang lalu dan sampai pada saat pencacahan belum lunas, maka dianggap tidak mendapat kredit.\n\nTambahan modal adalah : modal yang digunakan untuk memperbaiki\/menambah usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n\nBunga terlalu tinggi, responden tidak mengambil kredit karena suku bunga yang ditawarkan terlalu\ntinggi \/ tidak ada subsidi.\n\nHarus mempunyai agunan, untuk mendapatkan kredit harus mempunyai agunan padahal responden tidak mempunyai agunan sebagai jaminan untuk memperoleh kredit tersebut, misalnya sertifikat rumah.\n\nLokasi Bank\/koperasi terlalu jauh, tempat tinggal responden letaknya jauh dari lokasi bank\/koperasi yang ada dan akses menuju ke bank tersebut sangat sulit.\n\nProses yang berbelit-belit, untuk mengajukan kredit responden harus menyiapkan berbagai macam\npersyaratan dan waktu untuk mendapatkan kredit cukup lama.\n\nLainnya, selain diatas.\n\nMenjual hasil ke pemberi kredit\/modal adalah : seorang peternak harus menjual hasil usahanya ke\npemberi kredit\/tambahan modal.\n\nMengangsur setelah berproduksi adalah : membayar secara mencicil dengan perjanjian harus\nberproduksi dulu.\n\nLainnya adalah : selain kedua cara tersebut di atas.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Menjual hasil ke pemberi kredit\/modal","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Mencicil setelah berproduksi","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Lainnya (.............)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V139","name":"b5br1a1k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"327","loc_end_pos":"329","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Laki-laki","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu\na. Jumlah pekerja tidak termasuk petani (orang) :\n1. Pekerja dibayar Laki-laki :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pekerja dibayar adalah : mereka yang bekerja secara tetap ataupun tidak tetap (honorer) memperoleh upah\/gaji secara tetap\/bulanan.\n\nPekerja tidak dibayar adalah : mereka yang bekerja secara rutin dengan tidak mendapat upah\/gaji.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V140","name":"b5br1a1k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"330","loc_end_pos":"332","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Perempuan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu\na. Jumlah pekerja tidak termasuk petani (orang) :\n1. Pekerja dibayar Perempuan :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pekerja dibayar adalah : mereka yang bekerja secara tetap ataupun tidak tetap (honorer) memperoleh upah\/gaji secara tetap\/bulanan.\n\nPekerja tidak dibayar adalah : mereka yang bekerja secara rutin dengan tidak mendapat upah\/gaji.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V141","name":"b5br1a1k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"333","loc_end_pos":"335","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah pekerja dibayar Laki-laki dan Perempuan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu\na. Jumlah pekerja tidak termasuk petani (orang) :\n1. Jumlah pekerja dibayar Laki-laki dan Perempuan :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pekerja dibayar adalah : mereka yang bekerja secara tetap ataupun tidak tetap (honorer) memperoleh upah\/gaji secara tetap\/bulanan.\n\nPekerja tidak dibayar adalah : mereka yang bekerja secara rutin dengan tidak mendapat upah\/gaji.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V142","name":"b5br1a2k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"336","loc_end_pos":"338","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja tidak dibayar Laki-laki","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu\na. Jumlah pekerja tidak termasuk petani (orang) :\n2. Pekerja tidak dibayar Laki-laki :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pekerja dibayar adalah : mereka yang bekerja secara tetap ataupun tidak tetap (honorer) memperoleh upah\/gaji secara tetap\/bulanan.\n\nPekerja tidak dibayar adalah : mereka yang bekerja secara rutin dengan tidak mendapat upah\/gaji.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V143","name":"b5br1a2k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"339","loc_end_pos":"341","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja tidak dibayar Perempuan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu\na. Jumlah pekerja tidak termasuk petani (orang) :\n2. Pekerja tidak dibayar Perempuan :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pekerja dibayar adalah : mereka yang bekerja secara tetap ataupun tidak tetap (honorer) memperoleh upah\/gaji secara tetap\/bulanan.\n\nPekerja tidak dibayar adalah : mereka yang bekerja secara rutin dengan tidak mendapat upah\/gaji.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V144","name":"b5br1a2k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"342","loc_end_pos":"344","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pekerja tidak dibayar Laki-laki  dan Perempuan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu\na. Jumlah pekerja tidak termasuk petani (orang) :\n2. Jumlah Pekerja tidak dibayar Laki-laki  dan Perempuan :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pekerja dibayar adalah : mereka yang bekerja secara tetap ataupun tidak tetap (honorer) memperoleh upah\/gaji secara tetap\/bulanan.\n\nPekerja tidak dibayar adalah : mereka yang bekerja secara rutin dengan tidak mendapat upah\/gaji.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V145","name":"b5br1b1k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"345","loc_end_pos":"347","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari  mencari rumput","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n1. Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari  mencari rumput :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V146","name":"b5br1b1k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"348","loc_end_pos":"351","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000)  mencari rumput","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n1. Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000)  mencari rumput : Rp................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V147","name":"b5br1b1k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"352","loc_end_pos":"354","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Perempuan orang-hari  mencari rumput","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n1. Pekerja dibayar Perempuan Orang-hari mencari rumput : Rp................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V148","name":"b5br1b1k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"355","loc_end_pos":"358","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Perempuan Upah (000)  mencari rumput","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n1. Pekerja dibayar Perempuan Upah (000)  mencari rumput : Rp................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V149","name":"b5br1b1k6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"359","loc_end_pos":"361","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari mencari rumput","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n1. Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari mencari rumput :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V150","name":"b5br1b1k7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"362","loc_end_pos":"364","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari mencari rumput","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n1. Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari mencari rumput :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V151","name":"b5br1b2k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"365","loc_end_pos":"367","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari  mengembalakan ternak","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n2. Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari  mengembalakan ternak :...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V152","name":"b5br1b2k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"368","loc_end_pos":"371","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000)  mengembalakan ternak","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n2. Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000)  mengembalakan ternak : Rp...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V153","name":"b5br1b2k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"372","loc_end_pos":"374","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Perempuan orang-hari  mengembalakan ternak","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n2. Pekerja dibayar Perempuan orang-hari  mengembalakan ternak :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V154","name":"b5br1b2k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"375","loc_end_pos":"378","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Perempuan Upah (000)  mengembalakan ternak","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n2. Pekerja dibayar Perempuan Upah (000)  mengembalakan ternak : Rp..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V155","name":"b5br1b2k6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"379","loc_end_pos":"381","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari mengembala ternak","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n2. Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari mengembala ternak :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V156","name":"b5br1b2k7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"382","loc_end_pos":"384","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari mengembalakan ternak","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n2. Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari mengembalakan ternak :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V157","name":"b5br1b3k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"385","loc_end_pos":"387","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n3. Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang) :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V158","name":"b5br1b3k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"388","loc_end_pos":"391","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000) Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n3. Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000) Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang) : Rp...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V159","name":"b5br1b3k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"392","loc_end_pos":"394","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Perempuan orang-hari  Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n3. Pekerja dibayar Perempuan orang-hari  Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang)  :.........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V160","name":"b5br1b3k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"395","loc_end_pos":"398","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Perempuan Upah (000)  Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n3. Pekerja dibayar Perempuan Upah (000)  Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang) : Rp..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V161","name":"b5br1b3k6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"399","loc_end_pos":"401","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari  Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n3. Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari  Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang) :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V162","name":"b5br1b3k7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"402","loc_end_pos":"404","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari  Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n3. Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari  Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang) : ............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V163","name":"b5br1b4k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"405","loc_end_pos":"407","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari  Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n4. Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari  Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu) :................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V164","name":"b5br1b4k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"408","loc_end_pos":"411","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000) Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n4. Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000) Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu) : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V165","name":"b5br1b4k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"412","loc_end_pos":"414","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Perempuan orang-hari  Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n4. Pekerja dibayar Perempuan orang-hari  Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu) :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V166","name":"b5br1b4k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"415","loc_end_pos":"418","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Perempuan Upah (000) Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n4. Pekerja dibayar Perempuan Upah (000) Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu) : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V167","name":"b5br1b4k6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"419","loc_end_pos":"421","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n4. Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu) :................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V168","name":"b5br1b4k7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"422","loc_end_pos":"424","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n4. Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V169","name":"b5br1b5k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"425","loc_end_pos":"427","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari  Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n5. Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari  Lainnya :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V170","name":"b5br1b5k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"428","loc_end_pos":"431","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000) Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n5. Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000) Lainnya : Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V171","name":"b5br1b5k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"432","loc_end_pos":"434","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Perempuan orang-hari  Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n5. Pekerja dibayar Perempuan orang-hari Lainnya :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V172","name":"b5br1b5k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"435","loc_end_pos":"438","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja dibayar Perempuan Upah (000)  Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n5. Pekerja dibayar Perempuan Upah (000)  Lainnya : Rp...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V173","name":"b5br1b5k6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"439","loc_end_pos":"441","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n5. Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari Lainnya :....................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V174","name":"b5br1b5k7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"442","loc_end_pos":"444","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.\nb. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :\n5. Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari Lainnya :...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).\n\nIsikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V175","name":"b5br2a1ik2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"445","loc_end_pos":"445","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Satuan Jenis Pakan Unggas Petelur Starter","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\ni. Satuan Jenis Pakan Unggas Petelur Starter : .........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 \u2013 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 \u2013 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 \u2013 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 \u2013 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 \u2013 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Cc","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V176","name":"b5br2a1ik3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"446","loc_end_pos":"451","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Starter","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\ni. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Starter:............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V177","name":"b5br2a1ik4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"452","loc_end_pos":"457","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Starter","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\ni. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Starter : Rp..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V178","name":"b5br2a1ik5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"458","loc_end_pos":"462","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Starter","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\ni. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Starter : ..................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V179","name":"b5br2a1iik2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"463","loc_end_pos":"463","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Satuan Jenis Pakan Unggas Petelur Grower","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\nii. Satuan Jenis Pakan Unggas Petelur Grower :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Cc","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V180","name":"b5br2a1iik3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"464","loc_end_pos":"469","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Grower","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\nii. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Grower :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V181","name":"b5br2a1iik4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"470","loc_end_pos":"475","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Grower","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\nii. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Grower : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V182","name":"b5br2a1iik5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"476","loc_end_pos":"478","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Grower","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\nii. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Grower :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V183","name":"b5br2a1iiik2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"479","loc_end_pos":"479","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Satuan Jenis Pakan Unggas Petelur Layer","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\niii. Satuan Jenis Pakan Unggas Petelur Layer :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Cc","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V184","name":"b5br2a1iiik3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"480","loc_end_pos":"485","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Layer","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\niii. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Layer :.................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V185","name":"b5br2a1iiik4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"486","loc_end_pos":"491","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Layer","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\niii. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Layer : Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V186","name":"b5br2a1iiik5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"492","loc_end_pos":"495","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur layer","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\niii. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur layer :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V187","name":"b5br2a1ivk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"496","loc_end_pos":"496","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Satuan Jenis Pakan Unggas Broiler Starter","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\niv. Satuan Jenis Pakan Unggas Broiler Starter : .............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Cc","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V188","name":"b5br2a1ivk3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"497","loc_end_pos":"502","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Starter","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed\niv. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Starter :..................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V189","name":"b5br2a1ivk4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"503","loc_end_pos":"508","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Starter","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\niv. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Starter :Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V190","name":"b5br2a1ivk5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"509","loc_end_pos":"513","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Starter","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\niv. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Starter :................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V191","name":"b5br2a1vk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"514","loc_end_pos":"514","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Satuan Jenis Pakan Unggas Broiler Finisher","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\niv. Satuan Jenis Pakan Unggas Broiler Finisher :................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Cc","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V192","name":"b5br2a1vk3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"515","loc_end_pos":"520","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Finisher","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\niv. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Finisher :..................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V193","name":"b5br2a1vk4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"521","loc_end_pos":"526","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Finisher","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :\niv. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Finisher : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V194","name":"b5br2a1vk5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"527","loc_end_pos":"530","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Finisher","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed\niv. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Finisher : Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran pakan ternak\/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.\n\nPakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. \n\nYang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. \n\nTernak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang\/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.\n\nPakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas\nyang terdiri dari:\n1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:\n1. Ayam ras petelur\n- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.\n- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.\n- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.\n\n2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.\n- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed\/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu\ndicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.\n\n2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus\ndicampur dengan dedak atau jagung.\n\n3) Pakan lainnya terdiri dari :\na. Gabah \nb. Jagung\nc. Biji-bijian lainnya\nd. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.\ne. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V195","name":"b5br2a2k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"531","loc_end_pos":"531","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Satuan Jenis Pakan Unggas Konsentrat","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : \n2. Satuan Jenis Pakan Unggas Konsentrat :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Cc","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V196","name":"b5br2a2k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"532","loc_end_pos":"537","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Konsentrat","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : \n2. Banyaknya Pembelian jenis Pakan Unggas Konsentrat :.................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V197","name":"b5br2a2k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"538","loc_end_pos":"543","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Konsentrat","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : \n2. Banyaknya Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Konsentrat : Rp...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V198","name":"b5br2a2k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"544","loc_end_pos":"549","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Konsentrat","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : \n2. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Konsentrat :.................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V199","name":"b5br2a3k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"550","loc_end_pos":"550","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Satuan Jenis Pakan Unggas Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : \n3. Satuan Jenis Pakan Unggas Lainnya :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Cc","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V200","name":"b5br2a3k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"551","loc_end_pos":"556","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : \n3. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Lainnya :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V201","name":"b5br2a3k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"557","loc_end_pos":"562","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : \n3. Banyaknya Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Lainnya : Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V202","name":"b5br2a3k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"563","loc_end_pos":"568","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : \n3. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Lainnya :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V203","name":"b5br2a4k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"569","loc_end_pos":"574","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000) pengeluaran Jenis Pakan Unggas lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\na. Khusus pakan unggas : \n4. Jumlah Nilai (000) pengeluaran Jenis Pakan Unggas lainnya : Rp..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.\n\nContoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V204","name":"b5br2b1k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"575","loc_end_pos":"575","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Satuan Jenis Pakan Ternak Hijauan Pakan Ternak","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n1. Satuan Jenis Pakan Ternak Hijauan Pakan Ternak :...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Cc","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V205","name":"b5br2b1k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"576","loc_end_pos":"581","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Hijauan Pakan Ternak","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n1. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Hijauan Pakan Ternak :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V206","name":"b5br2b1k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"582","loc_end_pos":"587","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Hijauan Pakan Ternak","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n1. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Hijauan Pakan Ternak : Rp..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V207","name":"b5br2b1k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"588","loc_end_pos":"593","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Hijauan Pakan Ternak","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n1. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Hijauan Pakan Ternak :...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V208","name":"b5br2b2k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"594","loc_end_pos":"594","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Satuan Jenis Pakan Ternak Limbah Pertanian","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n2. Satuan Jenis Pakan Ternak Limbah Pertanian :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Cc","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V209","name":"b5br2b2k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"595","loc_end_pos":"600","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Pertanian","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n2. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Pertanian :....................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V210","name":"b5br2b2k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"601","loc_end_pos":"606","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Pertanian","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n2. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Pertanian : Rp..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V211","name":"b5br2b2k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"607","loc_end_pos":"612","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Pertanian","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n2. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Pertanian :......................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V212","name":"b5br2b3k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"613","loc_end_pos":"613","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Satuan Jenis Pakan Ternak Limbah Industri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n3. Satuan Jenis Pakan Ternak Limbah Industri :.................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Cc","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V213","name":"b5br2b3k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"614","loc_end_pos":"619","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Industri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n3. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Industri :.................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V214","name":"b5br2b3k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"620","loc_end_pos":"625","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Industri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n3. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Industri : Rp...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V215","name":"b5br2b3k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"626","loc_end_pos":"631","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Industri","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n3. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Industri :...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V216","name":"b5br2b4k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"632","loc_end_pos":"632","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Satuan Jenis Pakan Ternak Pakan jadi dari pabrik","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n4. Satuan Jenis Pakan Ternak Pakan jadi dari pabrik :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Cc","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V217","name":"b5br2b4k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"633","loc_end_pos":"638","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Pakan jadi dari pabrik","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n4. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Pakan jadi dari pabrik :...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V218","name":"b5br2b4k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"639","loc_end_pos":"644","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Pakan jadi dari pabrik","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n4. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Pakan jadi dari pabrik : Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V219","name":"b5br2b4k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"645","loc_end_pos":"649","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Pakan jadi dari pabrik","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n4. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Pakan jadi dari pabrik :..................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V220","name":"b5br2b5k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"650","loc_end_pos":"650","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Satuan Jenis Pakan Ternak Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n5. Satuan Jenis Pakan Ternak Lainnya :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Cc","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V221","name":"b5br2b5k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"651","loc_end_pos":"656","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n5. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Lainnya :.................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V222","name":"b5br2b5k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"657","loc_end_pos":"662","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n5. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Lainnya : Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V223","name":"b5br2b5k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"663","loc_end_pos":"668","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n5. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Lainnya :.................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V224","name":"b5br2b6k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"669","loc_end_pos":"674","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000) pengeluaran Pakan Ternak","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak\/unggas selama setahun yang lalu :\nb. Khusus Pakan Ternak :\n6. Jumlah Nilai (000) pengeluaran Pakan Ternak : Rp.................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)\nserta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering\/hay,daun-daunan.\n\nRumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih\ndahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput\ngajah, rumput benggala dan setaria.\n\nLeguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes\ndan centrosema.\n\nSilage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum\ndiberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.\n\nHijauan kering\/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada\nternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.\n\nDaun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan\nleguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.\n\nLimbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan\nternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah\/kedelai, daun ubi kayu, daun\nubi jalar dan pucuk tebu.\n\nLimbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,\nbungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.\n\nPakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.\n\nPakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V225","name":"b5br3ak2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"675","loc_end_pos":"675","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Satuan Jenis Obat Golongan Farmasetik","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\na. Satuan Jenis Obat Golongan Farmasetik :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Cc","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Ml","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V226","name":"b5br3ak3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"676","loc_end_pos":"681","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Pembelian Jenis Obat Golongan Farmasetik","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\na. Banyaknya Pembelian Jenis Obat Golongan Farmasetik :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V227","name":"b5br3ak4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"682","loc_end_pos":"687","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pembelian Jenis Obat Golongan Farmasetik","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\na. Nilai (000) Pembelian Jenis Obat Golongan Farmasetik : Rp..................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V228","name":"b5br3ak5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"688","loc_end_pos":"692","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Non Pembelian Jenis Obat Golongan Farmasetik","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\na. Banyaknya Non Pembelian Jenis Obat Golongan Farmasetik :...................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V229","name":"b5br3bk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"693","loc_end_pos":"693","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Satuan Jenis Obat Golongan Biologic","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\nb. Satuan Jenis Obat Golongan Biologic :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Cc","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Ml","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V230","name":"b5br3bk3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"694","loc_end_pos":"699","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Pembelian Jenis Obat Golongan Biologic","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\nb. Banyaknya Pembelian Jenis Obat Golongan Biologic :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V231","name":"b5br3bk4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"700","loc_end_pos":"705","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pembelian Jenis Obat Golongan Biologic","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\nb. Nilai (000) Pembelian Jenis Obat Golongan Biologic : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V232","name":"b5br3bk5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"706","loc_end_pos":"710","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Non Pembelian Jenis Obat Golongan Biologic","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\nb. Banyaknya Non Pembelian Jenis Obat Golongan Biologic :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V233","name":"b5br3ck2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"711","loc_end_pos":"711","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Satuan Jenis Obat Golongan premix","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\nc. Satuan Jenis Obat Golongan premix :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Cc","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Ml","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V234","name":"b5br3ck3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"712","loc_end_pos":"716","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Pembelian Jenis Obat Golongan Premix","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\nc. Banyaknya Pembelian Jenis Obat Golongan Premix :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V235","name":"b5br3ck4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"717","loc_end_pos":"722","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pembelian Jenis Obat Golongan Premix","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\nc. Nilai (000) Pembelian Jenis Obat Golongan Premix : Rp..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V236","name":"b5br3ck5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"723","loc_end_pos":"726","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Non Pembelian Jenis Obat Golongan Premix","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\nc. Banyaknya Non Pembelian Jenis Obat Golongan Premix :................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V237","name":"b5br3dk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"727","loc_end_pos":"727","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Satuan Jenis Obat Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\nd. Satuan Jenis Obat Lainnya :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Cc","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Ml","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V238","name":"b5br3dk3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"728","loc_end_pos":"733","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Pembelian Jenis Obat Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\nd. Banyaknya Pembelian Jenis Obat Lainnya : ............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V239","name":"b5br3dk4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"734","loc_end_pos":"739","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pembelian Jenis Obat Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\nd. Nilai (000) Pembelian Jenis Obat Lainnya : Rp...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V240","name":"b5br3dk5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"740","loc_end_pos":"744","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Banyaknya Non Pembelian Jenis Obat Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\nd. Banyaknya Non Pembelian Jenis Obat Lainnya :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V241","name":"b5br3ek4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"745","loc_end_pos":"750","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000) Pengeluaran Pakan Ternak","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :\ne. Jumlah Nilai (000) Pengeluaran Pakan Ternak  : Rp..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Jenis obat ternak\/unggas yang sering dijumpai pada petani:\n1. Golongan Farmasetik\na. Anastesika \/ Obat bius.\nb. Antiseptika dan Desinfektansia.\nc. Antibiotika.\nd. Anti fungi\/Anti jamur.\ne. Anti protozoa\/parasit darah.\nf. Antelmintika\/Obat cacing.\ng. Ektoparasit:\/obat kutu.\nh. Diuretika\/pelancar kencing.\ni. Kardiovaskuler\/obat jantung.\nj. Anti diare.\nk. Obat kembung.\nl. Anti defisiensi vitamin dan mineral.\nm. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.\nn. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.\no. Hormon non reproduksi: sanabolicum.\np. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.\n\n2. Golongan produk biologik.\na. Vaksin unggas.\nb. Vaksin ternak besar\/Vaksin ternak kecil.\nc. Vaksin hewan kesayangan.\nd. Serum\ne. Diagnostik.\nf. Pelarut Vaksin\n\n3. Golongan Premix.\na. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.\nb. Feed supplement:\/vitamin dan mineral.\n\n4. Lain-lain.\na. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V242","name":"b5br4ak2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"751","loc_end_pos":"756","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pengeluaran Bahan Bakar\/Pelumas (Bensin, Solar, dll)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n4. Pengeluaran, Bahan Bakar, Listrik dan Air Selama Setahun Yang Lalu :\na. Nilai (000) Pengeluaran Bahan Bakar\/Pelumas (Bensin, Solar, dll) : Rp.................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan besarnya nilai pemakaian bensin, solar, minyak tanah, pelumas dan bahan bakar minyak lainnya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).\n\nIsikan besarnya nilai pemakaian listrik, baik yang dibeli dari PLN maupun non-PLN selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2). \nListrik yang dibangkitkan sendiri dengan menggunakan generator, cukup diisikan nilai bahan\nbakar untuk generator tersebut pada rincian 4a.\n\nIsikan besarnya nilai pemakaian air, baik yang dibeli dari PAM maupun non-PAM selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).\n\nIsikan besarnya jumlah nilai pemakaian bahan bakar\/pelumas, listrik dan air selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).\nIsian rincian 4d = ( R4a + R4b + R4c).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran BBM, listrik dan air adalah : pengeluaran atas penggunaan bahan bakar dan pelumas, listrik serta air yang benar-benar digunakan untuk usaha peternakan terpilih selama setahun yang lalu.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V243","name":"b5br4bk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"757","loc_end_pos":"762","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pengeluaran Listrik","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n4. Pengeluaran, Bahan Bakar, Listrik dan Air Selama Setahun Yang Lalu :\nb. Nilai (000) Pengeluaran Listrik : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan besarnya nilai pemakaian bensin, solar, minyak tanah, pelumas dan bahan bakar minyak lainnya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).\n\nIsikan besarnya nilai pemakaian listrik, baik yang dibeli dari PLN maupun non-PLN selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2). \nListrik yang dibangkitkan sendiri dengan menggunakan generator, cukup diisikan nilai bahan\nbakar untuk generator tersebut pada rincian 4a.\n\nIsikan besarnya nilai pemakaian air, baik yang dibeli dari PAM maupun non-PAM selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).\n\nIsikan besarnya jumlah nilai pemakaian bahan bakar\/pelumas, listrik dan air selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).\nIsian rincian 4d = ( R4a + R4b + R4c).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran BBM, listrik dan air adalah : pengeluaran atas penggunaan bahan bakar dan pelumas, listrik serta air yang benar-benar digunakan untuk usaha peternakan terpilih selama setahun yang lalu.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V244","name":"b5br4ck2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"763","loc_end_pos":"768","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pengeluaran Air","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n4. Pengeluaran, Bahan Bakar, Listrik dan Air Selama Setahun Yang Lalu :\nc. Nilai (000) Pengeluaran Air : Rp.................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan besarnya nilai pemakaian bensin, solar, minyak tanah, pelumas dan bahan bakar minyak lainnya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).\n\nIsikan besarnya nilai pemakaian listrik, baik yang dibeli dari PLN maupun non-PLN selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2). \nListrik yang dibangkitkan sendiri dengan menggunakan generator, cukup diisikan nilai bahan\nbakar untuk generator tersebut pada rincian 4a.\n\nIsikan besarnya nilai pemakaian air, baik yang dibeli dari PAM maupun non-PAM selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).\n\nIsikan besarnya jumlah nilai pemakaian bahan bakar\/pelumas, listrik dan air selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).\nIsian rincian 4d = ( R4a + R4b + R4c).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran BBM, listrik dan air adalah : pengeluaran atas penggunaan bahan bakar dan pelumas, listrik serta air yang benar-benar digunakan untuk usaha peternakan terpilih selama setahun yang lalu.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V245","name":"b5br4dk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"769","loc_end_pos":"774","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000) Pengeluaran","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n4. Pengeluaran, Bahan Bakar, Listrik dan Air Selama Setahun Yang Lalu :\nd. Jumlah Nilai (000) Pengeluaran :Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan besarnya nilai pemakaian bensin, solar, minyak tanah, pelumas dan bahan bakar minyak lainnya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).\n\nIsikan besarnya nilai pemakaian listrik, baik yang dibeli dari PLN maupun non-PLN selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2). \nListrik yang dibangkitkan sendiri dengan menggunakan generator, cukup diisikan nilai bahan\nbakar untuk generator tersebut pada rincian 4a.\n\nIsikan besarnya nilai pemakaian air, baik yang dibeli dari PAM maupun non-PAM selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).\n\nIsikan besarnya jumlah nilai pemakaian bahan bakar\/pelumas, listrik dan air selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).\nIsian rincian 4d = ( R4a + R4b + R4c).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran BBM, listrik dan air adalah : pengeluaran atas penggunaan bahan bakar dan pelumas, listrik serta air yang benar-benar digunakan untuk usaha peternakan terpilih selama setahun yang lalu.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V246","name":"b5br5ak2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"775","loc_end_pos":"780","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Ongkos dan suku cadang\/bahan-bahan untuk pemeliharaan perbaikan kecil barang modal","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :\na. Nilai (000) Ongkos dan suku cadang\/bahan-bahan untuk pemeliharaan perbaikan kecil barang modal : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).\n\nIsikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.\n\nIsikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).\nIsian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang\/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.\n\nPengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.\nJasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.\n\nPengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V247","name":"b5br5bk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"781","loc_end_pos":"786","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Jasa Peternakan yang dibayarkan kepada pihak lain","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :\nb. Nilai (000) Jasa Peternakan yang dibayarkan kepada pihak lain : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).\n\nIsikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.\n\nIsikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).\nIsian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang\/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.\n\nPengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.\nJasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.\n\nPengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V248","name":"b5br5ck2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"787","loc_end_pos":"792","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Sewa Tanah, kandang, bangunan, mesin dan alat-alat","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :\nc. Nilai (000) Sewa Tanah, kandang, bangunan, mesin dan alat-alat : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).\n\nIsikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.\n\nIsikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).\nIsian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang\/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.\n\nPengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.\nJasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.\n\nPengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V249","name":"b5br5dk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"793","loc_end_pos":"798","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pajak tidak langsung (PBB)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :\nd. Nilai (000) Pajak tidak langsung (PBB) : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).\n\nIsikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.\n\nIsikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).\nIsian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang\/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.\n\nPengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.\nJasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.\n\nPengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V250","name":"b5br5ek2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"799","loc_end_pos":"804","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Retribusi dan Pungutan lain","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :\ne. Nilai (000) Retribusi dan Pungutan lain: Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).\n\nIsikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.\n\nIsikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).\nIsian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang\/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.\n\nPengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.\nJasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.\n\nPengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V251","name":"b5br5fk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"805","loc_end_pos":"810","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Bunga atas pinjaman","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :\nf. Nilai (000) Bunga atas pinjaman : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).\n\nIsikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.\n\nIsikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).\nIsian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang\/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.\n\nPengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.\nJasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.\n\nPengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V252","name":"b5br5gk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"811","loc_end_pos":"816","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Sewa bagi hasil","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :\ng. Nilai (000) Sewa bagi hasil : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).\n\nIsikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.\n\nIsikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).\nIsian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang\/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.\n\nPengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.\nJasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.\n\nPengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V253","name":"b5br5hk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"817","loc_end_pos":"822","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pengeluaran Lainnya (tempat wadah\/makan ayam,dsb)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :\nh. Nilai (000) Pengeluaran Lainnya (tempat wadah\/makan ayam,dsb) : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).\n\nIsikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.\n\nIsikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).\nIsian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang\/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.\n\nPengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.\nJasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.\n\nPengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V254","name":"b5br5ik2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"823","loc_end_pos":"828","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000) Pengeluaran Lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Ongkos usaha ternak\/unggas selama setahun yang lalu.\n5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :\ni. Jumlah Nilai (000) Pengeluaran Lainnya :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).\n\nIsikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.\n\nIsikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).\nIsian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang\/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.\n\nPengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.\nJasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.\n\nBiaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.\n\nBiaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.\n\nPengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V255","name":"flag","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"829","loc_end_pos":"829","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"flag","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":null,"var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":null,"var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F2"},{"file_id":"F2","vid":"V256","name":"version","var_intrvl":"contin","var_dcml":"2","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"830","loc_end_pos":"833","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"version","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":null,"var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":null,"var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1.1","type":"min","wgtd":null},{"value":"1.1","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1.1","max":"1.1"},"fid":"F2"},{"file_id":"F3","vid":"V257","name":"prop","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"1","loc_end_pos":"2","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Propinsi","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Propinsi","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"12","type":"min","wgtd":null},{"value":"94","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"12","labl":"Sumatera Utara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"13","labl":"Sumatera barat","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"14","labl":"Riau","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"15","labl":"Jambi","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"16","labl":"Sumatera Selatan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"17","labl":"Bengkulu","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"18","labl":"Lampung","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"19","labl":"Bangka Belitung","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"31","labl":"DKI Jakarta","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"32","labl":"Jawa Barat","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"33","labl":"jawa Tengah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"34","labl":"DI Yogyakarta","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"35","labl":"Jawa Timur","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"36","labl":"Banten","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"51","labl":"Bali","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"53","labl":"Nusa Tenggara Timur","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"61","labl":"Kalimantan Barat","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"62","labl":"Kalimantan Tengah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"63","labl":"Kalimanta Selatan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"64","labl":"Kalimantan Timur","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"71","labl":"Sulawesi Utara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"72","labl":"Sulawesi Tengah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"73","labl":"Sulawesi Selatan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"74","labl":"Sulawesi Tenggara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"75","labl":"Gorontalo","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"81","labl":"Maluku","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"82","labl":"Maluku Utara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"94","labl":"Papua","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"12","max":"94"},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V258","name":"kab","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"3","loc_end_pos":"4","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kabupaten\/Kota","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Kabupaten\/Kota","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V259","name":"kec","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"5","loc_end_pos":"7","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kecamatan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Kecamatan","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V260","name":"desa","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"8","loc_end_pos":"10","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Desa\/Kelurahan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Desa\/Kelurahan","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V261","name":"nbs","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"11","loc_end_pos":"14","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Blok Sensus","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Blok Sensus","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V262","name":"nks","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"15","loc_end_pos":"21","loc_width":"7","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Kode Sampel","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Kode Sampel","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.\nRincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V263","name":"segmen","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"22","loc_end_pos":"24","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Segmen","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Segmen","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin nomor segmen dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom (2).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V264","name":"nubf","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"25","loc_end_pos":"27","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Urut Bangunan Fisik","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Urut Bangunan Fisik","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin nomor urut bangunan fisik dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom ( 3 ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V265","name":"nubs","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"28","loc_end_pos":"30","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Urut Bangunan Sensus","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Urut Bangunan Sensus","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin nomor urut bangunan sensus dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom ( 4 ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V266","name":"nurt","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"31","loc_end_pos":"33","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Urut Rumah Tangga","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Urut Rumah Tangga","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin nomor urut rumah tangga dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V kolom ( 5 ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V267","name":"nus","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"34","loc_end_pos":"35","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nomor Urut Sampel","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Nomor Urut Sampel","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Salin nomor urut sampel dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau blok V kolom (1) untuk rumah tangga usaha peternakan terpilih.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"999","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1","max":"999"},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V268","name":"b5cr1ak2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"36","loc_end_pos":"41","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak\/Unggas stok akhir (saat pencacahan)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\na. Jumlah Ternak\/Unggas stok akhir (saat pencacahan) :.................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan mutasi ternak\/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). \n\nHarap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak\/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak\/unggas pada rincian 1 l.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan penjualan ternak\/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak\/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan pemotongan ternak \/unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nisikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi saat pencacahan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak\/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,\nterbenam, dimakan binatang buas). \nMati karena dipotong \/ disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :\n1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak\/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun.\n\nNilai produksi ternak\/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak\/unggas, (2) Nilai Produksi ternak\/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V269","name":"b5cr1ak3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"42","loc_end_pos":"47","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000) Ternak\/Unggas stok akhir (saat pencacahan)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\na. Jumlah Nilai (000) Ternak\/Unggas stok akhir (saat pencacahan) : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan mutasi ternak\/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). \n\nHarap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak\/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak\/unggas pada rincian 1 l.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan penjualan ternak\/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak\/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan pemotongan ternak \/unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nisikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi saat pencacahan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak\/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,\nterbenam, dimakan binatang buas). \nMati karena dipotong \/ disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :\n1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak\/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. \n\nNilai produksi ternak\/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak\/unggas, (2) Nilai Produksi ternak\/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V270","name":"b5cr1bk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"48","loc_end_pos":"53","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Penjualan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\nb. Jumlah Penjualan :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan mutasi ternak\/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). \n\nHarap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak\/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak\/unggas pada rincian 1 l.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan penjualan ternak\/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak\/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan pemotongan ternak \/unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nisikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi saat pencacahan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak\/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,\nterbenam, dimakan binatang buas). \nMati karena dipotong \/ disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :\n1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak\/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. \n\nNilai produksi ternak\/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak\/unggas, (2) Nilai Produksi ternak\/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V271","name":"b5cr1bk3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"54","loc_end_pos":"59","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000) Penjualan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\nb. Jumlah Nilai (000) Penjualan : Rp...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan mutasi ternak\/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). \n\nHarap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak\/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak\/unggas pada rincian 1 l.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan penjualan ternak\/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak\/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan pemotongan ternak \/unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nisikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi saat pencacahan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak\/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,\nterbenam, dimakan binatang buas). \nMati karena dipotong \/ disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :\n1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak\/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. \n\nNilai produksi ternak\/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak\/unggas, (2) Nilai Produksi ternak\/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V272","name":"b5cr1ck2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"60","loc_end_pos":"65","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pemotongan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\nc. Jumlah Pemotongan : ..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan mutasi ternak\/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). \n\nHarap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak\/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak\/unggas pada rincian 1 l.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan penjualan ternak\/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak\/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan pemotongan ternak \/unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nisikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi saat pencacahan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak\/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,\nterbenam, dimakan binatang buas). \nMati karena dipotong \/ disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :\n1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak\/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. \n\nNilai produksi ternak\/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak\/unggas, (2) Nilai Produksi ternak\/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V273","name":"b5cr1ck3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"66","loc_end_pos":"71","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000) Pemotongan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\nc. Jumlah Nilai (000) Pemotongan : Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan mutasi ternak\/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). \n\nHarap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak\/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak\/unggas pada rincian 1 l.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan penjualan ternak\/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak\/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan pemotongan ternak \/unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nisikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi saat pencacahan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak\/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,\nterbenam, dimakan binatang buas). \nMati karena dipotong \/ disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :\n1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak\/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. \n\nNilai produksi ternak\/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak\/unggas, (2) Nilai Produksi ternak\/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V274","name":"b5cr1dk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"72","loc_end_pos":"77","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Kematian","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\nd. Jumlah Kematian :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan mutasi ternak\/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). \n\nHarap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak\/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak\/unggas pada rincian 1 l.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan penjualan ternak\/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak\/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan pemotongan ternak \/unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nisikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi saat pencacahan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak\/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,\nterbenam, dimakan binatang buas). \nMati karena dipotong \/ disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :\n1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak\/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. \n\nNilai produksi ternak\/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak\/unggas, (2) Nilai Produksi ternak\/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V275","name":"b5cr1dk3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"78","loc_end_pos":"83","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000) Kematian","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\nd. Jumlah Nilai (000) Kematian : Rp...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan mutasi ternak\/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). \n\nHarap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak\/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak\/unggas pada rincian 1 l.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan penjualan ternak\/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak\/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan pemotongan ternak \/unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nisikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi saat pencacahan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak\/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,\nterbenam, dimakan binatang buas). \nMati karena dipotong \/ disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :\n1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak\/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. \n\nNilai produksi ternak\/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak\/unggas, (2) Nilai Produksi ternak\/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V276","name":"b5cr1ek2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"84","loc_end_pos":"89","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pengurangan lain","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\ne. Jumlah Pengurangan lain :...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan mutasi ternak\/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). \n\nHarap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak\/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak\/unggas pada rincian 1 l.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan penjualan ternak\/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak\/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan pemotongan ternak \/unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nisikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi saat pencacahan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak\/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,\nterbenam, dimakan binatang buas). \nMati karena dipotong \/ disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :\n1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak\/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. \n\nNilai produksi ternak\/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak\/unggas, (2) Nilai Produksi ternak\/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V277","name":"b5cr1ek3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"90","loc_end_pos":"95","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000) Pengurangan lain","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\ne. Jumlah Nilai (000) Pengurangan lain : Rp...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan mutasi ternak\/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). \n\nHarap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak\/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak\/unggas pada rincian 1 l.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan penjualan ternak\/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak\/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan pemotongan ternak \/unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nisikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi saat pencacahan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak\/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,\nterbenam, dimakan binatang buas). \nMati karena dipotong \/ disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :\n1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak\/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. \n\nNilai produksi ternak\/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak\/unggas, (2) Nilai Produksi ternak\/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V278","name":"b5cr1fk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"96","loc_end_pos":"101","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah (a+b+c+d+e)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\nf. Jumlah (a+b+c+d+e) :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan mutasi ternak\/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). \n\nHarap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak\/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak\/unggas pada rincian 1 l.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan penjualan ternak\/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak\/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan pemotongan ternak \/unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nisikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi saat pencacahan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak\/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,\nterbenam, dimakan binatang buas). \nMati karena dipotong \/ disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :\n1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak\/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. \n\nNilai produksi ternak\/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak\/unggas, (2) Nilai Produksi ternak\/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V279","name":"b5cr1fk3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"102","loc_end_pos":"107","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000)  (a+b+c+d+e)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\nf. Jumlah Nilai (000)  (a+b+c+d+e) : Rp..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan mutasi ternak\/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). \n\nHarap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak\/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak\/unggas pada rincian 1 l.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan penjualan ternak\/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak\/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nJika rumah tangga melakukan pemotongan ternak \/unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nisikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi saat pencacahan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak\/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,\nterbenam, dimakan binatang buas). \nMati karena dipotong \/ disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :\n1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak\/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. \n\nNilai produksi ternak\/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak\/unggas, (2) Nilai Produksi ternak\/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V280","name":"b5cr1gk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"108","loc_end_pos":"113","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pembelian","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\ng. Jumlah Pembelian :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan jumlah ternak\/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan\/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).\nIsian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f \u2013 R 1k ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak\/unggas pada saat transaksi.\n\nKelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan\/ditetaskan\nhidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda\nkehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun\npada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2. Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3. Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi\/saat setahun yang lalu.\nRincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :\nR 1j kolom (2) = R( 1f \u2013 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).\n\nJumlah Ternak\/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak\/unggas yang dikuasai\noleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). \nContoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.\n\nNilai produksi Ternak\/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot\/penggemukan ternak \/unggas selama setahun.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V281","name":"b5cr1gk3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"114","loc_end_pos":"119","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000) Pembelian","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\ng. Jumlah Nilai (000) Pembelian : Rp...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan jumlah ternak\/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan\/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).\nIsian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f - R 1k ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak\/unggas pada saat transaksi.\n\nKelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan\/ditetaskan\nhidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda\nkehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun\npada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2. Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3. Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi\/saat setahun yang lalu.\nRincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :\nR 1j kolom (2) = R( 1f - 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).\n\nJumlah Ternak\/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak\/unggas yang dikuasai\noleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). \nContoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.\n\nNilai produksi Ternak\/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot\/penggemukan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V282","name":"b5cr1hk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"120","loc_end_pos":"125","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Kelahiran\/Penetasan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\nh. Jumlah Kelahiran\/Penetasan :...................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan jumlah ternak\/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan\/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).\nIsian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f - R 1k ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak\/unggas pada saat transaksi.\n\nKelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan\/ditetaskan\nhidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda\nkehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun\npada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2. Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3. Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi\/saat setahun yang lalu.\nRincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :\nR 1j kolom (2) = R( 1f - 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).\n\nJumlah Ternak\/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak\/unggas yang dikuasai\noleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). \nContoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.\n\nNilai produksi Ternak\/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot\/penggemukan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V283","name":"b5cr1ik2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"126","loc_end_pos":"131","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Penambahan lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\ni. Jumlah Penambahan lainnya :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan jumlah ternak\/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan\/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).\nIsian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f - R 1k ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak\/unggas pada saat transaksi.\n\nKelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan\/ditetaskan\nhidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda\nkehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun\npada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2. Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3. Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi\/saat setahun yang lalu.\nRincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :\nR 1j kolom (2) = R( 1f - 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).\n\nJumlah Ternak\/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak\/unggas yang dikuasai\noleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). \nContoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.\n\nNilai produksi Ternak\/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot\/penggemukan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V284","name":"b5cr1ik3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"132","loc_end_pos":"137","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000) Penambahan lainnya","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\ni. Jumlah Nilai (000) Penambahan lainnya : Rp...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan jumlah ternak\/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan\/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).\nIsian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f - R 1k ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak\/unggas pada saat transaksi.\n\nKelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan\/ditetaskan\nhidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda\nkehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun\npada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2. Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3. Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi\/saat setahun yang lalu.\nRincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :\nR 1j kolom (2) = R( 1f - 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).\n\nJumlah Ternak\/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak\/unggas yang dikuasai\noleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). \nContoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.\n\nNilai produksi Ternak\/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot\/penggemukan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V285","name":"b5cr1jk2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"138","loc_end_pos":"143","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak\/Unggas stok awal (setahun yang lalu) kol (2) (f-g-h-i)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\nj. Jumlah Ternak\/Unggas stok awal (setahun yang lalu) kol (2) (f-g-h-i) :................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan jumlah ternak\/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan\/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).\nIsian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f - R 1k ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak\/unggas pada saat transaksi.\n\nKelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan\/ditetaskan\nhidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda\nkehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun\npada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2. Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3. Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi\/saat setahun yang lalu.\nRincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :\nR 1j kolom (2) = R( 1f - 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).\n\nJumlah Ternak\/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak\/unggas yang dikuasai\noleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). \nContoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.\n\nNilai produksi Ternak\/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot\/penggemukan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V286","name":"b5cr1jk3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"144","loc_end_pos":"149","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000) Ternak\/Unggas stok awal (setahun yang lalu) kol (2) (f-g-h-i)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\nj. Jumlah Nilai (000) Ternak\/Unggas stok awal (setahun yang lalu) kol (2) (f-g-h-i) : Rp...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan jumlah ternak\/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan\/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).\nIsian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f - R 1k ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak\/unggas pada saat transaksi.\n\nKelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan\/ditetaskan\nhidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda\nkehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun\npada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2. Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3. Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi\/saat setahun yang lalu.\nRincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :\nR 1j kolom (2) = R( 1f - 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).\n\nJumlah Ternak\/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak\/unggas yang dikuasai\noleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). \nContoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.\n\nNilai produksi Ternak\/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot\/penggemukan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V287","name":"b5cr1kk3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"150","loc_end_pos":"155","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000) (g+i+j)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\nk. Jumlah Nilai (000) (g+i+j) : Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan jumlah ternak\/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan\/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).\nIsian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f - R 1k ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak\/unggas pada saat transaksi.\n\nKelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan\/ditetaskan\nhidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda\nkehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun\npada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2. Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3. Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi\/saat setahun yang lalu.\nRincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :\nR 1j kolom (2) = R( 1f - 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).\n\nJumlah Ternak\/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak\/unggas yang dikuasai\noleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). \nContoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.\n\nNilai produksi Ternak\/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot\/penggemukan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V288","name":"b5cr1lk3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"156","loc_end_pos":"161","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai produksi Ternak\/Unggas kol (3) (f-k)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n1. Mutasi ternak\/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)\nl. Nilai produksi Ternak\/Unggas kol (3) (f-k) : Rp...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"isikan jumlah ternak\/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan\/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).\n\nIsikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).\nIsian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f - R 1k ).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak\/unggas pada saat transaksi.\n\nKelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan\/ditetaskan\nhidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda\nkehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun\npada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2. Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3. Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nNilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak\/unggas pada kondisi\/saat setahun yang lalu.\nRincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :\nR 1j kolom (2) = R( 1f - 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).\n\nJumlah Ternak\/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak\/unggas yang dikuasai\noleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). \nContoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.\n\nNilai produksi Ternak\/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot\/penggemukan","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V289","name":"b5cr2ak3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"162","loc_end_pos":"167","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Produksi susu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n2. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.\na. Jumlah Produksi susu :........... Liter","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). \nJika jenis ternak\/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.\n\nIsikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang\nmenghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak\/unggas yang terpilih.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V290","name":"b5cr2ak4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"168","loc_end_pos":"173","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Produksi Susu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n2. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.\na. Nilai (000) Produksi Susu : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). \nJika jenis ternak\/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.\n\nIsikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang\nmenghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak\/unggas yang terpilih.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V291","name":"b5cr2bk3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"174","loc_end_pos":"179","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Produksi Telur","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n2. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.\nb. Jumlah Produksi Telur :...............Kg","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). \nJika jenis ternak\/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.\n\nIsikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang\nmenghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak\/unggas yang terpilih.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V292","name":"b5cr2bk4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"180","loc_end_pos":"185","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Produksi Telur","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n2. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.\nb. Nilai (000) Produksi Telur : Rp...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). \nJika jenis ternak\/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.\n\nIsikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang\nmenghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak\/unggas yang terpilih.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V293","name":"b5cr2ck3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"186","loc_end_pos":"190","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Produksi Madu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n2. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.\nc. Jumlah Produksi Madu :...............Liter","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). \nJika jenis ternak\/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.\n\nIsikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang\nmenghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak\/unggas yang terpilih.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V294","name":"b5cr2ck4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"191","loc_end_pos":"196","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Produksi Madu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n2. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.\nc. Nilai (000) Produksi Madu : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). \nJika jenis ternak\/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.\n\nIsikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang\nmenghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak\/unggas yang terpilih.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V295","name":"b5cr2dk3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"197","loc_end_pos":"199","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Produksi Sarang burung walet","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n2. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.\nd. Jumlah Produksi Sarang burung walet :...........Kg","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). \nJika jenis ternak\/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.\n\nIsikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang\nmenghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak\/unggas yang terpilih.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V296","name":"b5cr2dk4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"200","loc_end_pos":"205","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Produksi Sarang burung walet","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n2. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.\nd. Nilai (000) Produksi Sarang burung walet : Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). \nJika jenis ternak\/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.\n\nIsikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang\nmenghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak\/unggas yang terpilih.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V297","name":"b5cr2ek4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"206","loc_end_pos":"211","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n2. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.\ne. Jumlah Nilai (000) : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). \nJika jenis ternak\/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.\n\nIsikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang\nmenghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak\/unggas yang terpilih.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V298","name":"b5cr3a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"212","loc_end_pos":"217","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Kotoran Ternak","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n3. Produksi dan Penerimaan lainnya.\na. Nilai (000) Kotoran Ternak : Rp..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah susu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan nilai kotoran ternak\/unggas dalam ribuan rupiah yang dihasilkan selama setahun yang lalu pada kolom (4).\n\nIsikan nilai kulit, tanduk, dsb. dalam ribuan rupiah yang dihasilkan selama setahun yang lalu pada kolom (4) .\n\nIsikan penerimaan lain dalam ribuan rupiah yang diperoleh selama setahun yang lalu pada kolom (4)\n\nIsikan penjumlahan nilai produksi dan penerimaan lain pada kolom (4) . R 3d = R3a + R3b + R3c.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini digunakan untuk menampung selain produksi utama ternak\/unggas (produk ikutan) dan penerimaan lain yang berkaitan dengan kegiatan usaha ternak\/unggas terpilih.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V299","name":"b5cr3b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"218","loc_end_pos":"222","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Kulit, Tanduk, dsb","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n3. Produksi dan Penerimaan lainnya.\nb. Nilai (000) Kulit, Tanduk, dsb : Rp...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah susu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan nilai kotoran ternak\/unggas dalam ribuan rupiah yang dihasilkan selama setahun yang lalu pada kolom (4).\n\nIsikan nilai kulit, tanduk, dsb. dalam ribuan rupiah yang dihasilkan selama setahun yang lalu pada kolom (4) .\n\nIsikan penerimaan lain dalam ribuan rupiah yang diperoleh selama setahun yang lalu pada kolom (4)\n\nIsikan penjumlahan nilai produksi dan penerimaan lain pada kolom (4) . R 3d = R3a + R3b + R3c.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini digunakan untuk menampung selain produksi utama ternak\/unggas (produk ikutan) dan penerimaan lain yang berkaitan dengan kegiatan usaha ternak\/unggas terpilih.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V300","name":"b5cr3c","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"223","loc_end_pos":"228","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Penerimaan Lain ( Jasa kesehatan ternak, pemacekan ternak, penetasan telur, dsb )","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n3. Produksi dan Penerimaan lainnya.\nc. Nilai (000) Penerimaan Lain ( Jasa kesehatan ternak, pemacekan ternak, penetasan telur, dsb ) : Rp....................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah susu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan nilai kotoran ternak\/unggas dalam ribuan rupiah yang dihasilkan selama setahun yang lalu pada kolom (4).\n\nIsikan nilai kulit, tanduk, dsb. dalam ribuan rupiah yang dihasilkan selama setahun yang lalu pada kolom (4) .\n\nIsikan penerimaan lain dalam ribuan rupiah yang diperoleh selama setahun yang lalu pada kolom (4)\n\nIsikan penjumlahan nilai produksi dan penerimaan lain pada kolom (4) . R 3d = R3a + R3b + R3c.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini digunakan untuk menampung selain produksi utama ternak\/unggas (produk ikutan) dan penerimaan lain yang berkaitan dengan kegiatan usaha ternak\/unggas terpilih.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V301","name":"b5cr3d","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"229","loc_end_pos":"234","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Nilai (000)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"C. Produksi Ternak\/Unggas selama setahun yang lalu :\n3. Produksi dan Penerimaan lainnya.\nd. Jumlah Nilai (000) : Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah susu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).\n\nIsikan nilai kotoran ternak\/unggas dalam ribuan rupiah yang dihasilkan selama setahun yang lalu pada kolom (4).\n\nIsikan nilai kulit, tanduk, dsb. dalam ribuan rupiah yang dihasilkan selama setahun yang lalu pada kolom (4) .\n\nIsikan penerimaan lain dalam ribuan rupiah yang diperoleh selama setahun yang lalu pada kolom (4)\n\nIsikan penjumlahan nilai produksi dan penerimaan lain pada kolom (4) . R 3d = R3a + R3b + R3c.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Rincian ini digunakan untuk menampung selain produksi utama ternak\/unggas (produk ikutan) dan penerimaan lain yang berkaitan dengan kegiatan usaha ternak\/unggas terpilih.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V302","name":"b5dr1a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"235","loc_end_pos":"237","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pemanfaatan hasil produksi yang Dijual (persen)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. PASCA PANEN\n1. Pemanfaatan hasil produksi selama setahun yang lalu (khusus telur, susu, madu, atau sarang burung walet) :\na. Pemanfaatan hasil produksi yang Dijual (persen) :....................%","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dijual selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.\n\nIsikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dikonsumsi oleh rumah tangga selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan. \nJenis produksi yang dikonsumsi dapat berupa produksi yang belum diproses, maupun yang telah diproses.\n\nIsikan jumlah persentase telur yang ditetaskan atau jumlah persentase susu yang diberikan pada anak ternak selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.\n\nIsikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dimanfaatkan selain yang di atas selama setahun yang lalu misalnya rusak, hilang, diberikan kepada pihak lain, dsb dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ditetaskan adalah : penetasan telur yang berasal dari produksi sendiri, bukan yang berasal dari pihak\nlain, pembelian, dsb. Dengan cara tradisional atau dengan cara modern (penetasan dengan mesin).\n\nDisusukan kepada anak ternak adalah : produksi susu yang sengaja dipisahkan untuk diberikan kepada anak ternak.\n\nRusak adalah : produksi yang secara ekonomis tidak dapat digunakan lagi.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V303","name":"b5dr1b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"238","loc_end_pos":"240","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pemanfaatan hasil produksi yang Dikonsumsi sendiri (persen)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. PASCA PANEN\n1. Pemanfaatan hasil produksi selama setahun yang lalu (khusus telur, susu, madu, atau sarang burung walet) .\nb. Pemanfaatan hasil produksi yang Dikonsumsi sendiri (persen) :................%","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dijual selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.\n\nIsikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dikonsumsi oleh rumah tangga selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan. \nJenis produksi yang dikonsumsi dapat berupa produksi yang belum diproses, maupun yang telah diproses.\n\nIsikan jumlah persentase telur yang ditetaskan atau jumlah persentase susu yang diberikan pada anak ternak selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.\n\nIsikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dimanfaatkan selain yang di atas selama setahun yang lalu misalnya rusak, hilang, diberikan kepada pihak lain, dsb dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ditetaskan adalah : penetasan telur yang berasal dari produksi sendiri, bukan yang berasal dari pihak\nlain, pembelian, dsb. Dengan cara tradisional atau dengan cara modern (penetasan dengan mesin).\n\nDisusukan kepada anak ternak adalah : produksi susu yang sengaja dipisahkan untuk diberikan kepada anak ternak.\n\nRusak adalah : produksi yang secara ekonomis tidak dapat digunakan lagi.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V304","name":"b5dr1c","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"241","loc_end_pos":"243","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pemanfaatan hasil produksi yang Ditetaskan\/disusukan kepada anak ternak (persen)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. PASCA PANEN\n1. Pemanfaatan hasil produksi selama setahun yang lalu (khusus telur, susu, madu, atau sarang burung walet) .\nc. Pemanfaatan hasil produksi yang Ditetaskan\/disusukan kepada anak ternak (persen) :............%","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dijual selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.\n\nIsikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dikonsumsi oleh rumah tangga selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan. \nJenis produksi yang dikonsumsi dapat berupa produksi yang belum diproses, maupun yang telah diproses.\n\nIsikan jumlah persentase telur yang ditetaskan atau jumlah persentase susu yang diberikan pada anak ternak selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.\n\nIsikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dimanfaatkan selain yang di atas selama setahun yang lalu misalnya rusak, hilang, diberikan kepada pihak lain, dsb dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ditetaskan adalah : penetasan telur yang berasal dari produksi sendiri, bukan yang berasal dari pihak\nlain, pembelian, dsb. Dengan cara tradisional atau dengan cara modern (penetasan dengan mesin).\n\nDisusukan kepada anak ternak adalah : produksi susu yang sengaja dipisahkan untuk diberikan kepada anak ternak.\n\nRusak adalah : produksi yang secara ekonomis tidak dapat digunakan lagi.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V305","name":"b5dr1d","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"244","loc_end_pos":"246","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Pemanfaatan hasil produksi yang Lainnya (persen)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. PASCA PANEN\n1. Pemanfaatan hasil produksi selama setahun yang lalu (khusus telur, susu, madu, atau sarang burung walet) .\nd. Pemanfaatan hasil produksi yang Lainnya (persen) :................%","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dijual selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.\n\nIsikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dikonsumsi oleh rumah tangga selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan. \nJenis produksi yang dikonsumsi dapat berupa produksi yang belum diproses, maupun yang telah diproses.\n\nIsikan jumlah persentase telur yang ditetaskan atau jumlah persentase susu yang diberikan pada anak ternak selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.\n\nIsikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dimanfaatkan selain yang di atas selama setahun yang lalu misalnya rusak, hilang, diberikan kepada pihak lain, dsb dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ditetaskan adalah : penetasan telur yang berasal dari produksi sendiri, bukan yang berasal dari pihak\nlain, pembelian, dsb. Dengan cara tradisional atau dengan cara modern (penetasan dengan mesin).\n\nDisusukan kepada anak ternak adalah : produksi susu yang sengaja dipisahkan untuk diberikan kepada anak ternak.\n\nRusak adalah : produksi yang secara ekonomis tidak dapat digunakan lagi.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V306","name":"b5dr1e","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"247","loc_end_pos":"249","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pemanfaatan hasil produksi (persen)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. PASCA PANEN\n1. Pemanfaatan hasil produksi selama setahun yang lalu (khusus telur, susu, madu, atau sarang burung walet) .\ne. Jumlah Pemanfaatan hasil produksi (persen) :............%","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dijual selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.\n\nIsikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dikonsumsi oleh rumah tangga selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan. \nJenis produksi yang dikonsumsi dapat berupa produksi yang belum diproses, maupun yang telah diproses.\n\nIsikan jumlah persentase telur yang ditetaskan atau jumlah persentase susu yang diberikan pada anak ternak selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.\n\nIsikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dimanfaatkan selain yang di atas selama setahun yang lalu misalnya rusak, hilang, diberikan kepada pihak lain, dsb dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Ditetaskan adalah : penetasan telur yang berasal dari produksi sendiri, bukan yang berasal dari pihak\nlain, pembelian, dsb. Dengan cara tradisional atau dengan cara modern (penetasan dengan mesin).\n\nDisusukan kepada anak ternak adalah : produksi susu yang sengaja dipisahkan untuk diberikan kepada anak ternak.\n\nRusak adalah : produksi yang secara ekonomis tidak dapat digunakan lagi.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V307","name":"b5dr2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"250","loc_end_pos":"251","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Sebagian besar produksi (ternak\/unggas\/susu\/telur\/madu\/sarang burung walet) setahun yang lalu dijual kepada","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. PASCA PANEN\n2. Sebagian besar produksi (ternak\/unggas\/susu\/telur\/madu\/sarang burung walet) setahun yang lalu dijual kepada :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari salah satu kode yang sesuai dengan jenis penjualan produksi\/hasil terbanyak.\n\nKemudian isikan kode yang dilingkari pada kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pedagang, adalah : pedagang yang membeli hasil panen para petani, kemudian menjual kepada\npihak lain.\n\nIndustri Pengolahan, adalah : tempat melakukan kegiatan mengolah produksi ternak\/unggas.\n\nRestoran\/Rumah Makan, bila petani menjual langsung hasil panen ke restoran\/rumah makan.\n\nLainnya, bila petani tersebut menjual hasil selain yang tersebut di atas.","var_catgry":[{"value":"0","labl":"Tidak menjual","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"1","labl":"Koperasi\/Kelompok","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Pedagang","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Pasar","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Restoran\/Hotel","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"Industri Pengolahan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"6","labl":"Konsumen Akhir","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"7","labl":"Lainnya (........)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V308","name":"b5dr3a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"252","loc_end_pos":"252","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 2 tidak berkode 00, apakah menggunakan sarana angkutan dalam penjualan produksi","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 2 tidak berkode 00","var_qstn_qstnlit":"D. PASCA PANEN\n3.a. Jika rincian 2 tidak berkode 00, apakah menggunakan sarana angkutan dalam penjualan produksi ?..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila dalam penjualan produksi menggunakan sarana angkutan , kode 2 bila tidak menggunakan sarana angkutan dan langsung ke Rincian 3.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V309","name":"b5dr3b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"253","loc_end_pos":"253","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 3a berkode 1, sarana angkutan utama yang digunakan untuk pengangkutan produksi ke pedagang","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 3a berkode 1","var_qstn_qstnlit":"D. PASCA PANEN\n3.b. Jika rincian 3a berkode 1, sarana angkutan utama yang digunakan untuk pengangkutan produksi ke pedagang :.........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Rincian ini untuk mengetahui sarana pengangkutan produksi ke pedagang. \n\nLingkari kode sarana utama pengangkutan produksi dan pindahkan kode yang dilingkari ke kotak yang tersedia.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kendaraan bermotor roda tiga\/lebih","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Kendaraan bermotor roda dua","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Kendaraan tidak bermotor","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Angkutan air","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"Tenaga hewan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"6","labl":"Tenaga manusia","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"7","labl":"Lainnya (..........)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V310","name":"b5dr4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"254","loc_end_pos":"254","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Produksi utama yang dijual dalam bentuk","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. PASCA PANEN.\n4. Produksi utama yang dijual dalam bentuk :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode bentuk dari produksi utama yang dijual, lingkari kode 1 jika penjualan produksi utama dalam bentuk hidup, kode 2 bila segar, dan kode 3 bila bentuk olahan kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Hidup","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Segar","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Olahan","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V311","name":"b5dr5a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"255","loc_end_pos":"255","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah dalam pemasaran produksi ternak\/unggas mengalami kesulitan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"D. PASCA PANEN\n5.a. Apakah dalam pemasaran produksi ternak\/unggas mengalami kesulitan ? ............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 jika dalam pemasaran produksi ternak\/unggas mengalami kesulitan,dan kode 2 bila \u201ctidak\u201d, dan isikan ke kotak yang tersedia.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Sarana Angkutan Terbatas adalah : kurangnya jumlah angkutan atau frekuensi angkutan yang\nberoperasi di daerah setempat.\n\nKualitas adalah : mutu, jenis, ukuran dari produksi ternak unggas yang tidak sesuai dengan permintaan pasar.\nProduk melimpah adalah : produksi sangat banyak atau produk melimpah di daerah setempat.\n\nHarga rendah adalah : ongkos produksi lebih besar dari harga penjualan.\n\nLainnya, penyebab utama kesulitan yang lain.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V312","name":"b5dr5b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"256","loc_end_pos":"256","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 5.a berkode 1, penyebab utama kesulitan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 5.a berkode 1","var_qstn_qstnlit":"D. PASCA PANEN\n5.b. Jika rincian 5.a berkode 1, penyebab utama kesulitan : ............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari salah satu kode penyebab utama kesulitan dan pindahkan kode yang dilingkari ke kotak yang tersedia.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Sarana Angkutan Terbatas adalah : kurangnya jumlah angkutan atau frekuensi angkutan yang\nberoperasi di daerah setempat.\n\nKualitas adalah : mutu, jenis, ukuran dari produksi ternak unggas yang tidak sesuai dengan permintaan pasar.\nProduk melimpah adalah : produksi sangat banyak atau produk melimpah di daerah setempat.\n\nHarga rendah adalah : ongkos produksi lebih besar dari harga penjualan.\n\nLainnya, penyebab utama kesulitan yang lain.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Sarana angkutan terbatas","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Kualitas","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Produk melimpah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Harga rendah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"Lainnya (............)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V313","name":"b6a0","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"257","loc_end_pos":"259","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Uraian Jenis Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\nUraian Jenis Ternak\/Unggas ke (0) :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V314","name":"b6ar1k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"260","loc_end_pos":"263","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak  Stok Akhir Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n1. Jumlah Ternak Stok Akhir Ternak\/Unggas ke (0) :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V315","name":"b6ar1k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"264","loc_end_pos":"268","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Jumlah Ternak Stok Akhir Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n1. Nilai (000) Jumlah Ternak Stok Akhir Ternak\/Unggas ke (0) :Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V316","name":"b6ar2k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"269","loc_end_pos":"272","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Penjualan Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n2. Jumlah Penjualan Ternak\/Unggas ke (0):............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V317","name":"b6ar2k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"273","loc_end_pos":"277","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Penjualan Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n2. Nilai (000) Penjualan Ternak\/Unggas ke (0): Rp...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V318","name":"b6ar3k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"278","loc_end_pos":"281","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pemotongan Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n3. Jumlah Pemotongan Ternak\/Unggas ke (0):............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V319","name":"b6ar3k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"282","loc_end_pos":"286","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pemotongan Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n3.Nilai (000) Pemotongan Ternak\/Unggas ke (0): Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V320","name":"b6ar4k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"287","loc_end_pos":"290","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Kematian Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n4. Jumlah Kematian Ternak\/Unggas ke (0) :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V321","name":"b6ar4k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"291","loc_end_pos":"295","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Kematian Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n4. Nilai (000) Kematian Ternak\/Unggas ke (0) : Rp.........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V322","name":"b6ar5k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"296","loc_end_pos":"298","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pengurangan lain Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n5. Jumlah Pengurangan lain Ternak\/Unggas ke (0) :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V323","name":"b6ar5k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"299","loc_end_pos":"303","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pengurangan lain Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n5. Nilai (000) Pengurangan lain Ternak\/Unggas ke (0) : Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V324","name":"b6ar6k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"304","loc_end_pos":"307","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n6. Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak\/Unggas ke (0) :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V325","name":"b6ar6k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"308","loc_end_pos":"312","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n6. Nilai (000) Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak\/Unggas ke (0) : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V326","name":"b6ar7k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"313","loc_end_pos":"316","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pembelian Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n7. Jumlah Pembelian Ternak\/Unggas ke (0):...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V327","name":"b6ar7k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"317","loc_end_pos":"321","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) pembelian Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n7. Nilai (000) pembelian Ternak\/Unggas ke (0) : Rp..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 \u2013 11)] pada kolom (3), kolom (5) dan kolom (7).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V328","name":"b6ar8k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"322","loc_end_pos":"325","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Kelahiran\/Penetasan Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n8. Jumlah Kelahiran\/Penetasan Ternak\/Unggas ke (0) :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada kolom (3), kolom (5) dan kolom (7).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V329","name":"b6ar9k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"326","loc_end_pos":"329","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Penambahan lain Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n9. Jumlah Penambahan lain Ternak\/Unggas ke (0) :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada kolom (3), kolom (5) dan kolom (7).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V330","name":"b6ar9k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"330","loc_end_pos":"334","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Penambahan lain Ternak\/Unggas ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n9. Nilai (000) Penambahan lain Ternak\/Unggas ke (0): Rp...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada kolom (3), kolom (5) dan kolom (7).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V331","name":"b6ar10k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"335","loc_end_pos":"338","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n10. Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (0) :...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada kolom (3), kolom (5) dan kolom (7).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V332","name":"b6ar10k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"339","loc_end_pos":"343","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n10. Nilai (000) Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (0): Rp..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada kolom (3), kolom (5) dan kolom (7).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V333","name":"b6ar11k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"344","loc_end_pos":"348","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Jumlah (7+9+10) ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n11. Nilai (000) Jumlah (7+9+10) ke (0) : Rp..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada kolom (3), kolom (5) dan kolom (7).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V334","name":"b6ar12k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"349","loc_end_pos":"353","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai Produksi Ternak\/Unggas (6-11) ke (0)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n12. Nilai Produksi Ternak\/Unggas (6-11) ke (0): Rp...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada kolom (3), kolom (5) dan kolom (7).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V335","name":"b6a1","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"354","loc_end_pos":"356","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Uraian Jenis Ternak\/Unggas (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\nUraian Jenis Ternak\/Unggas (1) :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V336","name":"b6ar1k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"357","loc_end_pos":"360","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak  Stok Akhir Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n1. Jumlah Ternak  Stok Akhir Ternak\/Unggas ke (1) :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V337","name":"b6ar1k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"361","loc_end_pos":"365","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Jumlah Ternak Stok Akhir Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n1. Nilai (000) Jumlah Ternak Stok Akhir Ternak\/Unggas ke (1) : Rp..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V338","name":"b6ar2k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"366","loc_end_pos":"369","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Penjualan Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n2. Jumlah Penjualan Ternak\/Unggas ke (1) :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V339","name":"b6ar2k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"370","loc_end_pos":"374","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Penjualan Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n2. Nilai (000) Penjualan Ternak\/Unggas ke (1): Rp...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V340","name":"b6ar3k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"375","loc_end_pos":"377","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pemotongan Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n3. Jumlah Pemotongan Ternak\/Unggas ke (1) :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V341","name":"b6ar3k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"378","loc_end_pos":"382","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pemotongan Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n3. Nilai (000) Pemotongan Ternak\/Unggas ke (1) : Rp...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V342","name":"b6ar4k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"383","loc_end_pos":"386","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Kematian Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V343","name":"b6ar4k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"387","loc_end_pos":"391","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Kematian Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V344","name":"b6ar5k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"392","loc_end_pos":"395","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pengurangan lain Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V345","name":"b6ar5k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"396","loc_end_pos":"399","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pengurangan lain Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V346","name":"b6ar6k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"400","loc_end_pos":"403","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V347","name":"b6ar6k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"404","loc_end_pos":"408","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V348","name":"b6ar7k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"409","loc_end_pos":"412","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pembelian Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V349","name":"b6ar7k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"413","loc_end_pos":"417","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) pembelian Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V350","name":"b6ar8k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"418","loc_end_pos":"421","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Kelahiran\/Penetasan Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V351","name":"b6ar9k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"422","loc_end_pos":"424","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Penambahan lain Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V352","name":"b6ar9k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"425","loc_end_pos":"428","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Penambahan lain Ternak\/Unggas ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V353","name":"b6ar10k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"429","loc_end_pos":"432","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V354","name":"b6ar10k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"433","loc_end_pos":"437","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V355","name":"b6ar11k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"438","loc_end_pos":"442","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Jumlah (7+9+10) ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V356","name":"b6ar12k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"443","loc_end_pos":"447","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai Produksi Ternak\/Unggas (6-11) ke (1)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V357","name":"b6a2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"448","loc_end_pos":"450","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Uraian Jenis Ternak\/Unggas (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\nUraian Jenis Ternak\/Unggas (2)","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V358","name":"b6ar1k6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"451","loc_end_pos":"453","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak  Stok Akhir Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n1. Jumlah Ternak  Stok Akhir Ternak\/Unggas ke (2) :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V359","name":"b6ar1k7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"454","loc_end_pos":"458","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Jumlah Ternak Stok Akhir Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n1. Nilai (000) Jumlah Ternak Stok Akhir Ternak\/Unggas ke (2) : Rp................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V360","name":"b6ar2k6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"459","loc_end_pos":"461","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Penjualan Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n2. Jumlah Penjualan Ternak\/Unggas ke (2) :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V361","name":"b6ar2k7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"462","loc_end_pos":"465","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Penjualan Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n2. Nilai (000) Penjualan Ternak\/Unggas ke (2) : Rp..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V362","name":"b6ar3k6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"466","loc_end_pos":"467","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pemotongan Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n3. Jumlah Pemotongan Ternak\/Unggas ke (2) :..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V363","name":"b6ar3k7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"468","loc_end_pos":"471","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pemotongan Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n3. Nilai (000) Pemotongan Ternak\/Unggas ke (2) : Rp.................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V364","name":"b6ar4k6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"472","loc_end_pos":"473","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Kematian Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n4. Jumlah Kematian Ternak\/Unggas ke (2) :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V365","name":"b6ar4k7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"474","loc_end_pos":"477","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Kematian Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n4. Nilai (000) Kematian Ternak\/Unggas ke (2) : Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V366","name":"b6ar5k6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"478","loc_end_pos":"479","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pengurangan lain Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n5. Jumlah Pengurangan lain Ternak\/Unggas ke (2) :.................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V367","name":"b6ar5k7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"480","loc_end_pos":"484","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Pengurangan lain Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n5. Nilai (000) Pengurangan lain Ternak\/Unggas ke (2) : Rp..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V368","name":"b6ar6k6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"485","loc_end_pos":"487","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n6. Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak\/Unggas ke (2) :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V369","name":"b6ar6k7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"488","loc_end_pos":"492","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n6. Nilai (000) Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak\/Unggas ke (2) : Rp.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tuliskan jenis dan kode ternak\/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.\n\nTernak\/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak\/unggas yang mempunyai nilai produksi\nterbesar. \nJumlah ternak\/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada\nkolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].\n\nIsikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Nilai ternak\/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak\/unggas, bukan nilai ternak\/unggas pada saat pencacahan.\n\nMutasi ternak\/unggas adalah :perubahan jumlah ternak\/unggas yang disusahakan yang terjadi\nselama setahun yang lalu.\n\nDijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.\n\nDipotong adalah : pemotongan ternak\/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual\nsebagian atau seluruhnya.\n\nKematian adalah : kematian ternak\/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).\nMati karena dipotong atau disembelih tidak\ntermasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.\n\nPengurangan lain adalah : pengurangan ternak\/unggas yang disebabkan oleh:\n1.Ternak\/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.\n2.Penyerahan kembali ternak\/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.\n3.Ternak\/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V370","name":"b6ar7k6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"493","loc_end_pos":"495","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Pembelian Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n7. Jumlah Pembelian Ternak\/Unggas ke (2) :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V371","name":"b6ar7k7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"496","loc_end_pos":"499","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) pembelian Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n7. Nilai (000) pembelian Ternak\/Unggas ke (2) : Rp.........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V372","name":"b6ar8k6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"500","loc_end_pos":"502","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Kelahiran\/Penetasan Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n8. Jumlah Kelahiran\/Penetasan Ternak\/Unggas ke (2) :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V373","name":"b6ar9k6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"503","loc_end_pos":"504","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Penambahan lain Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n9. Jumlah Penambahan lain Ternak\/Unggas ke (2) :.........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V374","name":"b6ar9k7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"505","loc_end_pos":"508","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Penambahan lain Ternak\/Unggas ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n9. Nilai (000) Penambahan lain Ternak\/Unggas ke (2) : Rp...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V375","name":"b6ar10k6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"509","loc_end_pos":"510","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n10. Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (2) :...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V376","name":"b6ar10k7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"511","loc_end_pos":"515","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n10. Nilai (000) Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (2) : Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V377","name":"b6ar11k7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"516","loc_end_pos":"520","loc_width":"5","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Jumlah (7+9+10) ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n11. Nilai (000) Jumlah (7+9+10) ke (2) : Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V378","name":"b6ar12k7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"521","loc_end_pos":"524","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai Produksi Ternak\/Unggas (6-11) ke (2)","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"A. Mutasi Ternak\/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)\n12. Nilai Produksi Ternak\/Unggas (6-11) ke (2) : Rp...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan jumlah pembelian ternak\/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak\/unggas.\n\nIsikan jumlah ternak\/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak\nNilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.\n\nIsikan nilai ternak\/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).\n\nIsikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kelahiran\/Penetasan adalah : lahir\/menetas hidup, yaitu ternak\/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan\/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.\nKelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).\n\nPenambahan lain adalah : penambahan ternak\/unggas selain penambahan diatas selama\nsetahun yang lalu, misalnya:\n1.Ternak\/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).\n2.Penerimaan dari pengembalian ternak\/unggas bagi hasil.\n3.Ternak\/unggas yang ditemukan.\n\nJumlah Ternak\/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak\/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).\nPencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :\nkeadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V379","name":"b6br1k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"525","loc_end_pos":"527","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode Jenis Ternak\/Unggas ke 1","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.\n1. Kode Jenis Ternak\/Unggas ke 1:..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nama jenis ternak\/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"707","labl":"Kambing","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"708","labl":"Kelinci","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"709","labl":"Lebah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"710","labl":"Rusa","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"711","labl":"Angsa","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"712","labl":"Ayam beras\/kampung","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"713","labl":"Ayam Ras Pedaging","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"714","labl":"Ayam Ras Petelur","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"715","labl":"Burung Dara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"716","labl":"Burung Puyuh","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"717","labl":"Itik","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"718","labl":"Itik Manila","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"719","labl":"Ternak\/Unggas Lainnya","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V380","name":"b6br1k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"528","loc_end_pos":"528","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode Satuan Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 1","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.\n1. Kode Satuan Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 1:............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nama jenis ternak\/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V381","name":"b6br1k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"529","loc_end_pos":"534","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 1","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.\n1. Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 1:................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nama jenis ternak\/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V382","name":"b6br1k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"535","loc_end_pos":"540","loc_width":"6","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 1","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.\n1. Nilai (000) Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 1: Rp................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nama jenis ternak\/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V383","name":"b6br2k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"541","loc_end_pos":"543","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode Jenis Ternak\/Unggas ke 2","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.\n2. Kode Jenis Ternak\/Unggas ke 2 :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nama jenis ternak\/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"707","labl":"Kambing","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"708","labl":"Kelinci","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"709","labl":"Lebah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"710","labl":"Rusa","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"711","labl":"Angsa","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"712","labl":"Ayam beras\/kampung","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"713","labl":"Ayam Ras Pedaging","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"714","labl":"Ayam Ras Petelur","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"715","labl":"Burung Dara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"716","labl":"Burung Puyuh","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"717","labl":"Itik","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"718","labl":"Itik Manila","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"719","labl":"Ternak\/Unggas Lainnya","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V384","name":"b6br2k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"544","loc_end_pos":"544","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode Satuan Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 2","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.\n2. Kode Satuan Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 2 :................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nama jenis ternak\/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V385","name":"b6br2k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"545","loc_end_pos":"548","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 2","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.\n2. Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 2 :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nama jenis ternak\/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V386","name":"b6br2k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"549","loc_end_pos":"552","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 2","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.\n2. Nilai (000) Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 2 : Rp............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nama jenis ternak\/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V387","name":"b6br3k2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"553","loc_end_pos":"555","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode Jenis Ternak\/Unggas ke 3","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.\n3. Kode Jenis Ternak\/Unggas ke 3 :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nama jenis ternak\/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"707","labl":"Kambing","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"708","labl":"Kelinci","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"709","labl":"Lebah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"710","labl":"Rusa","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"711","labl":"Angsa","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"712","labl":"Ayam beras\/kampung","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"713","labl":"Ayam Ras Pedaging","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"714","labl":"Ayam Ras Petelur","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"715","labl":"Burung Dara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"716","labl":"Burung Puyuh","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"717","labl":"Itik","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"718","labl":"Itik Manila","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"719","labl":"Ternak\/Unggas Lainnya","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V388","name":"b6br3k3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"556","loc_end_pos":"556","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode Satuan Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 3","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.\n3. Kode Satuan Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 3 :...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nama jenis ternak\/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V389","name":"b6br3k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"557","loc_end_pos":"560","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 3","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.\n3. Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 3 :...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nama jenis ternak\/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kg","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Liter","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V390","name":"b6br3k5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"561","loc_end_pos":"564","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Nilai (000) Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 3","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"B. Produksi Ternak\/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.\n3. Nilai (000) Produksi Jenis Ternak\/Unggas ke 3 : Rp.....................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan nama jenis ternak\/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V391","name":"b7r1k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"565","loc_end_pos":"565","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode pendapatan Ternak\/Unggas terpilih sebagai Kode usaha atau Kode Buruh\/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh\/Karyawan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Sumber pendapatan dan penerimaan Rumah Tangga selama setahun yang lalu.\n1. Kode pendapatan Ternak\/Unggas terpilih sebagai Kode usaha atau Kode Buruh\/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh\/Karyawan : ................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode di kolom (2) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa usaha dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .\n\nLingkari kode di kolom (3) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa upah\/gaji (buruh\/karyawan) dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .\n\nPindahkan kode yang dilingkari dari kolom (2) atau kolom (3) ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4). Jika kode 1 dan 2 dilingkari untuk sumber\npendapatan yang sama, jumlahkan kode tersebut dan isikan kode 3 ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4).\n\nTanyakan sumber utama pendapatan rumah tangga berserta statusnya dan tuliskan pada tempat yang disediakan. Pindahkan kode sumber penghasilan utama ke kotak pertama , sedangkan kode status pekerjaan pada kotak kedua.\nIsian kotak kedua harus berkode 1 atau 2. Isikan persentase dari sumber pendapatan utama terhadap seluruh pendapatan rumah tangga pada kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pendapatan usaha rumah tangga didefinisikan sebagai selisih antara nilai produksi dengan seluruh ongkos-ongkos produksi.\n\nSumber pendapatan utama adalah : sumber pendapatan terbesar dari seluruh jenis pendapatan\nrumah tangga tersebut menurut jenis sumber pendapatan dan status pekerjaan.\n\nPeternakan adalah : kegiatan\/usaha pemeliharaan ternak besar, ternak kecil, unggas, lebah, dan\nlainnya dengan tujuan untuk dibesarkan, diambil daging, air susu, bulu, telur atau bibit, dimana sebagian atau seluruhnya untuk dijual atas resiko sendiri.\n\nTernak lainnya adalah : pendapatan dari usaha dan atau buruh dari ternak lain selain ternak terpilih. Misalnya sebuah rumah tangga mengusahakan tiga jenis ternak yaitu: ayam kampung, kambing, dan kerbau. Jika ternak kambing merupakan jenis ternak sampel terpilih maka ayam kampung dan kerbau merupakan \u2018ternak lainnya\u2019.\n\nPertanian lainnya meliputi:\na. Penangkapan ikan\/biota lain di laut dan perairan umum.\nb. Budidaya ikan\/biota lain di kolam air tawar\/sawah, perairan umum, tambak air payau,dan budidaya laut.\nc. Pertanian tanaman pangan.\nd. Perkebunan.\ne. Kehutanan.\nf. Perburuan\/penangkapan satwa liar.\ng. Jasa pertanian (tidak termasuk jasa peternakan).\nSektor lain meliputi:\n\na. Perdagangan adalah : kegiatan jual beli suatu barang atau jasa, termasuk juga restoran\/rumah makan dan minum, klub malam, jasa boga (catering), restorasi di kereta api, cafetaria, kantin, warung sate, warung kopi, penginapan\/hotel, motel dan losmen dan jasa perdagangan.\n\nb. Industri\/kerajinan adalah : suatu kegiatan untuk mengubah bahan baku atau bahan setengah jadi dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan maksud untuk dijual, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan jasa industri\/kerajinan.\n\nc . Pertambangan dan penggalian adalah : suatu kegiatan pertambangan batubara, minyak\ndan gas bumi, bijih logam, penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, bahan pupuk, penambangan gips, aspal gamping, peat dan jasa pertambangan\/penggalian.\n\nd. Pengangkutan termasuk penggudangan, komunikasi, dan jasa penunjang angkutan.\n\ne. Angkutan adalah : suatu kegiatan pengangkutan barang atau penumpang (orang) dengan kereta api, mobil angkutan penumpang roda 4 atau lebih, bemo, minicar, helicak, mobil angkutan barang,delman\/bendi\/andong\/dokar, becak, ojek, gerobak, kapal laut, ferry,perahu motor, perahu tak bermotor, speedboat, sampan, angkutan dengan saluran pipa dan pesawat terbang. \nTermasuk juga angkutan seperti jalan tol, parkir kendaraan, terminal, penyewaan kendaraan dengan pengemudi, pemeliharaan dan pelayanan dermaga,\npelabuhan udara, dok kapal\/perahu, kapal pandu, mercu suar, peralatan navigasi dengan fasilitas-fasilitas lain.\n\nf. Jasa penunjang angkutan adalah : suatu kegiatan\/usaha dan pengepakan barang,\nkeagenan\/biro perjalanan, gudang pendingin (cold storage), bounded warehousing dan\nfasilitas-fasilitas pergudangan lain.\n\ng. Komunikasi adalah : suatu kegiatan\/usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui\npos, telepon, telegraf\/teleks atau hubungan radio.\n\nh. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan mencakup kegiatan lembaga legislatif,\nlembaga tinggi negara dan pemerintah, pertahanan dan keamanan, badan internasional\ndan badan ekstra teritorial lain.\nTermasuk pendidikan, kesehatan, kebersihan, hiburan dan kebudayaan, kesejahteraan sosial baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.\n\ni. Jasa perorangan dan rumahtangga antara lain guru private, binatu, tukang cukur, tukang\nreparasi, dokter yang melayani di tempat praktek pribadi, bidan, salon kecantikan, tukang pijat, pembantu rumahtangga.\n\nJasa lainnya adalah : semua kegiatan perorangan, badan\/lembaga yang tidak tercakup dalam\nsalah satu sektor di atas ataupun yang tidak atau belum jelas batasannya, misalnya listrik, gas\ndan air, konstruksi.\n\nPendapatan lain dari rumah tangga diantaranya: pensiun, persewaan, kontrak, dan penerimaan\nbunga.\n\nPenerimaan lainnya dari rumah tangga diantaranya: meminjam uang, warisan, menggadaikan\nbarang, transfer, keuntungan dari usaha yang berbentuk badan hukum (PT, CV, Firma, dsb).","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber\npendapatan\/penerimaan rumah tangga, status pekerjaan dan sumber pendapatan yang utama\nselama setahun yang lalu. \n\nSumber pendapatan rumah tangga dapat berasal dari bekerja sebagai buruh\/karyawan, dari usaha di sektor peternakan, usaha diluar sektor peternakan maupun dari usaha lainnya termasuk pendapatan dari pensiun, transfer dan sebagainya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V392","name":"b7r2k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"566","loc_end_pos":"566","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode pendapatan Ternak lainnya sebagai Kode usaha atau Kode Buruh\/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh\/Karyawan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Sumber pendapatan dan penerimaan Rumah Tangga selama setahun yang lalu.\n2. Kode pendapatan Ternak lainnya sebagai Kode usaha atau Kode Buruh\/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh\/Karyawan : ...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode di kolom (2) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa usaha dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .\n\nLingkari kode di kolom (3) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa upah\/gaji (buruh\/karyawan) dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .\n\nPindahkan kode yang dilingkari dari kolom (2) atau kolom (3) ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4). Jika kode 1 dan 2 dilingkari untuk sumber\npendapatan yang sama, jumlahkan kode tersebut dan isikan kode 3 ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4).\n\nTanyakan sumber utama pendapatan rumah tangga berserta statusnya dan tuliskan pada tempat yang disediakan. Pindahkan kode sumber penghasilan utama ke kotak pertama , sedangkan kode status pekerjaan pada kotak kedua.\nIsian kotak kedua harus berkode 1 atau 2. Isikan persentase dari sumber pendapatan utama terhadap seluruh pendapatan rumah tangga pada kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pendapatan usaha rumah tangga didefinisikan sebagai selisih antara nilai produksi dengan seluruh ongkos-ongkos produksi.\n\nSumber pendapatan utama adalah : sumber pendapatan terbesar dari seluruh jenis pendapatan\nrumah tangga tersebut menurut jenis sumber pendapatan dan status pekerjaan.\n\nPeternakan adalah : kegiatan\/usaha pemeliharaan ternak besar, ternak kecil, unggas, lebah, dan\nlainnya dengan tujuan untuk dibesarkan, diambil daging, air susu, bulu, telur atau bibit, dimana sebagian atau seluruhnya untuk dijual atas resiko sendiri.\n\nTernak lainnya adalah : pendapatan dari usaha dan atau buruh dari ternak lain selain ternak terpilih. Misalnya sebuah rumah tangga mengusahakan tiga jenis ternak yaitu: ayam kampung, kambing, dan kerbau. Jika ternak kambing merupakan jenis ternak sampel terpilih maka ayam kampung dan kerbau merupakan 'ternak lainnya'.\n\nPertanian lainnya meliputi:\na. Penangkapan ikan\/biota lain di laut dan perairan umum.\nb. Budidaya ikan\/biota lain di kolam air tawar\/sawah, perairan umum, tambak air payau,dan budidaya laut.\nc. Pertanian tanaman pangan.\nd. Perkebunan.\ne. Kehutanan.\nf. Perburuan\/penangkapan satwa liar.\ng. Jasa pertanian (tidak termasuk jasa peternakan).\nSektor lain meliputi:\n\na. Perdagangan adalah : kegiatan jual beli suatu barang atau jasa, termasuk juga restoran\/rumah makan dan minum, klub malam, jasa boga (catering), restorasi di kereta api, cafetaria, kantin, warung sate, warung kopi, penginapan\/hotel, motel dan losmen dan jasa perdagangan.\n\nb. Industri\/kerajinan adalah : suatu kegiatan untuk mengubah bahan baku atau bahan setengah jadi dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan maksud untuk dijual, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan jasa industri\/kerajinan.\n\nc . Pertambangan dan penggalian adalah : suatu kegiatan pertambangan batubara, minyak\ndan gas bumi, bijih logam, penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, bahan pupuk, penambangan gips, aspal gamping, peat dan jasa pertambangan\/penggalian.\n\nd. Pengangkutan termasuk penggudangan, komunikasi, dan jasa penunjang angkutan.\n\ne. Angkutan adalah : suatu kegiatan pengangkutan barang atau penumpang (orang) dengan kereta api, mobil angkutan penumpang roda 4 atau lebih, bemo, minicar, helicak, mobil angkutan barang,delman\/bendi\/andong\/dokar, becak, ojek, gerobak, kapal laut, ferry,perahu motor, perahu tak bermotor, speedboat, sampan, angkutan dengan saluran pipa dan pesawat terbang. \nTermasuk juga angkutan seperti jalan tol, parkir kendaraan, terminal, penyewaan kendaraan dengan pengemudi, pemeliharaan dan pelayanan dermaga,\npelabuhan udara, dok kapal\/perahu, kapal pandu, mercu suar, peralatan navigasi dengan fasilitas-fasilitas lain.\n\nf. Jasa penunjang angkutan adalah : suatu kegiatan\/usaha dan pengepakan barang,\nkeagenan\/biro perjalanan, gudang pendingin (cold storage), bounded warehousing dan\nfasilitas-fasilitas pergudangan lain.\n\ng. Komunikasi adalah : suatu kegiatan\/usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui\npos, telepon, telegraf\/teleks atau hubungan radio.\n\nh. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan mencakup kegiatan lembaga legislatif,\nlembaga tinggi negara dan pemerintah, pertahanan dan keamanan, badan internasional\ndan badan ekstra teritorial lain.\nTermasuk pendidikan, kesehatan, kebersihan, hiburan dan kebudayaan, kesejahteraan sosial baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.\n\ni. Jasa perorangan dan rumahtangga antara lain guru private, binatu, tukang cukur, tukang\nreparasi, dokter yang melayani di tempat praktek pribadi, bidan, salon kecantikan, tukang pijat, pembantu rumahtangga.\n\nJasa lainnya adalah : semua kegiatan perorangan, badan\/lembaga yang tidak tercakup dalam\nsalah satu sektor di atas ataupun yang tidak atau belum jelas batasannya, misalnya listrik, gas\ndan air, konstruksi.\n\nPendapatan lain dari rumah tangga diantaranya: pensiun, persewaan, kontrak, dan penerimaan\nbunga.\n\nPenerimaan lainnya dari rumah tangga diantaranya: meminjam uang, warisan, menggadaikan\nbarang, transfer, keuntungan dari usaha yang berbentuk badan hukum (PT, CV, Firma, dsb).","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber pendapatan\/penerimaan rumah tangga, status pekerjaan dan sumber pendapatan yang utama\nselama setahun yang lalu.\n\nSumber pendapatan rumah tangga dapat berasal dari bekerja sebagai buruh\/karyawan, dari usaha di sektor peternakan, usaha diluar sektor peternakan maupun dari usaha lainnya termasuk pendapatan dari pensiun, transfer dan sebagainya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V393","name":"b7r3k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"567","loc_end_pos":"567","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode pendapatan Pertanian lainnya sebagai Kode usaha atau Kode Buruh\/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh\/Karyawan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Sumber pendapatan dan penerimaan Rumah Tangga selama setahun yang lalu.\n3.  Kode pendapatan Pertanian lainnya sebagai Kode usaha atau Kode Buruh\/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh\/Karyawan : .............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode di kolom (2) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa usaha dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .\n\nLingkari kode di kolom (3) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa upah\/gaji (buruh\/karyawan) dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .\n\nPindahkan kode yang dilingkari dari kolom (2) atau kolom (3) ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4). Jika kode 1 dan 2 dilingkari untuk sumber\npendapatan yang sama, jumlahkan kode tersebut dan isikan kode 3 ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4).\n\nTanyakan sumber utama pendapatan rumah tangga berserta statusnya dan tuliskan pada tempat yang disediakan. Pindahkan kode sumber penghasilan utama ke kotak pertama , sedangkan kode status pekerjaan pada kotak kedua.\nIsian kotak kedua harus berkode 1 atau 2. Isikan persentase dari sumber pendapatan utama terhadap seluruh pendapatan rumah tangga pada kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pendapatan usaha rumah tangga didefinisikan sebagai selisih antara nilai produksi dengan seluruh ongkos-ongkos produksi.\n\nSumber pendapatan utama adalah : sumber pendapatan terbesar dari seluruh jenis pendapatan\nrumah tangga tersebut menurut jenis sumber pendapatan dan status pekerjaan.\n\nPeternakan adalah : kegiatan\/usaha pemeliharaan ternak besar, ternak kecil, unggas, lebah, dan\nlainnya dengan tujuan untuk dibesarkan, diambil daging, air susu, bulu, telur atau bibit, dimana sebagian atau seluruhnya untuk dijual atas resiko sendiri.\n\nTernak lainnya adalah : pendapatan dari usaha dan atau buruh dari ternak lain selain ternak terpilih. Misalnya sebuah rumah tangga mengusahakan tiga jenis ternak yaitu: ayam kampung, kambing, dan kerbau. Jika ternak kambing merupakan jenis ternak sampel terpilih maka ayam kampung dan kerbau merupakan 'ternak lainnya'.\n\nPertanian lainnya meliputi:\na. Penangkapan ikan\/biota lain di laut dan perairan umum.\nb. Budidaya ikan\/biota lain di kolam air tawar\/sawah, perairan umum, tambak air payau,dan budidaya laut.\nc. Pertanian tanaman pangan.\nd. Perkebunan.\ne. Kehutanan.\nf. Perburuan\/penangkapan satwa liar.\ng. Jasa pertanian (tidak termasuk jasa peternakan).\nSektor lain meliputi:\n\na. Perdagangan adalah : kegiatan jual beli suatu barang atau jasa, termasuk juga restoran\/rumah makan dan minum, klub malam, jasa boga (catering), restorasi di kereta api, cafetaria, kantin, warung sate, warung kopi, penginapan\/hotel, motel dan losmen dan jasa perdagangan.\n\nb. Industri\/kerajinan adalah : suatu kegiatan untuk mengubah bahan baku atau bahan setengah jadi dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan maksud untuk dijual, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan jasa industri\/kerajinan.\n\nc . Pertambangan dan penggalian adalah : suatu kegiatan pertambangan batubara, minyak\ndan gas bumi, bijih logam, penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, bahan pupuk, penambangan gips, aspal gamping, peat dan jasa pertambangan\/penggalian.\n\nd. Pengangkutan termasuk penggudangan, komunikasi, dan jasa penunjang angkutan.\n\ne. Angkutan adalah : suatu kegiatan pengangkutan barang atau penumpang (orang) dengan kereta api, mobil angkutan penumpang roda 4 atau lebih, bemo, minicar, helicak, mobil angkutan barang,delman\/bendi\/andong\/dokar, becak, ojek, gerobak, kapal laut, ferry,perahu motor, perahu tak bermotor, speedboat, sampan, angkutan dengan saluran pipa dan pesawat terbang. \nTermasuk juga angkutan seperti jalan tol, parkir kendaraan, terminal, penyewaan kendaraan dengan pengemudi, pemeliharaan dan pelayanan dermaga,\npelabuhan udara, dok kapal\/perahu, kapal pandu, mercu suar, peralatan navigasi dengan fasilitas-fasilitas lain.\n\nf. Jasa penunjang angkutan adalah : suatu kegiatan\/usaha dan pengepakan barang,\nkeagenan\/biro perjalanan, gudang pendingin (cold storage), bounded warehousing dan\nfasilitas-fasilitas pergudangan lain.\n\ng. Komunikasi adalah : suatu kegiatan\/usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui\npos, telepon, telegraf\/teleks atau hubungan radio.\n\nh. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan mencakup kegiatan lembaga legislatif,\nlembaga tinggi negara dan pemerintah, pertahanan dan keamanan, badan internasional\ndan badan ekstra teritorial lain.\nTermasuk pendidikan, kesehatan, kebersihan, hiburan dan kebudayaan, kesejahteraan sosial baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.\n\ni. Jasa perorangan dan rumahtangga antara lain guru private, binatu, tukang cukur, tukang\nreparasi, dokter yang melayani di tempat praktek pribadi, bidan, salon kecantikan, tukang pijat, pembantu rumahtangga.\n\nJasa lainnya adalah : semua kegiatan perorangan, badan\/lembaga yang tidak tercakup dalam\nsalah satu sektor di atas ataupun yang tidak atau belum jelas batasannya, misalnya listrik, gas\ndan air, konstruksi.\n\nPendapatan lain dari rumah tangga diantaranya: pensiun, persewaan, kontrak, dan penerimaan\nbunga.\n\nPenerimaan lainnya dari rumah tangga diantaranya: meminjam uang, warisan, menggadaikan\nbarang, transfer, keuntungan dari usaha yang berbentuk badan hukum (PT, CV, Firma, dsb).","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber pendapatan\/penerimaan rumah tangga, status pekerjaan dan sumber pendapatan yang utama\nselama setahun yang lalu.\n\nSumber pendapatan rumah tangga dapat berasal dari bekerja sebagai buruh\/karyawan, dari usaha di sektor peternakan, usaha diluar sektor peternakan maupun dari usaha lainnya termasuk pendapatan dari pensiun, transfer dan sebagainya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V394","name":"b7r4k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"568","loc_end_pos":"568","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode pendapatan Sektor Lainnya sebagai Kode usaha atau Kode Buruh\/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh\/Karyawan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Sumber pendapatan dan penerimaan Rumah Tangga selama setahun yang lalu.\n4.  Kode pendapatan Sektor Lainnya sebagai Kode usaha atau Kode Buruh\/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh\/Karyawan : ................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode di kolom (2) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa usaha dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .\n\nLingkari kode di kolom (3) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa upah\/gaji (buruh\/karyawan) dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .\n\nPindahkan kode yang dilingkari dari kolom (2) atau kolom (3) ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4). Jika kode 1 dan 2 dilingkari untuk sumber\npendapatan yang sama, jumlahkan kode tersebut dan isikan kode 3 ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4).\n\nTanyakan sumber utama pendapatan rumah tangga berserta statusnya dan tuliskan pada tempat yang disediakan. Pindahkan kode sumber penghasilan utama ke kotak pertama , sedangkan kode status pekerjaan pada kotak kedua.\nIsian kotak kedua harus berkode 1 atau 2. Isikan persentase dari sumber pendapatan utama terhadap seluruh pendapatan rumah tangga pada kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pendapatan usaha rumah tangga didefinisikan sebagai selisih antara nilai produksi dengan seluruh ongkos-ongkos produksi.\n\nSumber pendapatan utama adalah : sumber pendapatan terbesar dari seluruh jenis pendapatan\nrumah tangga tersebut menurut jenis sumber pendapatan dan status pekerjaan.\n\nPeternakan adalah : kegiatan\/usaha pemeliharaan ternak besar, ternak kecil, unggas, lebah, dan\nlainnya dengan tujuan untuk dibesarkan, diambil daging, air susu, bulu, telur atau bibit, dimana sebagian atau seluruhnya untuk dijual atas resiko sendiri.\n\nTernak lainnya adalah : pendapatan dari usaha dan atau buruh dari ternak lain selain ternak terpilih. Misalnya sebuah rumah tangga mengusahakan tiga jenis ternak yaitu: ayam kampung, kambing, dan kerbau. Jika ternak kambing merupakan jenis ternak sampel terpilih maka ayam kampung dan kerbau merupakan 'ternak lainnya'.\n\nPertanian lainnya meliputi:\na. Penangkapan ikan\/biota lain di laut dan perairan umum.\nb. Budidaya ikan\/biota lain di kolam air tawar\/sawah, perairan umum, tambak air payau,dan budidaya laut.\nc. Pertanian tanaman pangan.\nd. Perkebunan.\ne. Kehutanan.\nf. Perburuan\/penangkapan satwa liar.\ng. Jasa pertanian (tidak termasuk jasa peternakan).\nSektor lain meliputi:\n\na. Perdagangan adalah : kegiatan jual beli suatu barang atau jasa, termasuk juga restoran\/rumah makan dan minum, klub malam, jasa boga (catering), restorasi di kereta api, cafetaria, kantin, warung sate, warung kopi, penginapan\/hotel, motel dan losmen dan jasa perdagangan.\n\nb. Industri\/kerajinan adalah : suatu kegiatan untuk mengubah bahan baku atau bahan setengah jadi dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan maksud untuk dijual, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan jasa industri\/kerajinan.\n\nc . Pertambangan dan penggalian adalah : suatu kegiatan pertambangan batubara, minyak\ndan gas bumi, bijih logam, penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, bahan pupuk, penambangan gips, aspal gamping, peat dan jasa pertambangan\/penggalian.\n\nd. Pengangkutan termasuk penggudangan, komunikasi, dan jasa penunjang angkutan.\n\ne. Angkutan adalah : suatu kegiatan pengangkutan barang atau penumpang (orang) dengan kereta api, mobil angkutan penumpang roda 4 atau lebih, bemo, minicar, helicak, mobil angkutan barang,delman\/bendi\/andong\/dokar, becak, ojek, gerobak, kapal laut, ferry,perahu motor, perahu tak bermotor, speedboat, sampan, angkutan dengan saluran pipa dan pesawat terbang. \nTermasuk juga angkutan seperti jalan tol, parkir kendaraan, terminal, penyewaan kendaraan dengan pengemudi, pemeliharaan dan pelayanan dermaga,\npelabuhan udara, dok kapal\/perahu, kapal pandu, mercu suar, peralatan navigasi dengan fasilitas-fasilitas lain.\n\nf. Jasa penunjang angkutan adalah : suatu kegiatan\/usaha dan pengepakan barang,\nkeagenan\/biro perjalanan, gudang pendingin (cold storage), bounded warehousing dan\nfasilitas-fasilitas pergudangan lain.\n\ng. Komunikasi adalah : suatu kegiatan\/usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui\npos, telepon, telegraf\/teleks atau hubungan radio.\n\nh. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan mencakup kegiatan lembaga legislatif,\nlembaga tinggi negara dan pemerintah, pertahanan dan keamanan, badan internasional\ndan badan ekstra teritorial lain.\nTermasuk pendidikan, kesehatan, kebersihan, hiburan dan kebudayaan, kesejahteraan sosial baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.\n\ni. Jasa perorangan dan rumahtangga antara lain guru private, binatu, tukang cukur, tukang\nreparasi, dokter yang melayani di tempat praktek pribadi, bidan, salon kecantikan, tukang pijat, pembantu rumahtangga.\n\nJasa lainnya adalah : semua kegiatan perorangan, badan\/lembaga yang tidak tercakup dalam\nsalah satu sektor di atas ataupun yang tidak atau belum jelas batasannya, misalnya listrik, gas\ndan air, konstruksi.\n\nPendapatan lain dari rumah tangga diantaranya: pensiun, persewaan, kontrak, dan penerimaan\nbunga.\n\nPenerimaan lainnya dari rumah tangga diantaranya: meminjam uang, warisan, menggadaikan\nbarang, transfer, keuntungan dari usaha yang berbentuk badan hukum (PT, CV, Firma, dsb).","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber pendapatan\/penerimaan rumah tangga, status pekerjaan dan sumber pendapatan yang utama\nselama setahun yang lalu.\n\nSumber pendapatan rumah tangga dapat berasal dari bekerja sebagai buruh\/karyawan, dari usaha di sektor peternakan, usaha diluar sektor peternakan maupun dari usaha lainnya termasuk pendapatan dari pensiun, transfer dan sebagainya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V395","name":"b7r5k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"569","loc_end_pos":"569","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode pendapatan lainnya (pensiun, sewa, kontrak) sebagai Kode usaha atau Kode Buruh\/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh\/Karyawan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Sumber pendapatan dan penerimaan Rumah Tangga selama setahun yang lalu.\n5.  Kode pendapatan lainnya (pensiun, sewa,kontrak, dsb) sebagai Kode usaha atau Kode Buruh\/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh\/Karyawan : .................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode di kolom (2) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa usaha dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .\n\nLingkari kode di kolom (3) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa upah\/gaji (buruh\/karyawan) dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .\n\nPindahkan kode yang dilingkari dari kolom (2) atau kolom (3) ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4). Jika kode 1 dan 2 dilingkari untuk sumber\npendapatan yang sama, jumlahkan kode tersebut dan isikan kode 3 ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4).\n\nTanyakan sumber utama pendapatan rumah tangga berserta statusnya dan tuliskan pada tempat yang disediakan. Pindahkan kode sumber penghasilan utama ke kotak pertama , sedangkan kode status pekerjaan pada kotak kedua.\nIsian kotak kedua harus berkode 1 atau 2. Isikan persentase dari sumber pendapatan utama terhadap seluruh pendapatan rumah tangga pada kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pendapatan usaha rumah tangga didefinisikan sebagai selisih antara nilai produksi dengan seluruh ongkos-ongkos produksi.\n\nSumber pendapatan utama adalah : sumber pendapatan terbesar dari seluruh jenis pendapatan\nrumah tangga tersebut menurut jenis sumber pendapatan dan status pekerjaan.\n\nPeternakan adalah : kegiatan\/usaha pemeliharaan ternak besar, ternak kecil, unggas, lebah, dan\nlainnya dengan tujuan untuk dibesarkan, diambil daging, air susu, bulu, telur atau bibit, dimana sebagian atau seluruhnya untuk dijual atas resiko sendiri.\n\nTernak lainnya adalah : pendapatan dari usaha dan atau buruh dari ternak lain selain ternak terpilih. Misalnya sebuah rumah tangga mengusahakan tiga jenis ternak yaitu: ayam kampung, kambing, dan kerbau. Jika ternak kambing merupakan jenis ternak sampel terpilih maka ayam kampung dan kerbau merupakan 'ternak lainnya'.\n\nPertanian lainnya meliputi:\na. Penangkapan ikan\/biota lain di laut dan perairan umum.\nb. Budidaya ikan\/biota lain di kolam air tawar\/sawah, perairan umum, tambak air payau,dan budidaya laut.\nc. Pertanian tanaman pangan.\nd. Perkebunan.\ne. Kehutanan.\nf. Perburuan\/penangkapan satwa liar.\ng. Jasa pertanian (tidak termasuk jasa peternakan).\nSektor lain meliputi:\n\na. Perdagangan adalah : kegiatan jual beli suatu barang atau jasa, termasuk juga restoran\/rumah makan dan minum, klub malam, jasa boga (catering), restorasi di kereta api, cafetaria, kantin, warung sate, warung kopi, penginapan\/hotel, motel dan losmen dan jasa perdagangan.\n\nb. Industri\/kerajinan adalah : suatu kegiatan untuk mengubah bahan baku atau bahan setengah jadi dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan maksud untuk dijual, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan jasa industri\/kerajinan.\n\nc . Pertambangan dan penggalian adalah : suatu kegiatan pertambangan batubara, minyak\ndan gas bumi, bijih logam, penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, bahan pupuk, penambangan gips, aspal gamping, peat dan jasa pertambangan\/penggalian.\n\nd. Pengangkutan termasuk penggudangan, komunikasi, dan jasa penunjang angkutan.\n\ne. Angkutan adalah : suatu kegiatan pengangkutan barang atau penumpang (orang) dengan kereta api, mobil angkutan penumpang roda 4 atau lebih, bemo, minicar, helicak, mobil angkutan barang,delman\/bendi\/andong\/dokar, becak, ojek, gerobak, kapal laut, ferry,perahu motor, perahu tak bermotor, speedboat, sampan, angkutan dengan saluran pipa dan pesawat terbang. \nTermasuk juga angkutan seperti jalan tol, parkir kendaraan, terminal, penyewaan kendaraan dengan pengemudi, pemeliharaan dan pelayanan dermaga,\npelabuhan udara, dok kapal\/perahu, kapal pandu, mercu suar, peralatan navigasi dengan fasilitas-fasilitas lain.\n\nf. Jasa penunjang angkutan adalah : suatu kegiatan\/usaha dan pengepakan barang,\nkeagenan\/biro perjalanan, gudang pendingin (cold storage), bounded warehousing dan\nfasilitas-fasilitas pergudangan lain.\n\ng. Komunikasi adalah : suatu kegiatan\/usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui\npos, telepon, telegraf\/teleks atau hubungan radio.\n\nh. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan mencakup kegiatan lembaga legislatif,\nlembaga tinggi negara dan pemerintah, pertahanan dan keamanan, badan internasional\ndan badan ekstra teritorial lain.\nTermasuk pendidikan, kesehatan, kebersihan, hiburan dan kebudayaan, kesejahteraan sosial baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.\n\ni. Jasa perorangan dan rumahtangga antara lain guru private, binatu, tukang cukur, tukang\nreparasi, dokter yang melayani di tempat praktek pribadi, bidan, salon kecantikan, tukang pijat, pembantu rumahtangga.\n\nJasa lainnya adalah : semua kegiatan perorangan, badan\/lembaga yang tidak tercakup dalam\nsalah satu sektor di atas ataupun yang tidak atau belum jelas batasannya, misalnya listrik, gas\ndan air, konstruksi.\n\nPendapatan lain dari rumah tangga diantaranya: pensiun, persewaan, kontrak, dan penerimaan\nbunga.\n\nPenerimaan lainnya dari rumah tangga diantaranya: meminjam uang, warisan, menggadaikan\nbarang, transfer, keuntungan dari usaha yang berbentuk badan hukum (PT, CV, Firma, dsb).","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber pendapatan\/penerimaan rumah tangga, status pekerjaan dan sumber pendapatan yang utama\nselama setahun yang lalu.\n\nSumber pendapatan rumah tangga dapat berasal dari bekerja sebagai buruh\/karyawan, dari usaha di sektor peternakan, usaha diluar sektor peternakan maupun dari usaha lainnya termasuk pendapatan dari pensiun, transfer dan sebagainya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V396","name":"b7r6k4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"570","loc_end_pos":"570","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode pendapatan Penerimaan lainnya (meminjam uang, warisan, menggadaikan barang, tranfer, dsb)sebagai Kode usaha atau Kode Buruh\/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh\/Karyawan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Sumber pendapatan dan penerimaan Rumah Tangga selama setahun yang lalu.\n6.  Kode pendapatan Penerimaan lainnya (meminjam uang, warisan, menggadaikan barang, tranfer, dsb)sebagai Kode usaha atau Kode Buruh\/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh\/Karyawan :","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode di kolom (2) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa usaha dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .\n\nLingkari kode di kolom (3) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa upah\/gaji (buruh\/karyawan) dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .\n\nPindahkan kode yang dilingkari dari kolom (2) atau kolom (3) ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4). Jika kode 1 dan 2 dilingkari untuk sumber\npendapatan yang sama, jumlahkan kode tersebut dan isikan kode 3 ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4).\n\nTanyakan sumber utama pendapatan rumah tangga berserta statusnya dan tuliskan pada tempat yang disediakan. Pindahkan kode sumber penghasilan utama ke kotak pertama , sedangkan kode status pekerjaan pada kotak kedua.\nIsian kotak kedua harus berkode 1 atau 2. Isikan persentase dari sumber pendapatan utama terhadap seluruh pendapatan rumah tangga pada kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pendapatan usaha rumah tangga didefinisikan sebagai selisih antara nilai produksi dengan seluruh ongkos-ongkos produksi.\n\nSumber pendapatan utama adalah : sumber pendapatan terbesar dari seluruh jenis pendapatan\nrumah tangga tersebut menurut jenis sumber pendapatan dan status pekerjaan.\n\nPeternakan adalah : kegiatan\/usaha pemeliharaan ternak besar, ternak kecil, unggas, lebah, dan\nlainnya dengan tujuan untuk dibesarkan, diambil daging, air susu, bulu, telur atau bibit, dimana sebagian atau seluruhnya untuk dijual atas resiko sendiri.\n\nTernak lainnya adalah : pendapatan dari usaha dan atau buruh dari ternak lain selain ternak terpilih. Misalnya sebuah rumah tangga mengusahakan tiga jenis ternak yaitu: ayam kampung, kambing, dan kerbau. Jika ternak kambing merupakan jenis ternak sampel terpilih maka ayam kampung dan kerbau merupakan 'ternak lainnya'.\n\nPertanian lainnya meliputi:\na. Penangkapan ikan\/biota lain di laut dan perairan umum.\nb. Budidaya ikan\/biota lain di kolam air tawar\/sawah, perairan umum, tambak air payau,dan budidaya laut.\nc. Pertanian tanaman pangan.\nd. Perkebunan.\ne. Kehutanan.\nf. Perburuan\/penangkapan satwa liar.\ng. Jasa pertanian (tidak termasuk jasa peternakan).\nSektor lain meliputi:\n\na. Perdagangan adalah : kegiatan jual beli suatu barang atau jasa, termasuk juga restoran\/rumah makan dan minum, klub malam, jasa boga (catering), restorasi di kereta api, cafetaria, kantin, warung sate, warung kopi, penginapan\/hotel, motel dan losmen dan jasa perdagangan.\n\nb. Industri\/kerajinan adalah : suatu kegiatan untuk mengubah bahan baku atau bahan setengah jadi dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan maksud untuk dijual, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan jasa industri\/kerajinan.\n\nc . Pertambangan dan penggalian adalah : suatu kegiatan pertambangan batubara, minyak\ndan gas bumi, bijih logam, penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, bahan pupuk, penambangan gips, aspal gamping, peat dan jasa pertambangan\/penggalian.\n\nd. Pengangkutan termasuk penggudangan, komunikasi, dan jasa penunjang angkutan.\n\ne. Angkutan adalah : suatu kegiatan pengangkutan barang atau penumpang (orang) dengan kereta api, mobil angkutan penumpang roda 4 atau lebih, bemo, minicar, helicak, mobil angkutan barang,delman\/bendi\/andong\/dokar, becak, ojek, gerobak, kapal laut, ferry,perahu motor, perahu tak bermotor, speedboat, sampan, angkutan dengan saluran pipa dan pesawat terbang. \nTermasuk juga angkutan seperti jalan tol, parkir kendaraan, terminal, penyewaan kendaraan dengan pengemudi, pemeliharaan dan pelayanan dermaga,\npelabuhan udara, dok kapal\/perahu, kapal pandu, mercu suar, peralatan navigasi dengan fasilitas-fasilitas lain.\n\nf. Jasa penunjang angkutan adalah : suatu kegiatan\/usaha dan pengepakan barang,\nkeagenan\/biro perjalanan, gudang pendingin (cold storage), bounded warehousing dan\nfasilitas-fasilitas pergudangan lain.\n\ng. Komunikasi adalah : suatu kegiatan\/usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui\npos, telepon, telegraf\/teleks atau hubungan radio.\n\nh. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan mencakup kegiatan lembaga legislatif,\nlembaga tinggi negara dan pemerintah, pertahanan dan keamanan, badan internasional\ndan badan ekstra teritorial lain.\nTermasuk pendidikan, kesehatan, kebersihan, hiburan dan kebudayaan, kesejahteraan sosial baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.\n\ni. Jasa perorangan dan rumahtangga antara lain guru private, binatu, tukang cukur, tukang\nreparasi, dokter yang melayani di tempat praktek pribadi, bidan, salon kecantikan, tukang pijat, pembantu rumahtangga.\n\nJasa lainnya adalah : semua kegiatan perorangan, badan\/lembaga yang tidak tercakup dalam\nsalah satu sektor di atas ataupun yang tidak atau belum jelas batasannya, misalnya listrik, gas\ndan air, konstruksi.\n\nPendapatan lain dari rumah tangga diantaranya: pensiun, persewaan, kontrak, dan penerimaan\nbunga.\n\nPenerimaan lainnya dari rumah tangga diantaranya: meminjam uang, warisan, menggadaikan\nbarang, transfer, keuntungan dari usaha yang berbentuk badan hukum (PT, CV, Firma, dsb).","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber pendapatan\/penerimaan rumah tangga, status pekerjaan dan sumber pendapatan yang utama\nselama setahun yang lalu.\n\nSumber pendapatan rumah tangga dapat berasal dari bekerja sebagai buruh\/karyawan, dari usaha di sektor peternakan, usaha diluar sektor peternakan maupun dari usaha lainnya termasuk pendapatan dari pensiun, transfer dan sebagainya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V397","name":"b7r7a","var_intrvl":"contin","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"571","loc_end_pos":"572","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode Sumber Pendapatan Utama Rumah Tangga","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Sumber pendapatan dan penerimaan Rumah Tangga selama setahun yang lalu.\n7.a. Kode Sumber Pendapatan Utama Rumah Tangga :..................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode di kolom (2) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa usaha dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .\n\nLingkari kode di kolom (3) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa upah\/gaji (buruh\/karyawan) dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .\n\nPindahkan kode yang dilingkari dari kolom (2) atau kolom (3) ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4). Jika kode 1 dan 2 dilingkari untuk sumber\npendapatan yang sama, jumlahkan kode tersebut dan isikan kode 3 ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4).\n\nTanyakan sumber utama pendapatan rumah tangga berserta statusnya dan tuliskan pada tempat yang disediakan. Pindahkan kode sumber penghasilan utama ke kotak pertama , sedangkan kode status pekerjaan pada kotak kedua.\nIsian kotak kedua harus berkode 1 atau 2. Isikan persentase dari sumber pendapatan utama terhadap seluruh pendapatan rumah tangga pada kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"11","type":"min","wgtd":null},{"value":"41","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":"Pendapatan usaha rumah tangga didefinisikan sebagai selisih antara nilai produksi dengan seluruh ongkos-ongkos produksi.\n\nSumber pendapatan utama adalah : sumber pendapatan terbesar dari seluruh jenis pendapatan\nrumah tangga tersebut menurut jenis sumber pendapatan dan status pekerjaan.\n\nPeternakan adalah : kegiatan\/usaha pemeliharaan ternak besar, ternak kecil, unggas, lebah, dan\nlainnya dengan tujuan untuk dibesarkan, diambil daging, air susu, bulu, telur atau bibit, dimana sebagian atau seluruhnya untuk dijual atas resiko sendiri.\n\nTernak lainnya adalah : pendapatan dari usaha dan atau buruh dari ternak lain selain ternak terpilih. Misalnya sebuah rumah tangga mengusahakan tiga jenis ternak yaitu: ayam kampung, kambing, dan kerbau. Jika ternak kambing merupakan jenis ternak sampel terpilih maka ayam kampung dan kerbau merupakan 'ternak lainnya'.\n\nPertanian lainnya meliputi:\na. Penangkapan ikan\/biota lain di laut dan perairan umum.\nb. Budidaya ikan\/biota lain di kolam air tawar\/sawah, perairan umum, tambak air payau,dan budidaya laut.\nc. Pertanian tanaman pangan.\nd. Perkebunan.\ne. Kehutanan.\nf. Perburuan\/penangkapan satwa liar.\ng. Jasa pertanian (tidak termasuk jasa peternakan).\nSektor lain meliputi:\n\na. Perdagangan adalah : kegiatan jual beli suatu barang atau jasa, termasuk juga restoran\/rumah makan dan minum, klub malam, jasa boga (catering), restorasi di kereta api, cafetaria, kantin, warung sate, warung kopi, penginapan\/hotel, motel dan losmen dan jasa perdagangan.\n\nb. Industri\/kerajinan adalah : suatu kegiatan untuk mengubah bahan baku atau bahan setengah jadi dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan maksud untuk dijual, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan jasa industri\/kerajinan.\n\nc . Pertambangan dan penggalian adalah : suatu kegiatan pertambangan batubara, minyak\ndan gas bumi, bijih logam, penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, bahan pupuk, penambangan gips, aspal gamping, peat dan jasa pertambangan\/penggalian.\n\nd. Pengangkutan termasuk penggudangan, komunikasi, dan jasa penunjang angkutan.\n\ne. Angkutan adalah : suatu kegiatan pengangkutan barang atau penumpang (orang) dengan kereta api, mobil angkutan penumpang roda 4 atau lebih, bemo, minicar, helicak, mobil angkutan barang,delman\/bendi\/andong\/dokar, becak, ojek, gerobak, kapal laut, ferry,perahu motor, perahu tak bermotor, speedboat, sampan, angkutan dengan saluran pipa dan pesawat terbang. \nTermasuk juga angkutan seperti jalan tol, parkir kendaraan, terminal, penyewaan kendaraan dengan pengemudi, pemeliharaan dan pelayanan dermaga,\npelabuhan udara, dok kapal\/perahu, kapal pandu, mercu suar, peralatan navigasi dengan fasilitas-fasilitas lain.\n\nf. Jasa penunjang angkutan adalah : suatu kegiatan\/usaha dan pengepakan barang,\nkeagenan\/biro perjalanan, gudang pendingin (cold storage), bounded warehousing dan\nfasilitas-fasilitas pergudangan lain.\n\ng. Komunikasi adalah : suatu kegiatan\/usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui\npos, telepon, telegraf\/teleks atau hubungan radio.\n\nh. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan mencakup kegiatan lembaga legislatif,\nlembaga tinggi negara dan pemerintah, pertahanan dan keamanan, badan internasional\ndan badan ekstra teritorial lain.\nTermasuk pendidikan, kesehatan, kebersihan, hiburan dan kebudayaan, kesejahteraan sosial baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.\n\ni. Jasa perorangan dan rumahtangga antara lain guru private, binatu, tukang cukur, tukang\nreparasi, dokter yang melayani di tempat praktek pribadi, bidan, salon kecantikan, tukang pijat, pembantu rumahtangga.\n\nJasa lainnya adalah : semua kegiatan perorangan, badan\/lembaga yang tidak tercakup dalam\nsalah satu sektor di atas ataupun yang tidak atau belum jelas batasannya, misalnya listrik, gas\ndan air, konstruksi.\n\nPendapatan lain dari rumah tangga diantaranya: pensiun, persewaan, kontrak, dan penerimaan\nbunga.\n\nPenerimaan lainnya dari rumah tangga diantaranya: meminjam uang, warisan, menggadaikan\nbarang, transfer, keuntungan dari usaha yang berbentuk badan hukum (PT, CV, Firma, dsb).","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber pendapatan\/penerimaan rumah tangga, status pekerjaan dan sumber pendapatan yang utama\nselama setahun yang lalu.\n\nSumber pendapatan rumah tangga dapat berasal dari bekerja sebagai buruh\/karyawan, dari usaha di sektor peternakan, usaha diluar sektor peternakan maupun dari usaha lainnya termasuk pendapatan dari pensiun, transfer dan sebagainya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah.","var_val_range":{"min":"11","max":"41"},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V398","name":"b7r7b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"573","loc_end_pos":"575","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Persentase Sumber Pendapatan Rumah Tangga","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Sumber pendapatan dan penerimaan Rumah Tangga selama setahun yang lalu.\n7.b. Persentase Sumber Pendapatan Rumah Tangga :.................%","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode di kolom (2) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa usaha dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .\n\nLingkari kode di kolom (3) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa upah\/gaji (buruh\/karyawan) dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .\n\nPindahkan kode yang dilingkari dari kolom (2) atau kolom (3) ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4). Jika kode 1 dan 2 dilingkari untuk sumber\npendapatan yang sama, jumlahkan kode tersebut dan isikan kode 3 ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4).\n\nTanyakan sumber utama pendapatan rumah tangga berserta statusnya dan tuliskan pada tempat yang disediakan. Pindahkan kode sumber penghasilan utama ke kotak pertama , sedangkan kode status pekerjaan pada kotak kedua.\nIsian kotak kedua harus berkode 1 atau 2. Isikan persentase dari sumber pendapatan utama terhadap seluruh pendapatan rumah tangga pada kotak yang telah disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pendapatan usaha rumah tangga didefinisikan sebagai selisih antara nilai produksi dengan seluruh ongkos-ongkos produksi.\n\nSumber pendapatan utama adalah : sumber pendapatan terbesar dari seluruh jenis pendapatan\nrumah tangga tersebut menurut jenis sumber pendapatan dan status pekerjaan.\n\nPeternakan adalah : kegiatan\/usaha pemeliharaan ternak besar, ternak kecil, unggas, lebah, dan\nlainnya dengan tujuan untuk dibesarkan, diambil daging, air susu, bulu, telur atau bibit, dimana sebagian atau seluruhnya untuk dijual atas resiko sendiri.\n\nTernak lainnya adalah : pendapatan dari usaha dan atau buruh dari ternak lain selain ternak terpilih. Misalnya sebuah rumah tangga mengusahakan tiga jenis ternak yaitu: ayam kampung, kambing, dan kerbau. Jika ternak kambing merupakan jenis ternak sampel terpilih maka ayam kampung dan kerbau merupakan 'ternak lainnya'.\n\nPertanian lainnya meliputi:\na. Penangkapan ikan\/biota lain di laut dan perairan umum.\nb. Budidaya ikan\/biota lain di kolam air tawar\/sawah, perairan umum, tambak air payau,dan budidaya laut.\nc. Pertanian tanaman pangan.\nd. Perkebunan.\ne. Kehutanan.\nf. Perburuan\/penangkapan satwa liar.\ng. Jasa pertanian (tidak termasuk jasa peternakan).\nSektor lain meliputi:\n\na. Perdagangan adalah : kegiatan jual beli suatu barang atau jasa, termasuk juga restoran\/rumah makan dan minum, klub malam, jasa boga (catering), restorasi di kereta api, cafetaria, kantin, warung sate, warung kopi, penginapan\/hotel, motel dan losmen dan jasa perdagangan.\n\nb. Industri\/kerajinan adalah : suatu kegiatan untuk mengubah bahan baku atau bahan setengah jadi dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan maksud untuk dijual, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan jasa industri\/kerajinan.\n\nc . Pertambangan dan penggalian adalah : suatu kegiatan pertambangan batubara, minyak\ndan gas bumi, bijih logam, penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, bahan pupuk, penambangan gips, aspal gamping, peat dan jasa pertambangan\/penggalian.\n\nd. Pengangkutan termasuk penggudangan, komunikasi, dan jasa penunjang angkutan.\n\ne. Angkutan adalah : suatu kegiatan pengangkutan barang atau penumpang (orang) dengan kereta api, mobil angkutan penumpang roda 4 atau lebih, bemo, minicar, helicak, mobil angkutan barang,delman\/bendi\/andong\/dokar, becak, ojek, gerobak, kapal laut, ferry,perahu motor, perahu tak bermotor, speedboat, sampan, angkutan dengan saluran pipa dan pesawat terbang. \nTermasuk juga angkutan seperti jalan tol, parkir kendaraan, terminal, penyewaan kendaraan dengan pengemudi, pemeliharaan dan pelayanan dermaga,\npelabuhan udara, dok kapal\/perahu, kapal pandu, mercu suar, peralatan navigasi dengan fasilitas-fasilitas lain.\n\nf. Jasa penunjang angkutan adalah : suatu kegiatan\/usaha dan pengepakan barang,\nkeagenan\/biro perjalanan, gudang pendingin (cold storage), bounded warehousing dan\nfasilitas-fasilitas pergudangan lain.\n\ng. Komunikasi adalah : suatu kegiatan\/usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui\npos, telepon, telegraf\/teleks atau hubungan radio.\n\nh. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan mencakup kegiatan lembaga legislatif,\nlembaga tinggi negara dan pemerintah, pertahanan dan keamanan, badan internasional\ndan badan ekstra teritorial lain.\nTermasuk pendidikan, kesehatan, kebersihan, hiburan dan kebudayaan, kesejahteraan sosial baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.\n\ni. Jasa perorangan dan rumahtangga antara lain guru private, binatu, tukang cukur, tukang\nreparasi, dokter yang melayani di tempat praktek pribadi, bidan, salon kecantikan, tukang pijat, pembantu rumahtangga.\n\nJasa lainnya adalah : semua kegiatan perorangan, badan\/lembaga yang tidak tercakup dalam\nsalah satu sektor di atas ataupun yang tidak atau belum jelas batasannya, misalnya listrik, gas\ndan air, konstruksi.\n\nPendapatan lain dari rumah tangga diantaranya: pensiun, persewaan, kontrak, dan penerimaan\nbunga.\n\nPenerimaan lainnya dari rumah tangga diantaranya: meminjam uang, warisan, menggadaikan\nbarang, transfer, keuntungan dari usaha yang berbentuk badan hukum (PT, CV, Firma, dsb).","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber pendapatan\/penerimaan rumah tangga, status pekerjaan dan sumber pendapatan yang utama\nselama setahun yang lalu.\n\nSumber pendapatan rumah tangga dapat berasal dari bekerja sebagai buruh\/karyawan, dari usaha di sektor peternakan, usaha diluar sektor peternakan maupun dari usaha lainnya termasuk pendapatan dari pensiun, transfer dan sebagainya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V399","name":"b8r1a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"576","loc_end_pos":"576","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah ada anggota rumah tangga (termasuk kepala rumah tangga) yang menjadi anggota koperasi pada saat pencacahan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n1. Keanggotaan koperasi :\na. Apakah ada anggota rumah tangga (termasuk kepala rumah tangga) yang menjadi anggota koperasi pada saat pencacahan ? ..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila pernah, kode 2 bila tidak pernah, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nTuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 1.b1) dan perempuan (rincian 1.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.\n\nLingkari kode 1 bila alasannya belum ada koperasi, kode 2 bila sudah ada koperasi tetapi belum berminat, kode 3 bila tidak berminat karena tidak ada gunanya, kode 4 bila proses administrasi yang sulit, dan kode 5 untuk lainnya.\nKemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"2","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":"Anggota Koperasi adalah : mereka yang telah berumur > 18 tahun atau sudah kawin, telah lunas membayar simpanan pokok dan simpanan wajib secara teratur, telah terdaftar dan menandatangani buku daftar anggota koperasi serta telah disyahkan oleh pengurus koperasi yang bersangkutan mempunyai hak suara, hak pilih dan dipilih dalam rapat anggota.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Blok ini bertujuan untuk mendapatkan keterangan umum rumah tangga yang berkaitan dengan usaha peternakan antara lain Keanggotaan Koperasi dan Kelompok, Pelayanan Koperasi dan Kelompok dan Penyuluhan Usaha Peternakan.","var_val_range":{"min":"1","max":"2"},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V400","name":"b8r1b1","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"577","loc_end_pos":"578","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 1a, berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi Laki-laki","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 1a, berkode 1","var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n1. Keanggotaan Koperasi :\nb. Jika rincian 1a, berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi :\n1. Laki-laki :................ Orang","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila pernah, kode 2 bila tidak pernah, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nTuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 1.b1) dan perempuan (rincian 1.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.\n\nLingkari kode 1 bila alasannya belum ada koperasi, kode 2 bila sudah ada koperasi tetapi belum berminat, kode 3 bila tidak berminat karena tidak ada gunanya, kode 4 bila proses administrasi yang sulit, dan kode 5 untuk lainnya.\nKemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Anggota Koperasi adalah : mereka yang telah berumur > 18 tahun atau sudah kawin, telah lunas membayar simpanan pokok dan simpanan wajib secara teratur, telah terdaftar dan menandatangani buku daftar anggota koperasi serta telah disyahkan oleh pengurus koperasi yang bersangkutan mempunyai hak suara, hak pilih dan dipilih dalam rapat anggota.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Blok ini bertujuan untuk mendapatkan keterangan umum rumah tangga yang berkaitan dengan usaha peternakan antara lain Keanggotaan Koperasi dan Kelompok, Pelayanan Koperasi dan Kelompok dan Penyuluhan Usaha Peternakan.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V401","name":"b8r1b2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"579","loc_end_pos":"580","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 1a, berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi Perempuan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 1a, berkode 1","var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n1. Keanggotaan Koperasi :\nb. Jika rincian 1a, berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi :\n2. Perempuan :............ Orang","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila pernah, kode 2 bila tidak pernah, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nTuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 1.b1) dan perempuan (rincian 1.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.\n\nLingkari kode 1 bila alasannya belum ada koperasi, kode 2 bila sudah ada koperasi tetapi belum berminat, kode 3 bila tidak berminat karena tidak ada gunanya, kode 4 bila proses administrasi yang sulit, dan kode 5 untuk lainnya.\nKemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Anggota Koperasi adalah : mereka yang telah berumur > 18 tahun atau sudah kawin, telah lunas membayar simpanan pokok dan simpanan wajib secara teratur, telah terdaftar dan menandatangani buku daftar anggota koperasi serta telah disyahkan oleh pengurus koperasi yang bersangkutan mempunyai hak suara, hak pilih dan dipilih dalam rapat anggota.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Blok ini bertujuan untuk mendapatkan keterangan umum rumah tangga yang berkaitan dengan usaha peternakan antara lain Keanggotaan Koperasi dan Kelompok, Pelayanan Koperasi dan Kelompok dan Penyuluhan Usaha Peternakan.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V402","name":"b8r1c","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"581","loc_end_pos":"581","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 1a berkode 2, alasan utama tidak menjadi anggota koperasi","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 1a berkode 2","var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n1. Keanggotaan Koperasi :\nc. Jika rincian 1a berkode 2, alasan utama tidak menjadi anggota koperasi :...................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila pernah, kode 2 bila tidak pernah, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nTuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 1.b1) dan perempuan (rincian 1.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.\n\nLingkari kode 1 bila alasannya belum ada koperasi, kode 2 bila sudah ada koperasi tetapi belum berminat, kode 3 bila tidak berminat karena tidak ada gunanya, kode 4 bila proses administrasi yang sulit, dan kode 5 untuk lainnya.\nKemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Anggota Koperasi adalah : mereka yang telah berumur > 18 tahun atau sudah kawin, telah lunas membayar simpanan pokok dan simpanan wajib secara teratur, telah terdaftar dan menandatangani buku daftar anggota koperasi serta telah disyahkan oleh pengurus koperasi yang bersangkutan mempunyai hak suara, hak pilih dan dipilih dalam rapat anggota.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Belum ada koperasi didesanya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Belum\/tidak berminat","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Pelayanan koperasi tidak memuaskan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Proses administrasinya yang sulit","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"Lainnya (...............)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Blok ini bertujuan untuk mendapatkan keterangan umum rumah tangga yang berkaitan dengan usaha peternakan antara lain Keanggotaan Koperasi dan Kelompok, Pelayanan Koperasi dan Kelompok dan Penyuluhan Usaha Peternakan.","var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V403","name":"b8r2a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"582","loc_end_pos":"582","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah pernah mendapatkan pelayanan untuk usaha peternakan dari koperasi selama setahun yang lalu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n2. Pelayanan Koperasi :\na. Apakah pernah mendapatkan pelayanan untuk usaha peternakan dari koperasi selama setahun yang lalu ?\n................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila pernah, kode 2 bila tidak pernah, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode yang sesuai dengan jenis pelayanan yang pernah diterima, dan pindahkan isian pada kotak yang disediakan. Apabila dalam rumah tangga ini menerima pelayanan lebih dari satu jenis, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian tuliskan kode yang dijumlahkan pada kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Kredit uang adalah pinjaman uang dari unit usaha koperasi yang digunakan untuk usaha peternakan dimana pengembaliannya dengan cara mencicil.\nPengadaan sapronak adalah unit usaha koperasi yang dapat menyediakan sarana produksi ternak\nmisal pakan, obat-obatan.\nPemasaran Produksi adalah unit koperasi tersebut dapat menampung hasil dari usaha\nternak\/unggas.\nPelayanan Kesehatan Ternak adalah unit usaha koperasi yang dapat menyediakan pelayanan\nkesehatan ternak terhadap rumah tangga yang mengusahakan ternak\/unggas.\nLainnya adalah : pelayanan yang diberikan unit koperasi selain di atas untuk menunjang usaha dalam\nbeternak, misalnya pelayanan IB (Inseminasi buatan).","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V404","name":"b8r2b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"583","loc_end_pos":"584","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 2a berkode 1, jenis pelayanan yang pernah diterima dari koperasi","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 2a berkode 1","var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n2. Pelayanan Koperasi :\nb. Jika rincian 2a berkode 1, jenis pelayanan yang pernah diterima dari koperasi :.........................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila pernah, kode 2 bila tidak pernah, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode yang sesuai dengan jenis pelayanan yang pernah diterima, dan pindahkan isian pada kotak yang disediakan. Apabila dalam rumah tangga ini menerima pelayanan lebih dari satu jenis, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian tuliskan kode yang dijumlahkan pada kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Lainnya adalah : pelayanan yang diberikan unit koperasi selain di atas untuk menunjang usaha dalam\nbeternak, misalnya pelayanan IB (Inseminasi buatan).","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kredit Uang","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"16","labl":"Kesehatan ternak","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Pengadaan bibit(anak)","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"32","labl":"Lainnya (..........)","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Pengadaan sapronak","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"8","labl":"Pemasaran produksi","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V405","name":"b8r3a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"585","loc_end_pos":"585","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah ada anggota rumah tangga (termasuk kepala rumah tangga) yang menjadi anggota kelompok pada saat pencacahan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n3. Keanggotaan kelompok peternak :\na. Apakah ada anggota rumah tangga (termasuk kepala rumah tangga) yang menjadi anggota kelompok pada saat pencacahan ? ..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang menjadi anggota kelompok Peternakan, dan kode 2 bila tidak ada, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nTuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 3.b1) dan perempuan (rincian 3.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.\n\nLingkari kode 1 bila alasannya belum ada kelompok Peternak di dalamnya, kode 2 bila sudah ada kelompok Peternak tetapi belum berminat, kode 3 bila tidak berminat karena pelayanan tidak memuaskan, kode 4 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V406","name":"b8r3b1","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"586","loc_end_pos":"587","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 3a, berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota kelompok Laki-laki","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 3a, berkode 1","var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\nb. Jika rincian 3a, berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota kelompok :\n1. Laki-laki :............... Orang","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang menjadi anggota kelompok Peternakan, dan kode 2 bila tidak ada, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nTuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 3.b1) dan perempuan (rincian 3.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.\n\nLingkari kode 1 bila alasannya belum ada kelompok Peternak di dalamnya, kode 2 bila sudah ada kelompok Peternak tetapi belum berminat, kode 3 bila tidak berminat karena pelayanan tidak memuaskan, kode 4 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V407","name":"b8r3b2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"588","loc_end_pos":"589","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 3a, berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota kelompok perempuan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 3a, berkode 1","var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\nb. Jika rincian 3a, berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota kelompok :\n2. Perempuan :............... Orang","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang menjadi anggota kelompok Peternakan, dan kode 2 bila tidak ada, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nTuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 3.b1) dan perempuan (rincian 3.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.\n\nLingkari kode 1 bila alasannya belum ada kelompok Peternak di dalamnya, kode 2 bila sudah ada kelompok Peternak tetapi belum berminat, kode 3 bila tidak berminat karena pelayanan tidak memuaskan, kode 4 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V408","name":"b8r3c","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"590","loc_end_pos":"590","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 3a, berkode 2, alasan utama tidak menjadi anggota kelompok","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\nc. Jika rincian 3a, berkode 2, alasan utama tidak menjadi anggota kelompok : ...........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang menjadi anggota kelompok Peternakan, dan kode 2 bila tidak ada, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nTuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 3.b1) dan perempuan (rincian 3.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.\n\nLingkari kode 1 bila alasannya belum ada kelompok Peternak di dalamnya, kode 2 bila sudah ada kelompok Peternak tetapi belum berminat, kode 3 bila tidak berminat karena pelayanan tidak memuaskan, kode 4 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Belum ada kelompok di desanya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Belum\/tidak berminat","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Pelayanan kelompok tidak memuaskan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Lainnya (..............)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V409","name":"b8r4a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"591","loc_end_pos":"591","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah pernah mendapatkan pelayanan untuk usaha peternakan dari kelompok selama setahun yang lalu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n4. Pelayanan kelompok peternak :\na. Apakah pernah mendapatkan pelayanan untuk usaha peternakan dari kelompok selama setahun yang lalu ?\n............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila pernah mendapatkan pelayanan untuk usaha Peternakan dari kelompok Peternak selama setahun yang lalu, dan kode 2 bila tidak ada kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode jenis pelayanan yang pernah diterima dari kelompok Peternakan.\nKemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.\nApabila dalam rumah tangga ini menerima pelayanan lebih dari satu jenis, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian tuliskan kode yang dijumlahkan pada kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V410","name":"b8r4b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"592","loc_end_pos":"593","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 4a, berkode 1, jenis pelayanan yang pernah diterima dari kelompok","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 4a, berkode 1","var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n4. Pelayanan kelompok peternak :\nb. Jika rincian 4a, berkode 1, jenis pelayanan yang pernah diterima dari kelompok :............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila pernah mendapatkan pelayanan untuk usaha Peternakan dari kelompok Peternak selama setahun yang lalu, dan kode 2 bila tidak ada kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nLingkari kode jenis pelayanan yang pernah diterima dari kelompok Peternakan.\nKemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.\nApabila dalam rumah tangga ini menerima pelayanan lebih dari satu jenis, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian tuliskan kode yang dijumlahkan pada kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kredit Uang","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"16","labl":"Lainnya (............)","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Pengadaan bibit(anak)","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Pengadaan sapronak","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"8","labl":"Pelayanan kesehatan ternak","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V411","name":"b8r5a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"594","loc_end_pos":"594","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah ada anggota rumah tangga yang pernah mengikuti bimbingan penyuluhan dalam budidaya\/pembibitan Ternak\/unggas selama setahun yang lalu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n5. Penyuluhan usaha peternakan :\na. Apakah ada anggota rumah tangga yang pernah mengikuti bimbingan penyuluhan dalam budidaya\/pembibitan Ternak\/unggas selama setahun yang lalu ?.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang pernah mengikuti bimbingan penyuluhan dalam budidaya\/pembibitan ternak\/unggas selama setahun yang lalu, dan kode 2 bila tidak ada kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nTuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 5.b1) dan perempuan (rincian 5.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.\n\nLingkari kode jenis penyuluhan yang diikuti dari bimbingan penyuluhan. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.\nApabila dalam rumah tangga ini pernah mengikuti jenis penyuluhan lebih dari satu, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian pindahkan ke dalam kotak yang disediakan.\n\nLingkari kode 1 bila alasannya tidak pernah ada penyuluhan, kode 2 merasa tidak perlu, kode 3 materi penyuluhan tidak sesuai, kode 4 lokasi penyuluhan jauh, dan kode 5 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"2","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":"Penyuluhan adalah : kegiatan penerangan yang dilakukan oleh orang\/instansi yang mengetahui\/ahli\ndi dalam pengetahuan pembudidayaan ternak\/unggas. Misalnya oleh dinas peternakan, dokter hewan, dan PPL.\n\nTeknis budidaya ternak\/unggas adalah : cara pemeliharaan dan perawatan ternak\/ungas yang\nbaik sejak kecil sampai dewasa guna mendapatkan produksi ternak\/unggas yang optimal.\n\nPenyusunan ransum ternak\/unggas adalah : cara penyusunan pakan ternak\/unggas dengan\nmenggunakan berbagai pedoman seperti umur, berat badan ternak\/unggas dan pengaturan komposisi protein yang digunakan untuk ternak\/unggas.\n\nPengobatan ternak\/unggas adalah : suatu materi yang diberikan kepada peternak untuk melakukan tindakan pengobatan terhadap ternak\/unggas baik secara tradisional maupun pengobatan sederhana.\n\nPemasaran hasil produksi adalah : materi tentang penjualan hasil produksi dengan melihat harga pasar dan tempat penjualan.\n\nLainnya adalah : jenis penyuluhan yang diikuti peternak selain tersebut di atas.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ya","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1","max":"2"},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V412","name":"b8r5b1","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"595","loc_end_pos":"596","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 5a berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang mengikuti bimbingan penyuluhan usaha peternakan Laki-laki","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 5a berkode 1","var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n5. Penyuluhan usaha peternakan :\nb. Jika rincian 5a berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang mengikuti bimbingan penyuluhan usaha peternakan :\n1. Laki-laki :................ Orang","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang pernah mengikuti bimbingan penyuluhan dalam budidaya\/pembibitan ternak\/unggas selama setahun yang lalu, dan kode 2 bila tidak ada kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nTuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 5.b1) dan perempuan (rincian 5.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.\n\nLingkari kode jenis penyuluhan yang diikuti dari bimbingan penyuluhan. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.\nApabila dalam rumah tangga ini pernah mengikuti jenis penyuluhan lebih dari satu, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian pindahkan ke dalam kotak yang disediakan.\n\nLingkari kode 1 bila alasannya tidak pernah ada penyuluhan, kode 2 merasa tidak perlu, kode 3 materi penyuluhan tidak sesuai, kode 4 lokasi penyuluhan jauh, dan kode 5 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Penyuluhan adalah : kegiatan penerangan yang dilakukan oleh orang\/instansi yang mengetahui\/ahli\ndi dalam pengetahuan pembudidayaan ternak\/unggas. Misalnya oleh dinas peternakan, dokter hewan, dan PPL.\n\nTeknis budidaya ternak\/unggas adalah : cara pemeliharaan dan perawatan ternak\/ungas yang\nbaik sejak kecil sampai dewasa guna mendapatkan produksi ternak\/unggas yang optimal.\n\nPenyusunan ransum ternak\/unggas adalah : cara penyusunan pakan ternak\/unggas dengan\nmenggunakan berbagai pedoman seperti umur, berat badan ternak\/unggas dan pengaturan komposisi protein yang digunakan untuk ternak\/unggas.\n\nPengobatan ternak\/unggas adalah : suatu materi yang diberikan kepada peternak untuk melakukan tindakan pengobatan terhadap ternak\/unggas baik secara tradisional maupun pengobatan sederhana.\n\nPemasaran hasil produksi adalah : materi tentang penjualan hasil produksi dengan melihat harga pasar dan tempat penjualan.\n\nLainnya adalah : jenis penyuluhan yang diikuti peternak selain tersebut di atas.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V413","name":"b8r5b2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"597","loc_end_pos":"598","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 5a berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang mengikuti bimbingan penyuluhan usaha peternakan perempuan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 5a berkode 1","var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n5. Penyuluhan usaha peternakan :\nb. Jika rincian 5a berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang mengikuti bimbingan penyuluhan usaha peternakan :\n2. Perempuan :................ Orang","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang pernah mengikuti bimbingan penyuluhan dalam budidaya\/pembibitan ternak\/unggas selama setahun yang lalu, dan kode 2 bila tidak ada kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nTuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 5.b1) dan perempuan (rincian 5.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.\n\nLingkari kode jenis penyuluhan yang diikuti dari bimbingan penyuluhan. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.\nApabila dalam rumah tangga ini pernah mengikuti jenis penyuluhan lebih dari satu, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian pindahkan ke dalam kotak yang disediakan.\n\nLingkari kode 1 bila alasannya tidak pernah ada penyuluhan, kode 2 merasa tidak perlu, kode 3 materi penyuluhan tidak sesuai, kode 4 lokasi penyuluhan jauh, dan kode 5 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Penyuluhan adalah : kegiatan penerangan yang dilakukan oleh orang\/instansi yang mengetahui\/ahli\ndi dalam pengetahuan pembudidayaan ternak\/unggas. Misalnya oleh dinas peternakan, dokter hewan, dan PPL.\n\nTeknis budidaya ternak\/unggas adalah : cara pemeliharaan dan perawatan ternak\/ungas yang\nbaik sejak kecil sampai dewasa guna mendapatkan produksi ternak\/unggas yang optimal.\n\nPenyusunan ransum ternak\/unggas adalah : cara penyusunan pakan ternak\/unggas dengan\nmenggunakan berbagai pedoman seperti umur, berat badan ternak\/unggas dan pengaturan komposisi protein yang digunakan untuk ternak\/unggas.\n\nPengobatan ternak\/unggas adalah : suatu materi yang diberikan kepada peternak untuk melakukan tindakan pengobatan terhadap ternak\/unggas baik secara tradisional maupun pengobatan sederhana.\n\nPemasaran hasil produksi adalah : materi tentang penjualan hasil produksi dengan melihat harga pasar dan tempat penjualan.\n\nLainnya adalah : jenis penyuluhan yang diikuti peternak selain tersebut di atas.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V414","name":"b8r5c","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"599","loc_end_pos":"600","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jenis penyuluhan yang diikuti","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n5. Penyuluhan usaha peternakan :\nc. Jenis penyuluhan yang diikuti :","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang pernah mengikuti bimbingan penyuluhan dalam budidaya\/pembibitan ternak\/unggas selama setahun yang lalu, dan kode 2 bila tidak ada kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nTuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 5.b1) dan perempuan (rincian 5.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.\n\nLingkari kode jenis penyuluhan yang diikuti dari bimbingan penyuluhan. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.\nApabila dalam rumah tangga ini pernah mengikuti jenis penyuluhan lebih dari satu, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian pindahkan ke dalam kotak yang disediakan.\n\nLingkari kode 1 bila alasannya tidak pernah ada penyuluhan, kode 2 merasa tidak perlu, kode 3 materi penyuluhan tidak sesuai, kode 4 lokasi penyuluhan jauh, dan kode 5 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Penyuluhan adalah : kegiatan penerangan yang dilakukan oleh orang\/instansi yang mengetahui\/ahli\ndi dalam pengetahuan pembudidayaan ternak\/unggas. Misalnya oleh dinas peternakan, dokter hewan, dan PPL.\n\nTeknis budidaya ternak\/unggas adalah : cara pemeliharaan dan perawatan ternak\/ungas yang\nbaik sejak kecil sampai dewasa guna mendapatkan produksi ternak\/unggas yang optimal.\n\nPenyusunan ransum ternak\/unggas adalah : cara penyusunan pakan ternak\/unggas dengan\nmenggunakan berbagai pedoman seperti umur, berat badan ternak\/unggas dan pengaturan komposisi protein yang digunakan untuk ternak\/unggas.\n\nPengobatan ternak\/unggas adalah : suatu materi yang diberikan kepada peternak untuk melakukan tindakan pengobatan terhadap ternak\/unggas baik secara tradisional maupun pengobatan sederhana.\n\nPemasaran hasil produksi adalah : materi tentang penjualan hasil produksi dengan melihat harga pasar dan tempat penjualan.\n\nLainnya adalah : jenis penyuluhan yang diikuti peternak selain tersebut di atas.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Teknis budaya ternak\/unggas","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"16","labl":"Lainnya (..............)","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Penyususnan ransum ternak\/unggas","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Pengobatan ternak\/unggas","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"8","labl":"Pemasaran hasil produksi","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V415","name":"b8r5d","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"601","loc_end_pos":"601","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 5a berkode 2, alasan utama tidak mengikuti penyuluhan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 5a berkode 2","var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n5. Penyuluhan usaha peternakan :\nd. Jika rincian 5a berkode 2, alasan utama tidak mengikuti penyuluhan :...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang pernah mengikuti bimbingan penyuluhan dalam budidaya\/pembibitan ternak\/unggas selama setahun yang lalu, dan kode 2 bila tidak ada kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.\n\nTuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 5.b1) dan perempuan (rincian 5.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.\n\nLingkari kode jenis penyuluhan yang diikuti dari bimbingan penyuluhan. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.\nApabila dalam rumah tangga ini pernah mengikuti jenis penyuluhan lebih dari satu, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian pindahkan ke dalam kotak yang disediakan.\n\nLingkari kode 1 bila alasannya tidak pernah ada penyuluhan, kode 2 merasa tidak perlu, kode 3 materi penyuluhan tidak sesuai, kode 4 lokasi penyuluhan jauh, dan kode 5 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Penyuluhan adalah : kegiatan penerangan yang dilakukan oleh orang\/instansi yang mengetahui\/ahli\ndi dalam pengetahuan pembudidayaan ternak\/unggas. Misalnya oleh dinas peternakan, dokter hewan, dan PPL.\n\nTeknis budidaya ternak\/unggas adalah : cara pemeliharaan dan perawatan ternak\/ungas yang\nbaik sejak kecil sampai dewasa guna mendapatkan produksi ternak\/unggas yang optimal.\n\nPenyusunan ransum ternak\/unggas adalah : cara penyusunan pakan ternak\/unggas dengan\nmenggunakan berbagai pedoman seperti umur, berat badan ternak\/unggas dan pengaturan komposisi protein yang digunakan untuk ternak\/unggas.\n\nPengobatan ternak\/unggas adalah : suatu materi yang diberikan kepada peternak untuk melakukan tindakan pengobatan terhadap ternak\/unggas baik secara tradisional maupun pengobatan sederhana.\n\nPemasaran hasil produksi adalah : materi tentang penjualan hasil produksi dengan melihat harga pasar dan tempat penjualan.\n\nLainnya adalah : jenis penyuluhan yang diikuti peternak selain tersebut di atas.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Tidak pernah ada penyuluhan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Merasa tidak perlu","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Materi penyuluhan tidak sesuai","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Lokasi penyuluhan jauh","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"Lainnya (..............)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V416","name":"b8r6a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"602","loc_end_pos":"602","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode pengambil keputusan Jenis ternak\/unggas yang diusahakan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n6. Pengambil Keputusan ;\nSiapakah pengambil keputusan untuk kegiatan-kegiatan dibawah ini ? \na. Kode pengambil keputusan Jenis ternak\/unggas yang diusahakan :...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode 1 bila pengambil keputusan adalah kepala rumah tangga\/ART laki-laki,kode 2 bila pengambil keputusan adalah kepala rumah tangga\/ART perempuan, dan kode 3 bila bersama-sama, untuk setiap jenis kegiatan yang dilakukan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kepala RT\/ART Laki-laki","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Kepala RT\/ART Perempuan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Bersama-sama","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V417","name":"b8r6b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"603","loc_end_pos":"603","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode pengambil keputusan jumlah ternak\/unggas yang diusahakan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n6. Pengambil Keputusan ;\nSiapakah pengambil keputusan untuk kegiatan-kegiatan dibawah ini ? \nb. Kode pengambil keputusan jumlah ternak\/unggas yang diusahakan :...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode 1 bila pengambil keputusan adalah kepala rumah tangga\/ART laki-laki,kode 2 bila pengambil keputusan adalah kepala rumah tangga\/ART perempuan, dan kode 3 bila bersama-sama, untuk setiap jenis kegiatan yang dilakukan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kepala RT\/ART Laki-laki","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Kepala RT\/ART Perempuan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Bersama-sama","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V418","name":"b8r6c","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"604","loc_end_pos":"604","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode pengambil keputusan Penjualan ternak\/unggas","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n6. Pengambil Keputusan ;\nSiapakah pengambil keputusan untuk kegiatan-kegiatan dibawah ini ? \nc. Kode pengambil keputusan Penjualan ternak\/unggas :..............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode 1 bila pengambil keputusan adalah kepala rumah tangga\/ART laki-laki,kode 2 bila pengambil keputusan adalah kepala rumah tangga\/ART perempuan, dan kode 3 bila bersama-sama, untuk setiap jenis kegiatan yang dilakukan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kepala RT\/ART Laki-laki","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Kepala RT\/ART Perempuan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Bersama-sama","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V419","name":"b8r6d","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"605","loc_end_pos":"605","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Kode pengambil keputusan Jenis pakan ternak\/unggas yang diberikan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan\n6. Pengambil Keputusan ;\nSiapakah pengambil keputusan untuk kegiatan-kegiatan dibawah ini ? \nd. Kode pengambil keputusan Jenis pakan ternak\/unggas yang diberikan :...............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan kode 1 bila pengambil keputusan adalah kepala rumah tangga\/ART laki-laki,kode 2 bila pengambil keputusan adalah kepala rumah tangga\/ART perempuan, dan kode 3 bila bersama-sama, untuk setiap jenis kegiatan yang dilakukan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Kepala RT\/ART Laki-laki","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Kepala RT\/ART Perempuan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Bersama-sama","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V420","name":"b9r1","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"606","loc_end_pos":"606","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Status penguasaan bangunan tempat tinggal yang ditempati","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga\n1. Status penguasaan bangunan tempat tinggal yang ditempati :","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari salah satu kode 1 s.d 6 sesuai dengan jawaban responden. Status rumah yang ditempati ini harus dilihat dari sisi anggota rumah tangga.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"6","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":"Milik Sendiri, jika tempat tinggal tersebut pada waktu pencacahan betul-betul sudah milik kepala rumah tangga atau salah seorang anggota rumah tangga. Rumah yang dibeli secara angsuran melalui kredit bank atau rumah dengan status sewa beli dianggap rumah milik sendiri.\n\nSewa\/kontrak, jika tempat tinggal tersebut disewa oleh kepala rumah tangga\/anggota rumah\ntangga dalam jangka waktu tertentu berdasarkan perjanjian sewa\/kontrak antara pemilik dan pemakai.\nCara pembayaran biasanya sekaligus di muka atau dapat diangsur menurut persetujuan kedua belah pihak.\n\nBebas sewa, jika tempat tinggal tersebut diperoleh dari pihak lain ( bukan famili\/orang tua) dan ditempati oleh rumah tangga tanpa mengeluarkan suatu pembayaran.\n\nRumah dinas, jika tempat tinggal tersebut dimiliki dan disediakan oleh suatu instansi tempat bekerja salah satu anggota rumah tangga baik dengan membayar sewa maupun tidak.\n\nRumah milik orang tua\/sanak\/saudara, jika tempat tinggal tersebut bukan milik sendiri melainkan milik orang tua\/sanak\/saudara dan tidak mengeluarkan suatu pembayaran apapun untuk mendiami tempat tinggal tersebut.\n\nLainnya, jika tempat tinggal tersebut tidak dapat digolongkan ke dalam salah satu kategori diatas, misalnya tempat tinggal milik bersama, rumah adat.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Milik Sendiri","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Sewa\/Kontrak","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Bebas\/Sewa","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Rumah Dinas","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"Rumah milik orang tua\/sanak\/saudara","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"6","labl":"Lainnya (..........)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":"Tujuan blok ini untuk mengetahui pendapat kepala rumah tangga tentang keadaan sosial\nekonomi rumah tangganya.\n\nCara pengisian blok ini adalah : melingkari salah satu jawaban yang sesuai, lalu memindahkan\nangkanya ke kotak yang disediakan.\nKhusus untuk rincian 5 pindahkan isian pada titik-titik sebelah kiri, dan khusus untuk Rincian 14c jumlahkan terlebih dahulu kode kode yang dilingkari, baru dipindahkan ke kotak jawaban.","var_val_range":{"min":"1","max":"6"},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V421","name":"b9r2","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"607","loc_end_pos":"607","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jenis Atap Terluas","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga\n2. Jenis Atap Terluas :","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari salah satu kode jenis atap terluas dari bangunan fisik, dimana rumah tangga responden berada.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"7","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":"Atap adalah :penutup bagian atas suatu bangunan sehingga orang yang mendiami di bawahnya\nterlindung dari terik matahari, hujan dan sebagainya.\n\nUntuk bangunan bertingkat, atap yang dimaksud \nadalah : bagian teratas dari bangunan tersebut.\n\nBeton adalah :atap yang terbuat dari campuran semen, kerikil dan pasir yang dicampur dengan air.\n\nGenteng adalah : atap yang terbuat dari tanah liat yang dicetak dan dibakar. Termasuk pula genteng beton (genteng yang terbuat dari campuran semen dan pasir), genteng fiber cement dan genteng keramik.\n\nSirap adalah : atap yang terbuat dari kepingan kayu yang tipis dan biasanya terbuat dari kayu ulin\natau kayu besi.\n\nSeng adalah : atap yang terbuat dari bahan seng. Atap seng bisa berbentuk seng rata, seng\ngelombang, termasuk genteng seng yang lazim disebut decrabond (seng yang dilapisi epoxy dan\nacrylic).\n\nAsbes adalah : atap yang terbuat dari campuran serat asbes dan semen. Pada umumnya atap\nasbes berbentuk gelombang.\n\nIjuk\/rumbia adalah : atap yang terbuat dari serat pohon aren\/enau atau sejenisnya yang umumnya\nberwarna hitam.\n\nLainnya adalah atap selain jenis atap diatas, misalnya papan, bambu dan daun-daunan.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"beton","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Genteng","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Sirap","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Seng","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"Asbes","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"6","labl":"Ijuk\/Rumbia","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"7","labl":"Lainnya (.............)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1","max":"7"},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V422","name":"b9r3","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"608","loc_end_pos":"608","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jenis Diniding Terluas","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga\n3. Jenis Diniding Terluas :","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari salah satu kode jenis dinding terluas dari bangunan fisik, dimana rumah tangga responden berada.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"4","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":"Dinding adalah : sisi luar\/batas dari suatu bangunan atau penyekat dengan bangunan fisik lain.\nBila bangunan tersebut menggunakan lebih dari satu jenis dinding yang luasnya sama, maka yang dianggap sebagai dinding terluas adalah dinding yang bernilai lebih tinggi.\n\nTembok adalah : dinding yang terbuat dari susunan bata merah atau batako biasanya dilapisi plesteran semen.\n\nDi daerah tertentu ada dinding yang terbuat dari anyaman bambu dengan luas ? 1m x 1m yang\ndibingkai oleh balok, kemudian diplester dengan campuran semen dan pasir. Bentuk dinding seperti ini dikategorikan bambu, namun bila anyamannya berupa kawat dikategorikan lainnya. \n\nDidaerah lain ada juga dinding yang terbuat dari pasangan batu merah dan diplester namun dengan\ntiang kolom berupa kayu balok, yang biasanya berjarak 1-11\/2m, dinding seperti itu dicatat\nsebagai dinding tembok.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Tembok","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Kayu","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Bambu","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Lainnya (.............)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1","max":"4"},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V423","name":"b9r4","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"609","loc_end_pos":"609","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jenis lantai terluas","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga\n4. Jenis lantai terluas :","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari salah satu kode jenis lantai terluas dari bangunan tempat tinggal yang dirumah tangga responden.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"2","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":"Yang dimaksud dengan lantai disini adalah : bagian bawah\/dasar\/alas suatu ruangan, baik terbuat\ndari tanah maupun bukan tanah seperti keramik, marmer, papan dan semen.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Bukan Tanah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tanah","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1","max":"2"},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V424","name":"b9r5","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"610","loc_end_pos":"612","loc_width":"3","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Luas Lantai","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga\n5. Luas Lantai :............m2","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan luas lantai dari bangunan tempat tinggal yang dihuni oleh rumah tangga responden dalam satuan meter persegi.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Luas lantai, yang dimaksud disini adalah : luas lantai yang ditempati dan digunakan untuk keperluan sehari-hari (sebatas atap). \nUntuk bangunan bertingkat, luas lantai adalah jumlah luas dari semua tingkat yang ditempati.\n\nBila suatu tempat tinggal dihuni oleh lebih dari satu rumah tangga, maka luas lantai dari ruangan yang dipakai bersama dibagi banyaknya rumah tangga ditambah dengan luas lantai pribadi rumah tangga yang bersangkutan.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V425","name":"b9r6","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"613","loc_end_pos":"613","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Sumber air minum yang utama","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga\n6. Sumber air minum yang utama :................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Tanyakan sumber air minum utama yang digunakan oleh rumah tangga responden. Lingkari salah satu kode jawaban yang sesuai.\n\nPerlu pula diingat bahwa yang ditanyakan disini adalah sumbernya. Jadi kalau rumah tangga\nresponden mendapatkan air dari mata air yang disalurkan sampai ke rumah, maka sumber airnya\nadalah mata air. \nBila responden menggunakan air yang berasal dari beberapa sumber air, maka pilih salah satu sumber air yang volume airnya paling banyak digunakan oleh rumah tangga tersebut.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"8","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":"Air dalam kemasan adalah :air yang diproduksi dan didistribusikan oleh suatu perusahaan dalam\nkemasan botol\/galon dan kemasan gelas, seperti aqua, ades dsb.\n\nAir leding adalah :air yang diproduksi melalui proses penjernihan dan penyehatan sebelum dialirkan kepada konsumen melalui suatu instalasi berupa saluran air. \nSumber air ini diusahakan oleh PAM, PDAM, atau BPAM baik dikelola pemerintah maupun swasta.\n\nPompa adalah : air tanah yang cara pengambilannya dengan menggunakan pompa tangan,pompa listrik atau kincir angin, termasuk sumur artesis (sumur pantek).\n\nSumur\/perigi adalah : air yang berasal dari dalam tanah yang digali. \nCara pengambilannya dengan menggunakan gayung atau ember, baik dengan katrol maupun tidak.\n\nDikategorikan sebagai sumur terlindung (kode 4) bila lingkar sumur\/perigi tersebut dilindungi oleh\ntembok paling sedikit 0,8 meter diatas tanah dan 3 meter ke bawah tanah, serta ada lantai semen\nsejauh 1 meter dari lingkar sumur atau perigi.\n\nPompa adalah : air tanah yang cara pengambilannya dengan menggunakan pompa tangan,pompa listrik atau kincir angin, termasuk sumur artesis (sumur pantek).\n\nSumur\/perigi adalah : air yang berasal dari dalam tanah yang digali. Cara pengambilannya dengan menggunakan gayung atau ember, baik dengan katrol maupun tidak.\nDikategorikan sebagai sumur terlindung (kode 4) bila lingkar sumur\/perigi tersebut dilindungi oleh\ntembok paling sedikit 0,8 meter diatas tanah dan 3 meter ke bawah tanah, serta ada lantai semen\nsejauh 1 meter dari lingkar sumur atau perigi.\n\nMata air adalah : sumber air permukaan tanah dimana air timbul dengan sendirinya.\n\nLainnya adalah : sumber air selain yang tersebut diatas seperti air waduk\/danau","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Air dalam kemasan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Leding","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Pompa","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Sumur","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"Mata air","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"6","labl":"Air Sungai","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"7","labl":"Air Hujan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"8","labl":"Lainnya (.............)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1","max":"8"},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V426","name":"b9r7","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"614","loc_end_pos":"614","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Penggunaan fasilitas tempat buang air besar yang utama","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga\n7. Penggunaan fasilitas tempat buang air besar yang utama :...................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari salah satu kode yang sesuai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"4","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":"Yang dimaksud dengan fasilitas buang air besar adalah : ketersedian jamban\/kakus yang dapat digunakan oleh rumah tangga responden.\n\nPenggunaan fasilitas\/tempat membuang air besar dibedakan menjadi 3 kategori, yaitu sendiri, bersama dan umum.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Sendiri","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Bersama","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Umum","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Tidak ada","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1","max":"4"},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V427","name":"b9r8","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"615","loc_end_pos":"615","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Sumber penerangan yang utama","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga\n8. Sumber penerangan yang utama :................","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari salah satu kode sumber penerangan yang digunakan oleh responden.\n\nApabila responden menggunakan lebih dari satu sumber penerangan, maka pilih sumber penerangan yang mempunyai nilai lebih tinggi (kode terkecil).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"5","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Listrik PLN","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Listrik Non PLN","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Petromak\/Aladin","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Pelita\/Sentir\/Obor","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"Lainnya (............)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1","max":"5"},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V428","name":"b9r9","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"616","loc_end_pos":"616","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jenis bahan bakar yang utama","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga\n9. Jenis bahan bakar yang utama :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari salah satu kode jenis bahan bakar yang digunakan oleh responden.\n\nApabila responden menggunakan lebih dari satu jenis bahan bakar, maka pilih jenis bahan bakar yang mempunyai nilai lebih tinggi (kode terkecil).","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"6","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Listrik","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Gas\/Elpiji","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Minyak Tanah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Arang kayu\/tempurung","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"Kayu","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"6","labl":"Lainnya (.............)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1","max":"6"},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V429","name":"b9r10","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"617","loc_end_pos":"617","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Bagaimanakah keadaan ekonomi rumah tangga sekarang dibanding setahun yang lalu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga\n10. Bagaimanakah keadaan ekonomi rumah tangga sekarang dibanding setahun yang lalu :.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari salah satu kode yang sesuai dan pindahkan ke kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"5","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Sangat Meningkat","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Meningkat","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Sama saja","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Sedikit menurun","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"Sangat Menurun","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1","max":"5"},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V430","name":"b9r11a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"618","loc_end_pos":"618","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah Rumah Tangga saudara pernah kekurangan uang yang cykyp besar selama setahun yang lalu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga\n11. a. Apakah Rumah Tangga saudara pernah kekurangan uang yang cykyp besar selama setahun yang lalu ?.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari salah satu kode yang sesuai dan pindahkan ke kekotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"2","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":"Kekurangan uang yang cukup besar, adalah : kekurangan uang dikarenakan adanya kebutuhan yang membutuhkan biaya besar, misalnya : ada anggota rumah tangga yang sakit, mengalami musibah\/kecelakaan dan sebagainya.","var_catgry":[{"value":"1","labl":"Pernah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak Pernah","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1","max":"2"},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V431","name":"b9r11b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"619","loc_end_pos":"619","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 11a berkode 1, apakah upaya utama yang dilakukan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga\n11.b. Jika rincian 11a berkode 1, apakah upaya utama yang dilakukan ?.........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari salah satu kode yang sesuai dan pindahkan ke kotak yang disediakan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Mengambil tabungan","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Meminjam","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"3","labl":"Menggadaikan\/menjual barang","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"4","labl":"Menggadaikan\/menjual tanah","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"5","labl":"Menjual ternak\/unggas","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"6","labl":"Lainnya (..............)","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V432","name":"b9r12a","var_intrvl":"discrete","var_dcml":"0","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"620","loc_end_pos":"620","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Apakah ada anggota rumah tangga yang masih sekolah selama setahun yang lalu","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga\n12.a. Apakah ada anggota rumah tangga yang masih sekolah selama setahun yang lalu ?.............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang masih sekolah , kode 2 bila tidak ada anggota rumah tangga yang masih sekolah dan pertanyaan selesai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1","type":"min","wgtd":null},{"value":"2","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ada","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak ada","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1","max":"2"},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V433","name":"b9r12b","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"621","loc_end_pos":"621","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 12a berkode 1, apakah ada jenis pengeluaran yang dianggap berat","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 12a berkode 1","var_qstn_qstnlit":"Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga\n12.b. Jika rincian 12a berkode 1, apakah ada jenis pengeluaran yang dianggap berat ?............","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang merasa ada pengeluaran yang dianggap berat , kode 2 bila tidak ada dan pertanyaan selesai.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[{"value":"1","labl":"Ada","is_missing":null,"stats":[]},{"value":"2","labl":"Tidak ada","is_missing":null,"stats":[]}],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V434","name":"b9r12c","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"622","loc_end_pos":"623","loc_width":"2","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Jika rincian 12b berkode 1, jenis pengeluaran mana yang dianggap berat","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":"Jika rincian 12b berkode 1","var_qstn_qstnlit":"Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga\n12.c. Jika rincian 12b berkode 1, jenis pengeluaran mana yang dianggap berat ?..........","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Lingkari salah satu kode yang sesuai, jenis pengeluaran mana yang dianggap berat oleh responden.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":"Pengeluaran untuk sekolah, adalah : biaya yang dikeluarkan untuk sekolah yaitu bayaran sekolah,\nbuku dan alat tulis, sumbangan serta biaya lainnya seperti biaya untuk kost, jajan dan transportasi.","var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V435","name":"b10","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"624","loc_end_pos":"723","loc_width":"100","loc_rec_seg_no":"1","labl":"Catatan","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":"Catatan","var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":"Isikan keterangan dan penjelasan yang berkaitan dengan kegiatan survei rumah tangga usaha\npeternakan.\nIsian blok catatan ini berguna dalam pemeriksaan dan pengolahan.","var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V436","name":"flag","var_intrvl":"discrete","var_dcml":null,"var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"724","loc_end_pos":"724","loc_width":"1","loc_rec_seg_no":"1","labl":"flag","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":null,"var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":null,"var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"character","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":null,"max":null},"fid":"F3"},{"file_id":"F3","vid":"V437","name":"version","var_intrvl":"contin","var_dcml":"2","var_wgt":null,"var_is_wgt":null,"loc_start_pos":"725","loc_end_pos":"728","loc_width":"4","loc_rec_seg_no":"1","labl":"version","var_imputation":null,"var_security":null,"var_resp_unit":null,"var_analysis_unit":null,"var_qstn_preqtxt":null,"var_qstn_qstnlit":null,"var_qstn_postqtxt":null,"var_qstn_ivuinstr":null,"var_universe":null,"var_universe_clusion":null,"var_sumstat":[{"value":"0","type":"vald","wgtd":null},{"value":"0","type":"invd","wgtd":null},{"value":"1.1","type":"min","wgtd":null},{"value":"1.3","type":"max","wgtd":null}],"var_txt":null,"var_catgry":[],"var_codinstr":null,"var_concept":[],"var_format":{"type":"numeric","schema":"other","category":null,"name":null},"var_notes":null,"var_val_range":{"min":"1.1","max":"1.3"},"fid":"F3"}],"variable_groups":[{"id":"831","sid":"8663","vgid":"VG1","variables":"V1 V2 V3 V4 V5 V6 V7 V8 V9 V10 V11 V12 V13 V14 V15 V16 V17 V18 V19 V20","variable_groups":null,"group_type":"subject","label":"dataART","universe":null,"notes":null,"txt":null,"definition":null},{"id":"832","sid":"8663","vgid":"VG2","variables":"V21 V22 V23 V24 V25 V26 V27 V28 V29 V30 V31 V32 V33 V34 V35 V36 V37 V38 V39 V40 V41 V42 V43 V44 V45 V46 V47 V48 V49 V50 V51 V52 V53 V54 V55 V56 V57 V58 V59 V60 V61 V62 V63 V64 V65 V66 V67 V68 V69 V70 V71 V72 V73 V74 V75 V76 V77 V78 V79 V80 V81 V82 V83 V84 V85 V86 V87 V88 V89 V90 V91 V92 V93 V94 V95 V96 V97 V98 V99 V100 V101 V102 V103 V104 V105 V106 V107 V108 V109 V110 V111 V112 V113 V114 V115 V116 V117 V118 V119 V120 V121 V122 V123 V124 V125 V126 V127 V128 V129 V130 V131 V132 V133 V134 V135 V136 V137 V138 V139 V140 V141 V142 V143 V144 V145 V146 V147 V148 V149 V150 V151 V152 V153 V154 V155 V156 V157 V158 V159 V160 V161 V162 V163 V164 V165 V166 V167 V168 V169 V170 V171 V172 V173 V174 V175 V176 V177 V178 V179 V180 V181 V182 V183 V184 V185 V186 V187 V188 V189 V190 V191 V192 V193 V194 V195 V196 V197 V198 V199 V200 V201 V202 V203 V204 V205 V206 V207 V208 V209 V210 V211 V212 V213 V214 V215 V216 V217 V218 V219 V220 V221 V222 V223 V224 V225 V226 V227 V228 V229 V230 V231 V232 V233 V234 V235 V236 V237 V238 V239 V240 V241 V242 V243 V244 V245 V246 V247 V248 V249 V250 V251 V252 V253 V254 V255 V256","variable_groups":null,"group_type":"subject","label":"dataSS","universe":null,"notes":null,"txt":null,"definition":null},{"id":"833","sid":"8663","vgid":"VG3","variables":"V257 V258 V259 V260 V261 V262 V263 V264 V265 V266 V267 V268 V269 V270 V271 V272 V273 V274 V275 V276 V277 V278 V279 V280 V281 V282 V283 V284 V285 V286 V287 V288 V289 V290 V291 V292 V293 V294 V295 V296 V297 V298 V299 V300 V301 V302 V303 V304 V305 V306 V307 V308 V309 V310 V311 V312 V313 V314 V315 V316 V317 V318 V319 V320 V321 V322 V323 V324 V325 V326 V327 V328 V329 V330 V331 V332 V333 V334 V335 V336 V337 V338 V339 V340 V341 V342 V343 V344 V345 V346 V347 V348 V349 V350 V351 V352 V353 V354 V355 V356 V357 V358 V359 V360 V361 V362 V363 V364 V365 V366 V367 V368 V369 V370 V371 V372 V373 V374 V375 V376 V377 V378 V379 V380 V381 V382 V383 V384 V385 V386 V387 V388 V389 V390 V391 V392 V393 V394 V395 V396 V397 V398 V399 V400 V401 V402 V403 V404 V405 V406 V407 V408 V409 V410 V411 V412 V413 V414 V415 V416 V417 V418 V419 V420 V421 V422 V423 V424 V425 V426 V427 V428 V429 V430 V431 V432 V433 V434 V435 V436 V437","variable_groups":null,"group_type":"subject","label":"dataSS_01","universe":null,"notes":null,"txt":null,"definition":null}]}